LOGINAnindya harus menerima kenyataan pahit bahwa orang yang paling ia cintai dan percaya ternyata telah menghianatinya. Padahal ia telah mengorbankan semua mimpinya untuk mengabdikan dirinya sebagai ibu rumah tangga. Nyatanya pernikahan yang sudah berjalan 5 tahun itu hancur dalam sekejap mata. Dia memilih untuk mundur daripada harus di madu. Ditengah keputusasaan, ia dipertemukan dengan seorang pemuda yang pada akhirnya mengerjar cintanya. Akankan Anindya membuka hatinya kembali setelah ia memutuskan untuk menutup pintu hati rapat-rapat? Bisakah ia bangkit dari keterpurukan dan mengobati trauma penghianatan? Haii....ini cerita baruku di GN. Beri dukungan kalian dengan rate bintang lima ya. Ikuti kisah Anindya sampai tamat ya. Terima kasih.
View MoreSelama berbulan-bulan, Anindya masih menyimpan video rekaman itu. Semula ia tak peduli karena tak ingin ikut campur dalam hidup Adrian lagi. Jika benar bayi laki-laki yang dilahirkan oleh Viona beberapa bulan lalu bukan anak dari Adrian, melainkan hasil hubungan gelap Viona dengan lelaki lain, maka kesuburan Adrian perlu dipertanyakan. Selama lima tahun pernikahan bersama dengan Adrian, dia selalu dipojokkan dan disalahkan karena tidak kunjung hamil, padahal dokter sudah menyatakan bahwa rahimnya baik-baik saja tak ada masalah. Justru, disaat seperti itu Adrian selalu menolak jika Anindya mengajaknya periksa ke dokter kandungan dengan berbagai macam alasan hingga membuat Anindya jengah. Hari ini ia dipertemukan kembali dengan pemuda yang beberapa bulan lalu tak sengaja bertemu di sebuah resto di Mall. Pemuda yang ia duga sebagai selingkuhan Viona. Lelaki ini datang ke kantornya dengan maksud berkonsultasi dan meminta gambar desain untuk rumah yang rencananya akan ia bangun. Ia da
"Nggak mungkin. Ini nggak mungkin. Bagaimana bisa dia hamil? Dia kan mandul." Bu Sarita terlihat senewen setelah mengetahui jika Anindya baru saja periksa kehamilan. Ia merasa semuanya aneh dan tak masuk akal. Bagaimana bisa wanita yang sudah pernah menjadi menantu di rumahnya selama 5 tahun, yang tak pernah menunjukkan tanda-tanda kehamilan, begitu bercerai dan menjadi istri pria lain, tiba-tiba saja hamil. Ini sungguh diluar nalarnya. "Paling mereka lagi bersandiwara sengaja mau manasin kita. Mereka pasti malu karena ternyata mantan istrimu itu betulan mandul dan tak bisa memiliki keturunan. Iya, pasti seperti itu," terka Bu Sarita masih berlanjut. Adrian hanya menghela napas panjang seraya mengusap wajahnya dengan kedua telapak tangan. Terlihat dari wajahnya seperti tak percaya jika Anindya benar-benar bisa hamil. Dulu ia hampir putus asa karena Anindya tak kunjung, lalu sekarang baru juga mereka sebulan menikah, Anindya langsung hamil. "Adrian! Adrian! Heh, diajakin ngomong
Dengan tangan gemetar, Anindya menerima hasil tes dari dokter kandungan. Setelah disarankan oleh dokter umum untuk pindah poli dan meminta untuk melakukan pemeriksaan kembali, Anindya kini dibuat ternganga oleh hasil tes yang baru saja dilakukannya tersebut. "Jadi, ini artinya saya beneran hamil dok?" Tanya Anindya setengah tak percaya setelah dokter memberitahunya soal hasil tes kehamilah yang dilakukannya. Dokter kandungan itu mengangguk sambil tersenyum lebar. "Iya betul. Anda hamil Bu Anindya. Selamat ya." "Tapi dok, sepertinya nggak mungkin saya hamil," ujar Anindya masih tak percaya dengan kertas hasil pemeriksaan itu. "Kenapa Bu? Apakah yang menyebabkan Anda tidak percaya dengan hasil testnya? Apakah sebelumnya ada masalah dengan alat reproduksi atau rahim Anda?" Selidik dokter kandungan itu. "Saya kurang yakin dok," ucap Anindya seraya melirik Zevan yang duduk di sampingnya juga ke arah Nyonya Martha yang hanya diam mendengarkan keterangan dokter kandungan. "Dulu
1 Bulan setelah pernikahan***"Ma, apa ini tidak terlalu berlebihan?" Anindya terperangah setelah membaca sebuah berkas yang diberikan oleh ibu mertuanya. Bagaimana tidak? Dalam berkas itu berisi surat pengangkatan dirinya sebagai direktur di anak perusahaan dimana dia bekerja menggantikan Pak Lukman disana. Ia juga baru tahu, bahwa perusahaan dimana dia bernaung selama ini adalah bagian dari bisnis keluarga yang dikelola oleh mertuanya.Anindya menyenggol kaki Zevan, lalu berbisik, "Kenapa nggak bilang jika perusahan tempatku bekerja adalah bagian dari bisnis keluargamu?"Zevan menoleh dan hanya tersenyum tipis. Selanjutnya ia hanya menggendikkan pundak dan lanjut sarapan. "Berlebihan bagaimana maksudmu?" Ibu mertuanya menaikkan alisnya heran. "Sudah sepantasnya aku menempatkan menantuku sendiri sebagai pemimpin disana. Apalagi kamu cukup kompeten. Aku sudah melihat laporan kinerjamu selama beberapa bulan belakangan ini dan kinerja 5 tahun yang lalu. Aku merasa kamu mampu, Nindy.






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews