Home / Romansa / Dekapan Panas Kakak Ipar / Bab 48. Terhalang restu

Share

Bab 48. Terhalang restu

Author: Dayatsa
last update publish date: 2026-07-13 12:44:26

Aston mengerutkan dahi, Tama ada disitu juga. Mungkinkah adiknya itu tengah ada operasi besar? Karena tak biasanya Tama ada di rumah sakit Ini.

"Kamu ngapain disini? Jadwal operasi?"

Tama bukanya menjawab, malah kembali melontarkan pertanyaan. "Perasaan Mas Aston tadi sudah pulang? Tapi ada disini, siapa yang sakit?"

Aston terdiam. Jangan sampai Tama tahu jika Alena di rawat juga disini. Batin Aston menggebu kuat.

"Oh... Itu tadi
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Dekapan Panas Kakak Ipar   Bab 235. Saya punya otak, Aina!

    Tama dapat melihat kesedihan dari wajah Aina. Ia menghela napas, merasa tak tega melihat wajah basah di depannya. Aina mengusap mata pelan, menggeser tubuhnya sedikit ketika pria di depannya mulai melangkah. Dan ternyata Tama tiba-tiba duduk di sampingnya. Aina masih terheran. Sudut matanya menyipit, hingga tatapannya bertemu dengan tatapan Tama beberapa detik. "Panggil saja saya Tama," ucap Tama memutus pandangannya beralih ke depan. "Saya di minta Om Gino untuk mengantarkanmu pulang." Aina baru saja menghela napas. Tak ada jawaban yang semestinya. Papanya sangat peduli, tapi Aina tahu jika itu hanya bentuk formalitas karena simpatinya. Mungkin semua yang Papa Gino lakukan demi melindungi. Menekankan pada kedua putra putrinya bahwa dirinya di anggap ada. Tapi semakin Papanya peduli, semakin sakit yang dirinya rasa. "Untuk apa? Saya bisa pulang sendiri. Lebih baik kamu pergi saja dari sini," ucap Aina terdengar parau. Ia te

  • Dekapan Panas Kakak Ipar   Bab 234. Antarkan Aina pulang

    Alena hampir berasumsi lain. Tapi setelah itu ia cukup mengerti apa yang terjadi dengan Papanya. Tama tampak sedikit menjelaskan, apa saja yang dirinya ketahui tentang sport jantung mendadak, seputar konsumsi makanan, dan cara menanganinya. Alena hanya mengamati, mendengar, mungkin di lain waktu ia akan lebih berhati-hati menjaga kesehatan Papanya. Di tengah keseriusan itu, tiba-tiba Mike menceletuk. "Oh ya, dimana Leon, Alena? Katanya dia juga mau ke rumah sakit?" Alena hanya menghela napas. "Jangan lagi tanyakan dia pada Alena. Tama sudah menjawab pertanyaan Papa, dan Alena harap Kak Mike seharusnya mendengar tadi," jawabnya sambil menoleh ke arah Kakanya. Mike tak mempedulikan, kembali melanjutkan pekerjaannya sambil membuka layar laptop. "Papa sudah makan?" Alena berusaha menatap Papanya. Berusaha menguatkan hati, mencoba peduli, bersikap biasa seperti waktu-waktu lalu, dan menganggap keadaan kembali sepe

  • Dekapan Panas Kakak Ipar   Bab 233. Hampir keceplosan

    Alena menoleh kembali. Helaan napasnya sangat berat. Sekuat apapun dirinya menaruh kepercayaan pada Aston, jika ada wanita di dekat suaminya yang berusaha mengambil perhatian, sementara posisi dirinya jauh, maka tetap saja akan kalah dengan yang dekat. Apalagi Alena adalah korban perselingkuhan, sangat wajah jika dirinya setrauma itu. "Kepercayaanku akan luntur jika wanita itu terus saja mencari simpati Kak Aston." Alena berkata apa adanya. Sesuai kenyataan yang dirinya rasakan di Korea. Tama diam. Tak ingin membuat perasaan Alena berasumsi lebih. Apalagi dirinya pernah di posisi yang sama dengan Kakanya, namun sayangnya hawa napsu lebih mengalahkan segalanya. Termasuk merelakan pernikahannya dengan Alena. Namun tiba-tiba saja Alena menoleh, ia singkirkan kekhawatirannya pada Aston. Sekuat hati menekan perasaannya, bahwa Aston dapat memegang janji suci pernikahan. "Oh ya, Tam... Aku turut bersimpati atas meninggalnya anak kalian. Aku yaki

