author-banner
Prince Molina
Prince Molina
Author

Novels by Prince Molina

Pusaka Idaman Gadis Desa

Pusaka Idaman Gadis Desa

Dijuluki perjaka gendeng, aku sebenarnya tampan dan perkasa, tapi jadi musuh bersama para lelaki di desa itu. Bagaimana tidak, tempat praktikku selalu jadi incaran para gadis karena memang obat yang aku ramu itu manjur. Di luar, aku dikenal sebagai ahli pengobatan medis dan herbal, namun di balik pintu praktikku, aku adalah tempat para wanita menumpahkan keluh kesah rumah tangga dan kadang, hasrat mereka juga. Dari tiap wanita, aku kemudian menjelma jadi seorang pahlawan di desa, bahkan bisa menjadi penyelamat desa dari segala ancaman korupsi kades dan konglomerat. Semua wanita di desa yang awalnya menghinaku, berubah jadi memperebutkanku.
Read
Chapter: EXTRA CHAPTER 8
Tante Arum tak menjawab. Langkah kakinya yang tenang terus mendekati tempat Clara dan Wira berada. Mengikuti arah napas dan isakan kecil balita itu, Tante Arum meraba pelan rumput pekarangan lalu berlutut tepat di depan Wira."Sini, Nak," bisik Tante Arum lembut.Dari saku kebayanya, Tante Arum mengeluarkan batu hitam kecil yang tadi sempat dia gunakan. Batu itu kini tak lagi panas, melainkan memancarkan hawa sejuk yang aneh. Jemari Tante Arum meraba perlahan, menemukan dahi Wira yang basah oleh keringat dingin, lalu menempelkan batu hitam itu tepat di tengahnya."Tante... Itu buat apa?" tanya Clara panik, menahan napas seraya memegang bahu anaknya."Tahan sebentar, Clara. Demamnya bukan hanya karena demam biasa," sahut Tante Arum tenang. "Hawa panas sudah menyumbat dadanya."Wira yang tadinya terengah-engah mendadak tenang. Napas bocah empat tahun itu pelan-pelan makin teratur. Rasa hangat dan sesak di dadanya mendadak hilang begitu dahi kecilnya tersentuh batu sejuk itu."Ibu..." bi
Last Updated: 2026-07-31
Chapter: EXTRA CHAPTER 7
"Tolong! Maling! Cegat mereka!" jerit Silvi dari samping amben, meringis menahan sakit di kakinya yang terkilir saat mencoba berdiri.Namun tiga penyusup itu tak memedulikan teriakan Silvi. Mereka melompati pagar besi pekarangan dan menghilang di balik pekatnya malam desa.Fwooosh!Lidah api yang tadi menyambar jerami kering kini kian tak terkendali. Kobaran api menyambar dinding kayu bagian samping rumah joglo dengan cepat dan memancarkan asap hitam tebal ke udara. Suara kayu jati tua yang mulai terbakar berderak nyaring, membawa hawa panas yang menyengat hingga ke teras."Gusti! Apinya membesar! Linda, apinya nyamber!" teriak Silvi panik, matanya membelalak menatap kobaran merah di samping rumah."Ambil air!" seru Linda dari pintu depan. Sambil menahan bahunya yang terkilir, Linda berlari pincang menuju gentong tanah liat di sudut teras. Dia mengambil air menggunakan ember plastik tua.Tanpa memedulikan rasa nyeri di kakinya, Silvi ikut menyeret tubuhnya ke dekat gentong. Tangannya
Last Updated: 2026-07-30
Chapter: EXTRA CHAPTER 6
"Lepasin! Jangan sentuh anakku!" teriak Clara dari lantai dengan suara parau.Sambil merangkak cepat di atas lantai berdebu, Clara langsung memeluk erat kaki kanan penyusup itu. Dia menahan kaki si penyusup sekuat tenaga agar tidak bisa melangkah mendekati kasur."Lepas, Bangsat!" bentak si penyusup gusar.Pria itu mengibaskan kakinya kasar, tapi Clara makin meremas pergelangan kakinya. Langkah pria itu tertahan, jarinya batal menyambar baju Wira."Lepas nggak?!" teriak pria itu seraya menghentakkan kakinya."Nggak bakal!" seru Clara histeris, terus mengunci kaki pria itu.Wira yang melihat ibunya diseret di lantai mendadak berhenti menangis. Matanya yang sembap menatap Clara yang sedang ditahan pria itu. Meski badannya masih lemas dan sempoyongan bekas demam, anak balita itu memaksakan diri bangun."Lepasin Ibu! Jangan nakal!" teriak Wira dengan suara serak.Dengan kaki gemetaran, Wira berdiri di atas kasur sambil memegangi pinggiran dipan. Tangan mungilnya mengepal, lalu memukul-muk
Last Updated: 2026-07-29
