Share

Cara Penjahat Bertahan Hidup
Cara Penjahat Bertahan Hidup
Author: Bunnywind

Chapter 00 – Prolog

Author: Bunnywind
last update publish date: 2026-08-06 23:08:51

Semua orang akan sepakat betapa cantiknya Lady itu malam ini.

Kebanyakan pria menatap takjub, sementara kebanyakan wanita menatap iri.

Kecantikan yang mematikan.

Seperti itulah mereka menganggapnya.

Langkah anggunnya baru berhenti di sebelah pria dengan pahatan wajah yang begitu sempurna. Hal itu membuat semua tatapan tertuju pada mereka.

Pasangan yang sangat cocok.

Sepertinya semua orang juga menyetujui kecocokan yang terlihat ketika mereka berdiri bersama di depan sana.

Meski begitu, mereka semua tidak tahu masalah yang begitu besar di balik kebersamaan keduanya. Mereka semua tidak tahu rencana apa yang akan dilakukan Lady cantik itu setelah mengetahui rencana tunangannya.

Sedikit melirik sejenak pada pria di sebelahnya. Baru saja pria itu membuka mulutnya, tubuh Lady itu lebih dulu tumbang ke arahnya dan mengundang riuh khawatir dari semua orang yang hadir dalam acara pertunangannya. Dan tanpa izin lagi pria itu membopong tubuhnya untuk dibawa ke ruang istirahat yang lebih steril.

Di dalam dekap pria itu, Lady itu tersenyum tipis ke arah Lady lain yang mengepalkan tangannya kuat-kuat di tengah riuh orang-orang yang mengkhawatirkannya.

Kali ini pun, dia tetap menang telak.

***

Satu minggu sebelum Pesta Pertunangan.

Benar-benar tidak habis pikir.

Bagaimana bisa dia terlempar ke dalam tempat ini?

Maksudnya … Bagaimana mungkin dia bisa masuk ke novel yang baru selesai dibaca?

Baiklah, sejujurnya hal ini memang pernah terpikirkan dalam imajinasi liarnya. Namun  dia tidak menyangka kalau imajinasinya akan menjadi kenyataan.

Seingatnya … tokoh bernama Roscheana Chinayara adalah tokoh antagonis yang mati menggenaskan. Dalam novel berjudul Tujuh Kesatria Mawar Merah, dia akan mati. Salah satu dari ketujuh tokoh pria itu akan membunuhnya setelah dia mendapatkan penyiksaan yang berat dari keenam tokoh lainnya, sementara tokoh utama dilindungi mati-matian oleh mereka.

Tidak bisa!

Yara menggigit buku ibu jarinya gelisah seraya menatap sekitarnya harap-harap cemas.

Apa yang akan dilakukan jika masuk ke dunia novel?

Pertama-tama, Yara harus mengingat kembali jalan ceritanya.

Kedua, membuat daftar pilihan untuk bertahan hidup.

Ketiga, menyusun rencana untuk dilakukan ke depannya.

Keempat … Ah, benar juga. Yara tiba-tiba teringat sesuatu.

Apa yang bisa didapatkan kalau dia bisa bertahan hidup di antara para tokoh itu?

Yara mengingat kembali latar belakang dari tokoh Roscheana Chinayara.

Roscheana Chinayara adalah Putri kandung Marquess Roscheana yang baru ditemukan usai hilang bertahun-tahun.

Keluarga Marquess Roscheana memutuskan untuk mengangkat tokoh utama bernama Roscheana Dellchaira sebagai putri sah setelah Roscheana Chinayara hilang. Marchioness yang mengetahui putrinya masih hidup, segera membawanya pulang. Awalnya, semua menghargai dan sangat mengagumi kecantikan Chinayara yang tiada duanya. Namun semua runtuh ketika calon tunangan yang seharusnya bertunangan dengannya, malah mengumumkan pembatalan tunangan dan memilih Dellchaira.

Tunangannya lepas. Penggemarnya hilang. Keluarganya membencinya. Semua orang mengucilkannya. Dan Ibunya meninggalkannya selamanya. Begitu juga kakak kandungnya.

Di dalam novel diceritakan kalau Marchioness dibunuh dengan racun mematikan di acara pesta ulang tahun putrinya. Karena itu Chinayara akan dianggap sebagai pembawa sial.

Ditambah lagi, kekuatan Chinayara sudah cacat sejak lahir. Tak seperti Dellchaira dan kakak tirinya, Dellgerion, Chinayara tidak bisa mengeluarkan sihir mawar merah. Karena itu Kakak kandungnya yang sangat lembut mati untuk mengorbankan diri demi mengubah warna mawar merah dalam sihir Chinayara.

