Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
HEAVY

HEAVY

Tara mengangkat tangan kanannya, meletakan telapak tangannya tepat di depan wajah Renata, membuat wanita itu mengira akan dipukul, sehingga memilih menghindar dari tangan Tara. "NIH NGACA!" seru Tara. Mendengar ucapan dari mulut Tara, Renata langsung memukul tangan pria itu dengan perasaan dongkol. "Tidak ada asap kalau tidak ada api!" ujarnya super duper kesal pada Tara. "Ya kau adalah sumber apinya hahah..." Tara terbahak karena ucapannya sendiri. Renata memasang wajah kesalnya. "Dih, nyadar!"
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai sound fury
Baca
+Pustaka
Hadirmu Menghancurkanku

Hadirmu Menghancurkanku

POV Sandi Susi begitu tega telah membohongi ku. Aku telah melakukan dosa yang sangat besar. Anak yang telah begitu lama ku rindukan telah ku bunuh dengan kejam. Bahkan orang yang paling ku sayangi telah tega ku siksa siang malam.
7.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 297 kali sebagai sound fury
Baca
+Pustaka
Crash Melody

Crash Melody

suara teriakan terdengar lebih keras dan lebih kompak. Zevan tertawa. “Oke,” katanya, “thank you. Dan nggak usah banyak cing-cong, kita mau bawain lagu Arti Kehadiranmu buat kalian semua.” Bersamaan dengan terdengarnya suara gitar, keyboard, dan drum yang beradu dengan suara Zevan, suara teriakan riuh terdengar dari depan panggung. Kadang mereka juga beberapa kali ikut menyanyikan lagu.
3.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai sound fury
Baca
+Pustaka
Fur Lyra - Yang digariskan untuk hancur

Fur Lyra - Yang digariskan untuk hancur

Aroma yang lembut dan menenangkan seperti bayi. Ponselku yang dalam mode hening bergetar ribut, membuatku mau tidak mau membuka pesan grup yang memang sedang ramai. Mataku sontak berbinar melihat topik pembahasan yang bikin ramai ini. "Siapa itu?" balas Saverio saat aku sibuk membalas pesan sambil tersenyum tanpa sadar, ikut nimbrung dengan keramaian di grup.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai sound fury
Baca
+Pustaka
Fantarna

Fantarna

Sedikit lagi hampir berhasil. Mereka menyerang dengan serangan baru. Semburan dari kekuatan mereka masing-masing. Terlihat begitu indah dan mengesankan. Seperti roda warna yang berongga yang menyala-nyala. Uniknya lagi, setiap kekuatan itu menentukan warnanya. Serangan terakhir. Api yang berkobar kearah perisainya bewarna merah. Angin topan yang menusuk ujungnya ke perisai itu bewarna jingga. Airnya yang disemburkannya bewarna biru. Petir yang menggelegar bewarna kuning. Sihir dari tangan Falfayria menyemburkan cahaya kerlap-kerlip ungu. Kekuatan besi bersinar dengan serbuk-serbuk besinya. Kilatan cahaya muncul dari setiap jari di tangan Taffie seperti laser, lalu menyatu dan membuat letupan
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai sound fury
Baca
+Pustaka
Blue Flame

Blue Flame

suara Raven tegas namun tetap tenang. Tanpa peringatan, para vampir menerjang seperti badai, gerakan mereka cepat, hampir mustahil diikuti mata biasa. Dean melompat ke depan, belatinya menebas udara, membelah dada salah satu prajurit yang mengerang dengan suara mengerikan. Darah hitam muncrat dari lukanya, menguap saat menyentuh tanah.
653 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai sound fury
Baca
+Pustaka
Euforia

Euforia

Reyya memang selalu ceroboh dan menyebalkan dari dulu, hingga sampai saat ini. Nindi yang sedang memakai earphone mendengarkan lagu dari penyanyi lawas hollywood bernama Westlife itu menatap Reyya jengah. Masalah apalagi yang sudah dilakukan oleh manusia ingus ini? Brak Reyya menggebrak meja Nindi dengan napas memburu, sorot mata bule Canada itu panik menatap gadis yang hampir terjungkal akibat ulah gebrakan meja yang tiba-tiba olehnya.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai sound fury
Baca
+Pustaka
FANS

FANS

Dita, Elin dan Nadia terlihat sangat menikmati lagu-lagu yang dinyanyikan Jason. Sesaat mereka bersorak dan berteriak saat Jason menyanyikan lagu up beat, sesaat kemudian bisa menangis meraung-raung saat lagu melow dinyanyikan. Suara Jason benar-benar berhasil mengaduk-aduk perasaan mereka. Ketampanan Jason yang meluap-luap membuat mereka tak bisa memalingkan pandangan sedikit pun. Keringat di tubuh Jason saat beraksi di atas panggung juga semakin membuatnya terlihat sexy. Belum lagi suaranya yang berat saat menyapa para fans membuat mereka tak bisa berhenti untuk terus meneriakkan nama Jason berkali-kali. Di akhir konser Jason melempar handuk putih bekas keringat miliknya ke arah penonton,
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai sound fury
Baca
+Pustaka
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status