Chapter: EXTRA CHAPTER 5
Suasana pekarangan rumah joglo terasa makin mencekam saat hari berganti gelap. Suara hentakan sepatu lars yang berat di atas pecahkan ubin teras terdengar jelas, mendekat dengan cepat ke arah mereka."Linda! Mereka makin dekat! Gimana ini?!" bisik Silvi panik dengan napas terengah-engah."Kalian di dalam aja! Amankan berkasnya!" potong Linda cepat, langsung melangkah keluar kamar menuju teras."Tapi mereka bertiga!" seru Silvi menyusul dari belakang."Aku tahu. Tapi kita nggak boleh biarin mereka masuk!" jawab Linda tegas, matanya tertuju pada tiga pria berbadan tegap di pekarangan.Silvi tak mau tinggal diam. Ia berlari ke teras depan sambil menengok kanan-kiri, mencari apa saja yang bisa dipakai melipat lawan. Tangannya refleks menyambar tampah bambu bekas jemuran kerupuk di samping amben."Pergi kalian! Nggak usah macam-macam di sini!" teriak Silvi sambil mengangkat tampah tinggi-tinggi."Silvi, awas!" seru Linda dari tangga teras.Tanpa pikir panjang, Silvi melempar tampah itu sek
Last Updated: 2026-07-28
Chapter: EXTRA CHAPTER 4
Keheningan seketika menyelimuti kamar tengah rumah joglo saat deru tangis Wira perlahan mereda. Tangan mungilnya yang memar terkulai lemas di atas kasur, matanya yang bening menatap lurus ke arah celah di balik lemari kayu jati yang telah bergeser."Clara, coba kamu lihat ke balik lemari itu," seru Linda menahan napasnya. Kedua tangannya masih menempel ketat di daun pintu kamar demi menahan sisa getaran dari arah teras. "Sesuatu yang diomongin Wira pasti ada di sana!"Clara tidak membuang waktu. Dengan langkah bergetar, dokter itu melangkah mendekati sudut kamar. Debu semen putih berterbangan menutupi lantai kayu di sekitar celah tersebut."Hati-hati! Siapa tahu ada pecahan bata atau hewan berbisa di dalamnya!" peringat Silvi setengah berbisik, matanya ikut melirik waspada ke sudut ruangan."Iya, Sil," jawab Clara pelan.Clara berlutut di atas lantai kayu yang kotor oleh serpihan semen. Dia menyipitkan mata, mengamati rongga rahasia berukuran satu jengkal yang tersembunyi di balik sus
Last Updated: 2026-07-27
Chapter: EXTRA CHAPTER 3
Suara gemuruh nyaring mendadak muncul dari dalam bumi, persis di bawah pijakan kaki mereka. Meja teras bergetar hebat hingga cangkir teh yang tersisa bergoyang keras dan jatuh berdenting ke ubin."Awas!" teriak Linda refleks merangkul bahu Silvi dan Tante Arum.Ubin teras berwarna abu-abu yang berada tepat di bawah amben bambu mendadak terbelah. Retakan panjang merambat cepat sepanjang satu meter, memperlihatkan celah hitam di balik ubin yang pecah.Dari balik retakan tanah tersebut, kepulan asap tipis berwarna keabu-abuan keluar perlahan. Aroma sengatan belerang yang sangat tajam dan hawa panas mendadak menyeruak memenuhi teras rumah joglo, membuat mereka semua terbatuk-batuk."Asap apa ini?!" jerit Silvi sambil menutupi hidung dan mulutnya pakai keliman baju. "Baunya aneh banget! Panas!""Asap belerang..." bisik Linda dengan mata terbelalak menatap ubin yang terbelah.Clara memeluk erat tubuh Wira yang makin kejang di dalam dekapannya. "Linda! Silvi! Asapnya makin tebal!""Jangan di
Last Updated: 2026-07-26
Ojol Simpanan Artis Cantik

Ojol Simpanan Artis Cantik

"Kipli, mulai malam ini, kamu resmi jadi pengawal pribadiku. Tugasmu menjagaku dua puluh empat jam... termasuk di dalam kamar." Menjadi pelindung Diva Prameswari, ratu film dewasa yang paling digilai sejagat raya, jelas impian semua pria. Tapi statusku yang cuma ojol dekil Bekasi, membuatku dihina dan direndahkan oleh orang-orang studio. Mereka tidak tahu saja, di balik jaket apekku, aku punya kekuatan rahasia yang tidak masuk akal. Ketika mantan pacarku memamerkan kekasih barunya yang kaya, aku justru melangkah masuk ke surga dunia yang penuh dendam. Dua pelayan seksi Diva pun mulai ikut memohon untuk menjamahnya. Sampai akhirnya, sang Diva sendiri yang berlutut di depanku dan berbisik, "Malam ini, pintunya jangan dikunci ya, Sayang..."