Kemudian … Chinayara pada akhirnya mati setelah disiksa oleh ketujuh pria itu.

Sekarang mata Yara terpejam, mencoba mengingat siapa ketujuh orang itu.

Pertama, Kakak sepupu angkatnya yang bernama Lanterosche Brownzier, Count Muda Lanterocshe. Putra angkat pasangan Count dan Countess yang tidak bisa memiliki keturunan setelah Countess keguguran. Mereka berdua mengangkat anak sepupu keluarga Countess yang keduanya sudah meninggal karena penyakit menular yang terjangkit di desanya. Dia menyukai Dellchaira karena merasa memiliki nasib yang sama-sama tragis.

Kedua, calon tunangannya, Silvernera Axelane, Duke Muda Silvernera. Pria posesif yang jatuh cinta pada kelembutan tokoh utama. Dia yang paling membenci Chinayara karena sangat tidak menyukai karakter kasar dan licik seperti Chinayara. Sangat tergila-gila pada cinta yang tak bisa didapatkannya. Karena Dellchaira selalu menolak dengan alasan karena perasaan Chinayara, Axelane jadi semakin menginginkannya.

Ketiga, kesatria pelindung Dellchaira, Sir. Vaguano Alberto, calon Jendral masa depan. Seingatnya, di awal cerita dia bahkan belum masuk keluarga Jendral. Alberto akan masuk ke keluarga Jendral dan menjadi anak sahnya setelah penerusnya mati. Karena terlanjur direkrut oleh Dellchaira, Alberto tetap memilih menjadi kesatria pelindungnya. Dia juga yang membuat Chinayara membunuh kakak kandungnya dengan memainkan peran pria baik yang jatuh cinta padanya. Membuat Chinayara semakin menggila karena merasa Dellchaira merebut pria-pria yang dicintainya dan pernah mencintainya.

Keempat, Duke Valantino, Valantino Delbaranta, sosok berpengaruh yang jatuh cinta pada tokoh utama karena sikap lemah lembut dan penyayangnya pada anak kembarnya. Mereka ingin menjadikan tokoh utama sebagai ibu tirinya, karena itu Duke Valantino melindunginya dari Chinayara. Setelah membunuh Marchioness Roscheana dengan racun, dia juga ikut andil terbesar dalam menyebarkan rumor buruk yang membuat Chinayara semakin menggila karena dibenci banyak orang.

Kelima, Pangeran buangan, Pangeran Stephanio Van Theogaram, tokoh penjahat yang paling licik. Dia memainkan peran tokoh yang ditindas Chinayara agar Dellchaira memihaknya dan membuat para pengikutnya semakin menyiksa Chinayara. Dia juga menjebak Chinayara dan membuatnya menjadi pemberontak yang dipenjara dan disiksa habis-habisan. Pria paling licik dan paling berbahaya di antara semua kesatria dalam kisah Tujuh Kesatria Mawar Merah.

Keenam, Marquess Valderius, Valderius Raimond, Adik kandung Duke Valantino yang diangkat Marquess oleh Raja karena prestasinya sekaligus Dokter yang ditolong Dellchaira, karena itu dia membuat racun yang membuat kesehatan Chinayara semakin memburuk hingga wajah cantiknya yang bersinar semakin redup dan rusak. Dia juga orang yang membuat racun pelumpuh untuk mendukung penyiksaan mereka padanya.

Ketujuh, terakhir, Putra Mahkota Stephanio Ash Kaellarga. Tokoh dingin yang sangat mencintai Dellchaira dan menjadi orang yang menghunuskan pedangnya untuk membunuhnya demi melindungi Dellchaira. Setelah Chinayara bekerjasama untuk membuatnya mendapatkan Dellchaira dan merebutnya dari Axelane, Chinayara malah dibunuh oleh Kaellarga. Chinayara yang semula merasa beruntung diajak kerja sama setelah dinyatakan memberontak, langsung marah dan berniat membunuh Dellchaira. Namun naasnya nasibnya lebih buruk hingga mati mengenaskan dengan penuh dendam.

Yara bahkan ingat dendam yang dikatakannya dalam buku itu.

“Seandainya aku hidup kembali, aku pasti akan membunuhnya. Seandainya mereka tidak ada, aku tidak akan mati seperti ini.”

Dan … Ya. Yara juga berpikir hal yang sama.

