LOGINMenikah karena sebuah perjodohan membuat Gina harus merasakan pahitnya arti sebuah rumah tangga. Awalnya Gina mengira hubungannya akan semakin dekat dengan sang suami setelah dia menjabat sebagai sekretaris pribadi suaminya setelah dia menggantikan posisi sekretaris pribadi suaminya yang sebelumnya yang tak lain adalah mantan kekasih suaminya sendiri. Tetapi ternyata deritanya semakin bertambah. Batin dan fisik Gina rasakan sakitnya di dalam dunia kerja maupun di rumah tangganya dengan Nick.
View More"Jadi?" Briana bertanya sambil mengangkat alisnya dengan tinggi. "Semuanya sudah selesai," sahut Gina—Dia berjalan perlahan mendekat ke arah suaminya. "Apa kamu yakin kalau memenjarakan ibumu adalah pilihan yang terbaik?" tanya Gina sambil menatap suaminya dengan sangat serius. Nick tersenyum tipis sambil menganggukkan kepalanya tanpa ragu. "Kita sekarang sudah berada di pengadilan dan ibu sudah duduk di kursi yang memang seharusnya dia tempati. Pihak media sudah menyoroti kita semua. Jadi, apalagi yang harus aku pilih selain daripada mengikuti pilihanku saat ini?" tanya Nick.Gina menganggukkan kepalanya tanda mengerti. Ya, mereka sekarang memang sudah berada di persidangan dan bahkan Nyonya Abri sudah duduk di depan di kursi tersangka. Tak ada orang yang membela Nyonya Abri karena memang dari awal Tuan Arga meminta agar setiap pengacara tidak berpihak kepada Nyonya Abri. Sekarang tak ada satupun yang bisa membantu Nyonya Abri. Memangnya siapa yang ingin membantu orang yang men
Semua orang yang ada di ruangan itu langsung terkaget bukan main saat mendengar pernyataan Tuan Arga. Tuan Arga meminta cerai pada Nyonya Abri."Sa-Sayang? Apa yang kamu katakan? Yang ingin bercerai itu Nick dan Gina. Kenapa kau tiba-tiba berkata seperti itu?" tanya Nyonya Abri tak percaya sambil menggelengkan kepalanya. Tuan Arga menatap ke arah Nyonya Abri."Untuk apa mempertahankan rumah tangga kita kalau kita sudah tidak sejalan lagi, Abri? Kau masih mencintai Arkane yang jelas-jelas dia adalah Ayah dari menantumu. Mana mungkin aku ingin hidup satu atap dengan orang yang tak mencintaiku, Abri? Kau juga tak ingin hidup satu atap dengan orang yang tak kau sukai, kan?" jelas Tuan Arga. "Daripada mereka yang bercerai, lebih baik kita berdua saja yang bercerai. Hubungan kita sudah sangat jelas, Abri. Di mana kau tak mencintaiku dan aku tak bisa terus menghalangimu agar berpisah denganku," jelas Tuan Arga."Aku tak ingin berpisah denganmu, Arga!" pekik Nyonya Abri sambil menggelengka
Sesuai apa yang Gina katakan pada Nick pada panggilan telepon beberapa hari lalu, sekarang mereka bertemu bersama kedua orang tua mereka di salah satu restoran berbintang di kota itu. "Aku tak menyangka kalau kau akan melakukan hal selicik ini hanya untuk balas dendam padaku, Abri," ucap Nyonya Briana membuka pembicaraan mereka pada makan malam itu. "Aku menerima undangan makan malam ini karena anakku yang merencanakannya. Aku datang ke sini bukan untuk memojokkanmu, Abri," ucap Nyonya Briana."Tetapi aku datang ke sini karena aku menghormati anakku," lanjut Nyonya Briana sambil mengelus rambut panjang Gina dengan lembut."Aku tak ingin basa-basi, bolehkah kalian langsung pada intinya? Aku tidak terlalu suka makan malam bersama seperti ini," ucap Nyonya Abri dengan ketus tanpa menatap ke arah Nyonya Briana maupun Gina. "Memangnya Ibu mau ke mana? Kenapa Ibu buru-buru sekali seperti itu?" tanya Gina—dia menatap mertuanya itu dengan tatapan ramah yang dibuat-buatnya. Nyonya Abri t
Gina menggelengkan kepalanya, merasa kalau dia tidak akan bisa berada di posisi ibunya—tentang masa lalu antara mertuanya dan juga papanya. "Pantas saja Mama begitu marah kalau tentang perselingkuhan, itu karena Papa pernah melakukan hal buruk itu di belakang Mama dengan Ibu Nick yang tak lain merupakan sahabat Mama sekaligus Ibu mertuaku," gumam Gina—dia menghela nafas berat sambil memijat pelipisnya dengan lemas. "Aku sekarang akan mengikuti apa mau Mama. Aku tak bisa membayangkan kalau harus berbesanan dengan wanita yang pernah menjadi selingkuhan suamiku. Mama pasti merasa sangat terpukul sekali, tetapi dia harus terpaksa untuk memenuhi wasiat Kakek sebelum meninggal," gumam Gina miris. Gina sekarang lebih memilih jawaban yang diinginkan oleh ibunya. Dia tahu kalau rumah tangganya itu bergantung pada dirinya dan Nick karena yang menjalani rumah tangga itu adalah dia dan Nick—tapi kesehatan dan kepikiran ibunya adalah yang lebih utama. Gina ingin mempertahankan hubungan rum
Gina menghentikan langkah kakinya saat seorang perempuan yang sangat dia kenali masuk ke apartemennya, maksudnya apartemennya dengan Nick."Apa yang kau lakukan di sini, Liora?!" tanya Gina nyalang.Liora menatap Gina dengan sinis. Dia memandang istri kekasihnya itu dengan tatapan meremehkan dan an
Tamparan keras melayang pada pipi kanan Gina. Ini adalah kali kedua dia mendapatkan perlakuan KDRT itu dari sang suami.Gina hanya bisa menunduk sambil menangis pelan. Dia merasakan sensasi perih pada pipinya. Hatinya juga bergemuruh sakit karena Nick.Menjadi seorang istri yang disayangi dan dijag
Usai menangisi kedekatan Nick dengan Liora, Gina memilih ke toilet untuk membersihkan wajahnya agar dia tampak fresh dan tak seperti orang yang baru saja menangis hebat.Gina menatap pantulan dirinya pada cermin yang ada di hadapannya. Dia tersenyum miris."Miris sekali hidupmu, Gina. Kamu bermimpi
"Kamu belum menjawab pertanyaanku sama sekali Nick!" Gina terus menerus mencecar Nick dengan pertanyaan yang sama usai mereka masuk ke ruang kerja mereka. Mana mungkin Gina berani bersikap begini jika diluar ruang kerja mereka, bisa-bisa satu kantor tahu tentang hubungannya dengan Nick.Sebenarnya,
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviewsMore