Chandra
Muka Alif memelas, ia juga memegang kakinya yang tadi ditendang Rain.
“Huft, dasar cewek.” Khanza mendengkus, lalu mengambil uang di tangan Alif. Ia lalu berjalan memesan makanan.
“Kek biasa ya Za,” ucap Alif sebelum Khanza benar-benar pergi.
Kini tersisa Chandra, Rain, dan Alif. Rain terlihat sibuk memainkan jarinya, Chandra yang memperhatikan Rain, dan Alif yang memperhatikan mereka berdua.
Sikat na Kabanata