Share

52. Sandaran

Penulis: Asayake
last update Tanggal publikasi: 2026-06-10 14:38:49

Lilian menghentakkan kaki telanjangnya ke aspal, gadis itu terisak menangis menyaksikan Mante bergerak semakin jauh dari keberadaannya. “Hiks.. dia itu kenapa sih, bodoh sekali!”

Selama lebih dari satu jam, Lilian menunggu kedatangan Mante dengan penuh harapan. Di dalam benaknya, pria itu akan muncul sebagai penyelamat yang membantunya keluar dari keadaan menyedihkan ini, tapi justru pria itu berkelakuan memalukan.

Jach membuang napasnya dengan kasar, pria itu sungguh tidak habis pikir bisa-bis
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (3)
goodnovel comment avatar
Cantik
cuma Orlando yg waras di keluarga ini..
goodnovel comment avatar
kyara
gak sabar nunggu kebohongan Sean terbongkar
goodnovel comment avatar
Js-then
syukurlah bapak mertua lilian masih punya akal sehat
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Dari Istri Sah Menjadi Kesayangan Mafia   106. Bantuan

    Saat Lilian kembali terbangun dari tidurnya, kamar tempatnya dirawat sunyi dan dalam keadaan rapi. Sakit kepala yang sempat kembali berdenyut sudah tidak terasa lagi.Dengan berat Lilian bangkit dari posisinya, sejenak bersandar di kepala ranjang melihat langit di luar jendela yang tampak kelabu penuh dengan gumpalan awan.Pertengkarannya dengan Mante tidak begitu Lilian ingat berakhir dimana. Meski begitu, setidaknya Lilian sudah dengar penjelasannya meski Lilian tidak tahu.. apakah itu jawaban jujur atau justru serangkai kebohongan yang seperti dia lakukan sebelumnya.Apa yang telah Mante katakan memang sedikit meredakan sakit hatinya Lilian, namun belum cukup mampu mengubah keinginannya untuk pergi diam-diam dari sisinya.Perlahan, Lilian turun dari ranjang. Ia membuka laci untuk mengambil ponsel dan sebuah topi, lalu mengenakannya untuk menyamarkan wajahnya agar tidak menarik perhatian orang-orang yang berpapasan dengannya. Lilian memutuskan keluar dari ruangan. Lilian butuh udara

  • Dari Istri Sah Menjadi Kesayangan Mafia   105. Baikan

    Dengan langkah tergesa, Lilian meninggalkan ruangan. Air mata berderai membasahi pipinya, sementara dadanya terasa sesak oleh amarah dan kekecewaan yang semakin tidak terbendung.Lilian kesal! Sangat kesal!Butuh banyak kekuatan dan keberanian untuk Lilian akhirnya mengambil keputusan bicara membahas Celestine.Tetapi.. Mante justru tidak benar-benar menganggap serius perkataannya. Bahkan ketika Lilian sudah menodongkan pisau dan berusaha mengiris jaketnya untuk meyakinkan seberapa serius masalah Celestine baginya, Mante justru menanggapinya dengan gelak tawa. Seolah kemarahan Lilian hanyalah amukan kecil yang tengah menghiburnya.“Tunggu, Lilian!” panggil Mante.Lilian tidak menghiraukannya. Dia terus melangkah secepat yang mampu dilakukan tubuhnya, meskipun gerakan tergesa-gesa itu membuat perutnya sedikit keram sakit.Lilian tidak peduli! Sekarang Lilian sudah tidak ingin dengarkan penjelasan apapun lagi.Bukan salahnya jika kini dia marah, bukan salahnya juga jika mereka terus ber

  • Dari Istri Sah Menjadi Kesayangan Mafia   104. Pertengkaran

    Pupil mata Mante melebar tak dapat menutupi ekspresi terkejutnya mendengar pertanyaan Lilian yang menggelikan dan sungguh berada di luar logikanya.Bisa-bisanya Lilian berpikir Mante memiliki hubungan dengan Celestine. Andaipun ada, logikanya justru Lilian yang menjadi orang ketiga karena Mante sudah mengenal Celestine lebih dulu.Tatapi, apa yang sebenarnya mendasari Lilian sampai berpikir Mante memiliki hubungan dengan Celestine? Apakah mungkin, semua hal yang selama ini Mante berikan padanya dirasa kurang? Ataukah mungkin.. ada seseorang yang telah berbicara hal tidak benar padanya?Selama ini semua aktivitas Lilian tidak pernah lepas dari pantauannya, kecuali handponenya. Benda itu adalah satu-satunya tempat privasi yang tidak pernah Mante ganggu.Haruskah, mulai sekarang Mante juga pantau semua aktivitas handponenya untuk memastikan tidak ada siapapun yang mencoba melakukan adu domba?Sepertinya Mante harus menahan diri dulu, dia tidak bisa merusak sisa kesabaran Lilian yang mun

