Terpaksa Menikahi Musuhku
“Pikiranku kalau di sini cuma fokus ke tiga hal, Babe. Kamu, buku harian kamu, sama ranjang.”
Tanpa ragu, Julie mencubit pinggang suaminya yang hanya tertawa saja. Ketika mereka keluar dari kamar, terdengar suara dua lelaki paruh baya yang tengah tertawa dari lantai satu.
“Kayaknya papa kamu udah dateng,” komentar Julie. “Sapa Papa dulu yuk.”
Ipang hanya mengangguk mengiakan. Mereka pun turun ke lantai satu dan mendapati ayah mertuanya tengah mengobrol sambil sesekali tertawa bersama ayahnya.