Share

BAB 41

Penulis: Dhia Dharma
last update Tanggal publikasi: 2025-09-03 19:00:04

Ayyana yang sedang sibuk merapikan peralatan sholat teralihkan oleh dering panggilan masuk di ponselnya.

Senyum perempuan itu merekah melihat nama Fakhri muncul sebagai penelfon, tapi bukannya ini masih tengah malam di sana?

"Assalamu'alaikum Mas."

"Wa'alaikumussalam. Saya ganggu nggak?" Tanya Fakhri dengan suara agak serak.

"Enggak, ini aku baru selesai sholat subuh. Mas belum tidur ya?" Tebak Ayyana.

"Saya nggak bisa tidur Aya."

"Kenapa?
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Calon Istri Untuk Klien WO   BAB 84

    Di ruang tengah apartemen, amukan Jihan kembali terjadi, kali ini sasarannya adalah Fakhri secara langsung.Setelah pria itu sampai, bahkan sebelum ia mengeluarkan sepatah kata pun Jihan sudah menodong dengan berbagai kalimat cacian dan makian.Bukan hanya itu, Jihan bahkan meraung dan menangis sejadi jadinya, tampak begitu kacau dan kecewa akan kebohongan yang telah Fakhri lakukan selama ini."KAK FAKHRI JAWAB!" Bentak Jihan memukuli tubuh Fakhri yang sejak tadi berusaha menenangkannya.Selain itu, juga ada Daffa yang entah sudah berapa banyak membentak Jihan balik tapi tetap tak dapat meredakan amukannya."Kita bicara baik-baik setelah kamu tenang." Seru Fakhri, tak akan ada penyelesaian jika Jihan terus saja mengamuk dan percuma juga ia menjelaskan.Daffa mencoba menarik Jihan lagi, "Kamu selalu pengen ketemu dan bicara sama Fakhri kan? Jadi tenangin diri kamu dulu."Tapi Jihan terus saja berontak, "Kak Fakhri bilang

  • Calon Istri Untuk Klien WO   BAB 83

    Daffa tidak bisa terus menerus seperti ini, ia juga ingin bisa berdamai dengan dirinya, seperti Fakhri. Ia kembali mengambil ponsel dan mengirimkan pesan lagi pada Dita. 'Ayo kita nikah.' Isi pesannya. Singkat dan langsung to the point, tidak seperti pesan sebelumnya. Setelah itu, ia melempar ponselnya ke kasur dan meraup wajahnya sendiri. Apa yang akan di pikirkan Dita begitu melihat pesannya? Apakah ia akan dianggap gila? oOoOo Keesokannya, Daffa melakukan aktivitas seperti biasa, setelah membuat sarapan untuknya dan Jihan, ia duduk di meja makan dan kembali mengecek ponsel. Menanti pesan balasan dari Dita yang tak kunjung datng sejak semalam padahal pesannya sudah di baca. Helaan napas terdengar dari pria itu, namun baru saja meletakkan ponsel, benda itu tiba-tiba saja berdering. Ia terlonjak dengan semangat meraih ponselnya lagi, berharap itu panggilan dari orang yang ia tunggu-tunggu teta

  • Calon Istri Untuk Klien WO   BAB 82

    "Kata Daffa, dia ngamuk.""Ngamuk?""Jihan itu tempramental, mungkin faktor dari kejadian saat kecelakaan keluarganya, emosi Jihan kadang jadi sulit dikendalikan. Kalau ada hal yang nggak sesuai sama keinginannya, dia akan melakukan berbagai hal, kayak ngamuk atau bahkan mencoba mencelakai dirinya sendiri.""Tapi dia baik-baik ajah kan sekarang?" Itu yang paling penting, meski Ayyana tahu bahwa mustahil rasanya baik-baik saja setelah tahu kenyataan seperti itu."Ada Daffa sayang, dia bisa nanganin Jihan jauh lebih baik dari aku.""Gimana kalau kita samperin dia?" Cicit Ayyana pelan, itu jelas bukan jalan terbaik, tapi apa yang lebih baik dari pada membiarkan Jihan seolah tergantung tanpa penjelasan pasti dari pihak yang bersangkutan?Kalau Ayyana ada diposisi yang sama, ia jelas akan jauh lebih tenang setelah membicarakan semuanya secara langsung pada Fakhri, agar masalah tidak semakin berlarut."Aku memang berencana unt