  • Dari Istri Sah Menjadi Kesayangan Mafia   BAB 103. Tuduhan

    “Aku harus pergi ke ibukota sore ini juga, Margareth jatuh sakit,” cerita Katty ditengah kesibukannya menyajikan sarapan pagi di meja.“Apa keadaannya genting?” tanya Orlando.Katty menarik kursi dan bergabung duduk. “Sudah empat hari Shopie menghilang. Margareth sudah melapor dan polisi masih berada dalam proses pencarian. Aku khawatir, Shopie menjadi korban kejahatan.”Katty lihat Sean dan Orlando bergantian, keduanya tampak masih tenang tanpa banyak reaksi meski sudah dengar ceritanya.Hubungan keluarga Floyen kembali harmonis setelah beberapa bulan lamanya hadapi keretakan dan setiap hari lalui pertengkaran. Setelah lulus kuliah, Sean memulai kariernya dengan menjadi assistant Orlando, dia pelajari segala sesuatu yang ada di pabrik karena kedepannya pabrik itu hrus diteruskan olehnya.Sementara Alysa, dia memutuskan kembali melanjutkan sekolah setelah cerai dengan Asher. Katty masih tidak mengubah wataknya, dia gemar hina menantunya yang dianggap tidak membawa keuntungan. Puncak

  • Dari Istri Sah Menjadi Kesayangan Mafia   102. Ketakutan

    Brak!Begitu pintu ditutup Michaelin yang berlari kabur, Mante beranjak dari kursinya, membawa semua perlengkapan Lilian yang telah ia curi.Dengan langkah tenang pria itu menghampiri Lilian yang bersembunyi di balik pintu kamar mandi.Saat pintu di dorong terbuka, Lilian pun ikut mundur dengan waspada, berdiri saling berhadapan dengan Mante yang telah berhasil mempermainkannya, merusak tekad Lilian yang sejak tadi pagi begitu ingin menghindar.Kesunyian mengurung mereka diantara sisa-sisa jejak aroma sabun dalam ruangan kecil itu. Sudut alis Mante terangkat pelan, pandangannya bergerak menelusuri penampilan Lilian yang basah kuyup memeluk diri.Tetesan air menghiasi kulitnya yang pucat kemerahan seperti porselen, bahkan sisi wajahnya yang masih lebam itu kini tampak seperti goresan lukisan berseni.Pikiran gelap Mante berdecak, andai saja kondisi Lilian memungkinkan.. ingin sekali sekarang dia membawanya kembali ke bilik dinding kaca dan menuntun wajah itu dalam satu genggaman, memin

  • Dari Istri Sah Menjadi Kesayangan Mafia   101. Dipermainkan

    Menyaksikan handponenya yang tenggelam di gelas air panas, air mata Celestine berderai tidak dapat menahan tangisan. Deru napas yang tidak beraturan terdengar dan terlihat dari setiap gerak dadanya yang mencetak siluet tulang akibat kehilangan begitu banyak berat badan semenjak sakit.Celestine turun dari ranjangnya dan terburu-buru menumpahkan air di gelas sebelum handponenya rusak oleh ibunya yang telah tega, sedikitpun tidak memiliki empati dengan kondisi Celestine yang saat ini menderita oleh banyak hal.Dilihatnya sang ibu dengan tatapan sengit sambil berpegangan pada sisi meja menahan sakit. “Aku telah kehilangan segalanya, pekerjaanku, laki-laki yang ku kejar, kenyamanan hidupku bahkan harga diriku! Mengapa Ibu sedikitpun tidak menunjukan kepedulian padaku meski sebentar lagi aku akan mati!” bentak Celestine dengan suara bergetar.Jane terpaku beberapa detik seolah tidak percaya dengan kata-kata yang telah terucap dari bibir putrinya. Ditengah pertengkaran kecil itu, Bert mema

  • Dari Istri Sah Menjadi Kesayangan Mafia   6. Lupa Ingatan

    “Keadaannya baik-baik saja meski ada beberapa luka dan memar. Setelah nanti teman Anda bangun, baiknya mandi air dingin untuk membantu mengurangi nyeri dari benturan dan pembengkakan. Untuk mengetahui apakah ada cedera, Anda harus membawanya ke rumah sakit,” ucap seorang dokter sambil meletakan tab

  • Dari Istri Sah Menjadi Kesayangan Mafia   5. Membawanya Pulang

    Kendaraan bergerak cepat ditengah kegelapan malam, sambil menyetir Lilian berkali-kali melihat dan menyentuh ujung hidung pria yang tidak sengaja dia tabrak, memastikan kondisinya yang kini tidak sadarkan diri masih bernapas. Perasaan Lilian bercampur aduk, takut dan cemas menjadi satu, tidak t

  • Dari Istri Sah Menjadi Kesayangan Mafia   4. Pertemuan

    Sakit menusuk ke dalam ulu hati, menyaksikan pria yang Lilian harapkan akan menjadi penjaganya, justru dengan tenang membiarkan teman-temannya bicara buruk. Mengapa Sean terkesan tidak peduli padanya? Meski semua orang tahunya mereka kekasih yang dijodohkan. Sean punya hati nurani yang bisa dia

  • Dari Istri Sah Menjadi Kesayangan Mafia   3. Buih Pengkhianatan

    Saat matahari mulai tenggelam membawa cahayanya di langit, Mante kembali ke tempat dimana dia tinggalkan kudanya. Penampilan Mante telah berubah kotor penuh debu, ada darah segar yang menghiasi wajahnya dari cipratan hewan buruan yang telah dia habisi. Dengan langkah gontai dan suara napas kasar,

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status