Unexpected Life
Begitu pula keadaan rambut ash gray, yang sudah memanjang, melewati bahu.
Oglek…
“Kenapa rasa wine ini tidak enak? Apa dia tahu, kalau hati gue pun hambar, hancur, sama seperti rasanya yang tak enak sama sekali!”
Setetes bulir bening mengaliri wajah Serena yang memucat. Ia tidak memoles kulitnya, bahkan skincare sekalipun. Ia benar—benar malas, semangat hidupnya terurai. Melebur lenyap disertai rasa kecewa di hati.