Read
Chapter: BAB 206
Langkah kaki Danang Kusuma yang menyedihkan semakin menjauh, melintasi halaman rumah mewahnya yang gelap gulita. Setelah sosoknya hilang, ruang tamu berkubah tinggi itu mendadak hening.Di atas meja kayu ukir yang megah, tumpukan berkas penyerahan aset dari Danang sudah lengkap berhias tanda tangan.Ciska merapikan lembar demi lembar dokumen itu sembari tersenyum tipis."Semua hak milik bisnis hiburan, izin klub, sampai rekening bank resmi berpindah tangan," ujar Ciska menoleh padaku. "Total nilainya triliunan rupiah. Dalam hitungan jam, semuanya bakal aku masukin ke PT Garuda Nusantara Holding.""Kerja bagus, Ciska," kataku pelan, menepuk bahunya hangat."Meyden, Kanya, Sora," panggil Diva dengan suara yang sedikit bergetar, berusaha menata emosinya. "Kalian urus pengamanan perimeter rumah ini sama tim di luar. Biarkan Kipli dan Ciska selesaikan verifikasi berkas terakhir di ruang kerja.""Siap, Mbak Diva!" sahut Kanya dan Meyden serentak. Sora mengangguk anggun, lalu ketiga wanita i
Last Updated: 2026-08-19
Chapter: BAB 205
"Jaga mulut lo," desis Diva sangat dingin, menatap Danang dengan pandangan jijik yang amat pekat. "Pria yang lo sebut tukang ojol ini... jauh lebih hebat dan berkuasa daripada lo yang cuma bisa bersembunyi di balik uang dan preman!""Tahu diri sedikit," tambah Kanya dengan senyum meremehkan. "Mas Kipli itu pria yang hebat. Lo bahkan nggak pantas buat nyium alas sepatunya!""BANGSAT! MATI LO SEMUA!" teriak Danang histeris sembari menarik pelatuk pistolnya.Brak!Sebelum jarinya sempat menekan pelatuk, aku melesat maju bagaikan kilat. Hanya dalam satu persekian detik, jarak sepuluh meter di antara kami terkikis habis. Sebelum peluru sempat meletup, telapak tangan kananku yang terselimuti energi giok tebal sudah menyambar pergelangan tangan Danang.Krak!"AAAGHHHH! TANGAN GUEE!" jerit Danang histeris saat tulang pergelangan tangannya remuk seketika dalam genggamanku. Pistol di tangannya jatuh terlempar ke atas karpet mahal.Tanpa memberi jeda, aku mencengkeram kerah baju mewahnya, mengan
Last Updated: 2026-08-18
Chapter: BAB 204
Kanya masih bersandar manja di pangkuanku, membiarkan jemariku mengusap lembut rambut panjangnya yang halus. Ciuman hangat kami baru saja terlepas, meninggalkan pendar kebahagiaan dan rona kemerahan yang begitu manis di kedua pipi mulusnya."Aku masih mau dipangku gini terus..." bisik Kanya halus, menyandarkan kepalanya di dadaku sembari memainkan kancing kemejaku dengan jemari lentiknya."Nanti kita sambung lagi," pungkasku lembut sembari meremas pinggul rampingnya dengan lembut, lalu menegakkan tubuh. "Sekarang saatnya kita selesaikan permainan ini."Kanya tersenyum manis, mengangguk pasrah lalu perlahan merosot turun dari pangkuanku.Diva, Meyden, Ciska, dan Sora yang sejak tadi memperhatikan langsung berdiri tegak. Suasana manis di ruang tengah seketika berubah menjadi sangat dingin oleh aura tempur yang membara."Semua persiapannya sudah selesai," ujar Ciska sembari menutup laptopnya. "Radar memantau bahwa kerumunan wartawan dan mobil polisi di depan gerbang kediaman Danang sudah
Last Updated: 2026-08-18
Chapter: BAB 203
