共有

Bab 30

作者: Célia Oliveira
"Tunggu, bukankah kamu ingin melihat bagaimana hasil fotonya?" Aku melangkah mendekatinya dengan ponsel di tangan.

"Tidak, aku tidak tertarik dengan omong kosong itu."

Dengan itu, Alverio keluar dari ruang tamu. Tidak lama kemudian, kudengar suara mesin mobil menyala. Sepertinya akan jadi Sabtu lain di mana hanya Naren dan aku di rumah. Aku mengganti pakaian Naren dan mengambil beberapa foto lagi. Tidak lama setelah itu, dia sudah tertidur pulas.

Sore itu ternyata cerah. Jika cuacanya tetap sepe
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Di Antara Bos dan Bayinya   Bab 200

    "Tha ...."Melihat Itha begitu bersemangat, hati Samuel justru terasa berat.Dia hampir yakin hasil itu keliru.Tes kehamilan yang dilakukan sendiri memang tidak selalu 100% akurat. Apalagi sebelum Itha keluar dari rumah sakit, dokter sudah beberapa kali memeriksanya dan menjelaskan kondisinya dengan sangat jelas."Mungkin hasilnya salah," ujar Samuel pelan. "Kenapa kamu sampai melakukan tes itu?""Aku merasa sayang kalau langsung dibuang begitu saja tanpa dipakai," jawab Itha lirih.Nada suaranya terdengar kecewa.Dia tadinya berharap Samuel akan ikut senang.Namun dari raut wajah tunangannya, Itha bisa melihat bahwa hasil tes itu justru membuat Samuel khawatir."Berikan padaku."Samuel mengambil alat tes itu dari tangan Itha, lalu membuangnya ke tempat sampah."Buat apa kita menyimpan ini? Kita sama-sama tahu kenyataannya. Hasilnya pasti keliru. Seharusnya kamu nggak melakukan tes itu, Tha. Sekarang, kamu malah akan makin kecewa kalau ternyata hasilnya memang salah.""Maaf."Itha men

  • Di Antara Bos dan Bayinya   Bab 19

    Setelah selesai mengunjungi penjara, Itha dan Samuel pergi makan siang bersama Malvin dan Angie. Kedua sahabat mereka itu sangat senang melihat keadaan Itha sudah jauh lebih baik dan perlahan kembali menjalani hidupnya bersama pria yang dicintainya.Makan siang di rumah Malvin dan Angie berlangsung menyenangkan.Mereka sepakat untuk hanya membicarakan hal-hal yang menyenangkan dan tidak lagi mengungkit kenangan buruk yang sudah berlalu.Itha dan Samuel juga meminta pasangan itu menjadi saksi di pernikahan mereka yang akan segera digelar di Verdan.Pernikahan itu akan berlangsung sederhana dan hanya dihadiri oleh orang-orang terdekat yang mereka sayangi serta telah menemani perjalanan hidup mereka selama ini.Mereka menghabiskan beberapa jam dengan mengobrol santai sebelum akhirnya berpamitan.Dalam perjalanan kembali ke hotel, tiba-tiba Samuel mendapat ide."Kalau kamu belum terlalu lelah, malam ini kita bisa pergi ke Museum Enriz," usul Samuel dengan penuh semangat."Boleh." Itha ters

  • Di Antara Bos dan Bayinya   Bab 198

    Begitu melihat gerakan tangan Itha di perutnya, Brenda langsung memahami maksudnya.Mulutnya ternganga lebar.Dia tidak percaya.Dadanya terasa nyeri, bahkan rasa kesal di wajahnya sama sekali tidak bisa disembunyikan.Sebelum sempat pulih dari keterkejutannya, Samuel masuk melalui pintu yang baru saja dilewati Itha.Mata Brenda langsung dipenuhi air mata.Dia tahu putranya adalah satu-satunya harapan yang masih dia punya untuk bisa keluar dari tempat itu."Samuel Sayang!" Brenda menempelkan telapak tangannya ke kaca. "Ibu sangat menderita di sini. Tolong ... kasihanilah aku. Aku ini ibumu. Tolong keluarkan Ibu dari sini. Kumohon."Brenda menangis tersedu-sedu seperti anak kecil."Halo, Bu."Tidak ada sedikit pun emosi dalam sapaan Samuel.Tangisan dan permohonan Brenda sama sekali tidak menggoyahkannya."Tampaknya, sekarang kamu akhirnya menanggung akibat dari semua yang sudah kamu lakukan.""Tolong, Nak. Keluarkan Ibu dari sini. Kalau nggak bisa, setidaknya bantu supaya aku bisa menj

