Short
Kepatuhanku Dianggap Sepele

Kepatuhanku Dianggap Sepele

โดย:  Josepจบแล้ว
ภาษา: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
9บท
0views
อ่าน
เพิ่มลงในห้องสมุด

แชร์:  

รายงาน
ภาพรวม
แค็ตตาล็อก
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป

Seminggu sebelum pernikahan, tunanganku, Yudha Gunardi tiba-tiba membatalkan nikah tamasya keliling dunia yang telah kupersiapkan selama dua tahun. Kupikir dia hanya salah pencet, jadi aku langsung membuka tablet untuk menghubungi konsultan pernikahan kami. Saat membuka Whatsapp yang terhubung dengan akunnya, kulihat pesan dari teman-temannya terus muncul satu per satu di layar. [Cuma karena keinginan Monika, kamu tega batalin pernikahan tamasya yang udah direncanain bersama calon istrimu? Sekarang bahkan seluruh urusan pernikahan kamu serahin ke dia?] [Acara itu 'kan impian terbesar tunanganmu! Semua orang tahu, bahkan saat penyakit jantungnya kambuh pun dia tetap maksain diri nyusun rencana perjalanan itu. Apa kamu nggak takut dia batalin pernikahannya begitu tahu semuanya?] Dengan tangan gemetar, aku membuka kotak percakapan itu. Tunanganku membalas dengan tak acuh: [Bahkan hidupnya aja udah dia kasih sama aku, masa dia masih ributin soal bentuk pernikahan? Monika cuma ingin sekali aja merancang sebuah pernikahan. Itu impiannya.] [Tenang aja. Dia lebih peduli pada pernikahan ini daripada siapa pun. Demi aku, dia bahkan udah kasih setengah jantungnya. Dia cinta padaku setengah mati. Kalaupun tahu, dia nggak mungkin ninggalin aku. Paling hanya ngamuk dua hari, lalu akan kubujuk dan semuanya selesai.] Aku menarik napas dalam-dalam, menekan gejolak di dadaku, lalu berbalik menatap pria lain dan berkata, "Mau nikah denganku? Semuanya udah siap. Yang kurang hanya pengantinnya."

ดูเพิ่มเติม

บทที่ 1

Bab 1

Pernikahan tamasya keliling dunia itu telah kurencanakan selama dua tahun.

Dari rumah kaca untuk menyaksikan aurora di Utaraya hingga pantai bercahaya di Kepulauan Lumina, setiap detail telah kususun dan kusempurnakan berulang kali.

Bagiku, itu bukan sekadar konsep pernikahan.

Melainkan janji untuk masa depan yang kuperjuangkan dengan separuh jantungku.

Namun, semua itu kini berubah menjadi bahan tertawaan.

Aku berdiri di luar ruang kerja dengan tubuh gemetar.

Dari dalam terdengar suara kakak Yudha, Julia Gunardi.

"Yudha, kamu udah gila? Pernikahan tamasya itu sangat berarti buat Cynthia! Masa kamu batalin gitu aja?"

Yudha menjawab dengan nada tidak sabar, "Tamasya keliling dunia itu terlalu melelahkan. Kondisi fisik Cynthia juga nggak akan sanggup. Bukannya lebih praktis kalau diadakan di hotel? Monika juga niatnya baik."

"Niatnya baik? Menurutku dia punya maksud lain. Demi dia, kamu sampai batalin nikah tamasya itu. Apa kamu pernah mikirin perasaan Cynthia?"

"Perasaan apa?" Dia berhenti sejenak. "Dia cinta sama aku setengah mati. Bahkan setengah jantungnya udah dia kasih padaku. Masa cuma karena konsep nikah tamasya itu dibatalkan dia akan keberatan?"

Dia mengatakannya seolah semua begitu wajar.

Julia terdiam sesaat lalu mencibir, "Apa kamu benar-benar lakuin ini demi kebaikan Cynthia, atau demi nyenengin Monika kesayanganmu? Kamu sendiri yang paling tahu jawabannya."

"Maksud Kakak apa, sih?"

"Permata yang dipakai Monika itu harganya lebih dari dua miliar, 'kan? Kamu ngeluarin uang sebanyak itu nggak ragu sedikit pun. Tapi gimana dengan Cynthia? Kalau kemarin aku nggak pulang, aku nggak akan tahu kalau calon nyonya di Keluarga Gunardi yang terhormat ternyata hidupnya jauh lebih sederhana daripada para pelayan di rumah ini."

Aku bersembunyi di kamar, mendengar Julia membanting pintu dan pergi.

Yudha juga ikut meninggalkan rumah.

Aku menghela napas lega lalu meringkuk di atas tempat tidur.

Pandanganku tertuju lurus pada gelang bintang di pergelangan tanganku yang sudah lima tahun tak pernah kulepas.

Aku teringat ulang tahunku tahun ini. Dia pulang larut malam dan asal membeli sepotong kue kecil seharga sepuluh ribu dari minimarket.

"Aku lupa. Makan aja seadanya. Lagi pula, kenapa kamu nggak ingatin aku?"

Namun bulan lalu, dia mengadakan pesta kejutan ulang tahun untuk Monika.

Dia menyewa seluruh kapal pesiar, mendatangkan bunga dari luar negeri, bahkan memesan pertunjukan kembang api khusus. Biayanya juga lebih dari dua miliar.

Saat itu aku masih berusaha membelanya dan menganggap dia hanya terlalu sibuk bekerja.

Sungguh menggelikan.

Ternyata bukan karena dia tidak romantis, juga bukan karena dia tidak tahu cara menunjukkan perhatian.

Hanya saja, perhatian dan romantisme itu tidak pernah ditujukan kepadaku.

Setelah lima tahun, baru kusadari bahwa semua pengorbananku selama ini tidak menghasilkan cinta sejati. Selama ini aku saja yang menganggap hubungan ini sangat berharga. Dia tidak pernah menganggapnya demikian.

แสดง
บทถัดไป
ดาวน์โหลด

บทล่าสุด

บทอื่นๆ

ถึงผู้อ่าน

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

ไม่มีความคิดเห็น
9
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status