Home / Romansa / Adik Ipar Yang Jadi Suamiku / Bab 185 Randy tidak datang

Share

Bab 185 Randy tidak datang

Author: Dhisa Efendi
last update publish date: 2026-04-19 19:39:27

"Bu Kirana itu orang yang menyenangkan. Sekali melihat Aku sudah menyukainya. Sayang, ia harus mengalami hal yang sangat menyedihkan." Cerita Evara pada sang suami.

Kirana kadang mengeluarkan air mata di tengah - tengah pekerjaannya dan mengusapnya diam - diam. Itu tidak lepas dari pengamatan Evara.

Adamis mengangkat wajahnya dari layar ponselnya sambil tersenyum.

"Kenapa nggak Kamu ceritakan tentang dirimu?" Tanyanya.

"Aku? Kenapa Aku?" Tanya Evara bingung.

Adamis mengusap bibir Evara yang
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 190 Randy tertangkap

    Lukman Hakim memberi isyarat dengan matanya agar Poksi menjawab dengan benar. "Bro, Aku butuh bantuanmu sekarang. Bisa Kamu datang ke sini?" Pinta Poksi dengan perasaan hancur lebur. Randy yang tidak merasa curiga sama sekali merasa Poksi memang benar - benar dalam masalah. "Ada apa? Apa nggak bisa ditunda besok lagi?""Nggak bisa!" Teriak Poksi tanpa sadar. Ia nyaris menangis mendengar jawaban Randy, "Tenang, Bro. Aku akan datang sekarang!"Poksi memasukkan ponselnya lagi ke dalam saku celananya. "Apa Aku boleh pulang, sekarang?" Pintanya dengan suara basah. Ia tidak sanggup melihat Randy dibekuk oleh polisi. Belum lagi Sandro yang pasti akan melampiaskan kemarahannya. Lukman Hakim menggeleng. "Duduk di tempatmu!" Titahnya tanpa ampun. Poksi harus menyelesaikan apa yang sudah ia mulai. Ia memberi peringatan pada Tiffany tapi Tiffany tidak membaca pesannya. Jika membaca pun belum tentu Tiffany mempercayai pesan dari nomor tak dikenal itu. Lukman Hakim mengakui kalau chat da

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 189 Poksi memancing Randy untuk datang

    Safira ternyata hanya bertanya. Ia tidak mengharapkan jawaban. Ia puas melihat kekacauan di wajah Viona. "Lihat diriku, Vion. Kami hidup lebih baik setelah Atha menceraikanmu. Kamu terlihat kacau." Kata Safira tanpa dosa.Ia melihat perasaan tersinggung di wajah Adelia yang menatapnya dengan gusar. Tapi tak dapat dipungkiri kalau ucapan Safira memang benar. Safira mengenakan setelan bermerek yang dibelikan Evara. Ia tampak elegan dengan tas tangannya yang bukan kaleng - kaleng. "Baguslah kalau begitu!" Sentak Viona marah. "Aku hanya kasihan pada suami Eva yang harus menampung Kalian bertiga! Dasar pengemis!" Katanya lagi dengan maksud membalas penghinaan Safira. Safira mendecih, "Setidaknya, Atha nggak harus terus berhubungan dengan penipu seperti Kamu, Vion. Kamu sudah menjebaknya!" Balas Safira. Tentu saja Viona tidak ingin mengalah. "Siapa bilang Aku menjebaknya, bu Safira? Atha yang tergila - gila padaku! Lagipula, buat apa Aku menjebak laki - laki miskin dan cacat seperti

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 188 Poksi menyerah

    Malam ke tiga tanpa kehadiran Randy. 'Apa ia sudah taubat dan berhenti datang ke bar ini?' gumam hati Poksi. "Echm!"Poksi terkejut mendengar deheman dari Lukman Hakim yang seperti sengaja ditujukan padanya. "Kami nggak bisa menunggu temanmu itu lebih lama, Poksi. Sebaiknya Kamu beritahu saja dimana rumahnya!"Poksi kembali terkejut. Ucapan Lukman Hakim itu bukan hanya meminta tapi memerintah. Lukman Hakim memang yakin kalau Poksi mengenal pelakunya meski Poksi tidak mengakuinya. "Aku.. Aku..""Aku sudah memberimu tenggang waktu cukup lama. Sekarang beritahu siapa nama temanmu itu dan dimana rumahnya!" Potong Lukman Hakim tegas. Poksi masih berusaha mengelak. "Tapi.. Tapi.. Aku nggak tahu..""Cukup main - mainnya, Poksi!" Bentak Lukman Hakim. Mata Sandro ikut nyalang menatap Poksi. Jadi Lukman Hakim menahan dirinya selama ini. Ia berpura - pura mempercayai Poksi dan mereka menghabiskan waktu mereka selama 3 malam di bar ini. Mata Poksi mulai tergenang airmata. Ia tidak dapat m

