Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Upik Abu Mertua

Upik Abu Mertua

"Tega! Kamu biarkan aku mengurus keluargamu dan kamu bermain wanita di luar sana dengan alasan aku tak menarik lagi di matamu, salahku apa Mas?" Mereka bertengkar di dalam mobil bersama suaminya yang baru ketahuan selingkuh ketika dirinya baru melahirkan anak pertama mereka. "Hentikan amarahmu, Hafizah! Kamu tak akan bisa menghentikan aku berselingkuh. Semua ini adalah jalanku karena kamu sudah tidak mau mengurusku seperti pertama kali kita bertemu, lihat penampilanmu memang tak menarik, lusuh dan dekil, normal sebagai seorang laki-laki dewasa aku menginginkan wanita yang lebih menarik darimu. Banyak sekali salahmu, termasuk selalu mengungkit apa yang kamu berikan pada Ibu dan Adikku." "Jadi kamu menyalahkan aku sepenuhnya? Di mana kamu saat aku membutuhkan uangmu? Nafkah yang kamu berikan saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah, apalagi untuk mempercantik diriku ini, sebagai laki-laki dewasa kamu juga paham kalau kamu seharusnya bisa memenuhi kebutuhan istri dan anakmu dulu, apalagi dicampur oleh keluargamu yang setiap hari minta ingin dinafkahi." "Cukup, Hafizah! Jangan pernah membawa keluargaku atas pertengkaran kita. Selama ini aku salah memiliki Istri sepertimu! Kamu harusnya bisa paham, aku anak laki-laki Ibuku yang menggantikan Ayahku untuk menafkahi mereka berdua, apalagi Adik perempuanku, dia masih membutuhkan aku." "Seharusnya mereka juga paham kamu sudah menikah! Kamu wajib memenuhi Istrimu dan anakmu dulu!" Jalanan kota Istanbul (Turki) menjadi saksi pertengkaran hebat mereka berdua, apalagi Hafizah membawa bayinya yang baru dua hari dilahirkan. 'Brukkkkk!' Mobil terguling-guling di tengah jalan karena Hamid telah bertabrakan dengan mobil lain, mobilnya melaju sangat cepat disebabkan emosinya pada Hafizah yang terus menyudutkan keluarganya. Hafizah merasakan seluruh tubuhnya tertimpa benda berat karena dia terjebak di dalam mobil dengan sabuk pengaman mobil yang masih melekat di tubuhnya.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai ya kamu
Baca
+Pustaka
  Ambisi Tuan CEO

