Home / Zaman Kuno / Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai! / 62. Mertua kejam dan menantu jahat

Share

62. Mertua kejam dan menantu jahat

Author: Raisaa
last update Huling Na-update: 2025-10-17 08:35:58

Kali ini, Estela terdiam sebentar. Kemudian suaranya kembali lembut namun sarat sindiran.
“Masalah sepertinya selalu mengitari Duchess itu. Sampai kapan kau akan melindunginya, Kakak?”

Ucapan itu seperti cambuk bagi Odet. “Kau bicara seolah menantuku itu sumber masalah.”

“Semua orang memiliki masalah,” sahut Estela santai. “Namun jika sekarang kau melangkah sejauh ini untuk membelanya, bagaimana nanti bila masalah lain muncul lagi?”

Keheningan menggantung. Odet menarik napas panjang, menahan diri agar tidak meninggikan suara.
“Orang seperti menantuku , yang tenang dan tahu menempatkan diri  tidak menciptakan masalah. Justru orang-orang yang iri padanya lah yang selalu berusaha me

Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!   398. Keputusan yang tidak perlu dipertanyakan

    Kembali kewaktu sekarang,Disaat semua orang merasakan ketegangan dan kesunyian karena Dirian Leventis membawa pulang wanita cantik dengan rambut merah itu, Odet adalah orang pertama yang kehilangan kendali.“Apa ini, Dirian?!” teriaknya, suaranya menggema di halaman kastil yang tadinya sunyi. “Apa yang kau lakukan? Siapa wanita yang kau bawa pulang ke rumah ini?!”Nada suaranya bukan sekadar marah namun itu kemarahan seorang ibu yang merasa keluarganya diinjak-injak.Nenek pun maju selangkah, tongkatnya menghentak lantai batu. “Dirian,” suaranya bergetar namun tajam, “kau benar-benar berniat menghancurkan rumah tanggamu sendiri?”Semua mata tertuju pada Dirian.Namun lelaki itu tidak menjawab mereka.

  • Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!   397. Zurine

    Kikikan Morvena terhenti begitu saja.Bukan karena perintah, bukan karena ancaman melainkan karena satu pertanyaan sederhana yang seharusnya tidak pernah Dirian ucapkan.Morvena berdiri mematung di tempatnya. Tubuhnya kaku, jemarinya yang tadi bergerak luwes kini terdiam di udara sebelum perlahan ditarik kembali. Api di matanya seolah membeku, menyisakan kilau rapuh yang jarang bahkan mungkin tidak pernah ditunjukkannya pada siapa pun.Dirian tetap diam.Ia tidak mendesak, tidak mengulang pertanyaan. Tatapannya lurus dan tenang, namun justru itulah yang membuat udara di antara mereka terasa semakin berat. Diam Dirian bukanlah kebingungan melainkan kesungguhan.Morvena menarik napas perlahan.&l

  • Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!   396. Siapa namamu?

    Sebelumnya,Pergulatan batin dan pikiran terjadi sepanjang perjalanan, membuat Dirian terjebak dalam kebimbangan yang menyesakkan. Ia harus menentukan apa yang seharusnya ia lakukan atas semua kekacauan ini. Kepalanya terasa kosong, namun dadanya penuh oleh perasaan yang saling bertabrakan amarah, keraguan, rasa bersalah, dan ketakutan yang tak ingin ia akui.Satu hal yang pasti, apa pun keputusannya nanti, itu akan menjadi keputusan yang rumit dan berbahaya, bukan hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi banyak orang.Mobil itu akhirnya terparkir di depan biara. Seperti biasa, orang-orang yang mengikutinya telah lebih dulu berkumpul. Lima orang berdiri dalam barisan rapi, lalu berlutut di hadapannya begitu Dirian turun dari mobil. Suasana hening, hanya angin yang berdesir di antara bangunan batu tua itu.

  • Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!   395. Badai baru yang datang

    Sylar dan Mona cukup kaget dengan ucapan Selene.Selene berdiri perlahan. Gerakannya tenang, namun auranya berubah. Ia tidak mendekat untuk mengancam, tidak pula menjauh untuk menghindar. Ia hanya berdiri, seorang kakak, seorang bangsawan, seorang wanita yang terluka namun masih berpikir jernih.“Aku tidak pernah berkata kau harus berhenti mencintai siapa pun,” ucap Selene. “Dan aku tidak pernah berniat mengurungmu dalam aturan yang bahkan aku sendiri sering melanggarnya.”Ia menatap Mona, tatapan itu membuat Mona gemetar, namun Selene tidak mengandung kebencian. Hanya kelelahan dan kejujuran.“Yang kupersoalkan,” lanjut Selene sambil kembali menatap Sylar, “adalah kebohongan. Jarak yang kau ciptakan. Dan fakta bahwa kau membiar

  • Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!   394. Aturan bangsawan

    Bjorn langsung menunduk. “Maaf, Nyonya. Saya akan melakukannya.”Saat pintu tertutup kembali, Selene bersandar di kursinya. Jantungnya berdetak pelan namun berat.Jika dugaannya benar… Maka wanita yang membuat Sylar menjauh darinya mungkin lebih dekat dari yang ia kira. Dan entah kenapa, Selene tidak tahu apakah ia harus bersiap untuk tersenyum atau untuk menghadapi sesuatu yang jauh lebih rumit.Tidak butuh waktu lama bagi Bjorn untuk menemukan jawabannya.Namun Selene tetap tidak menyangka, atau mungkin, tidak ingin menyangka, bahwa kebenaran akan berdiri tepat di hadapannya, setelanjang ini.Perjalanan dari ibu kota memakan waktu hampir tiga jam. Jalanan berbatu yang rapi, deretan bangunan megah namun tertutup, da

  • Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!   393. Terasa begitu ganjil

    Pertanyaan itu membuat Selene terdiam.Ia menatap wajah adiknya. Bukan wajah seorang bangsawan dingin, bukan pula pria yang selalu berdiri tegar di balik tanggung jawab. Yang ia lihat adalah Sylar kecil yang dulu sering bersembunyi di balik punggungnya, anak laki-laki yang selalu bertanya apakah ia melakukan hal yang benar.Selene tidak langsung menjawab.Ia menghela napas pelan, lalu menoleh sejenak ke arah Dagny dan Divrio yang kini duduk di lantai bersama Count Moreau. Ayah mereka tertawa kecil, tangannya gemetar saat mencoba menunjukkan sesuatu pada Dagny. Pemandangan itu membuat dada Selene terasa penuh, oleh rasa kehilangan, penyesalan, dan harapan yang datang bersamaan.Kemudian Selene kembali menatap Sylar.“Sylar,&rdq

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status