  • Calon Istri Untuk Klien WO   BAB 81

    Dengan usil Fakhri mengangkat tubuh Ayyana ke ranjang. "Mas!" Protes Ayyana menggeplak lengan Fakhri. "Udah diperingatin kan tadi." "Aku bilang 'heh' bukan 'hah'." Katanya mendorong Fakhri. "Jangan lari dari penjelasan kamu." Ayyana beralih duduk dan bersedekap. "Jadi dulu kamu sempat mau nikah sama Jihan? terus kamu masih bilang kalau kalian nggak pernah ada hubungan, iya?" Fakhri kembali ke mode serius. "Aku murni anggap Jihan sebagai adik, sayang. Dari dulu sampai sekarang." "Tapi kenapa aku sempat mengiyakan permintaan dia? Karena aku mikirnya saat itu, mungkin itu salah satu cara untuk aku tebus kesalahan ku sama Jihan. Juga sebagai bentuk perwujudan tanggung jawab ku untuk memenuhi permintaan terakhir Reza." Situasi diantara mereka dalam sekejap kembali sendu, Ayyana bisa menangkap sorot kesedihan yang masih tertanam dalam hati suaminya. Tatapan yang sama dengan apa yang selama ini ia lihat setiap kali Fakhri kembali dari luar negeri, tatapan yang dulunya ia pikir hanya

  • Calon Istri Untuk Klien WO   BAB 80

    "Aku nggak bermaksud buat bohongin kamu sayang.""Tapi Mas bermaksud untuk menutupinya dari aku." Telak Ayyana. "Kita suami istri Mas, komunikasi itu pnting. Mau sampai kapan kamu selalu menutup diri dari aku? Apa kamu merasa aku nggak sebegitu bergunanya sampai kamu nggak pernah mau berbagi keluh kesah sama aku?"Fakhri bangkit dengan cepat kearah Ayyana. "Sayang hei, aku nggak pernah mikir kayak gitu."Ia meraih jemari Ayyana dan berlutut di hadapannya. "Aku nutupin semuanya selama ini, bahkan pun soal keberadaan Jihan karena nggak pengen bikin kamu khawatir.""Berhenti beranggapan kalau kamu nggak penting buat aku. kamu penting sayang, lebih dari apapun dan siapapun.""Kalau gitu cerita sama aku." Tuntut Ayyana."Oke, fine. Tapi nggak sekarang__""Mas!""Kita harus ke kantor sayang." Kata Fakhri mengangkat tangan kiri Ayyana yang dilingkari jam tangan, menunjukkan waktu masuk kantor yang sudah mepet.Ayyana cemberut. "Kamu mah.""Aku cerita

  • Calon Istri Untuk Klien WO   BAB 79

    Jihan menyentak tangan Daffa dengan cukup keras dan beranjak masuk ke kamarnya."AARRGH!!!" Amukan Jihan berlanjut dengan melampiaskan kekesalannya pada barang-barang di kamarnya.Membanting bantal ke lantai hingga menarik seprai dengan kasar sampai tak berbentuk."Brengsek!" Maki Jihan entah ia tujukan pada siapa. "Setelah semua hal yang gue lakuin, setelah semua hal yang gue korbanin, kenapa harus kayak gini?"Jihan meremas kuat rambutnya dan duduk di meringkuk di samping tempat tidur, ia menangis sejadi-jadinya."Enggak! Kak Fakhri harus tetap sama gue! Kak Fakhri harus nikah sama gue! Kak Reza udah minta dia buat jagain gue, tapi kenapa harus kayak gini?"Tubuh Jihan menggigil, ia tidak bisa menerima kenyataan kalau Fakhri sudah menikah dengan perempuan lain."Kalau gue nggak bisa bahagia, Kak Fakhri juga nggak boleh bahagia!"Tangisan Jihan semakin menjadi, mengiringi tubuhnya yang terasa mulai lunglai.

  • Calon Istri Untuk Klien WO   BAB 57

    Ayyana benar-benar memenuhi permintaan Dita dengan mengajaknya makan di restoran mahal, meski bukan tempat makan paling mahal tapi itu sudah cukup membuat Dita terkesan.Toh, kalau hendak ke restoran yang lebih mewah harus reservasi jauh-jauh hari jadi mereka memilih yang mudah saja.

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-29
  • Calon Istri Untuk Klien WO   BAB 60

    Bukannya membaik, kondisi Ayyana justru semakin parah. Suhunya meningkat sejak semalam, karena itu pula Dania memutuskan untuk ikut bermalam bersama Kayla. Ia tidak tega meninggalkan Ayyana dengan kondisi seperti itu, tadinya Dania hendak menghubungi Ayu tapi Ayyana melarang dan se

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-30
  • Calon Istri Untuk Klien WO   BAB 63

    "Mau di pijit nggak?" Tanya Fakhri mendekati Ayyana yang duduk setengah berbaring di kasur."Enggak usah, Mas juga pasti capek kan.""Kalau cuma buat mijit kamu sih, masih kuat sayang."Ayyana tetap menolak, ia lebih memilih menyandarkan kepalanya di bahu pria itu. Keduanya duduk bers

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-31
  • Calon Istri Untuk Klien WO   BAB 58

    Fakhri memijat keningnya yang terasa pusing setelah membaca pesan dari Daffa. Tak berapa lama, sepupunya itu kembali mengirimkan pesan berupa foto. Helaan nafasnya semakin berat melihat foto Jihan terbaring di ranjang rumah sakit dengan selang oksigen, ini bukan kali pertama.

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-29
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status