Ambisi Tuan CEO

Ochel Fuadi
"Jadi kamu yang membuat Farel pergi meninggalkan aku? Kamu membuat data palsu seolah-olah Farel memiliki penyakit HIV agar dia membatalkan pernikahan? Terus besoknya kamu melamarku menggantikan posisi dia seolah menjadi pahlawan agar keluargaku tidak menanggung malu? Begitu?" Shira bertepuk tangan di hadapan Jonathan. "Maksud kamu data palsu apa? Dan jangan berbicara tinggi seperti itu padaku, aku ini suamimu!" "Yang seharusnya menjadi suamiku itu Farel, bukan kamu! Aku benar-benar menyesal telah menikah denganmu! Kamu bersikap seolah-olah aku ratu satu-satunya di hatimu padahal ada ratu lain yang kamu sembunyikan, termasuk keluargamu sendiri ikut merasahasiakannya, benar-benar gila!" Shira berkelakar sampai kalap. "Ratu apa? Aku tidak mengerti dengan perkataanmu, Shira!" "Come on ... tolong berhenti menjadi aktor hebat di depanku! Kamu tahu Grecia yang katamu adalah klien penting? Dan anak kecil yang terus bergelayut manja meminta perhatian darimu? Sekarang aku tahu itu adalah istri dan anakmu!" Jonathan meremas rambutnya sendiri. "Oke, Fine! Aku jujur sekarang, Grecia memang istri pertamaku. Aku terpaksa menikahinya karena perjodohan, tapi anak kecil itu bukan anakku, Shira. Tolong percaya." "Apa? Bukan anakmu? Sungguh malang nasib anak itu tidak diakui oleh ayah kandungnya. Padahal aku dengar sendiri anak itu memanggilmu dengan sebutan ayah. Apa sekarang kamu akan menuduhku tuli, Nathan?" "Bagaimana aku bisa mengakui anak kecil itu adalah anakku padahal aku tidak pernah menyentuh ibunya? Grecia memang mencintaiku, tapi aku tidak mencintainya. Satu-satunya wanita yang aku cintai hanya kamu, Shira. Tolong pahami itu!" "Kebohongan apa lagi yang kamu buat? Selama ini aku terlalu bodoh percaya dengan semua bualanmu padahal kamu sutradara licik di balik sekanerio kejam yang kamu buat!!" "Cukup, Shira. Aku tidak berbohong, aku sudah melakukan test DNA tanpa sepengetahuan Grecia. Hasilnya memang anak itu bukan darah dagingku!" Tak menggubris Jonathan yang terus berkelit, Shira memilih memasukkan semua bajunya ke dalam koper. "Tunggu surat gugatan cerai dariku, Nathan!"
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai ya kamu
Baca
+Pustaka
Suami Mempesona Ternyata Mencintaiku

Suami Mempesona Ternyata Mencintaiku

Apple Leaf
Secara tak terduga Litha menerima lamaran dari pria yang pernah hadir satu malam dalam hidupnya. Awalnya Kalandra hanya ingin bertanggungjawab pada Litha yang tak lain adalah ibu dari putrinya. Setelah setahun tinggal bersama, Kalandra mengutarakan perasaannya. Namun, Litha akhirnya mengetahui Kalandra menutupi sesuatu darinya. “Apa kamu masih memikirkan masa lalu?” “Tidak, Litha. Aku sudah melupakan masa lalu jauh sebelum aku menyatakan cintaku padamu.” “Lantas kenapa butuh waktu selama itu buat kamu untuk mengatakan kebenaran sama aku? Kamu bikin aku mikir kalau kamu masih terbayang masa lalu kamu sama Indira.” Benarkah Kalandra mencintainya? Atau pria itu hanya ingin mempermainkan Litha?
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai ya kamu
Baca
+Pustaka
Terpaksa menikah dengan gadis desa

Terpaksa menikah dengan gadis desa

"kamu harus menikah dengan wanita pilihan mama" ucap Pamela dengan tegas kepada anak sulungnya. "Dia gadis desa, dia tidak pantas menjadi pendamping hidupku, bahkan aku belum mengenalnya. Bagaimana mama bisa menikahkan aku dengannya?" "Dia gadis yang baik, dia jauh lebih baik dari wanita-wanita yang kamu pacari selama ini. Bulan depan kamu dan dia harus menikah, jadi kamu harus mengakhiri hubunganmu dengan Sarah. Ini sudah keputusan mama"
9.4116.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai ya kamu
Baca
+Pustaka
Sofa Baru Membawa Petaka Perceraian

Sofa Baru Membawa Petaka Perceraian

Sejak istriku memesan sofa baru yang lebih panjang dan lebih lebar itu, dia setiap malam selalu tidur di ruang tamu. Setiap kali aku ingin mengajaknya ke kamar untuk berhubungan suami istri, dia selalu memakai alasan lelah untuk mengusirku pergi. Kadang-kadang dia bahkan mengunci pintu kamar, sementara dari ruang tamu selalu terdengar suara-suara tertahan. Sampai keesokan paginya, baru dia membukakan pintu untukku. Aku benar-benar sudah tidak tahan lagi. Pada hari dia melahirkan, ketika dia baru keluar dari ruang bersalin dan bahkan belum turun dari ranjang rumah sakit, aku bukan hanya menolak menggendong anak itu, tetapi juga langsung mengajukan cerai padanya. Dengan mata memerah, dia bertanya kepadaku, "Cuma karena aku tidur di sofa setiap malam, kamu sampai mau menceraikan istrimu yang baru saja melahirkan anak untukmu?" Tanpa ragu sedikit pun, aku menjawab, "Ya!"
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai ya kamu
Baca
+Pustaka
Menjadi Ibu Bukanlah Hal Mudah

