Share

Bab 72

Author: Cathy
POV Carissa.

Aku terbangun karena rasakan sesuatu yang berat tekan perutku. Saat buka mata, aku langsung terkejut dapati wajah Gabriel tepat di hadapanku. Pria itu masih tertidur lelap dengan kedua lengan melingkar erat di pinggangku.

Tanpa sadar aku menatapnya lama, seolah tersihir. Gabriel benar-benar tampan. Tanganku bahkan bergerak sendiri untuk sentuh wajahnya.

Aku tersenyum ketika jemariku menyusuri hidung mancungnya yang tegas.

Namun sesaat kemudian, Gabriel tiba-tiba genggam tanganku. Ke
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Cinta Sejati Seorang Miliarder   Bab 76

    POV Carissa.“Aku mau buang air besar dulu, Gabriel. Jadi, bisa kasih aku waktu sebentar?” kataku pelan.Aku bisa lihat jelas dia sedang tahan tawa. Gabriel kecup bibirku singkat sebelum akhirnya keluar dari kamar mandi. Aku segera hembuskan napas panjang lega.Baru saat itu aku sadar air di bathtub sudah mengalir penuh. Pasti Gabriel yang nyalakan itu tadi. Senyum kecil langsung terbit di bibirku. Pas sekali, aku memang ingin berendam.Aku kembali meringis saat rasakan perih menusuk ketika gunakan toilet. Rasanya seperti ada iritasi di sana. Saat aku lihat, mataku langsung membelalak, kulitku memerah dan sedikit bengkak. Rasanya benar-benar seperti Gabriel baru saja renggut keperawananku lagi.Tapi aku rasa itu wajar. Sudah terlalu lama sejak terakhir kali kita bersama seperti itu.Setelah selesai, aku perlahan berdiri lalu jalan menuju bathtub. Airnya sudah pas penuhi bak mandi, buat aku bisa langsung masuk tanpa perlu tunggu lagi.Aku matikan kerannya lalu celupkan tangan untuk cek

  • Cinta Sejati Seorang Miliarder   Bab 75

    POV Carissa.“A-ahh, Gabriel .…” erangku lirih begitu rasakan dirinya masuk ke dalam tubuhku.Awalnya terasa sedikit sakit, mungkin karena sudah terlalu lama, namun perlahan rasa itu berubah jadi kenikmatan yang nggak mampu aku jelaskan dengan kata-kata. Gelombang demi gelombang gairah menyapu tubuhku saat aku sesuaikan diri terima setiap inci dirinya di setiap dorongan yang dia berikan.“Aahh … sayangku … aku cinta kamu .…” desah Gabriel dengan suara serak tanpa hentikan gerakannya.Aku mengerang begitu keras, dan kali ini aku nggak berniat tahan itu lagi. Tubuhku ternyata sangat kangen dengan Gabriel lebih dari yang ingin aku akui. Aku cinta dia, dan dengan sepenuh hati aku rela serahkan diriku lagi ke dia.“Carissa … sayangku, Carissa … ahh .…” gumamnya di sela ciuman yang terus dia hujamkan di bibirku, sementara kedua tangannya jelajahi setiap lekuk tubuhku seolah nggak ingin lewatkan apa pun.Nggak lama kemudian, aku mulai rasakan sesuatu mengumpul di dalam tubuhku, kita sama-sama

  • Cinta Sejati Seorang Miliarder   Bab 74

    POV Carissa.Saat melirik ke arah Gabriel, aku dapati pria itu berdiri membelakangiku sambil nikmati pemandangan di luar. Aku baru sadar dia hanya kenakan celana boxer dan kaus tipis. Garis tubuhnya terlihat begitu jelas hingga buat senyumku semakin melebar. Perlahan aku turun dari tempat tidur.Aku jalan dekati dia dari belakang lalu lingkarkan kedua tangan di pinggangnya. Gabriel sedikit terkejut dengan tindakanku itu.“Wow, tempat ini indah sekali,” bisikku sambil tersenyum di punggungnya.Aku lepaskan pelukan itu lalu berpindah ke depannya. Aku mendongak menatap matanya sambil tersenyum, kedua lenganku melingkar di lehernya. Aku berjinjit perlahan lalu cium bibirnya.Aku tahu Gabriel terkejut.Selama kita bersama, aku nggak pernah jadi pihak yang memulai lebih dulu. Aku selalu terlalu malu untuk lakukan itu. Gabriel sempat terdiam beberapa detik, sebelum akhirnya kedua tangannya temukan pinggangku dan angkat tubuhku. Dia balas ciumanku.Kita tenggelam semakin dalam di dalamnya. Gab

