Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jangan Salahkan Aku Merebut Istrimu

Jangan Salahkan Aku Merebut Istrimu

Wanita tua itu terlihat kesal dan canggung. "Iya, kan? Kamu Alin mantunya Bu Romlah kan?" Alin hanya tersenyum kecil. "Kok diem-dieman menantu sama mertua?" ibu itu melirik Bu Romlah. "Itu bukan mantuku. Aku nggak punya mantu jelek dan nggak berpendidikan apalagi nggak jelas bibit bobot nya seperti itu." Ketus Bu Romlah. "Lah, Bu Romlah malah ngakuin tuu.." sentil ibu-ibu yang lain. Terdengar suara kekehan kecil yang cenderung menghina.
8.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai menantu yang tak dianggap
Baca
+Pustaka
KUBALAS HINAANMU DENGAN UANGKU

KUBALAS HINAANMU DENGAN UANGKU

"Eh, Bu Darti. Menantu itu ketemu sudah besar. Dia diajari orangtuanya beda sama situ. Mana ada orang tua nodong anak. Yang ada kesadaran anak pribadi. Kalau toh belum bisa ngasih duit berarti belum cukup! Gak semua anak mau menceritakan kekurangannya apa lagi kesulitannya. Takut orang tuanya kepikiran." "Halah," jawab ibu mertua ku yang tak suka dengan pemikiran Mbak Lastri. "Situ gak ada anak perempuan sih? Jadi kalau gak baik sama menantu, besok kalau tua gak ada yang ngerawat." Doa Mbak Lastri yang cukup membangokan. "Bener itu, Mbak Lastri." timpal Bu Yuni yang sedari tadi memperhatikan.
1020.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 537 kali sebagai menantu yang tak dianggap
Baca
+Pustaka
Hasrat Berbahaya sang Pewaris Duda

Hasrat Berbahaya sang Pewaris Duda

Garis matanya hampir menyatu disebabkan senyum lebarnya. Meskipun mertuaku, -- sejak skandalnya dengan paman Jaya jadi konsumsi di kalangan terbatas --, tak begitu disukai dalam circle para taipan namun tak akan ada orang tua yang senang melihat menantu tak memuji mertuanya. Setahuku, kedua nyonya besar ini juga punya menantu perempuan di rumah masing-masing. Tentu saja jawabanku tadi makin mengena di hati.
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 266 kali sebagai menantu yang tak dianggap
Baca
+Pustaka
Tukar Suami dengan Pelakor

Tukar Suami dengan Pelakor

"Tapi yang Ibu ucapkan itu Fakta bahwa Kania memang tidak berguna." Deg! Sakit, sungguh sakit. Aku merasa sangat malu karena diperlakukan seperti itu, sementara Mas Adnan hanya diam saja. Aku biasanya terbiasa dengan perlakuan seperti ini, tetapi sekarang sudah benar-benar keterlaluan. "Ibu bilang bahwa menantu Ibu tidak berguna, baiklah. Akan saya perlihatkan siapa menantu Ibu sesungguhnya ...."
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai menantu yang tak dianggap
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Menantu Terbuang

Kebangkitan Menantu Terbuang

Dia tidak pernah menyangka kalau papa mertuanya sendiri yang justru ingin mencelakainya, melalui tangan-tangan orang-orang yang selama ini ingin membunuhnya. Ingatan Ryan kembali pada masa hidupnya yang lalunya yang kelam, di mana saat itu dia masih menjadi menantu yang tidak dianggap. Saat itu, Ryan sedang berpamitan pada keluarga Lee. Dan di sana, Tuan Lee menatapnya dengan tatapan dan senyuman yang berbeda, seakan-akan memberikan isyarat atau sinyal bahwa sesuatu akan terjadi. Tapi Ryan mengabaikan ekspresi wajah mertuanya.
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai menantu yang tak dianggap
Baca
+Pustaka
SANG MENANTU TERBUANG

SANG MENANTU TERBUANG

Di mata anggota keluarga Atmadja, ia adalah gambaran sempurna dari kata ‘sampah masyarakat’ yang entah bagaimana bisa menikahi permata mereka. Di ujung meja, duduklah Bramantya Atmadja, kepala keluarga dengan perut buncit dan wajah angkuh, tampak sibuk membaca koran bisnis dengan dahi berkerut. Di sebelahnya, Nyonya Laras, sang ibu mertua, menatap Arya dengan tatapan jijik yang tak pernah pudar, seolah kehadiran menantu malang itu telah mengotori perabotan antiknya.
10833 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai menantu yang tak dianggap
Baca
+Pustaka
Bertukar Tubuh dengan CEO Tampan

Bertukar Tubuh dengan CEO Tampan

sambung Big Mommy. “Hah? Menantu Keluarga Lu?” imbuh salah seorang anggota Sembilan Naga. "Memangnya kau tahu apa soal menantu Keluarga Lu? tanya Jiake. “Kudengar menantu Keluarga Lu itu adalah seorang lelaki miskin yang payah dan tidak berguna,” jawab salah satu anggota Sembilan Naga.
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai menantu yang tak dianggap
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Oei Monica
Halo guys! Maaf semalam ada kekeliruan kasih nomor bab. Seharusnya kemarin aku up Bab 122 - Berlomba Untuk Mendapatkan Informasi. Judul dan isi bab sudah bener ya, cuma angkanya aku salah tulis Bab 123. Sudah aku edit. Tinggal tunggu lolos saja. Barusan aku up Bab 123 - Dia Terlalu Meremehkan.
DUCATI MONSTER
Tukang drama di novel ini? LU DONG Tukang selingkuh di novel ini? LU DONG Mertua kejam di novel ini?LU DONG Ayah dan suami kikir di novel ini? LU DONG Pria serakah di novel ini? LU DONG Yang pengecut juga LU DONG! Kabur cuy! wkwkkk Cepat Thor bikin mampus nih orang!
Baca Semua Ulasan
TERIMA KASIH SUDAH MEREBUT SUAMIKU

TERIMA KASIH SUDAH MEREBUT SUAMIKU

Sehingga memperlakukan menantunya dengan sangat tidak manusia sering itu? Perempuan tua itu tidak pernah ikhlas melihat aku sedikit bermanja-manja dengan kasur. Entah kenapa dia begitu kejam dengan aku? Padahal, aku ini menantu satu-satunya di sini. Perempuan yang telah melahirkan generasi untuk anaknya, tapi tidak pernah dihargai keberadaannya. Sungguh, sangat memuakkan! Mertua macam itu enaknya diapakan? Boleh nggak aku belajar seperti Nur Aini?
1063.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai menantu yang tak dianggap
Baca
+Pustaka
Istri yang Tak Dianggap

Istri yang Tak Dianggap

Dion dibuat tak bisa berkutik lagi dengan ucapan Handi yang begitu menusuknya. Handi pun kembali mengalihkan pandangan dan fokus pada layar monitor yang ia nyalakan kembali. "Yah, apapun itu ... Ayah hanya ingin menemui menantu ayah," ucapnya. Hal itu lantas membuat Dion mengernyit, menantu? Kenapa lelaki tua itu masih saja menganggap bahwa Arumi menantu perempuannya? "Apa itu sebuah kesalahan?" tanya Handi kembali menajamkan pandangannya.
107.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai menantu yang tak dianggap
Baca
+Pustaka
SANG MENANTU HARTAWAN

SANG MENANTU HARTAWAN

"Ambil uang itu. Jangan pernah kamu kembalikan. Ingat, nenek kamu masih dalam perawatan, dan kamu masih banyak membutuhkan biaya." "Tapi Pak, please jangan ada syarat yang membuat saya menjadi muntah." "Itu urusan nanti. Sudah sana keluar. Urus perjalananmu dengan orang humas. Saya masih banyak kerjaan." Dengan berat hati Puspa mengikuti perintah bosnya. Dia berjalan keluar ruangan Andre dan meninggalkannya dengan rasa yang bercampur aduk. Merutuk dan sumpah serapah tak henti-hentinya dia umpatkan dalam hati. Menganggap bos ECO Farmasi ini benar-benar pemuda yang mesum.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai menantu yang tak dianggap
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status