Menjadi Ibu Bukanlah Hal Mudah

Sistem 'Kamu Hebat, Kamu Maju' muncul di dunia. "Kalau kamu merasa seseorang nggak menjalani hidupnya dengan baik, asalkan yang kamu lakukan lebih baik dari orang itu, kamu akan mendapat bonus." Ibu yang menginginkan putrinya sukses, suami yang menghindari tanggung jawabnya, dan putra yang menganggapku memalukan, semuanya mendorongku ke persidangan. Mereka bilang asalkan mereka berada di posisiku, mereka pasti bisa melakukan jauh lebih baik dariku. Jika mereka berhasil melakukannya, maka aku akan dimusnahkan dan menjadi budak mereka. Selain itu, mereka juga akan mendapat bonus puluhan miliar. Siapa sangka, malah aku yang meraup 60 miliar.
7.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 216 kali sebagai ya kamu
Baca
+Pustaka
Gairah Liar CEO Nakal

Gairah Liar CEO Nakal

"Yang, udah! Kamu harus ke rumah sakit, Aurora nelponin kamu loh itu!" "Diem lah bentar! Berisik!" Tubuh Aurora menegang. Tiga jam dia di klinik dan sudah bukaan satu, tapi suaminya tak kunjung datang setelah mengatakan iya. Saat dia pulang, justru dia mendapatkan kejutan luar biasa. "Mas Samuel! Kamu tega duain aku, Sam? Aku sebentar lagi lahiran anak kamu, loh! Aku bahkan udah kontraksi, Mas!" "Kenapa? Ada masalah? Kamu kan udah gak cantik lagi. Lihat diri kamu, burik, badan kamu gendut, dan jelas kamu gak buat aku berhasrat lagi. Jadi, lebih baik kita pisah!" "Aku begini karena kamu yang mau anak, Mas! Bukan aku! Aku juga gak mau badan aku rusak!" "Terus? Mau gimana? Semua udah terlanjur. Pergi saja sana, deh! Berisik banget. Dan mulai detik ini, kita cerai! Rumah ini milikku, pergi kamu!" "Oh, kau menantangku, Mas? Baik! Baik! Awas kamu!" Aurora Vindira, seorang wanita cantik dan anggun. Saat hamil, badannya mengalami perubahan fisik yang sangat mencolok. Saat dia hendak melahirkan, kini dia justru diduakan. Tak terima, Aurora membawa tongkat baseball dan memukuli mereka. Dan saat dia hendak membela diri dari pelakor itu; yang hendak menyerangnya, dia justru didorong kuat. Tubuhnya terjatuh dari tangga dan menggelinding. Karena panik melihat darah begitu banyak, maka Samuel memiliki ide untuk membuang Aurora yang dia yakini telah meninggal. Tapi tanpa Samuel sadari, rekannya yang merupakan seorang CEO menemukan tubuh Aurora dan mempermaknya hingga menjadi waita berkelas kembali. Akankah Samuel menyesal? Akankah Aurora balas dendam setelah dia mendapat backingan yang kuat dari sang CEO? Dan akankah Aurora bisa menghadapi kenakalan CEO yang sangat terobsesi padanya?
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai ya kamu
Baca
+Pustaka
Batalnya Pernikahan Sang CEO

