Share

Bab 1373

Penulis: Hazel
Dengan begitu, Susana bisa menanam Serangga Emas di dalam tubuh Susanti. Selain itu, Susana terobsesi untuk memelihara serangga. Sebenarnya sanjungan Jamil cukup berguna.

Hanya saja, tiba-tiba terdengar suara langkah kaki yang buru-buru, seolah-olah orang itu menginjak tangga hingga hampir hancur. Susana dan Jamil langsung merasa panik.

Susana berkata, "Aku bisa merasakannya. Dia bukan orang dari Suku Morda. Jamil, coba kamu lihat. Ini saat-saat penting untuk menanam serangga, jangan sampai kita
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (1)
goodnovel comment avatar
hans
***** bagus lanjut
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3008

    Anjing hitam merasa sangat malu. Bagaimanapun, dia menggigit Tirta hingga terluka dalam waktu singkat. Anjing hitam bertanya, "Kalau begitu ... aku salah paham padamu?"Tirta bertanya balik, "Tentu saja! Kamu kira aku benar-benar begitu kejam?"Anjing hitam menunduk dan menyahut dengan canggung, "Oke, aku minta maaf padamu. Sepertinya wawasanku kurang luas."Nova bertanya, "Tirta, jadi ... bagaimana caranya mengerahkan teknik rahasia yang kamu bilang?"Tirta menjawab, "Nggak usah buru-buru. Kita baru bisa mengerahkan teknik rahasia ini dengan baik waktu menemukan tubuh anak tanpa jiwa. Sekarang biarkan jiwa Hasana dirawat kertas emas dulu."Begitu Tirta melontarkan ucapannya, tiba-tiba terdengar suara menggelegar seperti ada kereta perang menggilas langit. Suara itu membuat jiwa orang bergetar.Hantaman yang kuat menyebar dengan cepat dari istana. Segala sesuatu yang berwujud hancur lebur terkena hantaman itu. Benar-benar mengerikan!Whoosh! Mutiara seukuran bulan kecil yang memancarka

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3007

    Tirta menarik napas dalam-dalam, lalu berkata, "Keputusasaan itu duka yang paling dalam. Anjing sialan, nggak usah bujuk dia lagi. Kalian semua minggir."Tirta menarik anjing hitam ke samping. Setelah itu, dia melancarkan serangan energi pedang dan hendak menebas leher Hasana.Hasana tampak sangat tenang saat menghadapi kematian yang sudah dekat. Dia memandangi Tirta sambil tersenyum. Hasana memang tidak bicara, tetapi siapa pun tahu dia sangat berterima kasih pada Tirta.Srak! Kepala Hasana langsung dipenggal oleh cahaya pedang. Dia merasakan dunia berputar dan semuanya mulai tampak tidak jelas. Pandangannya perlahan menjadi gelap, dia seperti jatuh ke jurang yang dalam.Hasana bergumam terakhir kali, "Ternyata, ini rasanya mati ... benar-benar aneh ...."Nada bicara Hasana tentu menunjukkan dia merasa tidak rela, tetapi sekarang semuanya sudah berakhir.Sebenarnya sekarang Tirta tidak mengerahkan teknik rahasia. Kemampuannya hanya mencapai tingkat pembentukan jiwa tahap kedelapan.De

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3006

    Kata-kata yang singkat itu seperti sangat berat sampai-sampai Tirta kesulitan melontarkannya.Ngung! Cahaya pedang yang terpancar di ujung jari Tirta terus berkedip. Pancaran cahaya yang menyilaukan membuat wajah Hasana terlihat makin pucat.Mendengar ucapan Tirta, Hasana tersenyum lega. Dia membalas sebelum memejamkan matanya, "Terima kasih, Dik ...."Tatapan Tirta terlihat tegas, lalu dia mengangkat tangannya dan hendak melancarkan serangan energi pedang untuk membunuh Hasana.Tiba-tiba, anjing hitam bergegas menghampiri Hasana dan melindunginya. Dia menunjukkan taringnya kepada Tirta, padahal biasanya dia jarang bersikap seperti ini.Anjing hitam menggonggong dan menegur, "Eh ... Tirta, nasib wanita ini begitu tragis. Tapi, kamu malah tega membunuhnya? Apa kamu masih punya hati nurani?"Sebelumnya anjing hitam sangat membenci orang seperti Hasana. Sekarang dia malah sangat menghargainya.Kemudian, Nova maju dan memohon kepada Tirta, "Tirta, tindakanmu memang kejam. Kakak ini sangat

