Partager

BAB 119

Auteur: Dhia Dharma
last update Date de publication: 2026-06-13 20:00:25

_harus kembali kehilangan janinnya."

"Tapi keadaan istri saya baik-baik saja kan, Dok?"

Kembali harus kehilangan calon anaknya tentulah hal yang sangat menyakitkan bagi Fakhri, tapi lebih dari itu keselamatan sang istri jauh diatas segalanya.

"Alhamdulillah, kondisi Ayyana sudah stabil saat ini, Pak. Pendarahannya berhasil kami kendalikan dan syukur benturan yang dialami tidak sampai menimbulkan cedera serius."

Sejenak, helaan napas lega dari semua orang terdengar bersamaan de
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé
Commentaires (2)
goodnovel comment avatar
Dhia Dharma
Terharu banget... akhirnya bisa baca komen, selama ini aku kira nggak ada yang bener2 ngikutin cerita ini. Thanks kk
goodnovel comment avatar
Yoshi Dwi Ramadani
aku paham posisi kak Adrie. adek satu2nya kesayangan dia disakiti kayak gitu. trus dia jadi orang terakhir yg tau, apa gak kesel. tp balik lagi, masalah rumah tangga Aya n Fakhri harus diselesaikan tuntas apapun hasil akhirnya :( makasih banyak updatenya kakak syng :*
VOIR TOUS LES COMMENTAIRES

Dernier chapitre

  • Calon Istri Untuk Klien WO   BAB 152

    Fakhri mendekat khawatir, "Memangnya istri saya kenapa, Bu? Di mana dia?" "Neng Aya sandera sama Neng Jihan di rooftop." "Apa?!" "Pokoknya, sekarang Pak Fakhri harus selamatkan Neng Aya." Saat Fakhri hendak kembali masuk, lampu area hotel tiba-tiba saja menyala. Bu Hasma langsung menepuk cepat lengan Fakhri agar pria itu bisa segera menghentikan aksi gila yang akan Jihan lakukan. "Cepat, Pak. Itu suami saya sudah berhasil menyalakan listriknya." Fakhri tidak menunggu lagi, ia berlari secepat mungkin. Saking paniknya ia sampai mengabaikan fungsi lift dan memilih mendaki anak tangga. Tapi baru di tangga ke tujuh, tenaganya terkuras drastis dan ia memilih memencet tombol lift sembari mengambil waktu memulihkan diri. Ia mempersiapkan diri

  • Calon Istri Untuk Klien WO   BAB 151

    "Hilang gimana?" Fakhri menatap Kayla dan Vano frustasi. Sore tadi saat jam pulang, Ayyana memberitahu Fakhri untuk tidak perlu mengantarnya pulang dan meminta izin pergi bersama Jihan. Katanya sih mereka ingin jalan-jalan dan belanja-belanja saja. Karena itu, Fakhri memutuskan untuk lembur beberapa jam lantaran pekerjaannya juga memang sedang menumpuk. Tapi baru juga hendak membereskan meja kerjanya dan beranjak pulang, Kayla dan Vano datang dengan tergesa memberi kabar bahwa istrinya hilang bersama Jihan. Itu rasanya tidak masuk akal. "Kak Aya juga tadi ngajak aku sekalian, Kak. Tapi aku udah nunggu mereka berjam-jam ditempat janjian kita dan mereka sama sekali nggak datang. Nomornya juga nggak bisa dihubungi sampai sekarang," jelas Kayla yang sudah bersimbah air mata. Vano yang ada disampingnya juga tak kalah panik. Fakhri memijat pangkal hidung dan duduk untuk menenangkan diri sebentar. Ia meraih ponselnya untuk mencoba menghubungi sang istri, memastikan ucapan Kayla. Dan b

  • Calon Istri Untuk Klien WO   BAB 150

    Karena itu, saat mereka sampai di bandara, Fakhri dan Ayyana berusaha sekuat tenaga untuk mencari keberadaan Jihan dan berharap bisa mencegahnya pergi. "Mas, itu Jihan bukan?" tunjuk Ayyana pada seorang perempuan yang tengah menarik koper hendak memasuki ruang tunggu keberangkatan. Ayyana menepuk pundak suaminya, meminta agar Fakhri segera mengejar karena tenaganya sendiri sudah hampir habis. "Jihan!" seru Fakhri menghentikan perempuan itu.Jihan yang mendengarnya pun reflek menoleh dan terkejut bukan main dengan kemunculan Fakhri. "Kak Fakhri kok bisa di sini?" ucap Jihan bingung, ditambah dengan kedatangan Ayyana dengan nafas memburu. "Kak Aya?" "Kamu mau ke mana?" tanya Ayyana langsung. "Kakak udah bilang kalau kamu itu keluarga kita, terus kenapa harus pergi diam-diam kayak gini?" Jihan menunduk dalam, "Maaf, Kak. Aku cuma nggak mau jadi beban dan menimbulkan masalah buat kalian lagi." "Kita udah bahas ini dan kita sepakat untuk saling memaafkan, kita anggap yang ud

