Berbagi Suami
“Tadi mama baru aja mau nanyain pengen dimasakin apa, biar mama kirim ke rumah kalian, tapi Tania malah bilang lagi kangen rumah. Jadinya ya... kalian makan malam disini aja.”
Adrian tersenyum bingung, “Oh iya, ma. Saya—mau bicara sama Tania.”
“Oh, iya dong, suami istri harus saling bicara. Masuk, mama bikinin minum, ya? Nak Adrian mau apa?”
“Tidak usah repot-repot, ma.”
“Ah, enggak kok. Duduk nak Adrian.” mama berjalan lebih dulu untuk masuk, “Tan, suaminya pulang kerja kok cemberut aja sih?”