Compartir

Bab 5

Autor: Aulia
Saat Kenny melihat Sisca, matanya seketika memerah. Dia melepaskan Syifa dan berlari mati-matian ke lantai tiga menuju Sisca.

Semua orang melihat tubuh Kenny gemetar hebat dan wajahnya pucat pasi.

Dengan tangan gemetar, Kenny memeluk Sisca yang hatinya sudah mati rasa.

"Sisca, ka ... kami cuma syuting video pendek. Jangan salah paham. Kamu juga tahu, cincin seri S itu aku desain sendiri untukmu. Tapi kamu nggak suka tampil di kamera. Tangan Syifa mirip dengan tanganmu. Nanti setelah video iklannya selesai diedit, aku akan menayangkannya di seluruh Kota Simaraka sebagai kejutan untukmu."

Dengan tangan gemetar, Kenny segera memasangkan cincin itu ke jari manis Sisca. Namun, Sisca merasakan cincin itu sama sekali tidak bisa masuk. Itu bukan ukurannya.

Di bawah, wajah Syifa pucat pasi. Sepasang matanya yang berkaca-kaca menatap Sisca dan Kenny.

Nada suara Kenny langsung dingin. "Syifa, istriku marah. Kamu harus menjelaskannya! Kalau nggak, kamu nggak perlu lagi bekerja di Grup Lingga."

Suara Syifa penuh kerendahan hati. "Bu Sisca, pernikahan ini hanya iklan. Perencananya adalah aku. Iklan ini disiapkan Pak Kenny untuk ditayangkan di seluruh Kota Simaraka tiga hari lagi, tepat di hari ulang tahun pernikahan kalian."

Wajah tampan Kenny memperlihatkan senyuman. Dia memeluk Sisca. "Sisca, kamu dengar penjelasan sekretarisku, 'kan? Semua demi kamu. Semua yang kulakukan hanya demi kamu. Sisca, aku mencintaimu dan nggak akan pernah berubah. Kamu adalah wanita yang paling kucintai seumur hidupku."

Kata-kata cinta yang keluar dari mulut Kenny selama 27 tahun ini, setiap kalimatnya selalu dipercaya Sisca.

Namun, dia tak pernah menyangka setelah mengkhianatinya, Kenny masih bisa memeluknya dengan penuh kasih dan berkata kepada dunia bahwa dia mencintainya.

Syifa tersentak oleh kalimat itu. "Aku mendoakan Pak Kenny dan Bu Sisca hidup rukun sampai tua, serta segera dikaruniai anak!"

Saat mendengar kata-kata segera dikaruniai anak, dada Sisca terasa tertusuk. Tatapan mereka bertemu.

Dia melihat Syifa menangis tersedu-sedu, lalu berbalik dengan tegas dan berlari tanpa menoleh lagi.

Kenny berteriak keras, seolah-olah hatinya tercabik. "Syifa!" Kemudian, dia berlari turun seperti orang gila.

Sisca melihat Kenny mengejar Syifa di depan semua orang. Baru saja Syifa berlari ke luar, sebuah truk besar datang dan langsung menabraknya hingga terpental.

Sisca turun dan berdiri di pinggir jalan. Dia melihat Kenny meraung kesakitan, "Syifa!"

Kenny menerjang ke depan dan berhasil menangkap Syifa. Semua orang melihat, pada detik terakhir, Syifa memeluk Kenny dan berputar. Tubuh kurus Syifa menahan hantaman kedua dari kendaraan itu.

Brak .... Darah berceceran di tanah. Dari mulut Syifa terus mengalir darah. Di bawah tubuhnya sudah menjadi lautan merah.

Kenny berlutut di tanah. Tangannya gemetar saat memeluk Syifa, matanya memerah.

"Syifa, kamu nggak akan kenapa-napa. A ... aku akan segera membawamu ke rumah sakit."

Sambil memuntahkan darah, Syifa berteriak, "Anak .... Selamatkan ... anak kita ...."

Sisca melihat sepasang mata Kenny yang merah dan penuh penderitaan menatap ke arahnya.

"Sisca! Aku sudah bilang aku dan Syifa nggak ada apa-apa. Aku sudah bilang itu cuma iklan! Kenapa kamu nggak percaya? Kenapa kamu harus memaksa sampai dia dan anaknya mati baru puas?"

Saat itu, Sisca melihat kebencian di mata Kenny. Di sekelilingnya, ada tudingan dari teman-teman mereka.

