LOGINDituduh mandul oleh sang suami, karena dalam pernikahan selama lima tahun tak sekali pun Ratna hamil. Membuatnya harus mengalami hari- hari yang tak menyenangkan. Ratna Chalondra di perlakukan tidak adil oleh suaminya, bahkan disiksa hanya karena tak mau melakukan apa yang suaminya inginkan. Beruntung Ratna dikelilingi oleh sahabat yang sangat menyayanginya. Saling bahu membahu mengembalikan kepercayaan diri Ratna. Selamat menikmati perjuangan hidup seorang Ratna, yang menunggu seseorang untuk men- Cintanya Tanpa Tapi.
View More어둠이 짙게 깔린 침실은 정적보다 더 무거운 열기로 가득 차 있었다. 채령은 제 머리 위로 깍지 끼워진 채 눌린 두 손을 내려다보았다. 평생 그녀를 지켜주던 장갑은 이미 어디론가 내팽개쳐진 지 오래였다. 맨살과 맨살이 맞닿은 곳마다 지독한 화학 반응이 일어나며 온몸의 신경을 지져댔다.
“은채령, 분석해 봐. 지금 네 몸이 내는 이 비정상적인 열기가... 과연 데이터로 설명이 되는지.” 진혁의 낮은 목소리가 채령의 젖은 목덜미를 긁어내렸다. 그의 입술이 채령의 귓불을 지나 가느다란 목선을 따라 느리게 내려갔다. 진혁의 커다란 손이 채령의 옆구리를 타고 올라와 움푹 파인 겨드랑이 근처를 아주 느리고 집요하게 파고들었다. 그곳의 얇고 예민한 피부가 그의 거친 손가락 끝에 스칠 때마다 채령은 등허리를 활처럼 꺾으며 신음했다. 닿는 곳마다 미세한 전류가 흐르는 듯했고, 그녀가 그토록 두려워하던 타인의 온도는 이제 갈증처럼 그를 더 원하게 만들었다. “아, 윽... 하아...” 진혁의 손가락은 멈추지 않았다. 그는 채령의 매끄러운 배꼽 주위를 둥글게 원을 그리며 애태우듯 맴돌다, 그 작은 홈 안을 손가락 끝으로 살짝 눌러 비틀었다. 배꼽 아래쪽에서부터 시작된 짜릿한 전율이 아랫배를 팽팽하게 긴장시켰다. 하지만 진짜 고문은 이제 시작이었다. 진혁은 채령의 허벅지를 단단히 고정한 채, 그가 늘 말하던 ‘정밀한 분석가’다운 손길로 그녀의 가장 은밀하고 연약한 곳을 향해 고개를 숙였다. “진혁 씨, 제발... 아!” 채령의 비명이 공중에서 부서졌다. 진혁의 뜨겁고 유연한 혀가 그녀의 핵심부, 가장 예민하게 돋아난 그곳을 정확히 타격했다. 그것은 타액의 습도와 남자의 뜨거운 체온이 합쳐진, 채령의 평생 중 가장 강력한 ‘감각의 습격’이었다. 진혁의 혀는 마치 정교한 메스처럼 그녀의 쾌락 지점을 찾아내어 집요하게 눌렀고, 때로는 부드럽게 휩쓸며 그녀의 이성을 나노 단위로 분해했다. 채령의 발가락이 꼿꼿하게 섰고, 시야는 하얗게 점멸했다. 그의 혀가 움직일 때마다 몸 안의 모든 수분이 그곳으로 몰리는 듯한 착각이 들었다. 진혁은 그녀의 신음이 가장 높아지는 순간을 놓치지 않고, 혀끝에 힘을 주어 그녀의 임계점을 사정없이 몰아붙였다. “분석... 끝났어?” 진혁이 고개를 들어 쾌락의 파도에 휩쓸려 초점이 흐려진 채령을 내려다보았다. 그의 입가에는 그녀가 흘린 애액과 욕망이 번들거리고 있었다. “이제 네가 무너질 차례야, 채령아.”"Sudah siap?" tanya Delon, pada Aldo yang memasukkan semua perlengkapan istri dan dirinya ke dalam tas ransel yang Mak bawa tadi dari rumah.Terlihat Aldo menganggukkan kepalanya sekilas. Menjawab pertanyaan Delon.Hari itu hari ke empat setelah Ratna bangun dari tidurnya, dan dokter yang menangani Ratna sudah memberikan izin untuk pulang."Pak Ri, yang tas itu, nanti tolong di bawa ke rumah, ya. Jadi kita cuma bawa tas yang ini aja."Aldo menunjuk tas yang lebih besar untuk di bawa pak Ri yang mengiyakan perintah majikannya, serta langsung membawa pergi setelah sebelumnya pamit lebih dulu pada Aldo dan Ratna."Nanti kau pakai saja mobilku, Do. Aku bisa pakai taxi online nanti."Delon menyodorkan tangannya yang sedang memegang kunci mobil."Terima kasih," ucap Aldo, tangannya ikut maju mengambil kunci yang disodorkan Delon."
