Compartir

Bab 4

Autor: Aulia
Nicky muncul.

"Sisca, dengan kondisi tubuhmu, kalau anak ini dibuang, ke depan mungkin kamu benar-benar nggak bisa hamil lagi. Mau dipertimbangkan lagi?"

Air mata Sisca mengaburkan pandangannya. "Aku sudah memikirkannya matang-matang."

Anak ini adalah hadiah terbaik yang dia siapkan untuk ulang tahun pernikahan ketujuhnya dengan Kenny.

Yang tidak Kenny inginkan, yang sejak awal Kenny bunuh, dia tidak akan memberikannya lagi.

Alat yang dingin masuk ke tubuh Sisca. Rasa sakit mengaduk perutnya, sekaligus memutus satu-satunya ikatan antara dirinya dan Kenny.

Namun, dia tak menyangka setelah sadar dari ruang operasi, pesan pertama yang diterima justru dari nomor tak dikenal, berisi lokasi sebuah toko gaun pengantin.

Sisca menahan tubuhnya yang masih sakit, naik taksi menuju toko gaun pengantin itu. Tepat saat dia tiba, Kenny dan Syifa juga baru sampai. Mereka berdiri di depan pintu.

Kenny merangkul Syifa dalam pelukannya. Nada suaranya penuh ketidakberdayaan. "Syifa, kamu adalah istriku. Aku nggak bisa memberimu pernikahan yang terbuka dan resmi, tapi aku tetap ingin kamu sekali mengenakan gaun pengantin."

"Kenny, aku hanya takut merepotkanmu. Ini pasti menghabiskan banyak uang lagi."

Tangan Kenny menyentuh hidung Syifa, penuh rasa sayang. "Gadis bodoh, aku nggak bisa memberimu status yang terang-terangan, tapi aku bisa membuatmu bahagia."

Sisca duduk di dalam mobil, mendengar kata-kata Kenny kepada Syifa. Dadanya terasa seperti terkoyak.

Istri? Syifa adalah istrinya, lalu dirinya apa? Dia membuat Syifa bahagia, lalu kebahagiaannya bagaimana?

Gerakan yang Kenny lakukan pada Syifa, semuanya pernah dia lakukan ribuan kali padanya.

Tiba-tiba, Sisca tidak menyesal telah kehilangan anaknya. Karena Kenny tidak pantas menjadi ayah dari anaknya!

Saat dia menikah dengan Kenny dulu, mereka juga memilih gaun pengantin di sini. Beberapa mobil mewah berhenti di depan dan belakangnya. Yang turun dari dalamnya adalah Kenny dan teman-teman mereka.

Sisca mendengar percakapan di luar.

"Kak Kenny mau kasih kejutan buat istri ya? Malam ini di toko gaun pengantin ada pernikahan kecil."

"Kak Kenny nggak takut Sisca tahu?"

"Siapa suruh Sisca nggak bisa melahirkan anak. Kak Kenny sampai menipunya. Akta nikah saja palsu."

"Sudah, tutup mulut kalian. Sisca itu harta Kak Kenny. Ini cuma buat menenangkan Syifa. Siapa suruh di perutnya ada benih emas."

Sisca hanya merasa darahnya naik ke kepala. Ternyata semua teman yang tumbuh bersamanya sejak kecil tahu tentang pengkhianatan Kenny terhadapnya!

Toko gaun pengantin ini didirikan Sisca saat kuliah karena iseng. Semua gaun di dalamnya dia rancang sendiri. Selain pengelola toko, tak ada yang tahu bahwa dia adalah pemiliknya.

Setelah semua orang masuk, Sisca masuk lewat pintu belakang. Dia berdiri di sudut gelap lantai tiga, melihat Kenny mengenakan setelan jas putih, sementara Syifa juga telah berganti dengan gaun pengantin putih.

Inspirasi gaun itu berasal dari pertengkaran pertamanya dengan Kenny. Kenny marah karena Levi memberinya hadiah ulang tahun.

Kenny menekannya di papan tulis ruang kelas kampus, menciumnya dengan keras. Itu juga ciuman pertama mereka. Malam itu, di antara manis dan getirnya ciuman pertama, Sisca merancang gaun yang diberi nama Cinta Pertama.

Kenny dan Syifa berdiri di atas panggung. Di bawah panggung adalah semua orang yang dikenalnya sejak kecil hingga dewasa.

Mereka bertepuk tangan, bersorak, memberi selamat kepada Kenny dan Syifa.