"Sisca, Kak Kenny sangat mencintaimu. Demi kamu, meskipun dia dan Syifa terpaksa mendaftarkan pernikahan karena kakeknya, dia tetap mengirim Syifa ke luar negeri hampir tujuh tahun," kata Revan.

Yang lain ikut menyela.

"Ya, Sisca. Kak Kenny juga tak ingin kamu capek, jadi dia membiarkan Syifa menggantikanmu merekam video pendek hari ini."

"Sisca, kamu terlalu picik. Syifa cuma menyukai Kak Kenny, tapi dia nggak pernah minta imbalan apa pun. Bagaimana bisa kamu nggak memberi ruang sedikit pun untuk gadis sebaik itu?"
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App

Último capítulo

  • Akta Nikah Palsu, Bukti Cinta Palsu   Bab 21

    [ Ini adalah surat cinta yang nggak berani kukirimkan. Sisca, sepertinya aku menyukaimu. Tapi di sisimu ada Kenny. Saat kamu memandangnya, matamu berbinar. Aku tahu ini hanya bisa menjadi cinta diam-diam. ]Sisca yang mengenakan gaun pengantin putih bersih pun berkaca-kaca. Dia benar-benar tidak menyangka, ternyata sejak SMA Levi sudah diam-diam menyukainya. Dengan mata berair, dia memandang Levi.Saat itu, terdengar suara satpam hotel yang tergesa-gesa. "Pak Levi, ada orang yang ingin bunuh diri di atap hotel kita. Itu ... itu Pak Kenny."Tangan Sisca gemetar. Dia pikir kemarin dia sudah berbicara dengan sangat jelas kepada Kenny.Levi memandangnya. "Sisca, biar aku yang tangani."Sisca menggeleng. "Levi, pernikahan tetap dilangsungkan seperti biasa. Ditunda 20 menit, boleh?"Levi memeluknya, menyahut dengan nada lembut, "Aku tahu kalau dia benar-benar kenapa-napa, kamu pasti akan merasa sedih. Aku akan menunggumu."Air mata menggenang di mata Sisca. Meskipun dia sudah tidak punya ten

  • Akta Nikah Palsu, Bukti Cinta Palsu   Bab 20

    Kenny tidak menyangka, selama lima tahun dia mencarinya di luar negeri, ternyata Sisca selama ini berada di dalam negeri bersama Levi.Kenny terbang kembali ke Kota Simaraka dan tiba keesokan harinya. Dia langsung menuju Grup Obris, menerobos masuk ke kantor presdir.Tak disangka, orang pertama yang dia temui adalah Sisca. Matanya memerah. Dia bergegas memeluk Sisca dengan erat.Tubuhnya gemetar saat berkata, "Sisca, Sisca, akhirnya aku menemukanmu."Selama bertahun-tahun ini, Kenny mencari ke seluruh dunia. Sisca tahu itu. Kali ini, pernikahan diumumkan secara terbuka. Sisca juga sudah memperkirakan Kenny akan kembali."Kenny, ini kantor suamiku."Tubuh Kenny menegang. Dengan marah, dia berkata, "Nggak, aku nggak akan setuju kamu menikah dengan orang lain. Kamu hanya bisa menjadi milikku! Aku sudah mencarimu begitu lama.""Kenny, aku hanya tinggal di luar negeri selama satu tahun. Empat tahun ini aku berada di Kota Simaraka." Sisca menatap Kenny dengan tatapan dingin. Nadanya saat ber

  • Akta Nikah Palsu, Bukti Cinta Palsu   Bab 19

    Kenny melihat helikopter yang ditumpangi Sisca terbang menjauh. Helikopternya sendiri berhenti di atas hamparan rumput. Untuk waktu yang lama, dia sama sekali tidak bergerak.Sepasang mata merah itu dipenuhi rasa sakit. Kalimat terakhir Sisca adalah penjelasan apa pun sudah tidak penting lagi baginya. Nada lemah itu dipenuhi kekecewaan dan ketegasan terhadapnya.Dia telah begitu menyakiti Sisca, tetapi Sisca tidak mengatakan satu kata pun. Balasan terkejam yang dia berikan padanya adalah menghilang sepenuhnya dari dunianya!Kenny jatuh sakit. Tubuhnya roboh dengan keras. Dia dilarikan ke rumah sakit. Setelah diselamatkan selama tiga hari tiga malam, barulah dia sadar.Yang datang menjenguknya hanya satu orang, yaitu Revan. Dia berkata, "Kak Kenny, toko gaun pengantin tempat kamu dan Syifa mengadakan pernikahan itu ... milik Sisca."Kenny benar-benar putus asa. Dia mencabut jarum infus di punggung tangannya. Darah terus mengalir.Seperti orang gila, dia bergegas menuju toko gaun pengant

