Short
Ke-290 Kalinya Kamu Menyakitiku

Ke-290 Kalinya Kamu Menyakitiku

에:  Muriaz참여
언어: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
13챕터
0조회수
읽기
보관함에 추가

공유:  

보고서
개요
장르
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.

Setiap kali suamiku bermalam di rumah mantan pacarnya, dia akan memberiku sebuah bangunan sebagai hadiah. Dua tahun setelah pernikahanku, 286 bangunan industri yang aku miliki tersebar di seluruh negeri. Itu juga berarti suamiku telah menyakitiku sebanyak 286 kali. Ketika sertifikat properti ke-287 diserahkan kepadaku, mantan pacarnya langsung mengirimiku video membanggakan diri. [Lantas kenapa kalau Kak David memberimu uang? Pada akhirnya, akulah yang memiliki raga dan hatinya.] [Lantas kenapa kalau kamu seorang supermodel internasional? Kamu tetap saja gagal tidur dengan pria yang kamu cintai.] Aku tidak bertengkar dengannya. Sebaliknya, dengan penuh pertimbangan aku mengiriminya satu set lingerie Victoria's Secret terbaru dari peragaan busana. Ketika suamiku mengetahui bahwa aku bermurah hati memberinya hadiah itu, dia membalas kebaikanku dengan mengajakku menemaninya ke sebuah acara kalangan atas. Saat bermain permainan di pesta, mantan pacarnya kalah tiga kali berturut-turut dan dipaksa harus menjilat krim dari paha seorang playboy. Dia memecahkan botol anggur dan menempelkannya ke lehernya, bertekad untuk melawan. "Kak David, aku nggak akan membiarkan siapa pun mempermalukanku!" Suamiku yang biasanya berhati dingin, tiba-tiba panik dan memohon agar aku menggantikan mantan pacarnya untuk menerima hukuman itu. "Hanya menjilat krim saja. Setelah ini, aku janji akan menghabiskan lebih banyak waktu menemanimu." Semua orang menunggu untuk menyaksikanku mempermalukan diri, tetapi aku justru dengan tenang menyetujuinya. David tidak tahu kalau ini sudah ke-287 kalinya dia menyakitiku. Aku juga tidak ingin menjadi "burung yang dia kurung dalam sangkar emas" lagi. Aku hanya ingin membalas kebaikannya karena telah menyelamatkanku. Setelah itu, kami tidak akan punya hubungan apa pun lagi.

더 보기

1화

Bab 1

"Wah, supermodel internasional benaran setuju untuk menjilat? Kak David memang mengesankan! Dia benar-benar jago menaklukkan wanita!"

"Terus, bagaimana kalau dia nggak mau menjilat krim? Masa Kak Agnes yang harus menjilatnya? Dia kan cinta impian Kak David!"

Suara bising dan cemoohan di sekitarku tak henti-henti. Sementara aku merasa terhina berada di lingkungan itu.

Namun, di tengah suasana yang membuatku jijik ini, David Tandiono setengah berjongkok di depan Agnes Setiawan, lalu dengan hati-hati menempelkan plester di lehernya, dan melayangkan tatapan dingin ke arahku.

"Tania, jangan main-main lagi. Agnes masih menunggumu selesai menjilat agar kita bisa melanjutkan permainan."

Agnes, Agnes ....

Dia hanya peduli pada Agnes. Dia sama sekali tidak peduli dengan pendapatku.

Dia sepertinya melupakan fakta aku sebagai istrinya.

Dia juga melupakan fakta aku yang baru saja mengalami keguguran karena dirinya beberapa hari yang lalu. Aku mampu berdiri di sini hanya karena aku memaksakan diri.

Melihatku terpaku di sana, seseorang tiba-tiba mendorongku.

"Kenapa masih diam saja? Cepat jilat. Atau jangan-jangan kamu berubah pikiran?"

Aku terhuyung sebelum berhasil menstabilkan tubuhku. Saat memandang David, tatapan pria itu sekali lagi tertuju pada Agnes.

'Sudah 287 kali, ini yang ke-287 kalinya.'

Aku bergumam sendiri dalam hati sambil berjalan kaku menuju pria yang kakinya diolesi krim, si playboy terkenal di lingkaran sosial.

Namun, saat aku membungkuk untuk berjongkok, daguku tiba-tiba dicengkeram oleh playboy itu.

Dia menatap Agnes. "Agnes, ini nggak benar, 'kan? Kamu sudah kalah tiga ronde berturut-turut dariku, masa hanya dihukum sekali saja?" ujarnya.

"Bagaimana dengan hukuman 'menjejalkan telur'? Kalau kamu bisa membujuknya untuk melakukannya, akan kuanggap lunas."

Menjejalkan telur? Hukuman macam apa itu?

Rasa takut yang asing tiba-tiba menyelimuti hatiku. Aku segera menatap David.

Namun detik berikutnya, mata Agnes tampak memelas saat dia memegang lengan David. Wanita itu mulai merengek.

"David, ini hanya sebuah tantangan. Bisakah kamu menyuruh Kak Tania menyetujuinya?"

Melihat tubuh mungil Agnes gemetar, David merasa sakit hati dan menatapku dengan mata menyala-nyala.

"Tania, kamu bahkan sudi menjilat krim, jadi kamu seharusnya nggak keberatan untuk menggantikan Agnes melakukan tantangan itu, 'kan?"

"Hore! Terima kasih, Kak David!" Agnes melompat kegirangan. Wajahnya tampak puas.

펼치기
다음 화 보기
다운로드

최신 챕터

더보기

독자들에게

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

댓글 없음
13 챕터
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status