LOGINSalah satu tetua tertawa dan menimpali, "Kita sudah mencari di mana-mana dengan susah payah, ternyata sekarang kita malah menemukan Busur Matahari dengan mudah!"Melihat situasi ini, para tetua Sekte Zeru tampak antusias. Semangat mereka menggebu-gebu. Mereka merasa senang karena menemukan Busur Matahari dan mentertawakan Tirta tidak tahu diri.Demi mencari Busur Matahari, mereka sudah mengerahkan dua kultivator tingkat pembentukan dewa tahap menengah dan dua tingkat pembentukan dewa tahap awal.Tidak ada kekuatan spiritual di dalam tubuh wanita jelek ini. Sudah jelas dia adalah orang biasa. Jadi, para tetua tidak perlu khawatir.Kalaupun wanita jelek ini adalah kultivator tingkat pembentukan dewa tahap menengah, para tetua juga tidak takut. Asalkan wanita ini tidak bersembunyi dan muncul secara terang-terangan, para tetua bisa bekerja sama untuk membunuhnya dan merebut Busur Matahari kembali.Mereka hanya menginginkan Busur Matahari, jadi mereka tidak peduli tentang pemilik bulu. Bahk
Area yang tidak dicari hanya sekitar lima kilometer, tetapi 20 lebih tetua yang bekerja sama bisa mencakup area dalam radius 100 kilometer.Tetua Sekte Zeru masih bersikeras mengikuti Tirta. Di tengah perjalanan, Tirta berkentut untuk menunjukkan ketidakpuasannya. Kentutnya benar-benar bau! Dia ingin membalas sekelompok pria tua ini.Krek! Seorang tetua tingkat pembentukan dewa langsung maju dan mencekik Tirta. Dia marah-marah, "Wanita jelek, kamu bisa bawa kami cari orang itu atau nggak? Beraninya kamu kentut! Argh! Aku sudah nggak tahan ingin membunuhmu!"Tetua itu murka karena mencium kentut Tirta, jadi energinya terlepas hingga menghancurkan gunung dan bebatuan di sekeliling. Tumbuhan-tumbuhan juga patah.Tetua lain tidak bicara, tetapi ekspresi mereka sangat muram. Sudah jelas, sekarang mereka juga sangat kesal.'Sialan! Tapi, akhirnya sekarang mereka sudah berpencar,' omel Tirta di dalam hati.Tirta tetap menunjukkan ekspresi sabar saat menghadapi para tetua itu. Namun, dia berbi
Belakangan ini, anjing hitam bersusah payah mempelajari "Esensi Formasi" untuk memperkuat segel di tubuhnya. Energi spiritualnya tidak bocor sedikit pun, jadi para tetua tingkat pembentukan dewa di belakang tidak akan menemukan keanehan pada tubuh anjing hitam.Itulah sebabnya para tetua tingkat pembentukan dewa sama sekali tidak berwaspada setelah melihat anjing hitam yang muncul mendadak.Di langit, Sirius melihat orang tua Elisa. Dia bergumam, "Mereka juga ada di sini. Itu berarti orang yang melukai Humaira juga berada di sini. Tapi, sebaiknya aku amati situasinya lagi. Lagi pula, aku nggak buru-buru."Di bawah, Genta tentu memperhatikan Sirius yang melayang di langit. Namun, Sirius tidak turun. Sekarang Genta juga tidak bisa mengendalikan Tirta untuk mencari Sirius. Dia hanya bisa bertindak sesuai situasi.Selain itu, Genta juga salut dengan kemampuan Tirta untuk merespons dengan tepat. Tirta memancing para tetua itu untuk pergi ke belakang gunung. Kalau tidak, Genta tidak bisa men
Melihat Tirta ditangkap, Ayu dan lainnya sangat panik. Mereka hampir memanggil nama Tirta. Untung saja, mereka bisa menahan diri.Hal ini karena mereka tahu jika mereka berbuat seperti itu, nyawa Tirta pasti terancam. Selain para kekasih Tirta, murid Sekte Kristala dan wanita Negara Raigorou tidak tahu wanita berwajah biasa yang ditangkap itu adalah Tirta.Murid Sekte Kristala dan wanita Negara Raigorou hanya merasa sekelompok pria tua ini sangat keterlaluan. Mereka hendak maju untuk menegur para pria tua itu, tetap Luvia menghentikan mereka dengan memberi isyarat mata.Tirta juga panik ditangkap kultivator tingkat pembentukan dewa. Namun, dia hanya bisa memaksa dirinya tenang agar bisa memikirkan cara penyelesaian.Selain itu, Tirta juga berpura-pura ketakutan saat bicara, "Dewa ... kamu mau tanya apa? Kalau aku tahu ... aku pasti akan menjawab dengan jujur. Kumohon jangan bunuh aku ...."Seorang tetua langsung waswas. Dia bertanya dengan suara keras, "Um? Bagaimana kamu bisa tahu kam
Mereka bisa bersenang-senang dengan banyak wanita cantik setiap malam. Mencapai keabadian terasa tidak penting lagi.Hanya seorang wanita yang tampangnya biasa saja, begitu pula bodinya. Dia terlihat sangat jelek di tengah kumpulan wanita cantik itu.Tentu saja wanita itu adalah Tirta. Hanya saja, Genta sudah mengerahkan trik. Jadi, Sirius dan para tetua tidak bisa melihat tampang asli Tirta.Sirius dan para tetua tersadar dari kekaguman mereka. Setelah menenangkan diri, mereka mencari pria di lukisan. Namun, mereka tidak menemukan pria itu di antara puluhan ribu wanita ini. Mereka juga tidak menemukan pemilik bulu itu.Akhirnya, tetua Sekte Zeru tidak tahan lagi. Dia bertanya, "Sirius, apa yang kamu pikirkan?"Sirius menjawab dengan hati-hati, "Aku sudah merasakan dengan kesadaran spiritual, tapi aku nggak menemukan orang itu. Hanya saja, ada pemurni energi di tempat ini. Aku rasa orang itu sudah meninggalkan tempat ini karena mendengar kabar kedatangan kita."Sirius meneruskan, "Mung
Nabila menjawab, "Karena semalam kamu terus bilang 'cantik sekali', jadi kami panggil kamu 'Cantika' saja. Aku rasa nama ini cocok untukmu."Tirta terpaksa terima. Dia menanggapi, "Ya sudah. Mulai sekarang, kalian panggil aku 'Cantika' saja."Setelah sarapan, Tirta lanjut membangun vila di Desa Persik bersama Farida dan lainnya. Dia bersikap seolah-olah tidak terjadi apa-apa.Desa Persik baru terlihat lebih indah setelah vila selesai dibangun. Puluhan ribu wanita Negara Raigorou juga punya tempat tinggal yang nyaman.Pada saat yang sama, Devika segera mengutus orang untuk melakukan apa yang diminta Tirta. Beberapa keluarga besar yang diam-diam melapor langsung mengikuti arahan Devika untuk membocorkan keberadaan Tirta.Dalam sekejap, hampir semua tetua tingkat pembentukan dewa di Negara Darsia mengetahui kabar ini. Mereka berkomentar."Haha, orang itu sangat mudah dicari. Padahal baru sehari.""Sepertinya orang itu sangat terkenal.""Kita sama sekali nggak perlu menghabiskan banyak wak
Pertarungan yang intens kembali berlangsung. Malam ini, delapan tetua Sekte Kristala juga belum tidur. Bahkan para tetua tidak bisa menahan rasa penasaran mereka hingga melepaskan kesadaran spiritual untuk mengintip.Mereka tidak berani bersuara setelah melihat pertarungan intens itu. Namun, kesadar
Mendengar orang tuanya masih hidup, Elisa merasa senang. Namun, dia khawatir begitu mendengar orang tuanya berada di dalam formasi. Elisa bertanya, "Berada di dalam formasi? Jangan-jangan orang tuaku nggak sengaja terjebak di dalamnya?"Tirta berpikir sejenak sebelum menimpali, "Banyak formasi ditin
"Nggak bisa," tolak Tirta sembari menggeleng. Jarang-jarang ekspresinya begitu serius seperti sekarang ini.Tirta melanjutkan, "Kultivasi kalian memang meningkat sangat cepat, tapi kalian nggak berpengalaman dalam bertarung. Kalian jarang punya kesempatan untuk mengembangkan kemampuan kalian. Jadi,
Ketujuh tetua Sekte Mujarab bergumam."Dia bisa mengalahkan 40 lebih tetua energi internal tahap puncak dalam sekejap. Kemampuannya sangat mengerikan ....""Apa dia sudah memasuki tingkat abadi?""Nggak pernah ada pesilat tingkat abadi ... semuda ini.""Astaga ... kita malah berniat membunuh pesilat







