author-banner
Aloegreen
Aloegreen
Author

Novels by Aloegreen

Married to My Childhood Friend

Married to My Childhood Friend

Menikah tanpa cinta itu hal yang biasa. Karena tuntutan usia Nayla terpaksa melamar teman masa kecilnya Shaka untuk menikah secara kilat. Nayla yang dipenuhi dengan masa kelam akan pembulian serta misteri membuat Shaka mulai membuka hatinya dan rela menjadikan dirinya sebagai obat trauma sekaligus alat balas dendam untuk membalaskan setiap perbuatan buruk yang Nayla terima. Namun, cinta mereka terhalang oleh mantan kekasih Shaka dan juga orang-orang yang ingin memisahkan mereka. Tantangan pernikahan tidak berhenti meskipun keduanya saling berkorban iring berganti. Akankah kisah cinta mereka bersemi abadi seperti orang-orang pada umumnya. Akankah rumah tangga kilat mereka mampu bertahan hingga maut menjemput. Atau mungkin keputusan Nayla untuk menikah dengan Shaka adalah mimpi buruk. Entahlah, siapa yang tahu.
Read
Chapter: 169. Shaka Menghilang untuk Kedua Kalinya
Mereka bergegas pulang dan memeriksa rumah, tetapi Shaka juga tidak ada di sana bahkan pagar masih tertutup rapat, tidak ada tanda-tanda mobil masuk. Nayla dengan panik menghubungi polisi bertanya apakah Ena keluar dari penjara, ternyata tidak. Wanita itu justru jatuh terpuruk tak berdaya di jeruni besi. "Shaka hilang lagi! Shaka hilang lagi! Shaka hilang lagi!" Nayla menjambak rambutnya bingung."Mbak Nayla, tenang dulu! Tenang dulu, okay? Polisi bilang wanita psiko itu masih ada di penjara jadi mas Shaka pasti bukan diculik sama dia lagi. Tenang, kita pikirkan jalan keluarnya." Gilang memegang pundak Nayla mencoba menenangkannya. Kemudian, dia menelepon Vira. "Halo, Mbak Vira? Udah tidur apa masih terjaga?" tanya Gilang. "Halo, aku baru aja nidurin anak aku. Kenapa emangnya?" tanya Vira di seberang sana. "Bisa minta bantuannya? Mas Shaka hilang lagi!" "Apa?!" Setelah Vira memekik panggilan pun tertutup. Tanpa basa-basi wanita satu anak itu langsung menuju kediaman Nayla. Set
Last Updated: 2026-01-29
Chapter: 168. Angin Malam Telah Berubah 
Hari berikutnya Nayla masih disibukkan dengan pekerjaan yang menumpuk. Seolah tidak pernah ada habisnya. Sampai hari sudah petang pun dia masih berkutat dengan tugas. Bukan hanya dirinya, semua karyawan pun sama. Sepertinya akhir-akhir ini perusahaan memiliki banyak pekerjaan dan malamnya Shaka harus menjemputnya dengan sukarela lagi. Dia bersandar di pintu mobil yang terparkir di depan gerbang, tersenyum menyambut Nayla yang lusuh tak berdaya dengan langkah gontainya. "Hai, nona yang super sibuk. Kelihatannya, kok, jauh lebih lesu daripada kemarin?" goda Shaka dengan senyuman manisnya. Nayla menunjuk wajah Shaka kesal, Singkirkan senyuman maut itu dariku atau aku akan menghabisimu!" "Ahahaha, tidak semudah itu." Shaka membukakan pintu mobil dan Nayla masuk dengan malas. "Hmm, sepertinya mau hujan malam ini." kata Shaka sambil menutup pintunya. Nayla mendongak memantau sekitar, "Ha? Masa? Perasaan ini udah malam, deh, Shaka." Shaka terkekeh, "Maksudku larut malam." Mesin dinya
Last Updated: 2026-01-28
Chapter: 167. Dingin
Malam benar-benar jatuh. Kelap-kelip cahaya kecil menghidupkan kota. Perbedaan yang terlalu jauh. Sangat berbeda dengan tadi sore, malam ini benar-benar pesta rakyat yang hidup. Bahkan ada panggung megah di tengah taman yang diisi banyak orang. Nayla tidak tahu itu apa. Dia hanya berdiri di pinggir tiang lampu dengan semak-semak bunga hijau yang dililitkan lampu seperti kunang-kunang dan di tangannya memegang segelas teh susu dengan mutiara tapioka hitam di dalamnya. Berisik panggung dan kerumunan itu hanya bisa lewat di telinga, tetapi tidak didengar. "Hmm, teh susunya enak." Nayla mengunyah mutiara tapioka sampai pipinya mengembung. Dia terus memperhatikan panggung itu."Apa seenak itu?" Tiba-tiba suara lembut seseorang mengejutkannya dari belakang. "Shaka?! Aku kirain siapa." Nayla terjingkat sambil menoleh. Shaka terkekeh, "Lama nungguin aku?" "Lumayan. Aku sampai habis teh susu sama kopi dua gelas." menggoyangkan cup teh susu di tangan. "Maaf, aku baru pulang kerja. Jadi
