Suami Adikku, Ayah Anakku
"Menurutmu, Inara akan bahagia hidup sama suami yang mencintai orang lain? Bohong kalau Inara enggak merasa ada sesuatu di cara Gatan natap kamu."
Aku melempar lirikan kesal pada perempuan itu. "Kamu ini mau aku lakuin apa? Kamu mau aku ngerebut suami adikku? Ayahnya Inara itu udah merawat dan membesarkan aku, padahal aku bukan anak kandungnya. Aku belum bisa balas kebaikannya itu, apa sekarang aku harus sakitin anak kandung Ayah?"
"Jadi, kamu lepasin Gatan demi rasa terima kasih sama Ayahmu?"