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 187 Kegelisahan Poksi

    "Sedikit." Sahut Sunny dalam bahasa Indonesia. Lalu ia melanjutkan lagi perbendaharaan bahasa Indonesianya, "Aku cinta padamu." Lanjut Sunny dengan kerlingan mesra. Semua orang tertawa kecuali Safira. Wajahnya merah karena marah. 'Apanya yang lucu, sih?' geram hatinya. Athena bangun dan meminta izin untuk beristirahat. "Laporannya besok aja kan, Kak?" Tanyanya pada Adamis. Adamis mengangguk. "Pergilah. Kamu pasti lelah. Dimana Kamu menginap dua malam ini?" Tanyanya. Athena bisa saja pulang pergi tapi Adamis tidak mengizinkannya. Ia ingin Athena tidak terlalu membuang energinya berkendara pulang pergi selama dua hari ke Bandung. "Di tempat biasa, Kak." Sahut Athena. Adamis mengangguk. Ia menggerakkan tangannya untuk mengizinkan Athena pergi. Ia juga sudah selesai makan tapi ia menunggu Evara yang belum selesai. "Kami duluan ya, Dami? Eva? Besan?" Pamit Ariana. "Ya." Sahut Adamis dan Evara serempak. Safira hanya sedikit menaikkan alisnya. Ia tidak mempunyai keinginan untuk

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 186 Perbincangan tentang Kirana

    Cara lain? Tentu saja ada. Poksi bisa saja mengantar Lukman Hakim ke rumah Randy, tapi.. Poksi kelabakan sendiri dengan jalan pikirannya. Ia menggeleng - gelengkan kepalanya dengan gelisah. "Aku.. Aku.. Benar - benar nggak tau, Pak." Sahutnya dengan suara bergetar. Sandro juga tahu kalau Poksi ketakutan. Tapi ia juga kecewa karena kegagalan pengintaian malam ini. "Jam berapa Kamu pulang kerja?" Tanyanya pada Poksi. "Jam.. Jam 4, Pak.""Bisa Kamu langsung ke rumah sakit dan melihat keadaan Tiffany?" Tanya Sandro lagi. Mata Poksi membelalak. Itu berarti ia sama sekali tidak dapat beristirahat karena malamnya ia akan kembali bergadang di bar ini."Tapi.. Tapi.. Aku.." Poksi ingin mengatakan ia sangat lelah dengan semua ini. Tapi ia tidak bisa mengatakannya. Sandro bangun dan menepuk bahu Poksi. Ia lalu menoleh pada Lukman Hakim. "Aku harus pulang karena Aku juga harus bekerja pagi ini." Katanya dengan perasaan menyesal. Lukman Hakim mengangguk. Ia juga merasa tidak akan ada yan

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 185 Randy tidak datang

    "Bu Kirana itu orang yang menyenangkan. Sekali melihat Aku sudah menyukainya. Sayang, ia harus mengalami hal yang sangat menyedihkan." Cerita Evara pada sang suami. Kirana kadang mengeluarkan air mata di tengah - tengah pekerjaannya dan mengusapnya diam - diam. Itu tidak lepas dari pengamatan Evara. Adamis mengangkat wajahnya dari layar ponselnya sambil tersenyum. "Kenapa nggak Kamu ceritakan tentang dirimu?" Tanyanya. "Aku? Kenapa Aku?" Tanya Evara bingung.Adamis mengusap bibir Evara yang terbuka dengan lembut. "Apa Kamu tahu berita yang viral di kantor hari ini?" Tanya Adamis lagi. Evara menggeleng."Seorang Nyonya muda yang tidak ingin di panggil Nyonya. Ia membuat semua karyawan jatuh hati dan kagum sekaligus. Termasuk Ibu Kirana." Sahut Adamis dengan senyuman menggoda. "Ah!" Seru Evara dengan raut tersipu. Ia merasa sudah melakukan yang seharusnya. Usianya jauh di bawah para karyawan di kantor Adamis. Ia merasa tidak pantas dipanggil Nyonya."Aku.. Aku merasa sangat tua

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 93 Brian kecil

    Adamis tercengang. Bukan hanya Adamis, semua yang berada di meja itu juga membuka mulutnya sehingga membentuk bulatan. Sunny tidak peduli. Keinginannya untuk ikut bersama Adamis sangat kuat. Ia ingin melihat seperti apa Ariana sekarang. Tentu ia masih secantik dulu. Usia tidak akan menelan kecanti

    last updateLast Updated : 2026-03-28
  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 91 Heboh!

    Brak! Brak! "Tuan Athena, dipanggil Nyonya Besar!"Atuna bukan hanya mengetok pintu kamar Athena tapi menggebraknya dengan keras. Athena melompat bangun karena terkejut. Mimpi indahnya bersama Siska buyar sudah. Ia langsung membuka pintu, "Ada apa?" Tanya Athena dengan wajah mengantukIa melihat

    last updateLast Updated : 2026-03-28
  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 96 Perawat untuk Brian

    Alea melihat semua kehebohan itu dengan senyum kecil. 'Ternyata mudah sekali membuatmu drop, Eva!' kata hatinya puas. Ia berjalan dengan langkah tenang di bawah tatapan para pelayan yang baru melepas kepergian Evara dan Safira ke rumah sakit. "Itu penjahatnya!" Teriak Sisil gemas. Penjahat? "

    last updateLast Updated : 2026-03-28
  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 94 Kedatangan Alea

    "Bubur kacang hijau? Itu bagus." Jawab Ariana atas saran Mariska. Makanan tambahan untuk Evara. "Tapi Aku sudah makan, Ma." Protes Evara. "Kamu tadi hanya sarapan roti, Eva. Nggak cukup untukmu dan Brian." Evara memang hanya sarapan setangkup roti dan segelas susu. Evara dan Athena saling berp

    last updateLast Updated : 2026-03-28
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status