공유

Bab 142

작가: Nayla
Namun tak lama kemudian, Devan memejamkan mata sejenak untuk mencoba menenangkan diri. Dia bukan datang ke sini untuk bertengkar.

Lagi pula, sedekat apa pun hubungan Scarlett dan Mavin, Scarlett tetap istrinya. Mereka sudah menikah secara sah, ada surat nikah, dan itu adalah fakta yang tak bisa dibantah. Dia hanya sedang marah karena urusan anak, itu saja. Begitu amarahnya reda, dia pasti akan menyesal.

Memikirkan hal itu membuat hati Devan terasa jauh lebih tenang. Dia meletakkan buku di sampin
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터
댓글 (5)
goodnovel comment avatar
Hengky Ariando
gua udh ngeskipp sampe 40++ episode ternyara mereka belum jg cere ...
goodnovel comment avatar
Qolby Alawiyah
mau cere aja lama banget, gustiiii
goodnovel comment avatar
Kimmy Lesnussa
cerita masalah 1 blm selesai mslh br
댓글 더 보기

최신 챕터

  • Cinta Mati Bersama Kepergian Buah Hati   Bab 549

    Entah ini hanya perasaannya saja atau bukan, Scarlett merasa wajah Edric tampak lebih pucat daripada sebelumnya.Sejak mengalami luka waktu itu, kondisi tubuh Edric sepertinya memang tidak pernah benar-benar pulih.Namun hari ini, entah kenapa dia terlihat semakin rapuh dan lemah."Kenapa dari tadi lihat aku terus?" Edric mengusap kepala Scarlett, lalu tersenyum. "Aku memang setampan itu?"Scarlett mengangguk. "Kalau kamu nggak masuk dunia hiburan, itu benar-benar kerugian besar bagi dunia hiburan."Edric tersenyum.Scarlett kembali bertanya dengan hati-hati, "Gimana kondisi tubuhmu akhir-akhir ini?"Edric terdiam sejenak, lalu sedikit mendekat ke arahnya.Dia mengangkat dagu Scarlett dengan lembut, lalu mendekatkan bibirnya ke telinga Scarlett dan berbisik dengan suara yang hanya bisa didengar mereka berdua, "Kalau begitu, gimana kalau malam ini kamu coba sendiri?"Scarlett seketika terdiam.Sayangnya, malam itu mereka belum sempat mencobanya karena Scarlett menyadari dirinya sedang d

  • Cinta Mati Bersama Kepergian Buah Hati   Bab 548

    Di aula bandara.Fadil selesai menelepon. Dia menuliskan beberapa baris di sebuah kartu, lalu menyerahkannya kepada Devan."Pak Devan, ini alamat tempat tinggal Edric saat ini."Setelah berkata demikian, dia melirik Scarlett yang berdiri tidak jauh dari sana.Untuk sesaat, perasaannya campur aduk. Bukan hanya dia, bahkan Devan pun sempat merasa dirinya sudah gila.Dia ... memberikan alamat pacar mantan istrinya kepada mantan istrinya sendiri?Namun, mengingat perkataan gadis di pesawat tadi, Devan kembali mengembuskan napas panjang, memaksa dirinya menepis pikiran bahwa dia sudah gila.Dulu Scarlett mengejarnya begitu lama. Anggap saja ini sebagai utang yang harus dia bayar. Ternyata mencintai seseorang tanpa bisa memilikinya memang sesakit ini.Devan memejamkan mata sejenak, lalu berjalan menghampiri Scarlett.Saat itu Scarlett sedang menundukkan kepala, mengetik pesan untuk Edric. Tiba-tiba sebuah bayangan menghalangi pandangannya. Dia refleks mendongak. Saat melihat siapa yang datan

  • Cinta Mati Bersama Kepergian Buah Hati   Bab 547

    Selain itu, Devan juga ingat, dulu Scarlett bahkan pernah menariknya naik kapal bajak laut dan berbagai wahana ekstrem di taman hiburan.Sekarang dia malah memakai alasan takut ketinggian yang begitu dibuat-buat dan jelas bertolak belakang dengan kenyataan hanya untuk menjaga jarak darinya?Devan tidak menyangka Scarlett akan menolaknya tanpa menjaga harga dirinya sedikit pun. Dia langsung merasa kesal.Namun tak lama kemudian, dia berhasil membujuk dirinya sendiri. Sudahlah. Dulu saat Scarlett mengejarnya, bukankah dia juga pernah bersikap tidak peduli kepadanya?Anggap saja impas. Pelan-pelan saja.Seperti yang pernah dikatakan Pamela, Scarlett dulu memang pernah mencintainya. Hanya saja, kemudian hatinya terluka karena ulah Devan, sehingga dia memilih pergi.Selama dia bisa perlahan membangkitkan kembali kenangan akan perasaan yang dulu dimiliki Scarlett terhadapnya, bukan berarti mereka tidak punya kesempatan untuk rujuk.Saat Devan masih tenggelam dalam pikirannya, gadis yang bert