  • Dekapan Panas Kakak Ipar   Bab 232. Tama cukup mengerti

    "Pria itu? Bukannya dia pernah pemotretan bersama Alena? Apa Kak Aston mengenal pria itu? Kenapa Alena terlihat menjauhi? Apa Alena barusan bertemu dengan dia?" Tama begitu sibuk dengan beberapa asumsinya yang meledak. Hingga suara Alena berhasil mengalihkan fokusnya. "Tama, cepat!" "I-iya, Alena...." Mobil Tama akhirnya melaju, membuat Leon yang menatap pemandangan barusan sontak mengepalkan tangan kuat. Rupanya ia sangka saingannya hanyalah Aston, tapi mantan suami Alena juga berpengaruh dalam kelancaran aksinya. Brengsek! "Banyak sekali yang menginginkan Alena," gumam batin Leon. Sementara dalam perjalanan, Alena tahu jika sejak tadi gawainya bergetar. Ia sempat melihat ada nama sang suami yang muncul. Tapi entah, kejadian tadi membuat hatinya terasa dingin hampir membeku. Bagaimana Aston tersenyum, bersikap simpati, semuanya masih jelas dalam ingatannya. Alena merasakan sesak

  • Dekapan Panas Kakak Ipar   Bab 231. Fakta 11 tahun lalu

    Sebuah kegiatan yang tak biasanya terjadi. Bagi sebagian orang menganggap itu hanya sebuah masa lalu. Akan tetapi, bagi Alena adalah sebuah ancaman. Karena saat ini, wanita yang ada dalam video itu secara terang-terangan menginginkan suaminya.Alena terpaku. Matanya terus mengulik detik demi detik video yang terputar. Dalam video itu menunjukan, dimana Aston tengah melakukan kegiatan bersama rekan-rekannya - melakukan aktivitas bersama di ruang laboratorium.Liana dengan aktif mengabadikan video satu persatu rekannya. Hingga, kamera itu berhenti di depan wajah Aston. Tapi disaat itu, cepat-cepat Liana mengganti cameranya menjadi camera depan, dan mereka berdua tengah tertawa bersama, sampai-sampai Liana menempelkan wajah Aston pada wajahnya."Liana, malu di lihatin orang," kata Aston yang merasa tak nyaman. Namun karena godaan para teman-temannya, Aston ikut tertawa lepas. Ia menoleh ke arah Liana, dan Liana secara reflek menatap ke arah Aston.Te

  • Dekapan Panas Kakak Ipar   Bab 230. Kedatangan Leon

    Mama Lusy hanya mampu mengela napas. Tangannya mengusap punggung Mike beberapa kali. Ia tahu, putranya bulan bermaksud mengusir Papanya. Mike hanya ingin melihat Mamanya lebih waras. Sebagai anak, seorang laki-laki, cinta pertama Mamanya, ia paham betul sehancur apa perasaan Mamanya berpuluh tahun di khianati sang Papa secara rapi.Mike merasa Mamanya berhasil. Mamanya tidak langsung meledak-ledak. Mama Lusy hanya menyikapi dengan tenang. Dirinya bukan seorang wanita yang menggantungkan hidup sepenuhnya pada pasangan. Tapi Mama Lusy adalah wanita yang memiliki mindset besar. Wanita sosial tinggi yang percaya pada pertumbuhan di timbang meratapi hal tak pasti."Pesan Mama hanya satu... Rawatlah Papa kalian dengan baik. Papa pasti sudah menunggu kalian datang. Cepat berangkatlah!"Disaat mobil Mike hendak melaju. Dari depan terdapat sorot mobil yang menerangi halaman rumah Alena. Mike menatap adiknya sekilas. Tatapan penuh tanya, karena merasa asing dengan m

  • Dekapan Panas Kakak Ipar   Bab 5. Kak, tapi Alena Ipar Kakak!

    Semenjak kecaman pedas yang Alena terima dari suaminya, semenjak itu pula Tama semakin menunjukan sikap acuh bahkan terkesan tak peduli dengan semua hal yang menyangkut Istrinya. Bukan hanya sehari dua hari Alena mencoba mengetuk pintu hati sang Suami, namun lagi-lagi yang dirinya dapat sebuah penol

  • Dekapan Panas Kakak Ipar   Bab 4. Bagaimana aku bisa hamil?

    Setelah pemeriksaan tadi siang, sesuai edukasi Aston, Alena yang sudah rapi mengenakan dress elegan terkesan seksi, kini mulai bersolek tipis di depan kaca rias, memastikan make-up naturalnya dapat menarik gairah Tama nantinya. Sudut bibir Alena tertarik simpul. Lipstik pink nude itu merekah indah

  • Dekapan Panas Kakak Ipar   Bab 3. USG Transvaginal

    Aston tidak menjawab dengan kalimat panjang. Ia hanya memberikan tatapan tegas yang memberi isyarat bahwa perintah medisnya tidak untuk didebat. Pria itu melangkah menuju alat pemindai ultrasonografi (USG) di samping ranjang pasien dan mulai mengenakan sarung tangan latex medis."Saya perlu melakuk

  • Dekapan Panas Kakak Ipar   Bab 2. Periksa sekarang, Kak?

    Pagi harinya, suasana meja makan terasa canggung. Tepat setelah sarapan selesai, Tama bergegas pergi lebih dulu karena mendapat panggilan darurat dari IGD. Alena hanya mampu melambaikan tangan kecilnya. Ia masih bergeming beberapa detik di dekat pintu, sebelum berbalik dan tidak sengaja menabrak se

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status