"Kak Kenny, Kakak Ipar cantik sekali."

"Kak Kenny, selamat ya. Waktunya kalian tukar cincin."

Sisca melihat Kenny mengambil cincin. Kotak cincin terbuka. Dari tempat tinggi, Sisca melihat dengan sangat jelas.

Itu adalah sepasang cincin yang sama persis dengan cincin pernikahan mereka. Cincin pria milik Kenny tetap model yang sama, sementara cincin Syifa identik dengan miliknya. Ternyata bahkan cincin pun untuk bertiga!

Lampu menyala. Semua lampu panggung padam. Hanya tempat tinggi tempat Sisca berdiri yang justru terang.
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App

Último capítulo

  • Akta Nikah Palsu, Bukti Cinta Palsu   Bab 21

    [ Ini adalah surat cinta yang nggak berani kukirimkan. Sisca, sepertinya aku menyukaimu. Tapi di sisimu ada Kenny. Saat kamu memandangnya, matamu berbinar. Aku tahu ini hanya bisa menjadi cinta diam-diam. ]Sisca yang mengenakan gaun pengantin putih bersih pun berkaca-kaca. Dia benar-benar tidak menyangka, ternyata sejak SMA Levi sudah diam-diam menyukainya. Dengan mata berair, dia memandang Levi.Saat itu, terdengar suara satpam hotel yang tergesa-gesa. "Pak Levi, ada orang yang ingin bunuh diri di atap hotel kita. Itu ... itu Pak Kenny."Tangan Sisca gemetar. Dia pikir kemarin dia sudah berbicara dengan sangat jelas kepada Kenny.Levi memandangnya. "Sisca, biar aku yang tangani."Sisca menggeleng. "Levi, pernikahan tetap dilangsungkan seperti biasa. Ditunda 20 menit, boleh?"Levi memeluknya, menyahut dengan nada lembut, "Aku tahu kalau dia benar-benar kenapa-napa, kamu pasti akan merasa sedih. Aku akan menunggumu."Air mata menggenang di mata Sisca. Meskipun dia sudah tidak punya ten

  • Akta Nikah Palsu, Bukti Cinta Palsu   Bab 20

    Kenny tidak menyangka, selama lima tahun dia mencarinya di luar negeri, ternyata Sisca selama ini berada di dalam negeri bersama Levi.Kenny terbang kembali ke Kota Simaraka dan tiba keesokan harinya. Dia langsung menuju Grup Obris, menerobos masuk ke kantor presdir.Tak disangka, orang pertama yang dia temui adalah Sisca. Matanya memerah. Dia bergegas memeluk Sisca dengan erat.Tubuhnya gemetar saat berkata, "Sisca, Sisca, akhirnya aku menemukanmu."Selama bertahun-tahun ini, Kenny mencari ke seluruh dunia. Sisca tahu itu. Kali ini, pernikahan diumumkan secara terbuka. Sisca juga sudah memperkirakan Kenny akan kembali."Kenny, ini kantor suamiku."Tubuh Kenny menegang. Dengan marah, dia berkata, "Nggak, aku nggak akan setuju kamu menikah dengan orang lain. Kamu hanya bisa menjadi milikku! Aku sudah mencarimu begitu lama.""Kenny, aku hanya tinggal di luar negeri selama satu tahun. Empat tahun ini aku berada di Kota Simaraka." Sisca menatap Kenny dengan tatapan dingin. Nadanya saat ber

  • Akta Nikah Palsu, Bukti Cinta Palsu   Bab 19

    Kenny melihat helikopter yang ditumpangi Sisca terbang menjauh. Helikopternya sendiri berhenti di atas hamparan rumput. Untuk waktu yang lama, dia sama sekali tidak bergerak.Sepasang mata merah itu dipenuhi rasa sakit. Kalimat terakhir Sisca adalah penjelasan apa pun sudah tidak penting lagi baginya. Nada lemah itu dipenuhi kekecewaan dan ketegasan terhadapnya.Dia telah begitu menyakiti Sisca, tetapi Sisca tidak mengatakan satu kata pun. Balasan terkejam yang dia berikan padanya adalah menghilang sepenuhnya dari dunianya!Kenny jatuh sakit. Tubuhnya roboh dengan keras. Dia dilarikan ke rumah sakit. Setelah diselamatkan selama tiga hari tiga malam, barulah dia sadar.Yang datang menjenguknya hanya satu orang, yaitu Revan. Dia berkata, "Kak Kenny, toko gaun pengantin tempat kamu dan Syifa mengadakan pernikahan itu ... milik Sisca."Kenny benar-benar putus asa. Dia mencabut jarum infus di punggung tangannya. Darah terus mengalir.Seperti orang gila, dia bergegas menuju toko gaun pengant