Last Updated: 2026-01-27
Chapter: 166. Kencan Dadakan
Lenguhan di kedua lengan kokoh membuat tidur Nayla semakin pulas. Shaka hanya bisa mengulas senyum sambil menggendongnya memasuki rumah hingga membaringkannya di ranjang. Pelan-pelan, memastikan Nayla tidak akan bangun dalam pergerakan sekecil apapun. Dia sangat memperlakukannya lemah lembut seolah-olah Nayla adalah boneka yang bisa patah. "Sssttt, tenanglah. Kita sudah sampai di rumah," gumam laki-laki itu di balik senyumnya. Ketika dia hendak berdiri tegak, tangan Nayla meraih pergelangan tangannya dan menarik Shaka hingga mendekat. Jarak mereka hanya tersisa satu jengkal. Shaka terkejut, matanya berkedip menatap wajah Nayla yang masih terpejam erat. Gadis itu melenguh dalam tidurnya. "Jangan tinggalkan aku, Shaka," kemudian dia melantur. Shaka terkesiap luar dalam dan bingung harus bereaksi seperti apa. Dia tersenyum, menatap wajah Nayla lembut dan membelai pipinya."Dalam mimpi pun kamu tidak bisa melepaskan aku. Segitu takutnya kamu kembali kehilangan aku." Perlahan-lahan
Last Updated: 2025-11-11
Chapter: 165. Atmosfer yang Memabukkan
"Ngomong-ngomong, Nayla, kamu sama Shaka lengket banget apa kalian udah ...," Vira menggantung ucapannya lagi, tetapi kali ini ada senyum licik di wajahnya."Eee, udah apa?"Nayla mendorong Vira agar mundur sedikit karena dia benar-benar terpojok sekarang. "Ck, udah itu lah masa nggak tau, sih." alis Vira turun-naik. Nayla seketika melotot, "Kamu gila, ya?!" "Haha, udah aku duga kamu paham. Nggak usah malu ngaku aja. Udah apa belum?" senyum Vira menyebalkan membuat Nayla berdecak."Bukan urusan kamu. Lagian ngapain bahas itu, sih, bikin malu tau." "Ih, kamu nggak seru, ih. Sejak kapan hari kamu cerita kalau kalian udah ciuman, aku makin kepo tau. Pasti kalian udah menciptakan momen-momen romantis di tengah kehangatan bulan, 'kan?" goda Vira lagi. "Vira! Apa, sih, jangan ngomong begitu lagi," Nayla kesal. Pipinya memerah membuat Vira tergelak.Memalingkan wajah sempat melihat pantulan diri sendiri di cermin dan segera memalingkan diri tidak mau melihat wajah malunya yang kentara je
Last Updated: 2025-11-09
Chapter: 164. Warna-warni di Pesta
Sofa di sudut gedung dekat dengan meja penuh hidangan manis menjadi tempat ternyaman mereka saat ini. Setelah menyapa sang manajer dan para petinggi perusahaan, Nayla hanya ingin memenuhi mulutnya dengan makanan dan berbincang ringan bersama Shaka. Vira dan Gilang sampai muak melihat mereka di pojokan. "Astaga, kalau cuma seperti itu doang bisa kali dilakukan di rumah. Kenapa malah datang ke sini? Kue besarnya juga belum muncul buat dipotong. Apa jangan-jangan Nayla mau menghabiskan kue ulang tahunnya juga?" Vira geleng-geleng kepala padahal dia sendiri juga sedang makan kue kecil. Gilang berdecak, "Aku habis marahin mas Shaka, ternyata efeknya nggak tanggung-tanggung. Tangan mereka nggak lepas sedikitpun tau." Vira memberikan kuenya secara paksa pada Gilang, "Ini nggak bisa dibiarin. Aku harus rebut Nayla!" Gilang ingin menghentikannya, tetapi Vira sudah terlanjur ingin melabrak Nayla dan Shaka."Aduh, tamatlah sudah." Gilang menepuk dahinya lagi."Yang ini manis banget tau. Kam
Last Updated: 2025-11-09
My Boss Behavior

My Boss Behavior

Dicampakkan tunangannya, Zara justru bertemu Raja Iblis tampan sebagai pelayan. Kehidupan cinta penuh drama Zara Azuri Frazanista dimulai. Nasibnya berubah ketika terjebak di sebuah ajang kecantikan dan bertemu Reon Varezan Dailendra, CEO dingin nan berkuasa yang dijuluki Raja Iblis. Seketika Zara berubah menjadi pelayan tercantik. Di luar kekejamannya, Zara menemukan sifat dan tingkah laku Reon yang gila dan sulit dihadapi. Pada akhirnya Zara memanfaatkan keadaan untuk membalas dendam terhadap mantan tunangannya. Penuh kelicikan dan konspirasi. Cinta selalu ada dalam setiap tragedi. Akankah Zara mendapatkan cintanya? Karena tebaran pesona Reon selalu menghantui seperti kegelapan.
