LOGINEizzrie Yuki Sandoval is a typical rich girl who was once broke her heart by her past. As the obsession her healing, napagdesisyunan niyang pumunta sa Forteza Coast, isang paraiso na kakaunti lang ang nakakapasok. Dito ay makikita niya ang dalawang lalaking magpapasaya at magpapagulo sa kaniyang buhay. Dyq and Joem. As time passes by with Eizz in the Coast, she found herself falling for one of these men but as hopeful of healing herself, she just found herself in a darker side of her life. What will Eizz do? How will she handle it?
View More"Aduh … dadaku ngilu banget," rintih Zea pelan. Ia sedang duduk sendirian di tepi ranjang sambil menekan alat pompa ASI ke dadanya.
Setiap kali melakukan rutinitas itu, rasa malu dan bingung yang menjalar di tubuhnya. Ini tidak masuk akal, bahkan sungguh di luar logika dan nalar manusia! Padahal gadis itu belum pernah menikah. Seumur hidupnya pun belum pernah merasakan hamil. Tidak ada janin yang ia kandung, tidak ada pula bayi yang ia susui. Ini semua dimulai dua minggu lalu ketika dadanya tiba-tiba terasa berat dan penuh, sampai akhirnya ia dan ibunya panik dan langsung dibawa ke dokter. Hasilnya, dokter hanya menyebutnya sebagai gangguan hormon yang langka, tapi tidak berbahaya. Jadi tak perlu dikhawatirkan. Tidak perlu khawatir? Mudah sekali Dokter itu mengatakannya! Zea masih dua puluh dua tahun! Belum setahun ia lulus kuliah di jurusan Psikologi, belum ada pemikiran untuk menikah, atau melahirkan anak dan menyusui. Tiba-tiba, pintu kamarnya diketuk dua kali sebelum langsung terbuka. "Zea, Mama bawain bra baru." Donna masuk sambil memegang tas belanjaan, lalu berhenti sejenak melihat anaknya. "Oh, lagi pumping. Ya sudah, Mama taruh di sini dulu." Ia meletakkan tas itu di atas kasur. Dari dalamnya terlihat beberapa kotak bra baru dengan ukuran yang jelas lebih besar dari ukuran dada Zea sebelumnya. "Mama beli berapa bra?" tanya Zea. "Jangan tanya." Donna menjatuhkan diri di sisi kasur dengan ekspresi seorang ibu yang dompetnya baru saja mengalami musibah. "Enam, karena semua bra lamamu sudah nggak muat." Zea meringis. "Maaf, Ma." "Kamu ini. Baru lulus kuliah, belum kerja, eh malah bikin Mama keluar uang buat bra, alat pompa, botol, storage bag …." Ia menghitung dengan jari sambil mendengus. "Harusnya kamu sekalian punya bayi sekarang, Zea. Kasih Mama cucu!" Zea hanya mendengus kesal. Ia tahu ibunya hanya bercanda, tapi tidak dipungkiri, Zea merasa bersalah karena kondisi tubuhnya merepotkan orang lain. Beberapa menit kemudian setelah selesai pumping dan berganti baju, Zea pun keluar kamar untuk bergabung di meja makan untuk sarapan. “Zea, kamu masih nganggur kan?” Ucapan Zavian, kakak laki-laki Zea, membuat gadis itu mendongak dengan sedikit kaku. “Iya, Kak. Tapi aku lagi cari kerja, kok.” “Bagus. Kamu nggak ada kegiatan hari ini, kan? Ikut Kakak ke pusat pelatihan. Bantu Kakak di sana, Kakak butuh asisten.” Zea tercengang sejenak. Zavian adalah mantan atlet renang yang pernah meraih gelar juara nasional saat masih aktif. Sekarang, ia berprofesi sebagai pelatih renang yang menangani sebuah klub renang elit. Lalu tiba-tiba, ia merekrut adiknya menjadi asisten? Zea menoleh ke arah Donna yang muncul dari arah dapur. "Iya tuh. Kamu ikut Kakakmu saja. Daripada di rumah, pumping terus." Tentu saja mamanya setuju dengan kakaknya! Zavian mengangguk. "Kita akan berangkat sepuluh menit lagi. Kamu siap-siap." Beberapa saat kemudian, perjalanan ke pusat pelatihan ditempuh kurang dari dua puluh menit. Pusat pelatihan renang itu ternyata lebih besar dari yang Zea bayangkan. Gedung indoor dengan langit-langit tinggi, kolam berukuran olimpik, dan bau klorin yang langsung menusuk begitu pintu dibuka. Tapi, yang tidak Zea bayangkan adalah betapa banyaknya laki-laki di dalam sana. Para atlet yang sedang berlatih, staf pendamping, pelatih-pelatih lain … semuanya laki-laki! Zea berjalan di belakang Zavian, berusaha sembunyi di balik punggung lebar kakaknya. Ia sedikit malu karena ia satu-satunya perempuan di sini. Mata Zea melirik ke ujung kolam. Seorang pria yang baru saja berenang, dan naik ke tepi kolam. Air menetes dari rambut basahnya, mengalir deras melewati dada bidang dan otot perut yang terpahat sempurna. Pria itu berhenti di depan Zavian. "Coach. Pagi," sapa pria itu. Suaranya terdengar dalam. Lalu tatapan tajamnya berpindah ke perempuan yang berdiri di sisi pelatihnya. "Pagi," jawab Zavian singkat. "Ini Zea, hari ini dia ikut dan jadi asisten saya." Zea menelah ludah saat iris mata gelap atlet itu menyorot ke arahnya. Zea kenal pria ini. Wajah pria itu terlihat lebih dewasa, lebih tajam, dan lebih tegas. Tubuhnya juga lebih tinggi dan menjulang dari yang Zea ingat. “Marco…?”DYQ This is it. This is finally it. I'm finally marrying the girl I always dreamt of. The girl I have always desired years ago. I had been through so much, pero kahit sa ano man iyon, kahit kailan ay hindi ko naisipan magsisi, lalo na nang dumating ang araw na ito. I'm currently standing at a brown gazebo where the officiant is also standing, waiting for the bride. The ceremony is about to start and I am with my father who is my best man. Nilibot ko ang paningin ko, everything is perfect. From the Renaissance-themed tables that has candles on top, the gold silk cloth covering and the chairs, the red roses on the renaissance-themed vases. The gazebo is also looking a lot like a Renaissance era chapel, with paintings on the roof and ceiling.