  • Calon Istri Untuk Klien WO   BAB 149

    "Kita mau ke mana sih, Mas?" keluh Ayyana saat dirinya dituntun oleh Fakhri entah menuju ke mana dengan mata tertutup kain. Suaminya bilang ingin memberi kejutan tetapi sama sekali tidak menjelaskan lebih jauh, sampailah Fakhri mengisyaratkannya untuk berhenti. "Udah sampai?" "Udah, sayang." Fakhri memegang kedua bahunya dan membenarkan posisi berdiri Ayyana. Lalu setelahnya, ia membuka kain penutup mata perempuan itu. "Surprise," bisik Fakhri menunjukkan kejutan makan malam romantis yang sudah di siapkan di halaman belakang rumah mereka. Mata Ayyana terbuka lebar dengan ekspresi takjub, halaman mereka disulap Fakhri menjadi tempat yang begitu indah, lengkap dengan beberapa hiasan bunga dan balon, lampu kerlap kerlip dan lilin. Lalu di pinggir kolam renang ada satu set meja makan bundar yang tak kalah menakjubkannya, lengkap dengan sajian hidangan yang terlihat menggiurkan. "Sebentar, ini ada apa? Kok kamu nyiapin ginian?" tanya Ayyana, ia khawatir jika sampai melewatkan peraya

  • Calon Istri Untuk Klien WO   PART 148

    Jihan malah terlihat kurang nyaman berada di dekat para pria itu, terutama Haikal. Begitu berhasil menemukan titik hubungan yang baik dengan Jihan, Ayyana juga mencoba melakukan hal lain seperti memutar lantunan ayat suci Al-Qur'an melalui ponsel sebagai bahan relaksasi untuk Jihan ataukah membacakannya secara langsung di hadapan perempuan itu. Lalu bertambah dengan memutar kajian untuk Jihan dengar dari para ustadz dan ustadzah melalui youtube atau platform lain. Ayyana mencoba membuat Jihan menemukan kembali jati dirinya sebagai seorang muslim yang punya sandaran kuat. Ia menyadari bahwa mungkin salah satu penyebab hancurnya mental dan pertahanan diri perempuan itu karena dia sudah tidak punya sandaran dan selalu menganggap dirinya sendirian. Ayyana ingin Jihan kembali pada kodratnya sebagai muslim, bahwa dirinya tidak pernah sendirian. Ada Allah, ada Rasulullah yang selalu harus kita jadikan tujuan. Dan ketika ia berhasil melakukan itu, harapannya semoga saja Jihan bisa

  • Calon Istri Untuk Klien WO   BAB 147

    Ayyana tersentak bukan main dengan tindakan dan ucapan Jihan.Bukan hanya dia, bahkan pun Fakhri menatap Jihan tak percaya. Ini kali pertama, ia mendengar suara Jihan setenang itu setelah bertahun-tahun bersama dengannya. Di luar sana pun, semua orang yang turut menyaksikan hal itu ikut terkesiap. Dita bahkan sudah menutup mulut saking terkejutnya."Kamu nggak sendirian," ucap Jihan lagi.Ayyana mengarahkan tangannya perlahan mendekat ke arah Jihan pula, merapikan rambutnya yang tergerai berantakan dan hampir menutupi seluruh wajah perempuan itu."Iya, kita nggak sendirian," kata Ayyana setelah berhasil bersitatap langsung dengan Jihan."Kita?" perjelas Jihan dengan alis bertaut."Iya. Kamu juga nggak sendirian, Jihan."Jihan menggeleng cepat, tubuhnya kembali bergetar dan beringsut mundur. "Nggak! Aku sendirian, aku.. aku cuma sendiri.. karena aku jahat. Aku jahat... aku nggak dengerin ucapan Mamah dan Papah, aku.. aku.."Jihan menatap Ayyana kembali, lalu mulai terisak pelan. "A-aku

  • Calon Istri Untuk Klien WO   BAB 28

    "Kamu sudah makan?" Tanya Fakhri."Sudah," jawab Ayyana. "Kayaknya Bapak lebih baik ikut mereka deh.""Kamu mau ditinggal sendiri?""Iya, enggak apa-apa. Saya juga udah ngantuk, pengen tidur.""Ya sudah, tidur saja. Saya nggak akan ganggu."Ayyana lantas berbalik memunggungi F

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-21
  • Calon Istri Untuk Klien WO   BAB 26

    "Kedua, penghianatan. Gue nggak sepenuhnya menentang poligami, tapi bukan untuk adek gue. Jadi semisal nanti lo punya keinginan untuk menikah dengan perempuan lain, kita bicarakan baik-baik dan gue akan jemput Aya kembali." "Dan yang ketiga, kalau lo merasa lo udah nggak bisa bahagia sa

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-21
  • Calon Istri Untuk Klien WO   BAB 25

    Jika boleh jujur, Fakhri menginginkan jawaban setuju dari Ayyana. Akan tetapi, rasanya terlalu egois jika sampai perempuan itu menerima lamarannya dengan paksaan.  "Berikan jawaban sesuai dengan apa yang hati kamu inginkan," ucap Fakhri. "Saya hanya ingin jawaban yang jujur dari dalam h

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-20
  • Calon Istri Untuk Klien WO   BAB 24

    Siang tadi, Adrie seharusnya sudah kembali ke rumahnya. Tetapi pria itu tiba-tiba membatalkan jadwal kepulangan dengan alasan ada seorang temannya yang akan datang malam ini untuk bersilaturahmi. Dan apakah teman yang dimaksudnya adalah sosok pria tampan yang tengah beradu pandang dengan Ayyana di

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-20
Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status