Seandainya saja mereka bertujuh tidak ada, mungkin Chinayara akan tetap hidup. Atau paling tidak, seandainya mereka bertujuh tidak berpihak pada Dellchaira, Chinayara tidak akan menderita sampai mati mengenaskan begitu.

Sejujurnya, mereka bertujuh memang menyeramkan.

Orang gila kejam yang sangat menyeramkan, lebih tepatnya.

Intinya adalah … Chinayara mati mengenaskan karena begitu terobsesi pada Dellchaira yang digambarkan begitu sempurna dan memiliki segalanya.

Karena itu, ketika memikirkannya kembali, Yara jadi memiliki satu ide yang mungkin tidak akan dilakukan oleh para perasuk jika terjebak dalam dunia novel seperti ini.

Benar. Yara bertekad akan melakukan rencana itu.

Rencana bertahan hidup yang akan Yara susun mungkin akan sangat berbeda.

Dan cara bertahan hidup yang terpikirkan Yara saat ini adalah membuat mereka semua, terutama ketujuh pria yang berdiri di pihak tokoh utama, berbalik melindunginya.

Yara bertekad akan menggoda mereka dengan kecantikannya demi bertahan hidup di dunia ini.

Kalau Dellchaira bisa menggodanya dengan topeng lemah lembut yang manis itu, maka Yara dengan wajah cantiknya pasti akan menang telak saat memakai topeng serupa.

Benar begitu, bukan?

Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Cara Penjahat Bertahan Hidup   Chapter 21 - Valantino Delbaranta (6)

    Leticia langsung melirik ke arah Axelane, yang kini tampak tertegun dalam posisinya. Lalu dia kembali menatap Yara dengan tidak percaya.“Kau … sungguh akan merelakan Kakakku—”“—Diam, Tia,” sela Axelane dingin sekali.Yara langsung merasa canggung. Suasana di sini mendadak kurang mengenakan.“Aku …,” Suara Axelane terdengar lagi kemudian. “Aku sungguh minta maaf, tapi aku tidak akan membatalkan pertunanga kita,”“Apa?” Leticia menatap Axelane seketika.Di posisinya, Axelane tampak tidak berniat menanggapinya. Tatapannya masih terpaku pada Yara. Lurus, lekat dan anehnya terasa sendu.“Aku tidak tahu rumor apa yang sudah kau dengar di luar sana, tapi … hubunganku dan Nona Dellchaira benar-benar murni berteman,” Tatapannya langsung teralihkan ke arah Leticia yang tampak hendak memprotesnya. “Leticia bisa menjaminnya,”Dalam posisinya, Yara bisa melihat ada ancaman mendalam yang dikatakan Axelane tanpa suara melalui matanya. Karena itu, Leticia yang tadinya terlihat ingin memprotes, sege

  • Cara Penjahat Bertahan Hidup   Chapter 20 - Valantino Delbaranta (5)

    Duke Muda Silvernera ingin bertemu.Begitulah permintaan yang Yara dengar pagi ini, setelah semalam dia ketiduran karena berpura-pura mabuk.“Jika Anda tidak ingin bertemu, saya akan melarangnya datang,” Alberto segera buka suara sebelum siapapun berkomentar.“Duke Muda sudah keterlaluan, Nona. Anda tidak perlu menemuinya kalau tidak ingin melihatnya. Kami tidak akan membiarkannya masuk kalau Anda melarang,” Nini menimpali.“Saya setuju dengan mereka, Nona,” Chan ikut menyumbang suara.Yara tersenyum hangat pada ketiganya. “Tidak apa. Biarkan Duke Muda menemuiku,”Kalau Yara membuat Axelane marah, nyawanya bisa saja terncam di masa depan.Meski Brownzier dan Alberto sudah berada di pihaknya, meski sebenarnya Yara sendiri belum sepenuhnya yakin, Yara tidak boleh menyinggung Axelane. Ditambah, bisa saja nanti Brownzier atau Alberto berbalik menyerangnya kalau Yara lengah.Apa yang sudah terlihat saat ini, sama sekali belum membuat Yara merasa yakin kalau dia akan hidup dengan aman di ma

  • Cara Penjahat Bertahan Hidup   Chapter 19 - Valantino Delbaranta (4)

    Yara menang.Semua orang nyaris tumbang setelah menikmati beberapa gelas wine yang dikeluarkan Aldegara untuk pesta penyambutan Yara, sementara Yara sendiri masih sangat sadar.Ketika Yara bermaksud meneguk segelas wine di tangannya, Alberto dengan cekatan langsung merampasnya dan meletakkannya di atas meja.Dia menatap Yara hangat seraya berkata, “Anda sudah minum cukup banyak, Nona,”“Tapi aku tidak mabuk,”“Anda akan mabuk kalau meminumnya,”“Aku masih sangat sadar,”“Anda tetap tidak boleh meminumnya lagi,”“Sedikit saja,” bujuk Yara. “Aku mohon …,”“Tidak boleh!”Alberto langsung meraih gelas wine milik Yara beserta botol yang isinya setengah.Tanpa kata, dia beranjak dan menjauh dari posisi duduk Yara. Pergi menyembunyikan wine itu dari pandangan Yara.‘Dia memang menyebalkan!’