  • Akta Nikah Palsu, Bukti Cinta Palsu   Bab 18

    Sebulan lalu, saat Sisca meninggalkan Kota Simaraka, Kenny mengumumkan hubungannya dengan Syifa secara terang-terangan. Kini, belum sampai sebulan setelahnya, Kenny justru memohon padanya. Sungguh menggelikan.Sisca kembali ke hotel. Namun, di pintu masuk hotel, dia bertemu dengan Levi.Suara Levi rendah dan berat. "Kenny tadi datang ke hotel, tapi aku sudah menyuruh satpam untuk mengusirnya."Sisca berkata, "Mm, terima kasih, Pak Levi."Sorot mata Levi meredup. "Sisca, kamu bisa langsung panggil namaku. Kita teman sekelas."Sudut bibir Sisca sedikit terangkat. "Mm, beberapa hari ini aku mungkin akan merepotkanmu, Levi.""Nggak merepotkan kok."Mobil Kenny juga berhenti di depan hotel. Begitu dia turun dari mobil, tatapan Levi langsung penuh kewaspadaan. Sisca melirik Kenny yang berdiri di belakangnya."Sekarang antara Keluarga Hanif dan Keluarga Lingga, selain sebagai penggugat dan tergugat, keduanya sudah nggak ada hubungan apa pun. Pak Kenny, lebih baik kita bertemu di pengadilan sa

  • Akta Nikah Palsu, Bukti Cinta Palsu   Bab 17

    "Tujuh tahun lalu, karena rasa bersalah, aku diam-diam memindahkan seluruh saham atas namaku kepada Sisca. Dan sekarang semua saham itu sudah diakuisisi oleh Keluarga Obris. Dulu Kakek memaksaku harus menikahi Syifa. Aku ingin seluruh saham Grup Lingga yang ada di tanganmu. Dan sekarang, Grup Lingga sudah hancur."Denny memuntahkan darah. "Apa yang kamu katakan?"Senyuman Kenny semakin dalam. "Sisca yang selama ini mengendalikan saham Grup Lingga. Kakek sendiri yang menjual Grup Lingga."Denny seketika murka. "Bajingan! Ambil kembali saham itu! Itu hasil jerih payah seumur hidupku. Kamu malah memberikannya pada keturunan tua bangka dari Keluarga Hanif itu! Kenny, dulu seharusnya aku membunuh Sisca sekalian. Membiarkannya hidup hanya mencelakai Keluarga Lingga!"Kenny merasakan kebencian Denny terhadap Keluarga Hanif dan Sisca. Selama ini, dia dibutakan. Dia hanya mengira ketidaksukaan Denny pada Sisca karena Sisca memiliki sifat yang manja. Namun, dia salah. Ternyata, itu adalah dendam

  • Akta Nikah Palsu, Bukti Cinta Palsu   Bab 16

    Bahkan demi Syifa, dia telah mengangkat rahim Sisca.Saat ini, Kenny bahkan tak berani membayangkan, ketika Sisca terbaring di ruang operasi waktu itu, betapa putus asanya dia.Dia hanya merasa harus memberi kompensasi kepada Syifa. Hanya merasa toh Sisca juga tidak bisa punya anak, jadi kehilangan rahim pun tidak masalah.Namun, dia tidak pernah terpikir bahwa rahim yang rapuh itu sebenarnya pernah mengandung dua anaknya, bahwa Sisca sebenarnya pernah membayar harga yang sangat besar demi memberinya hadiah terbaik.Sementara dia? Dia telah menghancurkan semuanya, kehilangan semuanya.Setiap kali menjalani program hamil, Sisca selalu datang diam-diam tanpa memberitahunya. Waktu-waktu di laporan itu, semuanya saat dia berada di perusahaan.Suatu kali, saat Kenny meneleponnya, suara Sisca terdengar tidak biasa. "Kenny, kenapa kamu terus telepon? Aku nggak enak badan."Dia segera pulang ke rumah, melihat Sisca berwajah pucat dan tubuhnya meringkuk. Selain itu, dia mencium bau darah.Namun

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status