  • Di Antara Bos dan Bayinya   Bab 197

    Jumat pagi itu, Itha dan Samuel meninggalkan hotel, lalu berangkat menuju penjara wanita di Landon.Samuel sama sekali tidak ingin bertemu ibunya.Semua yang terjadi masih meninggalkan luka yang dalam. Samuel tidak punya sedikit pun keinginan untuk berhadapan lagi dengan Brenda. Yang dia inginkan hanyalah kembali ke kehidupannya di Verdan dan melupakan Landon untuk selamanya.Meski Landon adalah kota kelahirannya dan menyimpan banyak kenangan indah dari masa kecilnya, Samuel tahu kota itu tidak akan pernah terasa sama lagi baginya, tidak peduli berapa lama pun waktu berlalu.Setelah menyelesaikan semua prosedur yang diperlukan, Itha masuk lebih dulu ke ruang kunjungan.Dia meminta waktu lima menit untuk berbicara berdua dengan Brenda sebelum Samuel menyusul.Itha duduk di kursi pengunjung. Di balik kaca tebal di hadapannya, terdapat kursi tempat Brenda akan duduk. Keduanya akan dipisahkan oleh kaca dan berbicara melalui telepon yang tersedia di sana. Mereka tidak akan bisa melakukan ko

  • Di Antara Bos dan Bayinya   Bab 196

    Gino menyadari ekspresi putranya kembali serius."Menurutmu, ini benar-benar keputusan yang baik?" tanya Gino yang jelas terlihat khawatir."Nggak." Samuel memberi tahu, "Menurutku, kembali ke sana itu ide gila. Tapi, aku harus mendukung calon istriku. Aku ingin dia bahagia. Kalau menurutnya pergi ke Enriz bisa membuatnya merasa lebih baik, aku akan tetap mendampinginya meskipun sebenarnya aku nggak setuju.""Kamu benar. Tapi, jangan terlalu khawatir. Brenda sudah nggak bisa menyakitinya lagi.""Ayah benar-benar yakin?" tanya Samuel. "Ada orang yang bahkan cuma dengan keberadaannya saja sudah bisa membuat hidup orang lain menderita.""Aku tahu," jawab Gino. "Tapi, aku juga tahu selama kamu ada di sisi Itha, kamu nggak akan biarkan sesuatu yang buruk terjadi padanya. Nak, kadang aku masih menyalahkan diriku sendiri. Kalau bukan karena aku sakit waktu itu, kamu nggak akan pernah meninggalkan Itha sendirian.""Ayah, sudahlah," potong Samuel dengan lembut. "Yang bersalah atas semua ini sud

  • Di Antara Bos dan Bayinya   Bab 195

    Mendengar permintaan Itha, Samuel langsung berdiri dan menghampirinya."Nggak. Pokoknya nggak boleh.""Tadi, kamu bilang bersedia melakukan apa saja," protes Itha."Aku nggak pernah menyangka kamu akan meminta hal seperti ini.""Kumohon, Samuel. Aku harus menemuinya dan bicara langsung dengannya." Itha meraih tangan tunangannya."Untuk apa? Apalagi, sekarang kondisimu akhirnya mulai membaik. Kenapa aku harus membawamu kembali ke tempat yang sudah membuatmu begitu menderita dan mempertemukanmu dengan wanita yang selama ini cuma membawa kesengsaraan dalam hidup kita?""Justru itu alasannya. Kamu nggak mengerti?" balas Itha. "Aku ingin dia melihat sendiri bahwa setelah semua yang dia lakukan pada kita ... dia tetap gagal. Aku yakin terakhir kali dia melihatku, aku sedang hancur dan putus asa. Aku nggak mau dia mengira dirinya menang cuma karena aku sempat seperti itu, meskipun sekarang dia sudah berada di balik jeruji besi.""Kamu nggak dengar apa yang Pak Frans dan Bu Vivian katakan pada

  • Di Antara Bos dan Bayinya   Bab 2

    "Aura, bangun!" teriak Ibu dari ambang pintu kamarku."Ini baru jam lima pagi. Hari ini bukan giliranku keluar," jawabku kaget sambil melirik jam di ponsel."Kamu tidak pergi hari ini. Alisa demam, jadi kamu harus menemaninya. Rendi tidak bisa mengurusnya sendirian saat dia sakit.""Tapi aku sudah b

  • Di Antara Bos dan Bayinya   Bab 1

    Sudah lewat pukul enam sore ketika ibuku muncul di depan pintu sambil berteriak, "Aura! Aura!"Aku segera bergegas keluar. Di tangannya ada beberapa kantong belanja."Cepat kemari, gadis bodoh! Kamu tidak lihat ini berat, ya?"Ibu seperti biasanya sedang dalam suasana hati yang buruk. Pasti Rendi Sa

  • Di Antara Bos dan Bayinya   Bab 6

    Pukul enam pagi, aku bangun dan mengenakan pakaian. Aku sedang merapikan beberapa laci ketika seseorang mengetuk pintu kamar. Aku langsung membukanya. Ternyata itu pria yang menurunkan barang-barang dari mobil kemarin saat aku tiba dari ibu kota bersama bayi dan Alverio."Selamat pagi, Nona Aura. Na

  • Di Antara Bos dan Bayinya   Bab 3

    "Aura, Aura!"Aku menoleh ke samping dan melihat temanku, Isya. Dia mengenakan gaun panjang berwarna biru langit, rambut pirangnya terurai, melambai padaku sambil berjalan mendekat."Aku kira kamu tidak jadi datang, Aura!" katanya sambil memelukku."Isya, kamu tidak tahu apa yang baru saja terjadi.

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status