  • Akta Nikah Palsu, Bukti Cinta Palsu   Bab 18

    Sebulan lalu, saat Sisca meninggalkan Kota Simaraka, Kenny mengumumkan hubungannya dengan Syifa secara terang-terangan. Kini, belum sampai sebulan setelahnya, Kenny justru memohon padanya. Sungguh menggelikan.Sisca kembali ke hotel. Namun, di pintu masuk hotel, dia bertemu dengan Levi.Suara Levi rendah dan berat. "Kenny tadi datang ke hotel, tapi aku sudah menyuruh satpam untuk mengusirnya."Sisca berkata, "Mm, terima kasih, Pak Levi."Sorot mata Levi meredup. "Sisca, kamu bisa langsung panggil namaku. Kita teman sekelas."Sudut bibir Sisca sedikit terangkat. "Mm, beberapa hari ini aku mungkin akan merepotkanmu, Levi.""Nggak merepotkan kok."Mobil Kenny juga berhenti di depan hotel. Begitu dia turun dari mobil, tatapan Levi langsung penuh kewaspadaan. Sisca melirik Kenny yang berdiri di belakangnya."Sekarang antara Keluarga Hanif dan Keluarga Lingga, selain sebagai penggugat dan tergugat, keduanya sudah nggak ada hubungan apa pun. Pak Kenny, lebih baik kita bertemu di pengadilan sa

  • Akta Nikah Palsu, Bukti Cinta Palsu   Bab 17

    "Tujuh tahun lalu, karena rasa bersalah, aku diam-diam memindahkan seluruh saham atas namaku kepada Sisca. Dan sekarang semua saham itu sudah diakuisisi oleh Keluarga Obris. Dulu Kakek memaksaku harus menikahi Syifa. Aku ingin seluruh saham Grup Lingga yang ada di tanganmu. Dan sekarang, Grup Lingga sudah hancur."Denny memuntahkan darah. "Apa yang kamu katakan?"Senyuman Kenny semakin dalam. "Sisca yang selama ini mengendalikan saham Grup Lingga. Kakek sendiri yang menjual Grup Lingga."Denny seketika murka. "Bajingan! Ambil kembali saham itu! Itu hasil jerih payah seumur hidupku. Kamu malah memberikannya pada keturunan tua bangka dari Keluarga Hanif itu! Kenny, dulu seharusnya aku membunuh Sisca sekalian. Membiarkannya hidup hanya mencelakai Keluarga Lingga!"Kenny merasakan kebencian Denny terhadap Keluarga Hanif dan Sisca. Selama ini, dia dibutakan. Dia hanya mengira ketidaksukaan Denny pada Sisca karena Sisca memiliki sifat yang manja. Namun, dia salah. Ternyata, itu adalah dendam

  • Akta Nikah Palsu, Bukti Cinta Palsu   Bab 16

    Bahkan demi Syifa, dia telah mengangkat rahim Sisca.Saat ini, Kenny bahkan tak berani membayangkan, ketika Sisca terbaring di ruang operasi waktu itu, betapa putus asanya dia.Dia hanya merasa harus memberi kompensasi kepada Syifa. Hanya merasa toh Sisca juga tidak bisa punya anak, jadi kehilangan rahim pun tidak masalah.Namun, dia tidak pernah terpikir bahwa rahim yang rapuh itu sebenarnya pernah mengandung dua anaknya, bahwa Sisca sebenarnya pernah membayar harga yang sangat besar demi memberinya hadiah terbaik.Sementara dia? Dia telah menghancurkan semuanya, kehilangan semuanya.Setiap kali menjalani program hamil, Sisca selalu datang diam-diam tanpa memberitahunya. Waktu-waktu di laporan itu, semuanya saat dia berada di perusahaan.Suatu kali, saat Kenny meneleponnya, suara Sisca terdengar tidak biasa. "Kenny, kenapa kamu terus telepon? Aku nggak enak badan."Dia segera pulang ke rumah, melihat Sisca berwajah pucat dan tubuhnya meringkuk. Selain itu, dia mencium bau darah.Namun

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status