Bip!Siaran langsung dimulai. Dalam hitungan detik, penonton melonjak dari ribuan hingga menembus angka jutaan orang."T-tolong... siapapun yang lihat siaran ini... tolong aku..." ucap Kanya dengan suara bergetar dan napas terengah-engah yang amat meyakinkan. Air mata bening mengalir mulus melewati pipinya yang halus."Aku lagi diancam... ada pengusaha jahat bernama Danang Kusuma yang mau celakain aku dan keluarga aku... Dia punya bisnis judi ilegal dan jaringan kriminal berdarah..." Kanya melanjutkan sembari menayangkan beberapa dokumen digital bukti transaksi gelap milik Danang yang disiapkan Ciska."Aku takut banget... Rumahku di Kompleks Gemilang sekarang lagi dikepung preman... aku cuma mau minta perlindungan dari publik dan aparat..." rintih Kanya penuh penghayatan, menangkupkan kedua tangannya di depan kamera.Efeknya sungguh luar biasa.Kolom komentar langsung meledak oleh kemarahan netizen. Ratusan ribu bagikan dan komentar membanjiri jagat maya. Dalam waktu kurang dari tiga
Last Updated: 2026-08-17
Chapter: BAB 202
Langkah kaki kami bergema pelan di koridor penthouse saat matahari subuh mulai membayang di ufuk timur. Diva berjalan menempel rapat di sisiku. Napasnya masih tersengal lembut, sisa dari pertempuran panas yang baru saja kami selesaikan di atas meja kerja Kasino Cempaka.Setiap usapan pelanku di punggungnya dibalas dengan sandaran kepala yang makin dalam. Tatapan matanya kini tak lagi memancarkan keraguan, melainkan kepatuhan mutlak seorang wanita yang telah menyerahkan seluruh hidupnya.Kemenangan malam ini benar-benar mematahkan tulang punggung finansial Danang Kusuma. Kasino terbesar yang menjadi sumber uangnya kini resmi berganti pemilik.Namun, begitu kami melangkah masuk ke ruang kendali utama, raut wajah Sora dan Ciska di depan layar monitor langsung memberi sinyal bahwa permainan belum sepenuhnya usai. Danang yang makin terdesak ternyata masih mencoba bertahan."Mas Kipli, lihat ini," sela Sora begitu kami melangkah masuk ke ruang kendali utama. Jemari lentiknya lincah menunjuk
Last Updated: 2026-08-17
Chapter: BAB 201
Seluruh staf kasino dan pengunjung tercengang mendengar pengumuman berani tersebut."Kurang ajar! Bunuh mereka!" teriak Rudi histeris sembari menarik pistol otomatis dari balik jasnya. "Jangan biarkan mereka keluar hidup-hidup dari sini!""Cari mati," gumam Meyden dingin.Sebelum Rudi sempat mengarahkan moncong senjata api di tangannya, tubuh Meyden sudah bergerak secepat kilat. Gerakannya bagaikan bayangan hitam yang tak tertangkap mata telanjang.Brak!Dengan satu tebasan, Meyden menghantam pergelangan tangan Rudi hingga pistol itu terlempar. Tanpa memberi jeda, wanita itu menyusup ke belakang tubuh sang manajer, memuntir kedua lengannya dan mengunci leher pria itu.Klek!"AAAGHHH! AMPUN! LENGAN GUE!" jerit Rudi histeris, berlutut terpaksa di atas lantai marmer aula.Enam penjaga bersenjata lainnya yang hendak maju seketika menghentikan langkah mereka. Aku melangkah maju satu langkah, mengalirkan tipis energi giok di dalam inti tubuhku yang memancarkan gelombang intimidasi tak terli
Last Updated: 2026-08-16
You May Also Like
Sang Menantu Terkuat
Sang Menantu Terkuat
Urban · Kaisar Dewa
103.5K views
Bodyguard Gagah Dari Kampung
Bodyguard Gagah Dari Kampung
Urban · Benjiro Hirotaka
101.5K views
Godaan Penghuni Kos Puteri
Godaan Penghuni Kos Puteri
Urban · NomNom69
97.1K views
Sang Pewaris Konsorsium
Sang Pewaris Konsorsium
Urban · Benjamin
95.9K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status