  • Cara Penjahat Bertahan Hidup   Chapter 18 - Valantino Delbaranta (3)

    Yara menoleh ketika Elvaro menarik gaunnya pelan beberapa kali.Sebelum muncul pertanyaan, Elvaro lebih dulu berkata, “Ayah lebih kaya dari Paman Axelane, jadi bisa membelikan Ibu banyak gaun mewah dan perhiasan mahal,”Yara menahan tawanya. Lalu mengangguk dengan iringan senyum geli yang tidak bisa ditahan lagi. Tangannya bergerak mengusap puncak kepala Elvaro dengan lembut.Bahkan rambutnya terasa lembut sekali.“Mereka memang suka asal bicara,” komentar Delbaranta kemudian.“Tidak, kok!” Elvira langsung membantah. “Kami berdua memang sangat ingin Ayah menikah dengan Ibu,”***Rasanya canggung sekali.Yara tidak menyangka kalau Brownzier bersedia repot-repot datang ke kediaman Duke Valantino hanya untuk menjemputnya.Tadinya, Yara pikir dia akan dimarahi di perjalanan. Namun sejak mereka memasuki kereta kudanya, yang dilakukannya hanya diam dan menatap lurus tajam ke jendela.“Jika Anda marah pada saya, Anda boleh memarahi saya sampai Anda lega,”Ucapannya membuat Brownzier mengalihk

  • Cara Penjahat Bertahan Hidup   Chapter 17 - Valantino Delbaranta (2)

    Kejutan.Ini kejadian di luar rencana yang disusunnya.Bahkan belum terpikirkan oleh Yara sama sekali.Padahal Yara baru memikirkan beberapa cara untuk bertemu dengan Duke Valantino. Namun dia malah datang sendiri ke hadapan Yara. Bahkan sampai meminta Yara meluangkan waktu untuk makan bersamanya sebagai permintaan terima kasih sekaligus permintaan maaf.Dari posisi duduknya, Yara bisa melihat kedua anak itu tampak bermain dengan riang di tepi taman. Dengan Elvaro yang terlihat mengejar kupu-kupu yang berterbangan ke sana ke mari, sementara Elvira tampak memetik beberapa bunga di dekatnya. Beberapa pelayan masih berjaga di sisi mereka, bahkan ada pula yang membantu Nona muda memetik bunga.“Mereka berdua sangat merindukan sosok Ibunya,” Suara Delbaranta berhasil menarik kembali perhatian Yara.Dari tempatnya, Yara menatap Delbaranta, yang baru saja menukar piring berisi steak.Yara melirik ke arah piringnya, yang dagingnya sudah dipotong rapi dan siap disantap. Kembali menatap Delbara

  • Cara Penjahat Bertahan Hidup   Chapter 16 - Valantino Delbaranta (1)

    Topik pesta pertunangan Duke Muda Silvernera dengan Lady Roscheana masih hangat diperbincangkan di mana-mana.Ada begitu banyak orang yang teerlihat mengkhawatirkan Yara.Elisa, adalah salah satunya.Dengan dalih persiapan acara pesta minum teh di Istana, yang diadakan seminggu lagi, Elisa mengajaknya keluar. Padahal Yara tahu betapa khawatirnya dia padanya.Tadi, begitu Elisa datang, dengan iringan ekspresi khawatirnya, dia langsung bertanya, “Apa Anda baik-baik saja, Yara?”Tentu saja Yara langsung memasang ekspresi sedih dan mengangguk, berpura-pura lagi terlihat tegar.Karena itu, Elisa meminta izin pada Marchioness untuk membawa Yara keluar dengan alasan mencari gaun dan perhiasan yang cocok untuk datang ke pesta minum teh Istana. Meski awalnya Marchioness menolak dengan dalih akan mengundang pemilik butik dan pemilik toko perhiasan demi keamanan Yara, namun pada akhirnya diizinkan setelah Yara membujuknya.Setelah mengingat Dellchaira yang akan membuat ulah, seperti akan terluka

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status