Cinta Terlarang
jawab Tara dengan polos mengatakan apa yang ada di pikirannya.
Alex sangat senang mendengar apa yang di ucapkan oleh Tara, karena ia tahu kalau Tara mengatakan sesuai apa yang ada di pikirannya dan hatinya. Setelah menghirup tegukan terakhir dari kopi itu, pak Alex berjalan pada sisi sofa yang ada di depannya, dilihat oleh Tara ternyata pada dinding itu ada sebuah telepon yang menempel pada dinding yang di balut oleh gorden panjang, yang luput dari pandangan Tara. Dan sepertinya pak Alex menghubungi asisten rumah tangganya.
“Dengar, saya tidak ingin di ganggu, jadi jangan ada seorang pun, yang berada di dekat ruang keluarga, mengerti?” ujar pak Alex lalu meletakkan kembali telepon yang ada d