Penantian Yang Tak Berujung
Michael berusaha meraih tanganku, seolah memegang harapan terakhirnya, “Kali ini biarkan aku yang menunggu, ya? Berapa lama pun kamu kuliah di luar negeri, aku akan menunggumu.”
“Asal jangan cerai.”
Aku tertawa pelan, memberikan pukulan terakhir, “Michael, kamu tahu bagaimana anak kita meninggal di malam tahun baru itu?”
“Adik kesayanganmu, si Jessica menceritakan semuanya padaku. Dia bahkan mengirimkan video kalian berdua untuk kutonton.”
“Kamu berharap dia menjadi burung yang terbang bebas di angkasa, tapi nggak seharusnya menganggapku sebagai ikan yang terkurung di dalam akuarium.”
Sikat na Kabanata