Terlanjur, dokter Siska sudah memencet tombol di atas kepala Ratna, memberitahukan bahwa ada sesuatu yang terjadi pada pasien."Apa yang kau lakukan?" tanya Aldo yang masuk ke dalam ruangan dengan raut wajah marah. Tangannya mengepal menahan geram."A-aku ...." jawab Siska yang tergagap, kaget! Wajahnya pucat seketika."Bang ...."Seperti tak percaya Aldo mendengar Ratna memanggilnya, seketika itu juga ia menoleh ke arah istrinya dan baru menyadari kalau perempuan yang ia cintai sudah bangun dari tidur panjang."Yang ...."Aldo mendekat ke arah Ratna, menggenggam tangan istrinya erat, dan menciumi setiap inci wajah perempuan yang sangat ia cintai.Membuat dokter Siska seketika itu juga mundur perlahan menuju pintu.Hampir saja dirinya menabrak beberapa dokter dan perawat yang berdatangan mendekati Ratna, dan mem
"Mas, baju yang mau di bawa yang mana?" tanya Mak siang itu.Mak sengaja di antar pak Ri untuk mengantarkan baju bersih yang akan di pakai Aldo, di rumah sakit. dan membawa balik baju yang sudah kotor untuk Mak cuci di rumah.Tanpa bicara, Aldo yang dengan wajah sangat menampakkan kesedihan, memberikan baju yang sudah ia lipat dalan paperbag yang lumayan besar pada Mak."Mbak gimana, Mas?" tanya Mak, dengan tangan terulur menerima paper bag dari Aldo."Masih tidur, Mak. Tolong doain, ya. Biar bisa cepat pulang ke rumah." Aldo sedikit tersenyum, senyum yang terlihat terpaksa."Iya, Mas. Saya dan Mak selalu berdoa semoga Mbak dan si kembar cepat pulang, biar rumahnya ramai." Pak Ri yang tadinya hanya terdiam mendengarkan, kali ini ikut membuka suara.Sudah sebulan lebih pasca kecelakaan, Ratna tak sadarkan diri. Terbaring lemah dengan beberapa
"Apa tidak sebaiknya kalau kamu, aku antar saja, Yang?" usul Aldo saat melihat istrinya mengambil kunci mobil, pagi itu setelah sarapan bersama."Tidak usah, aku baik baik saja, kok!" jawab Ratna yang mendekat untuk mencium pipi, dan punggung tangan kanan suaminya."Tapi perutmu sudah tak memungkinkan untuk menyetir, Yang ...."Jelas saja Aldo sangat khawatir dengan kondisi Ratna, yang memaksa menyiapkan sendiri acara tujuh bulanan si kembar yang rencananya akan di laksanakan seminggu lagi."Perutku tidak masalah kok, Bang. Asalkan kau tidak lagi terlalu mempermasalahkan," ujar Ratna, yang terus melangkah melewati dapur menuju ruang garasi.Setelah sebelumnya meminta Mak untuk membuka pintu garasi dan juga pintu pagar.Sambil mengikuti istrinya dari belakang, Aldo hanya bisa mengambil nafas panjang dan mengembuskannya dengan kasar.&n
Ratna hanya melirik ponselnya membaca sebuah nama yang pagi ini sudah membuatnya bete. Sepertinya tak ada keinginan untuk mengangkat panggilan itu.Alhasil ponsel terus berdering hingga panggilan ke lima. Kemudian hening ...."Akhirnya dunia damai!" pekiknya
"Tapi ... apa?" Bunda mulai mendesak, agar Ratna tak lagi ragu untuk mengutarakan apa yang menjadi beban di hatinya."Anu ... Bunda, aku rasa dengan menepi untuk sementara adalah cara terbaik agar aku tahu apakah rasa aku alami ini tidak salah."A
Tak menggubris apa yang Ratna pinta, Aldo malah bungkam mulut Ratna kembali dengan lumatan bibir. Tangannya pun tak mau kalah, memilin, meremas dan mulai semakin berani turun ke bawah.Bukan hanya di bibir, Aldo juga memberikan tanda kepemilikannya di dada dan leher Ratna, memb
"Mbak, saya Ratna, mau ketemu dengan ibu Diana Chalondra."Siang itu sepulang dari Panti, Ratna sengaja datang, ingin bertemu dengan Bunda di kantornya.Kali ini dia sudah membulatkan tekad untuk melakukan apa yang Umi katakan tadi padanya.
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ratings
reviewsMore