Home / Young Adult / Dear My Lover / Bab 66- Radar Kecemburuan

Share

Bab 66- Radar Kecemburuan

Author: hnbyuuki
last update publish date: 2026-02-22 15:10:00

“Mau aku ajarin?” tanya Souta dengan senyum tipisnya. Yuuki hanya memberinya satu jawaban, “Boleh..”

Bel tanda pulang sekolah berbunyi. Semua anak mulai merapikan barang bawaannya ke tas masing-masing. Yuuki pun sudah dijemput di depan kelas oleh.. siapa lagi kalau bukan Shima.

“Hey! Jadi battle melodi gak?” Shima menaruh tangan kanannya pada bahu Souta yang kini berjalan di sampingnya. Souta menyingkirkan dengan cepat tangan itu dari dirinya.

“Ditanyain ju
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Dear My Lover   Bab 77- Ada apa?

    “Kyohei!” satu teman terdengar memanggil dengan lantangnya. Orang itu adalah Takumi. Ia berlari ke arah Kyohei yang berbalik setelah namanya dipanggil.“Aduh-““Makanya gak usah lari. Situ ke sini doang juga.”“Hehe,” ujar Takumi terkekeh memegangi ujung kakinya yang tersandung, “gosip panas itu bener adanya?”Kyohei menghela panjang nafasnya. Dia hanya diam tak beri jawaban.“Kok bisa sih? Kenapa? Soal Yuuki? Trus Minami gimana, bukannya kalian masih pacaran? Atau udah putus? Kok gak cerita-cerita sii?!” Langkah Kyohei berhenti. Keningnya berkerut dan tangannya mengacak kasar rambut yang tadi rapi itu.“Udah selesai pertanyaanmu?”Seakan tahu dirinya menyebalkan saat ini, Takumi cengengesan mendengar Kyohei bertanya padanya. Mau marah Kyohei pun tak bisa, biar bagaimana, Takumi ini cukup sering bersamanya. Dia juga butuh teman curhat saat ini. Diajaklah Takumi untuk ke atap, agar dia bisa bercerita dengan leluasa di sana.

  • Dear My Lover   Bab 76- Debat Panas

    Angin bertiup cukup kencang di waktu ini. Dua atau tiga daun bahkan terlempar di lantai koridor sekolah berkali-kali. Memanas situasi, jadi semakin mencekam di antara Shima dan Kyohei yang sedang berhadapan sampai detik ini.“Gak usah banyak tingkah dan memaksakan diri demi deket lagi sama Yuuki. Kamu itu udah gak pantes buat jadi temennya!” ucap ketus Shima. Dengan wajah yang datar, amarah tetap tersorot dari dua matanya.“Apa urusanmu? Aku temen dia dari kecil, kamu yang pendatang kan? Sedihnya dia, bahagianya dia, ada aku di sampingnya.”“Gila. Gak waras emang pikiranmu ya!”“Gila? Kamu gak sih yang gila? Apa hakmu menentukan siapa yang boleh temenan sama Yuuki!”Shima sampai menganga mulutnya. Dia pasti berpikir bagaimana bisa ada orang yang gak tahu malu kaya manusia satu ini. “Kamu, sama Minami. Udah berapa kali kalian nyakitin Yuuki hah?!”Emosi Shima semakin meluap, dia bahkan tak peduli ada orang lain atau tidak di sekit

  • Dear My Lover   Bab 75- Pengganggu

    “Aku bener-bener ga paham. Apa yang terjadi dengan persahabatan kami, itu semua gara-gara Minami?”“Dimana letak kesalahanku atau Kyohei, sampai dia berbuat sesuka hati gini?”Yuuki terus mengoceh walaupun televisi di depannya berbunyi cukup keras. Dia bisa bergumam dengan santai karena saat ini hanya ada dirinya sendiri di kos.Saat pintu tiba-tiba terbuka, tatapan matanya langsung beralih ke arah itu. Hikaru muncul dan sempat terdiam, melihat Yuuki yang menatapnya. “Sendirian Kak?” tanya Yuuki basa-basi sebagai pemanis obrolan. Hikaru sedikit gagap menjawabnya. Lalu, orang itu bertanya dimana Ryo, dia memastikan bahwa dirinya tak berduaan saja di rumah ini.Setelah Yuuki menjawabnya, si Hikaru langsung gerak cepat memakai sepatunya lagi sambil berkata, “Ah iya, aku lupa beli sesuatu. Aku pergi dulu ya,” katanya tanpa melihat lawan bicaranya dengan jelas.Yuuki mengiyakan pamitan Hikaru tetapi pintu itu sudah tertutup saking cepatnya