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3005

    "Aku nggak mau kabur lagi," kata Hasana seraya menggeleng. Air matanya mengalir, dia mulai bercerita dengan senyuman tersungging di wajahnya, "Bertahun-tahun yang lalu, sepertinya aku masih berusia 18 tahun. Aku ini putri pedagang di dunia fana. Aku menguasai berbagai bidang seni dan sangat beretika.""Banyak pria di kota menyukaiku. Waktu itu, aku sangat sombong. Nggak ada satu pria pun yang bisa membuatku jatuh hati. Suatu hari, aku kebetulan berkenalan dengan seorang pria yang sangat elegan," lanjut Hasana.Hasana meneruskan ceritanya, "Pria itu berbeda dengan yang lain. Dia punya ambisi sendiri dan juga seorang pemurni energi. Lama-kelamaan, aku pun berhubungan intim dengannya. Aku mengabaikan larangan keluargaku untuk meninggalkan kampung halamanku dan mengikutinya berkelana ke tempat yang jauh.""Tapi, aku nggak menyangka ternyata dia membawaku ke gua sekte. Setiap hari, banyak pria datang untuk meniduriku. Dari pria tua sampai pemuda. Aku berusaha mati-matian untuk meminta kekas

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3004

    Tirta juga bersandiwara. Dia tersenyum lebar sehingga menunjukkan giginya yang putih. Tirta akan kehilangan seratus lebih teknik rahasia untuk pasangan itu jika langsung membunuh Hasana, benar-benar disayangkan.Hasana diam-diam merasa lega, tetapi dia tetap tidak menurunkan kewaspadaannya. Dia bertanya dengan tatapan kesal, "Apa kamu sama sekali nggak tertarik padaku?"Tirta melihat Nova yang berdiri di dekat sana dan menyahut, "Aku sudah ada yang punya. Aku nggak ingin mengecewakan istriku."Selesai bicara, Tirta mengeluarkan sepotong baju untuk menutupi tubuh Hasana.Tubuh Hasana gemetaran dan dia tersenyum canggung. Hasana menimpali dengan ekspresi iri, "Ternyata begitu. Sayang sekali .... Ya sudah, aku tuliskan seratus lebih teknik rahasia untuk pasangan sekarang."Kemudian, Hasana mengeluarkan alat tulis dan mulai menulis satu per satu teknik itu. Tulisan Hasana sangat kecil dan rapi, tidak seperti karakternya yang liar. Tulisan di kertas itu seperti ditulis putri bangsawan yang

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3003

    Anjing hitam menambahkan, "Selain itu, kamu jangan berpikiran untuk kabur atau melakukan hal lain. Kalau nggak, aku bisa menghabisimu dengan mudah."Tentu saja, kalimat terakhir ini ditujukan kepada Hasana.Hasana langsung tertawa dan menanggapi, "Nggak mungkin. Tadi aku sudah bersumpah pada senior muda ini. Tentu saja aku nggak berani macam-macam. Kamu nggak usah khawatir."Hasana memang tidak pernah bertarung dengan anjing hitam, tetapi dia melihat dengan kesadaran spiritual anjing hitam merusak formasi di tempat ini. Padahal formasi itu dipasang oleh tetua agung dari tiga tempat suci terbesar.Selain itu, sebelumnya anjing hitam mengeluarkan kabut beracun dari mulutnya. Bahkan penguasa agung juga tumbang terkena racun itu. Padahal kemampuan penguasa agung jauh lebih hebat daripada Hasana.Dua hal ini membuat Hasana takut kepada anjing hitam. Jadi, dia tidak berani bertindak.Anjing hitam mendengus, lalu berbicara dengan sombong, "Untung kamu tahu diri. Kalau nggak, aku punya banyak

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2263

    Tadi Pedang Terbang itu sudah membunuh 2 ribu lebih pasukan dan 80 lebih pejabat Negara Yumai. Setelah membunuh begitu banyak orang, Pedang Terbang tetap mengilap. Tidak terlihat noda darah sedikit pun. Para pejabat merasa Pedang Terbang itu sangat mengerikan.Seorang pejabat benar-benar berharap bi

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2260

    Melihat situasi ini, Arata berkata kepada Tirta, "Gawat, Pak Tirta! Sagara mau melawan Bapak dengan senjata besar. Kalau nggak, kita sembunyi dulu!""Nggak masalah, kalian sembunyi di lingkaran ini dan jangan jalan ke tempat lain. Aku akan memenggal kepalanya," pesan Tirta.Selesai bicara, Tirta men

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2335

    Yahsva juga tertawa setelah memastikan kebenarannya. Dia ikut berseru, "Ternyata Tirta masih hidup ... benar-benar sulit dipercaya! Ini keajaiban! Pantas saja orang Negara Yumai tiba-tiba menyerah, sepertinya mereka takut melihat Tirta masih hidup."Yahsva lanjut tertawa, lalu menambahkan, "Kalau pr

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2352

    Senjata nuklir hanya senjata andalan yang terakhir. Erhard sudah menyiapkan trik lain untuk menghadapi Tirta."Oh? Kalau begitu, coba kamu bilang bagaimana caranya kamu membalas Negara Martim. Apa kamu mau menembakkan senjata nuklir ke negara mereka?" tanya Tirta dengan sinis.Kala ini, Tirta tidak

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status