EIZZRIE "I'm so happy for you,"Shy said in an emotional tone as she wipe her tears that's begging to fall. "Gaga, ang drama mo. I'm not dying and I'm not leaving too,"I said and chuckled as I hug my friend. Mas emosyonal pa sa akin ang gaga, hindi naman siya ang ikakasal. "Bakit ka ba nangingialam? Gusto ko umiyak,"ang babae talagang ito, kahit nagluluha na hindi mawawala ang pagtataray sa katawan. Taglay na talaga ata ito ng pagkatao niya. Tinawanan naman namin siya ni Shei."I'm also proud of you, Eizz! You've come a really really long way to finally get what you deserve,"shei said, pero ang kaibahan nila ni Shy, m
EIZZRIE "Really?!"nagulat at pasigaw kong tanong kay Dyq. "Yeah, it was actually a surprised but I'm afraid it might hurt the baby,"Dyq said in a serious tone yet makikita mo sa kaniyang mukha ang pagbibiro. Sinamaan ko naman siya ng tingin dahil sa mga kalokohan niya na naman. "I'm not pregnant!"angil ko sa kaniya dahil ilang beses ko nang sinasabi sa kaniya ito. It's been a week since that happened, and hindi pa masasabi kung buntis na ang isang tao sa ganitong time frame pero sigurado naman akong hindi ako buntis. "How'd you know?
WARNING: EROTIC SCENE AHEAD.EIZZRIEWe arrived at a two-story, peach and white house with a balcony in front with some chairs and tables on it. Maganda ang bahay. Hindi siya ganoon kagarabo tulad ng bahay ni Dyq, napakasimple nito pero kahit ganoon ay maganda pa rin sa mata.Bumaba si Dyq sa sasakyan pero sinenyasan niya ako na huwag muna akong bumaba. Sinundan ko siya ng tingin at nakita kong binuksan niya ang katamtaman tangkad na gate. Pagkatapos nito ay nakita kong isa-isa nang nagsilabasan ang mga tao mula sa bahay.Apat sila, nakatayo at nakaabang sa patio ng kanilang bahay. Nakangiti pa nga ito sa amin. Nakita ko naman na kumaway si Dyq sa mga ito at saka siya bumalik sa sasakyan. Minaniubra niya it
EIZZRIEI parked my car on our house's garage. Pagkababa ko ng kotse, sinalubong ako ng dalawang maid upang kuhanin ang mga bitbit ko. Ako naman ay binitbit ang laptop at bag na dala-dala. Nagpasalamat ako sa kanila at nagpatuloy sa pagpasok sa loob ng bahay. The door was opene
EIZZRIE
EIZZRIE
EIZZRIE


















Maligayang pagdating sa aming mundo ng katha - Goodnovel. Kung gusto mo ang nobelang ito o ikaw ay isang idealista,nais tuklasin ang isang perpektong mundo, at gusto mo ring maging isang manunulat ng nobela online upang kumita, maaari kang sumali sa aming pamilya upang magbasa o lumikha ng iba't ibang uri ng mga libro, tulad ng romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel at iba pa. Kung ikaw ay isang mambabasa, ang mga magandang nobela ay maaaring mapili dito. Kung ikaw ay isang may-akda, maaari kang makakuha ng higit na inspirasyon mula sa iba para makalikha ng mas makikinang na mga gawa, at higit pa, ang iyong mga gawa sa aming platform ay mas maraming pansin at makakakuha ng higit na paghanga mula sa mga mambabasa.
reviews