  • Dear My Lover   Bab 74- Duo Galau

    “Selamat ya udah menang lagi!!”Shima tertawa, tangannya membentuk tanda peace mendengar ucapan itu dari Hiromi. Dia menatap Yuuki kemudian. Senyum yang tadi ditujukan untuk Shima telah memudar kini, tinggal lamunan terukir di wajah itu.Shima berbisik kala ia mendekati Hiromi, “Dia kenapa?” tanyanya. “Nanti aku ceritain,” jawab Hiromi. Mereka bertiga pergi dari arena lomba untuk membeli minum. Setelahnya, Shima memisahkan diri karena harus kembali ke kelasnya. Biar begitu dia sudah janjian untuk bertemu dengan Hiromi sepulang sekolah.Yuuki banyak diam setelah dia pergi dengan Kyohei. Hiromi sebenarnya sangat penasaran, tapi dia tidak setega itu untuk bertanya. Jadi, hari itu dia membiarkan Yuuki untuk larut dalam perasaannya dan pulang sendirian begitu saja.Sementara Yuuki pulang, saat ini Shima tengah duduk mendengarkan Hiromi bercerita. Titik-titik embun es di gelas berisi americano itu terus menetes di jari Shima. Dinginnya diacuhkan. Dia

  • Dear My Lover   Bab 73- Terungkap

    “Gimana perasaanmu?”“Lega. Capek.”“Syukurlah sebelum waktunya habis, kamu udah dapet satu poin dari aku.” Souta melebarkan senyumnya. Dia suka meledek Yuuki akhir-akhir ini.Tak ada tenaga untuk marah, Yuuki mengajak Souta untuk duduk. Dua orang itu menonton anak-anak klub voli latihan. Souta pun diajak ke cafe dulu sebelum pulang.“Gantian aku yang traktir kali ini.” Yuuki tertawa senang, “Makasih,” ucapnya. Satu es latte terteguk habis oleh gadis itu. Dia paling benci olahraga ya karena ini, kehabisan tenaga. Padahal, dia yang memilih untuk tak membiasakan diri dengan olahraga.“Makasih ya, hari ini..” kata Yuuki saat ia keluar dari cafe. Akhirnya Yuuki memutuskan untuk pulang dan berpisah dengan Souta di cafe itu. Hanya sebatas ini, sudah membuat Souta terus tersenyum di sepanjang jalan pulangnya.Dia menikmati perasaannya, sendirian.***Kyohei yang sedang bersiap untuk lomba, melihat Yuuki yang duduk di ban

  • Dear My Lover   Bab 72- Aku Gendong

    “Eh, itu kakakmu?” “Iya.” jawab cepat Ryo. Ketiga anak itu menghabiskan minuman mereka lalu berjalan untuk kembali ke kelas. “Emang kamu baru tahu Sho?” “Iya Sei, baru tahu aku. Gila. Dari dulu kemana aja aku ya..” Kemudian Yusei meletakkan tangan kanannya di pundak Shogo. “Cantik kan?” Ryo yang ada di depan Shogo dan Yusei tengah berjalan santai, sembari menguping dikit-dikit. Raut mukanya itu seakan senang. Senyum tipis penuh percaya diri, dagunya sedikit terangkat. Dia seperti sombong sekaligus bangga dengan sang kakak. Shogo menghampiri Ryo dan keduanya berjalan bersamaan sekarang. Yusei merengut bete karena pertanyaannya tak dijawab oleh temannya sendiri. “Hei, bantu kenalin aku ke kakakmu dong!” pinta Shogo. Ryo berhenti lalu menjawabnya, “No! Aku gak mau punya kakak ipar kaya kamu,” ia sambung dengan tawanya yang terbahak-bahak. Jauh sekali pemikiran anak itu. Di sisi lain, Yuuki yang mau masuk ke k

  • Dear My Lover   Bab 58- Untuk apa?

    Ryo terengah-engah di depan kos. Dia berlari cepat karena baterai ponselnya mau habis. Sedangkan dia sedang menonton acara favoritnya secara live. Niat Ryo mengejar waktu. Namun, seseorang mengajaknya bicara tiba-tiba. "Kamu tinggal sini juga?" tanya orang itu

  • Dear My Lover   Bab 57- Pengecut

    Seperti nafas yang terus berhembus, waktu pun terus dilalui. Sejak kejutan ulang tahun waktu itu, Shima sedikit menjauh dariku. Walaupun, aku tahu, dia benar-benar sedang sibuk.. Ditambah lagi, kami sudah tak sekelas. Jujur jadi sepi rasanya. "Seperti aku sudah bergantung padanya saja,

  • Dear My Lover   Bab 56- Perubahan

    Sudah hitungan hari sejak Ryo ikut tinggal di kos. Walau begitu, dia tetap punya kesehariannya tersendiri. Tak pernah Ryo mengikutiku kemana aku pergi meskipun terkadang dia seperti anak kecil. Di weekend ini, aku sudah janjian bareng Kak Masao, Shima dan Souta. Kak Masao yang meng

  • Dear My Lover   Bab 55- Merona dan Salah Tingkah

    "Terima kasih Pak, kalau begitu proses penandatanganan sudah terlaksana. Percayakan proyek ini pada kami. Bapak tinggal pantau saja perkembangannya melalui berita." "Baik, jangan sia-siakan kepercayaan yang saya beri ya." Lelaki itu pergi setelah menghabiskan satu gelas americano

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status