LOGINBurung Penembus Langit adalah senjata terkuat Boneka Suci untuk membunuh musuh di udara.Alasannya sederhana. Kecepatannya luar biasa, daya tembusnya sangat kuat, dan jumlahnya sangat banyak.Selain itu, setiap burung digerakkan oleh puluhan batu spiritual kualitas terbaik di dalam tubuhnya, lalu diperkuat lagi dengan pola formasi. Jumlahnya mencapai lebih dari 3.000 ekor.Kalau dibiarkan begitu saja, lawan pasti akan terluka.Namun, jika diserang secara langsung, Burung Penembus Langit akan langsung meledakkan diri dengan kekuatan yang sangat dahsyat. Siapa pun akan kewalahan menghadapinya.Tirta tidak mengetahui rahasia di baliknya. Melihat kawanan Burung Penembus Langit berputar seperti awan hitam pekat yang menyapu ke arahnya, dia segera mengayunkan satu tebasan energi pedang yang menjulang ke langit.Bum! Bum! Bum!Akibatnya, beberapa ratus Burung Penembus Langit yang berada di barisan depan langsung meledak secara bersamaan.Awan jamur berwarna jingga bercampur hitam keabu-abuan
"Huff ...."Pada saat yang sama, Selvi yang sedang memejamkan mata tampaknya juga merasakan perubahan yang terjadi di luar.Napasnya mulai memburu, dadanya naik turun dengan jelas. Namun, dia benar-benar tidak bisa mengalihkan konsentrasinya. Setelah sempat terkejut sesaat, dia memaksa dirinya untuk kembali tenang.....Swiing! Pada saat yang sama, kecepatan Tirta melampaui batas. Dia menerjang ke tengah medan pertempuran hingga meninggalkan bayangan-bayangan setelah dirinya di udara.Terdengar dua suara benturan berturut-turut. Tang! Tang!"Ah! Tombakku!" Tombak Suci terkejut. Tombak andalannya yang telah ditempa berkali-kali itu tiba-tiba menjadi lebih pendek. Ujung tombaknya langsung tertebas putus."Bocah ini ... kekuatannya luar biasa!"Trisula Suci memiliki tenaga yang luar biasa besar. Sekali ayunan trisulanya turun, kekuatannya begitu dahsyat hingga gunung pun bisa terbelah dua.Namun, saat trisulanya dipukul oleh Pedang Penumpas Dewa milik Tirta, dia hanya merasakan telapak ta
Pemabuk Suci, Cambuk Suci, Boneka Suci, Trisula Suci, dan Tombak Suci, kelima orang ini keluar dari jalur ujian lebih lambat. Selain itu, mereka berada di jajaran bawah antara para orang suci dunia awani.Dari situ saja sudah bisa dibayangkan, kekuatan mereka jelas bukan sesuatu yang bisa dibandingkan dengan ahli tingkat semi pencapaian agung biasa.Selain itu, yang paling membuat siapa pun merasa gentar adalah Sodam. Seluruh tubuhnya diselimuti kabut hitam pekat. Aura yang dipancarkannya bahkan jauh lebih menyesakkan dibanding roh ganas yang pernah Tirta lihat dari menara kuno sembilan tingkat sebelumnya.Hitamnya begitu pekat, bagaikan lubang hitam yang mampu menelan segala sesuatu. Sepasang matanya juga telah berubah menjadi hitam pekat, nyaris tak lagi menyisakan emosi yang dimiliki manusia.Di sisi lain, Tirta yakin bahwa jika mengerahkan seluruh kekuatannya, dia mampu menghadapi kelima orang suci dunia awani. Namun sekarang, lawan terkuat justru adalah Sodam.Sodam seorang saja s
Yumika adalah yang paling tenang. Dia merasa karena Tirta secara sukarela menjelaskan pemahamannya kepada Selvi, berarti Tirta pasti memiliki gambaran mengenai peluang keberhasilannya."Aku juga nggak terlalu yakin. Tapi peluang berhasilnya seharusnya paling nggak sekitar 50%. Untuk sementara, sebaiknya kita jangan pergi ke mana-mana. Kita jagain Senior Selvi dulu."Tirta menghela napas pelan. Dengan kekuatan Selvi, meskipun saat ini dia sedang terluka, sebenarnya dia masih sanggup mempertaruhkan segalanya untuk merebut lencana perunggu milik Priya, lalu melarikan diri dari tempat ini.Namun, dia justru memilih jalan yang sama sekali berlawanan, yakni berdiri di pihak yang sama dengan Tirta dan yang lainnya. Harus diakui, dia benar-benar telah bersikap sebaik mungkin."Baiklah." Mendengar itu, tak seorang pun di antara para gadis yang keberatan.Selama menunggu, Tirta mengeluarkan tiga tanaman spiritual berusia puluhan ribu tahun dan menyerahkannya kepada Priya. Dia juga menceritakan p
"Memang untuk saat ini kami sudah nggak punya banyak keyakinan lagi. Kalau nggak, kami juga nggak akan memilih kembali.""Masalah utamanya sekarang adalah kita masih harus menunggu Tabib Suci keluar dari jalan ujian. Dalam dua hari lebih ke depan, keadaan kita akan sangat berbahaya," kata Tirta dengan wajah yang kurang sedap dipandang."Bukan cuma harus menunggu kakak seperguruanmu, kita juga harus menunggu anjing sialan itu. Entah ke mana dia berkeliaran. Sampai sekarang pun belum ada jejaknya." Irena menambahkan."Jangan panik. Kalian berjaga di sini. Aku akan memusatkan tenaga untuk menyembuhkan luka. Kalau lukaku pulih, bukan berarti kita nggak punya kemampuan untuk melindungi diri." Saat semua orang sedang murung, Selvi tiba-tiba berkata dengan ekspresi serius.Keistimewaan Ilmu 18 Transformasi Jangkrik Emas bukan hanya mampu meningkatkan kekuatan hingga 18 kali lipat, tetapi juga dapat membuat tubuh lama mengalami transformasi, terlahir kembali tanpa meninggalkan sedikit pun efek
"Nyawanya jauh lebih berharga daripada nyawamu. Kalau sampai kamu berani melukai sehelai bulu anjingnya saja ... aku akan langsung membunuhmu."Jelas sekali, roh ganas yang bersemayam di dalam tubuh Sodam telah menyadari bahwa anjing hitam besar itu bukan makhluk biasa."Apa?" Tombak Suci dan empat orang lainnya merasa sangat sulit memercayainya.Namun, Sodam yang sekarang bukan lagi pemuda bodoh seperti sebelumnya. Mereka benar-benar tidak berani membantah ucapannya."Kenapa? Masih belum terima?""Hmph, akan kukatakan yang sebenarnya. Aku ini keturunan anjing langit. Begitu garis keturunanku bangkit dan segelku terbuka, dengan sekali telan saja, aku bisa menelan bulan.""Dia benar. Digabung berlima pun, nyawa kalian masih nggak lebih berharga daripada nyawaku!"Melihat Tombak Suci dan yang lainnya terdiam dan tak berkutik, anjing hitam besar itu tersenyum penuh kemenangan.Kemudian, dia maju dan berkata kepada Sodam, "Bocah, aku nggak peduli siapa yang bersemayam di dalam tubuhmu. Aku
Saat ini, Tirta sudah sampai di atas kepala pria Negara Martim. Dia mengernyit saat melihat situasi ini. Tirta yang bisa menebak pemikiran mereka membatin, 'Ternyata mereka mau memakai artefak! Aku harus bertindak cepat!'Tirta langsung turun dari pedang. Sebelum mendarat di tanah, dia sudah menggen
Mendengar Sagara mengaku, Yudha tidak bisa mengendalikan emosinya lagi. Dia langsung maju, lalu mencekik Sagara dan membentak, "Sialan, beraninya kamu tanya begitu! Apa kamu tahu identitas Pak Tirta?"Yudha meneruskan, "Bukannya aku sudah beri tahu kamu semua anggota Keluarga Gomies nggak akan pergi
Waktu terus berlalu. Saat Tirta berhenti pada waktu subuh, tubuh Bella terus gemetaran. Dia seperti ikan yang menggelepar-gelepar di darat. Yang berbeda hanya Bella adalah putri duyung yang cantik.Selain itu, Tirta juga membuat Bella menyemburkan cairan yang banyak. Malam ini, lantai dan seprai di
Wanita itu melanjutkan, "Selain itu, tinta di kertas jimat belum kering. Apa kamu dan Prita yang membuat jimat ini?"Wanita itu bisa merasakan kedua barang ini mengandung sedikit energi spiritual. Alhasil, hambatan tingkat pembentukan fondasi tahap ketiganya hampir meregang. Bahkan kedua barang itu







