Ladang yang Berdendang
Satu pukulan yang tak sengaja dilayangkan ke sang konduktor membuat kehidupan Vivan jungkir balik, mulai dari reputasinya rusak, diskors oleh pihak orkestra dan diasingkan oleh orang tuanya ke kampung kakek-neneknya untuk memberikannya pelajaran.
Dalam setengah hidupnya selalu memegang biola, kini Vivan malah harus berganti memegang cangkul, menjadi seorang petani karena dipaksa harus membantu Arumi, gadis rese pemilik ladang sayur yang sempat berkelahi dengannya.
Meskipun kata Vivan kalau Arumi itu rese, tapi kekesalannya pada Arumi perlahan luntur karena gadis itu membuat Vivan paham akan makna kehidupan. Arumi membuka mata Vivan pada dunia baru yang membuat gairah bermusiknya bangkit lagi dan memberikan warna-warna baru pada setiap nada yang ia mainkan.
Akankah benih-benih cinta pun tumbuh diantara sang violinist dan gadis petani?