Home / Romansa / Cinta Setelah Luka / Bab 56 Putus Asa

Share

Bab 56 Putus Asa

Author: Tri naya
last update publish date: 2024-06-11 07:18:46

Kaira terus melangkah meski Harun mengejar dan memanggilnya. Wanita itu semakin mempercepat langkahnya saat mengetahui Harun semakin mendekatinya. Kaira membuka pintu tangga darurat dan melangkah cepat menuruni anak tangga. Harun terus mengejarnya.

"Kaira, berhentilah. Aku mohon," pinta Harun yang sedikit tersengal mengejar sang adik. Namun, Kaira tidak menghiraukan dan makin mempercepat langkahnya.

"Kaira, kita bisa bicara baik-baik. Tolong jangan seperti ini," ucap Harun yang terus mengejar K
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Cinta Setelah Luka   Bab 109 Mencoba Membujuk

    Kaira melangkah gamang menyusuri korodor rumah sakit. Hatinya masih memikirkan Erlan. Pikirannya jadi terganggu semenjak pertemuan dirinya dengan Erlan beberapa waktu lalu. 'Mas Erlan, kenapa kau jadi seperti ini? Maafkan aku, seharusnya, kita tidak pernah bertemu dan menjalin hubungan sehingga kau tidak harus mengalami semua ini,' batin Kaira.Wanita berparas cantik itu tidak memperhatikan langkahnya hingga ia menabrak Harun yang berjalan berlawanan arah dengannya. Beruntung, ia menangkap Kaira dengan cepat, jika tidak, pasti ia akan terjatuh."Astagfirullah. Kaira. Kau baik-baik saja?" ucap Harun dengan terkejut sambil meraih tubuh Kaira."Ka--Kak Harun. Ma--maaf, Kak. Aku tidak melihatmu," ucap Kaira gugup."Kau melamun sampai tidak melihatku?" tanya Harun penasaran sambil membantu Kaira berdiri dengan baik.Kaira menghela napas sedikit kasar. Menyandarkan tubuhnya ke dinding sambil melipat kedua tangannya di perut. "Ada apa?" tanya Harun semakin penasaran."Kita bicara di ruanga

  • Cinta Setelah Luka   Bab 108 Mencoba Jujur

    Kaira melangkah gamang menuju ruangannya. Pikirannya melayang ke awang-awang. Perasaannya campur aduk tak menentu. Lagi-lagi perempuan itu menabrak seseorang dan hampir tumbang. Beruntung, orang itu langsung menangkapnya."Astaghfirullah, Kaira. Apa kau tidak melihat jalan sampai menabrak ku?" ucap orang itu yang ternyata Harun."Ka--Kak Harun. Maaf, Kak. Aku tidak berjalan dengan baik sampai menabrak mu," jelas Kaira dengan sedikit gugup."Sejak di ruang operasi, kau Tidka konsentrasi dan hampir membuat celaka pasien. Kau juga berjalan tidak melihat jalan. Kau ini kenapa? Apa ada yang mengganggu pikiranmu? Kau bertengkar dengan suamimu?" ucapnya sedikit mencecar.Kaira menghela napas sedikit kasar dan melipat tangannya ke dada. Menatap sekilas ke arah Harun dan memalingkannya."Kaira," panggil Harun lembut.Sebenarnya ... tadi aku ketemu Mas Erlan," ucapnya lirih."Erlan? Erlan mantan suami Karin?" ulangnya."Iya.""Memangnya apa yang dia katakan sampai kau seperti ini? Apa yang dia

  • Cinta Setelah Luka   Bab 107 Bertemu Erlan

    Karin dan Tasya tampak mondar-mandir di sebuah apartemen sederhana di kota J. Mereka terlihat kesal dan gelisah. Kedua tangannya mengepal menahan amarah."Aduh, bagaimana ini? Tante Kanza sudah hampir tiga bulan tidak mengirimkan uang. Kabar pun tidak ada. Aku coba menghubungi pun tidak bisa," ocah Karin kesal."Aku juga tidak tahu. Persediaan makanan menipis. Uang juga tinggal sedikit, tidak akan cukup sampai akhir bulan ini," lanjut Tasya yang juga kesal."Kita harus cari cara supaya bisa keluar dari sini, tidak bisa terus menerus di tempat ini. Jika tidak, kita bisa mati kelaparan," ucp Karin."Tapi bagaimana? Kita tidak punya cukup uang untuk pergi dari sini. Tante Kanza sudah dua bulan tidak ada kabar," jelas Tasya."Kau kenapa tidak meminta bantuan orang tuamu? Mereka kaya raya, pasti bisa mengirimkan uang untuk kita," saran Karin."Kau pikir semudah itu? Kalau mereka mendukungku sejak awal, kita tidak akan kesusahan seperti ini," kesal Tasya."Ini semua gara-gara Kaira. Jika an

