Membaca 'Layangan Putus' itu seperti naik rollercoaster emosi. Di akhir cerita, Kinan akhirnya menemukan kekuatan untuk melepaskan Aris yang terus menyakiti hatinya. Proses penyembuhannya tidak instan, tapi digambarkan dengan sangat realistis—dia belajar memprioritaskan diri sendiri dan membangun kehidupan baru. Adegan penutupnya simbolis banget, dengan layangan yang benar-benar putus melayang jauh, mewakili freedom dia dari toxic relationship itu.
Yang bikin gregetan, Aris malah nggak dapat karma jelas—justru Kinan yang berubah jadi lebih bijak. Tapi menurutku itu justru kekuatan ceritanya, karena nggak semua cerita harus ending 'happy ever after' ala Disney. Ending ini lebih manusiawi, lebih relate buat yang pernah mengalami hubungan toxic.