  • Cinta Sejati Seorang Miliarder   Bab 73

    POV Carissa.“Aku akan buktikan ke kamu seberapa besar cintaku, Carissa. Aku janji, aku nggak akan biarkan siapa pun sakitin kamu seperti ini lagi.” Gabriel lepaskan pelukan kita, lalu perlahan menatap lurus ke mataku.Dia genggam kedua tanganku dan tempelkan itu di dadanya. Aku menatapnya bingung. Air mataku masih terus mengalir.“Bisa nggak kamu rasakan detak jantungku? Semua ini berdetak hanya untuk kamu, Sayang. Kamu adalah nyawaku. Hanya kamu yang pernah buat aku rasakan perasaan seperti ini. Percaya ke aku. Aku sangat cinta kamu, Carissa. Tolong kembali ke aku,” ucapnya lembut. Dan saat kata-kata itu keluar dari bibirnya, tangisku justru semakin pecah. Ada kebahagiaan yang begitu besar di dalam dadaku hingga sulit aku ungkapkan dengan kata-kata.“Aku juga sangat cinta kamu, Gabriel!” jawabku sambil nangis, mataku dipenuhi air mata.Aku kembali peluk dia dengan erat. Aku juga ingin bahagia bersama orang yang aku cintai. Aku sangat kangen Gabriel. Kangen dengan pelukannya. Kangen d

  • Cinta Sejati Seorang Miliarder   Bab 72

    POV Carissa.Aku terbangun karena rasakan sesuatu yang berat tekan perutku. Saat buka mata, aku langsung terkejut dapati wajah Gabriel tepat di hadapanku. Pria itu masih tertidur lelap dengan kedua lengan melingkar erat di pinggangku.Tanpa sadar aku menatapnya lama, seolah tersihir. Gabriel benar-benar tampan. Tanganku bahkan bergerak sendiri untuk sentuh wajahnya.Aku tersenyum ketika jemariku menyusuri hidung mancungnya yang tegas.Namun sesaat kemudian, Gabriel tiba-tiba genggam tanganku. Kelopak matanya terbuka perlahan, menatapku sambil berkedip beberapa kali seperti baru berusaha usir sisa kantuk. Lalu senyum tipis terukir di bibirnya. Senyum itu buat aku nyaris terpana. Gabriel memang selalu terlihat jauh lebih tampan saat tersenyum.“Syukurlah, Sayang. Gimana perasaanmu?” tanyanya dengan suara serak khas orang baru bangun tidur.“Aku baik-baik saja. Tunggu … kita ada di mana?” tanyaku sambil memandang sekeliling kamar. Ruangan ini terasa asing bagi aku.Aku coba mengingat gima

  • Cinta Sejati Seorang Miliarder   Bab 71

    POV Gabriel.Tanganku mengepal erat saat bayangan memar di wajah Carissa kembali terlintas di pikiranku.Bahkan sebelum semua ini terjadi, aku sudah tahu gimana keluarganya perlakukan Carissa dengan berbeda. Aku lihat sendiri gimana mereka sakitin dia, gimana mereka salahkan dia atas sesuatu yang nggak pernah dia lakukan. Sesuatu yang pada akhirnya terbukti hanyalah rencana licik yang disusun Ara dan ibunya sejak awal.Mereka baru mulai tunjukkan perhatian ketika Carissa terbaring lemah di ranjang rumah sakit. Aku sempat berpikir keluarga itu akhirnya benar-benar berubah. Ternyata aku salah. Betapa mudahnya mereka kembali lukai dia. Betapa gampangnya mereka abaikan perasaannya.Aku harus lakukan sesuatu. Mulai hari ini, aku nggak akan biarkan siapa pun sentuh Carissa lagi. Siapa pun yang ingin sakiti dia harus berhadapan denganku terlebih dulu.Nggak lama kemudian, terdengar jelas suara mobil masuki halaman vila. Aku noleh dan lihat para pembantu rumah tangga yang dikirim Mama turun da

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status