로그인" Selamat siang pak..." sambut reseptionis di lobby ketika arif datang
" selamat siang " jawab nya tegas " dia pun menuju lift khusus untuk naik keruangan nya." " selamat siang pak..." semua staff menyapa nya ketika dia sampai di depan pintu ruangan nya<sementara itu di divisi keuangan suasana begitu ramai. semua orang berpelukan dengan ida dan mengucapkan terima kasih atas oleh oleh nya "kita ga makan nih?" tanya ida " emang ibu udah lapar?" ucap sisil sambil tersenyum " apaan sih sil, emang gue emak loe!" sentak ida " ya kan loe udah jadi bini nya pak arif, masa kita mo manggil nama" sisil beralasan " ya sil, kita juga ga enak. tar kita di tegur sama pak arif atau pak dirga." sahut Vega "kalau lagi ada direksi aja manggil gue ibu.selain itu panggil nama. kalau sampe salah gue potong gaji!" ancam ida " cie.... udah berani ngancam nih ibu CEO kita." ledek sisil " dah ah jangan ledekin gue terus...udah waktu makan siang kan? ke kantin yuk" ajak ida
" Selamat siang pak..." sambut reseptionis di lobby ketika arif datang " selamat siang " jawab nya tegas " dia pun menuju lift khusus untuk naik keruangan nya." " selamat siang pak..." semua staff menyapa nya ketika dia sampai di depan pintu ruangan nya " selamat siang, bagaimana kabar kalian? apa kantor aman selama saya tidak ada?" dengan suara mengintimidasi " semua berjalan lancar pak." jawab Danu " dia mengangguk sambil berjalan menuju ruangan nya." " ruangan kembali sunyi, hanya bunyi keyboard yang bersahutan."
" ma ini ke salon yang lain lagi?" tanya ku ketika mobil berhenti di depan sebuah salon " heeh.. kata nya mau meni pedi" jawab mama " ini salon langganan mama kalau meni pedi." lanjut mama sambil.membuka pintu mobil " yuk da, kita habisin uang suami kita" mama menggandeng tanganku sambil tertawa bahagia " selamat datang ibu sofi..." seorang resepsionis menyambut " mau paket seperti biasa atau bagaimana?" lanjut si resepsionis " seperti biasa aja ..." " baik ibu sofi. silakan duduk dulu sementara kita siapan tempat." jawab si resepsionis sambil membawakan welcome drink " mama udah langganan lama apa? kayak nya mereka kenal banget" tanyaku sambil berbisik
" aku terbangun karena sesuatu yang menjilati kuping ku" " hhhhhhhh, mas lagi ngapain?" dengan mata sedikit tertutup aku melihat mas arif menjilati kuping ku " lagi bikin kamu bangun" jawab nya tanpa rasa bersalah " ih......" aku mencebik kesal " udah jam 3 sayang waktu nya ronde 2.. biar aku semangat kerja nya" " ahhhhhhh" aku mendesah pelan... " sial, kenapa sih nih mulut ga bisa kompromi!" maki ku dalam hati " apa mau di kamar mandi sayang?biar sekalian aku mandiin..." ucapnya sambil terus menjilati lehar ku " di sini aja mas, kalau kurang hot baru cari posisi lain." jawabku setengah mendesis karena menahan nikmat "tubuhku mulai menggelinjang karena hisapan
" ibu apa kabar?" mas arif mencium tangan ibu " baik nak." " suasana agak sedikit kaku. aku tahu karena bang andre belum terbiasa dengan ibu." " jeng, kamu nginep aja di sini .." mama sofi mencairkan suasana " enggak usah jeng, kasian sisil di rumah sendiri." " ya suruh kesini lah sisil nya, biar sekalian kangen kangenan ma ida." " ga usah jeng, nanti kalau sisil kesini , nak arif di anggurin kasian pengantin baru." jawab ibu sambil tersenyum " apaan sih ibu..." aku mencubit pinggang nya " makasih ya bu udah ngertiin aku" sela mas arif dengan senyum jahilnya " ibu nanti pulang habis magrib aja, kasian sisil sendirian di rumah." lanjut ibu " nanti aku anterin ya bu.." ucapku menawarkan diri " ga usah, pengantin bar
" terima kasih pak arif, kami suka dengan konsep anda" ucap pak Lukman sambil.berjabat tangan " nanti asisten saya akan mengirimkan kontrak kerjasama nya" lanjut pak lukman " sama sama pak, semoga kerjasama ini menjadi awal yang baik bagi kita. maaf jika penyambutan nya kurang berkenan" ucap ku " tidak masalah, seharus nya saya yang minta maaf karena sudan menggangu honeymoon nya" pak lukman tersenyum " lain kali kita dinner dengan istri anda. saya duluan ya pak arif". " silakan " aku membuka kan pintu mobil nya pak Lukman "than