Batalnya Pernikahan Sang CEO

"Aku tidak butuh tanggung jawabmu dengan pernikahan, Bastian. Tapi cukup kau bayarkan utang ibuku pada pamanku!" "Apa kamu gadis yang bodoh? Bukankah dengan pernikahan kamu bisa meminta segalanya? Coba pikirkan!" ucap seorang pria di depannya. degh! Nara tersadar. Benar yang dikatakan Bastian pria di hadapannya ini. Dengan pernikahan, dia bisa meminta apapun yang ia inginkan. Terlebih lagi, Bastian adalah pemilik hotel tempatnya bekerja. Tapi.... "Tapi aku bukan cewek matre, Bastian. Jangan samakan aku dengan yang lain." "Aku bukan mereka!" tegaskan Nara. "Jika alasanmu tidak ingin menikah sebab takut disangka matre, lalu apa dengan pernyataan ini, apa kamu bisa mengelaknya?" "Pernyataan apa maksudmu?" "Maaf, kamu sudah ternoda. Apa dengan keadaanmu seperti ini kamu masih punya harga diri untuk minta dinikahi pria lain? Coba pikirkan sekali lagi!" Nara terdiam. Perkataan Bastian seperti penghinaan tersendiri untuknya. walau kenyataannya memang benar seperti itu. "Kurang ajar kamu Bastian! Kamu pria bren**ek! Baj**gan! Kamu sudah tega merenggut semua masa depanku." umpat Nara sangking kesalnya tapi tak bisa berbuat apa-apa. "Jadi bagaimana, setuju dengan tawaranku atau...?" >> Hai kak, ikuti kisah Nara dan Bastian sampai selesai ya. terimakasih <<
10538 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai ya kamu
Baca
+Pustaka
Dokter Forensikku, Kakakku

Dokter Forensikku, Kakakku

Kakakku selalu berharap aku mati. "Suzanne, kamu ini benar-benar berdarah dingin! Yani sayang sekali sama kamu, tapi kamu tega membuatnya terjebak di depan pintu untuk melindungimu dari pisau itu! Kenapa kamu masih berani hidup?" Lima tahun lalu, tunangan kakakku meninggal karena aku. Lima tahun kemudian, tubuhku yang hangus terbakar tergeletak di meja autopsi kakakku. Akhirnya, keinginannya tercapai. Namun, saat dia tahu bahwa yang mati itu aku, dia menjadi gila.
5.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai ya kamu
Baca
+Pustaka
Sarung Tangan, Permata, dan Penyesalan

Sarung Tangan, Permata, dan Penyesalan

Di hari ulang tahunku, tunanganku menukarkan poin supermarket untuk membelikanku sepasang sarung tangan cuci piring. Namun, di lelang, dia menawar paling tinggi demi membelikan permata seharga 10 miliar untuk cinta pertamanya. Aku marah, tetapi dia justru menuduhku sebagai perempuan materialistis. "Aku kasih kamu uang buat dipakai, bukannya sudah sewajarnya kamu melayaniku? Ini sebenarnya ujian terakhir yang mau aku kasih sebelum nikah. Kalau kamu lulus, kita nikah. Tapi kamu benaran bikin aku kecewa." Aku mengajukan putus, dan dia langsung berbalik melamar cinta pertamanya. Lima tahun kemudian, kami bertemu kembali di sebuah pulau liburan pribadi. Kevin melihatku mengenakan pakaian kerja sambil memungut sampah di pantai, lalu langsung melontarkan ejekan. "Celine, dulu kamu remehin sarung tangan yang kubelikan, sekarang malah mungut sampah di sini." "Sekarang, sekalipun kamu mohon agar aku nikahi kamu, aku nggak akan melirikmu lagi." Aku tidak menanggapinya. Pelajaran praktik sosial putraku berjudul membersihkan halaman belakang rumah bersama orang tua. Ayahnya memperluas halaman sampai ke tepi pantai, membersihkannya sungguh melelahkan.
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai ya kamu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
2324252627
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status