Inicio / Romansa / Dinikahi Bosku: Menjadi Cinderella Dua Tahun / Bab 77: Key Performance Indicator

Compartir

Bab 77: Key Performance Indicator

Autor: Duvessa
last update Fecha de publicación: 2026-03-02 03:51:47

Ryn langsung menegang. “Hah?!”

Kylar membuka satu mata, sudut bibirnya terangkat tipis. Bahkan dalam keadaan pucat pun, ekspresi isengnya tetap hidup. “Refleks kamu cepat banget.”

“Pagi-pagi ngomongnya udah ke mana-mana,” desis Ryn, pipinya menghangat tanpa izin.

“Aku cuma tanya.”

“Itu bukan pertanyaan ringan, Pak CEO.”

Kylar terkekeh pelan, lalu meringis tipis ketika denyut di pelipisnya kembali terasa. “Hipotetis.”

“Hipotetis kamu tuh berbahaya.” Ryn mencoba melepaskan diri, tapi tangan Kylar
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Dinikahi Bosku: Menjadi Cinderella Dua Tahun   Bab 561: Keputusan Kylar

    Kylar tetap tenang, tetapi tatapannya tidak lagi sehangat beberapa menit sebelumnya. “Saya menghargai perhatian kamu. Tapi urusan makan saya bukan tanggung jawab kamu sampai harus memasak di rumah saya.”Elena menundukkan kepala sedikit. “Maaf, Mr. Kylar. Saya tidak bermaksud melewati batas.”“Saya tahu.” Nada Kylar sedikit melunak, tetapi sikapnya tetap tegas. “Kita bekerja bersama. Saya ingin hubungan kita tetap sebatas itu.”“Baik.”Kylar mengangguk lalu menyerahkan kembali map yang sudah ditandatangani. “Ini sudah selesai. Besok pagi kirim ke legal.”Elena menerima map tersebut dengan kedua tangan, lalu berdiri. “Baik, Mr. Kylar.”Dia berbalik hendak pergi, tetapi sebelum mencapai pintu, Kylar kembali memanggilnya. “Lena.”Elena menoleh.“Kalau ada berkas yang harus saya tanda tangan lagi, kirim ke ruang kerja atau beri tahu saya lewat pesan. Tidak perlu datang ke rumah kalau bukan sesuatu yang benar-benar mendesak.”Elena mengangguk pelan. “Saya mengerti.”“Bagus.”Elena kemudian

  • Dinikahi Bosku: Menjadi Cinderella Dua Tahun   Bab 560: The Line

    “Kenapa, Mas? Ada yang telepon?” tanya Ryn setelah menyadari suara Kylar sempat terputus beberapa detik.“Urusan kantor.”“Penting?”“Kalau penting, dia pasti telepon lagi.”“Oh,” komentar Ryn singkat. Dia tahu Elena yang menelepon, meskipun Kylar tidak menyebut namanya.Kylar menatap layar ponselnya yang kembali gelap. Ada sedikit rasa tidak nyaman di dadanya karena dia tahu Elena mungkin saja menelepon untuk sesuatu yang memang tidak bisa menunggu.Namun, untuk malam ini dia tidak ingin membiarkan urusan kantor kembali mengambil waktunya bersama Ryn.Dua minggu terakhir dia terlalu sering mengatakan ‘nanti’ kepada istrinya. Nanti setelah rapat selesai. Nanti setelah urusan ini beres. Nanti kalau sudah sampai rumah. Tanpa sadar, kata sederhana itu membuat jarak mereka terasa semakin jauh.Malam ini, Kylar tidak mau melakukannya lagi.“Lanjut,” katanya ketika Ryn tiba-tiba berhenti bercerita. “Tadi kamu mau cerita apa?”Ryn tertawa kecil. “Aku tadi cerita Reynash.”“Oh, iya. Anak itu

  • Dinikahi Bosku: Menjadi Cinderella Dua Tahun   Bab 559: Siapa Perempuan Itu?

    “Maaf, ini siapa?” tanya Ryn. Suaranya mulai bergetar meskipun dia berusaha mempertahankan nada bicara tetap tenang.Entah kenapa, mendengar suara perempuan menjawab telepon Kylar di waktu seperti ini membuat pikirannya langsung berlari ke mana-mana.“Saya Elena, personal assistant Mr. Kylar,” jawab perempuan di seberang dengan tenang. “Maaf saya lancang mengangkat telepon beliau karena Mr. Kylar sedang rapat dan ponselnya dititipkan kepada saya. Ada yang perlu saya sampaikan?”Ryn diam sepersekian detik. Dia memang tahu sejak awal Kylar akan memiliki personal assistant selama berada di Paris.Bodohnya, dia tidak pernah bertanya apakah asisten itu perempuan atau laki-laki. Dan ternyata perempuan?“Oh.” Ryn menarik napas pelan sebelum menjawab, berusaha terdengar biasa saja. “Nggak ada. Nanti minta suamiku telepon balik saja. Thanks, Elena.”“Baik, Mrs. Ashwara. Nanti saya sampaikan.”Sambungan telepon berakhir.Ponsel masih berada di tangan Ryn ketika dia menatap layar selama beberapa

  • Dinikahi Bosku: Menjadi Cinderella Dua Tahun   Bab 558: Long Distance Menyebalkan!