Read
Chapter: 110. Kisah Raja Iblis dan Pelayan Cantik
Diam-diam mengintip di celah pintu. Kamar Reon membuat bulu kuduk Zara merinding. Kakinya gemetaran, meringis dalam diam. "Aduh! Kenapa aku malah ke sini? Tadinya hanya penasaran apa yang Reon lakukan, kenapa aku benar-benar datang mengintipnya?" mencicit bodoh. Tiba-tiba pintu terbuka membuat Zara berteriak hampir jatuh tersungkur. "Aaa, sakit sekali!" Bangkit mengusap lutut yang terbentur keras dengan lantai. Ada kaki besar di sampingnya. Seketika Zara mati gaya. Dia berdiri cepat dan memberi senyuman manis. "Ah, Tuan. Tidak bisa tidur, ya?" Senyum itu menjadi kikuk. Reon menatapnya begitu dalam sampai Zara terpaksa memutar-mutarkan pandangannya. "Zara," panggil Reon membuat Zara terjingkat. "Hiii! Iya, Tuan!" Seketika Zara bersikap tegap. "Apa kau tidak keberatan menyukai mantan Pembunuh Rahasia sepertiku?" Tatapan redup Reon mengatakan segalanya. Zara mendelik heboh bahkan sulit bernapas. 'Kenapa tiba-tiba begini?! Apa yang merasukinya?!' memekik dalam hati
Last Updated: 2023-02-09
Chapter: 109. Pernyataan Janji
"Zara Azuri Frazanista, kuucapkan terima kasih sudah mendampingi Tuan tanpa memerasnya seperti rencanamu pada awalnya," ujar Aoi tanpa melepas rokok di sudut mulutnya. Zara mendelik meringis. 'Sial! Kenapa gadis ini bisa setenang Alexa? Tidak, Alexa lebih gelap dari ini,' batin Zara. "Aku tidak bermaksud memerasnya, tapi memanfaatkannya." bela Zara malas menepis udara. "Omong-omong, kau sangat cantik!" Aoi mengeluarkan asap rokok dari mulutnya seperti mainan. Zara terperangah langsung memegang kedua pipi. "Iya, haha, jangan begitu. Aku tidak secantik itu."Dia tersipu. "Bicaranya jadi malu-malu." Bastian mendelik.Ekspresi Zara berubah seketika ketika menoleh ke Bastian. "Jadi, apa yang kalian lakukan?" Pertanyaan yang cukup serius. Bastian melengos. "Hanya bermain," jawabnya santai. Zara memicing tidak percaya. Dia pun berdiri membuat mereka mendongak. "Bastian, kutunggu penjelasanmu. Yah, terserah kalian mau bermain atau tidak, aku tidak berhak mengaturnya, tetapi aku
Last Updated: 2023-02-09
Chapter: 108. Perayaan Besar Sepanjang Sejarah
"Semuanya telah berakhir?" Di gerbang kantor polisi, Ryo bertanya kepada Zara. Zara mengangguk mantap. "Sudah berakhir!" Mereka berjabat tangan dan menukar senyum.Tidak akan ada pembalasan dendam lagi yang menyulitkan semua orang. Zara sudah bisa lega sepenuhnya. Kegelisahan di hati pun hilang. "Aku akan pergi ke jalanku. Temui aku jika membutuhkan sesuatu. Setelah ini apa rencanamu?" Ryo melepaskan jabatan tangan mereka. Zara berkedip polos. "Hmm? Aku akan kembali bekerja di rumah Tuan Reon, apa lagi?" Ryo pun menepuk dahi. "Gadis payah!" "Ha? Apa? Kenapa kau bilang begitu?" Zara seperti orang bodoh yang dikerjai. Namun, jalan memisahkan mereka sehingga Zara tidak mendapat jawabannya. Ryo kembali mengatur perusahaannya dan Zara kembali ke rumah Reon bersama orang-orang penting yang berbunga-bunga akannya. Setibanya di rumah, dia baru sadar bahwa Bastian dan Aoi menghilang, padahal Reon beserta kedua ajudannya ada di sana. "Bibi, ke mana Bastian dan Aoi? Tadi mereka p
Last Updated: 2023-02-08
Chapter: 107. Asmara Bersemi Kembali