  • Cinta Mati Bersama Kepergian Buah Hati   Bab 546

    Keesokan harinya, Scarlett mengatur semua pekerjaannya. Menjelang pulang kerja, dia pergi ke kantor Mavin untuk melaporkan pekerjaan. Namun setelah masuk, dia mendapati Mavin tidak ada di sana.Scarlett kemudian bertanya kepada Henry dan baru tahu bahwa Mavin sama sekali tidak datang ke perusahaan hari itu.Membahas hal itu, wajah Henry langsung dipenuhi rasa penasaran. Dengan penuh semangat dia menarik Scarlett mendekat dan berbisik, "Beberapa waktu lalu ada seorang perempuan menunggunya di bawah gedung. Mereka pergi bersama naik mobil. Jangan-jangan dia sedang pacaran?"Melihat ekspresinya yang terkejut, Scarlett tersenyum lalu berkata, "Usianya juga sudah nggak muda lagi. Kalau pacaran seharusnya bukan hal yang aneh, 'kan?""Aneh, tentu saja aneh." Henry tak kuasa menahan diri dan berkata, "Dia itu orangnya setia. Dulu jelas-jelas ...."Di tengah kalimat, Henry akhirnya menelan kembali sisa ucapannya.Sekarang Scarlett sudah punya pacar. Sebelumnya dia sempat berpikir kalau Scarlett

  • Cinta Mati Bersama Kepergian Buah Hati   Bab 545

    "Sudahlah, urusan hari ini kita akhiri sampai di sini. Aku masih ada pekerjaan, jadi aku harus kembali bekerja."Setelah berkata demikian, Scarlett tersenyum kepadanya, lalu langsung berbalik dan pergi.Mavin memandangi punggungnya yang makin menjauh. Hatinya masih tidak bisa tenang. Perasaannya dipenuhi kegelisahan.Belakangan dia mendengar dari pengacara tentang apa yang terjadi di vila Vivian. Menurutnya, Devan bukan tipe orang yang akan semudah itu memutuskan untuk mengakhiri semuanya.Devan memang mengatakan bahwa uang itu adalah kompensasi untuk Scarlett, tetapi jika kabar itu tersebar, belum tentu orang lain akan menganggapnya seperti itu.Dulu karena kelalaiannya, hidup Florence hampir dihancurkan oleh seorang pria. Sekarang, dia tidak akan membiarkan Scarlett juga dihancurkan oleh seorang pria.Setelah terdiam beberapa saat, dia mengeluarkan ponselnya dan mengirim pesan kepada Devan.[ Aku mau ketemu. ]....Malam harinya, setelah selesai makan malam, Scarlett kembali ke kamar

  • Cinta Mati Bersama Kepergian Buah Hati   Bab 544

    Edric tersenyum. "Aku sebenarnya cukup ingin menerima ucapan terima kasihmu, tapi aku nggak pernah meminta Scarlett melakukan hal seperti itu. Mungkin kamu salah paham."Mavin terdiam sejenak. Dia teringat ekspresi Scarlett yang terlihat sedikit gugup saat mereka hendak mengonfirmasi ulang kontrak kepemilikan saham waktu itu.Samar-samar, dia seperti mulai memahami sesuatu.Mavin tidak mengatakan terlalu banyak kepada Edric dan hanya tersenyum. "Sepertinya memang aku yang salah paham. Maaf."Setelah menutup telepon, Mavin langsung pergi mencari Scarlett.Saat itu, Scarlett sedang sibuk bekerja. Ketika melihat Mavin, dia tidak terlalu memedulikannya."Ikut aku keluar."Setelah mengatakan itu, Mavin berbalik dan berjalan keluar.Scarlett menyadari ada yang tidak beres dengan nada bicaranya. Meski sedikit bingung, dia tetap meletakkan pekerjaannya dan mengikuti Mavin.Mereka naik lift menuju atap gedung. Setelah memastikan tidak ada siapa pun di sekitar, Mavin baru menatapnya dengan seriu

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status