    [Aku udah sampai Paris, Sayang. Kangen kamu sama anak-anak.]Pesan itu Ryn terima tepat pukul tiga sore ketika dirinya sedang duduk di ruang baca dengan sebuah buku terbuka di pangkuan. Di Paris, waktu baru menunjukkan sekitar pukul sepuluh pagi.Begitu membaca pesan singkat dari Kylar, bahunya yang sejak tadi sedikit tegang langsung mengendur. Setidaknya pria itu sudah tiba dengan selamat setelah penerbangan tengah malam yang membuat Ryn sempat beberapa kali terbangun hanya untuk melihat ponselnya, memastikan tidak ada kabar apa pun dari Kylar.Kepergian Kylar malam tadi memang tidak berlangsung semulus yang mereka rencanakan. Begitu waktu berangkat semakin dekat, Reyansh yang awalnya hanya berdiri di samping ayahnya perlahan mulai memasang wajah memelas karena ingin ikut ke Paris.“Aku nggak akan rusuh, Ayah. Janji,” bujuk Reyansh sambil tetap memeluk kaki sang Ayah. “Aku bisa sendiri. Aku bisa main sama Lucius. Aku juga nggak akan minta Ayah ajak jalan-jalan. Aku cuma mau ikut.”Kyl

  • Dinikahi Bosku: Menjadi Cinderella Dua Tahun   Bab 557: Pamit Dengan Benar

    Ryn langsung tertawa kecil. “Nanti kamu terlambat.”“Paris bisa nunggu. Kamu belum tentu.”Ryn menggeleng, tetapi senyumnya semakin lebar. “Semalam aja kamu bilang capek.”“Capeknya udah hilang.”“Cepat banget sembuhnya.”“Kalau obatnya kamu, memang begitu.”Ryn menahan tawa sambil mendorong bahunya. “Obat apaan? Semalam siapa yang sampai minta aku jangan ganggu dia karena katanya besok harus bangun pagi?”Kylar terkekeh. “Aku berubah pikiran.”“Baru sehari udah berubah?” goda Ryn jahil.“Namanya juga kebutuhan.”“Dasar nggak tahu malu.”“Kamu juga masih ngeladenin.”“Karena kasihan.”“Kasihan atau menikmati?”Ryn menatapnya beberapa detik, lalu mencubit pinggangnya. “Pergi makan sana.”Kylar justru semakin mendekat, kedua tangannya kembali melingkari pinggang Ryn. “Kalau makan malamnya kamu boleh nggak?”Ryn langsung menahan tawa, matanya menyipit geli. “Kylar.”“Apa?”“Kamu tuh kalau mau berangkat jauh kenapa makin nyebelin?”“Karena aku tahu aku bakal kehilangan jatah sebulan.”Ryn

  • Dinikahi Bosku: Menjadi Cinderella Dua Tahun   Bab 556: Mendadak Manja

    “Wah, wangi banget. Kamu masak apa, Sayang?”Kylar muncul di ambang pintu dapur dengan pakaian yang sudah rapi untuk perjalanan. Koper dan tas kerjanya sudah menunggu di dekat pintu depan, semua berkas untuk Paris juga sudah selesai disiapkan.Dia sengaja mengambil penerbangan tengah malam agar masih bisa makan malam bersama keluarga sebelum berangkat, tetapi begitu mencium aroma masakan dari dapur, bukannya langsung duduk, Kylar malah berjalan mendekati istrinya.“Ada sop iga, ayam bakar, tumis buncis, sama capcay. Masih ada beberapa lauk lagi yang tinggal dipanasin.” Ryn yang sedang mengaduk sop menoleh sebentar. “Duduk dulu, Mas. Bentar lagi ini matang.”Bukannya menurut, Kylar malah berdiri tepat di belakangnya. Kedua lengannya melingkari pinggang Ryn, menarik tubuh istrinya mendekat sebelum dagunya bertumpu di bahu Ryn. Dia menghirup aroma rambut dan leher istrinya yang terikat tinggi, lalu mengecup sisi leher yang terbuka.Ryn yang sedang memegang spatula langsung terkikik geli.

  • Dinikahi Bosku: Menjadi Cinderella Dua Tahun   Bab 4: Pernikahan Kilat

    “Ini serius kita sudah menikah, Pak?” tanya Ryn tidak percaya sambil memegang buku nikah erat-erat di depan halaman KUA.Setelah Naufal mengurus dokumen itu dengan perasaan heran dan bingung, Kylar benar-benar langsung membawa Ryn ke kantor KUA. Bahkan, penghulu dan petugas lain juga telah lengkap

  • Dinikahi Bosku: Menjadi Cinderella Dua Tahun   Bab 3: Kita Menikah Hari Ini!

    Ryn bergeming. Dia bingung harus mengikuti pemikiran gilanya, atau tetap pura-pura waras dan bekerja seperti biasa.“Jangan buang waktu saya. Kalau kamu cuma mau bilang ‘tidak’, bilang sekarang,” gertak Kylar.Namun, Ryn tetap duduk tanpa bicara apapun.Kylar menghela napas pendek, tipis. Bukan kes

  • Dinikahi Bosku: Menjadi Cinderella Dua Tahun   Bab 2: Menawarkan Kesepakatan

    Menikah minggu depan?!Kalau saja bisa, Ryn ingin menepuk bahu bosnya dan berkata, ‘Pak, Bapak lupa minum obat atau memang dari lahir begini?’Namun, tentu saja kalimat itu hanya berani hidup di dalam pikirannya. Di luar, Ryn masih berdiri dengan wajah sopan dan senyum paling aman di dunia.Pun, Ry

  • Dinikahi Bosku: Menjadi Cinderella Dua Tahun   Bab 1: Tiba-tiba Terjebak

    “Aku nggak mau membatalkan perjodohan ini!”Suara seorang perempuan terdengar memecah sunyi di rooftop. Ryn Laverna yang baru saja berniat keluar dari ruang makan yang berada di sana langsung membeku. Refleks dia merapat ke dinding, sementara jantungnya berdegup kencang.“Aku nggak minta pendapatmu

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status