Keesokan harinya, Zara sudah tidak menjadi tahanan asmara. Ryo berniat untuk menyelesaikan segalanya dan memulai sesuatu yang baru. Dengan didampingi Zara, Ryo berniat menuju kantor polisi, akan tetapi tanpa diduga Forin menghadang di depan rumahnya. "Astaga! Forin?!" Zara yang terkejut sampai mundur hampir kembali ke teras. Ryo juga terkejut, tetapi dia mematung. 'A-apa yang dilakukannya di sini?! Pagi-pagi sekali sudah ada masalah?! Oh, tidak, kapan ini akan selesai?!' batin Zara menjerit. Memandang mereka berdua bergantian sampai matanya melebar. Ekspresi Forin nampak segan bercampur malu, tetapi terdapat niat yang kuat. Mereka diam sampai Forin membuka percakapan. Dia sangat gelisah sebelum memantapkan langkah dan memandang Ryo dalam. "Ryo, aku ingin mengakhiri hubungan denganmu," ujar Forin tegas. Sontak pagi yang cerah itu menjadi mendung bagi Ryo. Zara membekap mulutnya. Syok tak berkesudahan dengan keberanian Forin dalam bermain-main, akan tetapi kali ini mantan mode
Last Updated: 2023-02-08
Chapter: 106. Pertarungan Hati Selesai
Demam melanda, panas-dingin di sekujur badan. Hujan petir di luar menambah gelapnya kamar. Zara menyelimuti Ryo dengan satu-satunya selimut dan menyuruhnya duduk menekuk lutut setelah sadar. Laki-laki itu begitu lembab. Tubuhnya membiru nan pucat. Zara panik tak karuan. "Ada apa denganmu? Kenapa bisa begini? Kau bermain hujan? Seperti anak kecil saja!" Marah Zara akan kekhawatirannya. Ryo yang terpuruk menatap Zara dengan makna berbeda. Sisi perhatian nan baik itu membuatnya berdecak dalam hati. Memalingkan pandangan kembali pada kesedihan yang mendalam. Kemudian, dia menceritakan segalanya. Tentang Forin yang berkhianat.Zara terperangah, "Apa ... kau bilang?" Tangan lemah tak lagi memegang selimut yang menutupi Ryo dari kepala hingga kaki. Laki-laki itu pun mengangguk lemah. Zara tidak bisa berucap sepatah kata pun. Meskipun telah mengetahui perasaan Forin pada Reon, tetapi keberanian Forin menyelamatkan Reon dan mengakui cintanya pada Ryo itu terlalu memukul. Bahkan Zara
Last Updated: 2023-02-07
Chapter: 105. Terpuruk dalam Dua Cinta
"Karena aku mencintaimu!" Jantung Reon bergemuruh. Langit menghadirkan guntur dan awan mendung dari segala sisi. Bulan separuh yang bersinar mulai tertutup mendung. Musim kemarau lenyap untuk malam ini. Rintikan air mulai turun mengguyur seluruh sudut Jakarta. Pernyataan Forin hanyut bersamaan turunnya hujan. "Kau gila!" Reon menggeleng. Forin justru berbinar. "Ini pertama kalinya kau menggunakan ekspresimu untukku selain senyuman sinis dan marah. Aku senang sekali!" Reon memejamkan mata meredam emosi. "Terima kasih, tapi aku tidak punya banyak waktu. Membebaskanku hanya akan menambah masalah bagimu." Reon hendak pergi, tetapi Forin menariknya berjongkok di dekat pintu belakang. "Ssttt! Aku punya rencana untuk membawa Zara ke sisimu."Forin mengangguk pasti. Reon terpancing."Zara?" Tatapannya sedikit berubah. "Ryo menjaganya sangat ketat. Jika aku yang membawanya keluar pasti tidak akan masalah. Percayalah padaku!" Reon hendak membalas, akan tetapi sebuah tepuk tangan te
Last Updated: 2023-02-07
You may also like
Terbaik Menurut Takdir
Terbaik Menurut Takdir
Romansa · ShinFA
1.7K views
Love Me
Love Me
Romansa · Icha Siregar
1.7K views
Tawanan Sang Billionaire
Tawanan Sang Billionaire
Romansa · Hikma Abdillah
1.7K views
Jerat Obsesi Empat Majikan Tampan
Jerat Obsesi Empat Majikan Tampan
Romansa · Salwa Maulidya
1.7K views
Suami untuk Mantan Istriku
Suami untuk Mantan Istriku
Romansa · Glowing Night
1.7K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status