  • Cinta Setelah Luka   Bab 106 Kembali Terasa

    Kaira menghela napas kasar. "Iya, Kak. Makanya aku kesal sekali. Aku merasa tidak nyaman dan bebas. Sudah seperti tawanan saja," kesalnya sambil bersedakep dan memonyongkan sedikit bibirnya."Aku rasa itu bagus. Kaivan ingin melindungimu dan Kiara. Dia terlalu khawatir dengan kalian. Oleh karena itu lah, Kaivan melakukan ini semua," jelas Harun dengan wajah serius."Iya, sih, tapi kan aku jadi merasa tidak bebas.""Itu karena kau belum terbiasa. Nanti kau akan terbiasa.""Kau mendukungnya?""Jika itu demi kebaikan dan keselamatanmu dan Kiara, kenapa tidak.""Menyebalkan.""Hei! Kau mau ke mana?"Kaira melenggang pergi dengan kesal. Pasalnya, Harun mendukung Kaivan, hal itu membuat Kaira sia-sia berbicara dengan pemuda itu. Harun mengikuti langkah Kaira keluar ruangan.~~~Kaira keluar dari lobi rumah sakit, ia sudah disambut dengan anak buah Kaivan yang sudah berdiri menunggunya."Selamat sore, Nyonya," ucap salah seorang anak buah Kaivan."Sore. Kalian ....""Kami diperintahkan Tuan

  • Cinta Setelah Luka   Bab 105 Perlindungan Kaivan

    Kaivan duduk melamun di kursi kebesarannya, Ferdinan masuk setelah ketukan pintu tak dihirukan pemuda itu."Apa yang tengah kau pikirkan? Kenapa murung?" tanya Ferdinan, membuat Kaivan sedikit melonjak."Kau ini, kenapa mengejutkanku? Kenapa tidak ketuk pintu dahulu" tanya Kaivan kesal."Aku sudah mengetuk pintu tapi kau tidak mendengarnya. Jadi, aku masuk saja takut kau kenapa-napa," jelas Ferdinan.Kaivan menghela napas sedikit kasar dan memijit pelipisnya yang terasa berdenyut."Papi mengurung mami di kamar hukuman karena ketahuan selama ini, mami yang membantu Tasya dan Karin memberi suntikan dan untuk mereka bisa bertahan hidup," jelas Kaivan kesal."Apa? Pantas saja Karin dan Tasya dengan mudah bisa berpindah-pindah tempat tinggal, ternyata tante Kanza yang membantunya," ucap Ferdinan terkejut."Itulah, Aku benar-benar bodoh, ternyata ada musuh lain di dalam rumahku, dia adalah mami," ucap kaivan datar."Lalu, apa rencanamu selanjutnya?" tanya Ferdinan penasaran."Aku akan menca

  • Cinta Setelah Luka   Bab 104 Hukuman Untuk Kanza

    "Ka--kau ini bicara apa, sih, Kai," ucap Kanza dengan gugup."Kalau Mami tidak menjualnya, biarkan aku memilihkannya untuk Mami," ucap Kaivan sambil melangkah menuju kamar Kanza."Kaivan!""Ini ada apa, sih? Kenapa ribut sekali, sampai tidak mendengar suaraku," ucap Karan saat tiba di rumah."Papi.""Ini loh, Pi Kaivan. Dia ....""Kaivan hanya ingin membantu Mami mencari gaun, tas, sepatu, dan perhiasan yang cocok untuk acara besok. Beberapa hari lalu aku sudah belikan semua untuk Mami, tapi Mami malah larang," jelas Kaivan menyindir Kanza."Bu--bukan begitu, Pi. Mami mau cari sendiri, tapi anak kesayanganmu ini malah maksa mau cari," alasan Kanza, berharap dapat pembelaan dari suaminya."Aku hanya ingin membantunya saja. Apa salah jika aku ingin melakukannya sendiri? Siapa tahu ada yang tidak cocok," alasan Kaivan dengan sengaja."Bukan begitu, Pi. Mami ....""Sudahlah, Mi. Biarkan Kaivan melakukannya. Memang kenapa, sih kalau anaknya mau bantu?" ucap Karan mencoba menengahi."Kaivan

  • Cinta Setelah Luka   Bab 92 Teramat Lelah

    Rumah sakit dalam keadaan sibuk sekali, pasien terus berdatangan di ruang IGD, bahkan ada yang di tempatkan pada tenda darurat karena keterbatasan ruangan. Para pasien juga sudah menggunakan tanda berupa pita di lengan sesuai dengan kondisi masing-masing.Wajah Harun dan Kaira tampak lelah sekali k

    last updateLast Updated : 2026-04-02
  • Cinta Setelah Luka   Bab 91 Penjelasan Harun

    Harun semakin mendekati Kaira. Pemuda itu sedikit berjongkok, mensejajarkan tubuhnya dengan wanita itu. Meraih kepala Kaira dan menghadapkan ke arahnya."Maafkan aku. Aku tidak bermaksud membentakmu apalagi di depan yang lain. Aku hanya sedang panik dengan kondisi pasienku," jelas Harun sambil mena

    last updateLast Updated : 2026-04-02
  • Cinta Setelah Luka   Bab 86 Pengiriman Barang

    Karin dan Tasya tampak melangkah menuju gagang pintu ruang tamu setelah mendengar deru mobil dan mengintip siapa yang datang. Begitu pintu terbuka, seorang pria mengenakan jaket hitam, celana panjang hitam, masker, serta topi, dan kacamata berwarna sama langsung masuk ke dalam."Kenapa lama sekali?

    last updateLast Updated : 2026-04-01
  • Cinta Setelah Luka   Bab 88 Berkumpul

    Setelah mendapatkan perawatan selama satu Minggu, Kaira sudah diizinkan pulang ke rumah. Kaivan tampak sedang menimang-nimang putranya, sementara Kaira berbaring di ranjang karena merasakan nyeri pada perutnya.Harun tampak memeriksa obat-obatan Kaira dan memberikan beberapa butir pada adiknya ters

    last updateLast Updated : 2026-04-01
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status