Share

198. Balon pecah

Author: Raisaa
last update publish date: 2026-06-13 19:36:53

Siera berdiri diam di tempatnya dan kegelapan menyelimuti seluruh penglihatannya.

Tidak ada lagi cahaya lentera yang memantul di permukaan danau, tidak ada wajah-wajah para bangsawan yang memenuhi taman istana, bahkan langit malam yang sebelumnya begitu jelas kini telah menghilang di balik kain penutup mata yang menutupi pandangannya.

Yang tersisa hanyalah suara angin yang berembus pelan, daun-daun yang bergesekan dan suara air danau yang sesekali terdengar dari kejauhan.

Tanpa sadar, jemarinya
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (2)
goodnovel comment avatar
Bundanya Khaliza
Sierra ini kelewatan naif nya.. pergi aja langsung emang ga bisa
goodnovel comment avatar
Ace Portgas
yaa ampun siera kasian banget... sumpah jahat banget erick,kapan mati nya wooiiii !!!!!
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   589. Pedang tak punya otak

    Kereta yang membawa Erick akhirnya tiba di Kastil Arhad. Begitu kendaraan itu berhenti di halaman depan, beberapa pelayan segera menyambut kedatangannya. Namun, sebelum Erick sempat melangkah menuju pintu utama, ia mendapati kakeknya sudah berdiri di sana bersama kepala pelayan dan beberapa pelayan lain. Duke Arhad tampaknya telah mengetahui kedatangannya sejak awal dan sengaja menunggu di depan kastil untuk menyambutnya.Dari tatapan pria tua itu, Erick tahu bahwa kedatangannya bukanlah sesuatu yang disambut dengan senang hati.“Apa yang kau lakukan di luar, Erick?”Erick berhenti sejenak, lalu menatap kakeknya dengan wajah muram. Ia sudah cukup kesal setelah diusir dari istana, dan sekarang bahkan belum sempat beristirahat ketika harus berhadapan dengan pertanyaan yang tidak ingin dijawabnya.“Itu bukan urusan Kakek.”Wajah Duke Arhad langsung mengeras.“Bagaimana bisa itu bukan urusanku?”Erick tidak menjawab. Ia hanya berdiri dengan sikap acuh tak acuh, seolah tidak menyadari bahw

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   588. Pedang yang bertindak.

    Pagi itu, Erick de Verzent datang ke Kastil Elvorn dan duduk berhadapan dengan Siera di ruang tamu. Meski tidak ingin menemuinya, Siera tetap menerima Erick demi menjaga tata krama.Setelah meletakkan cangkir tehnya, Siera menatap Erick dengan sopan.“Apa urusan Pangeran Erick datang mencariku?”Erick terdiam sejenak, memperhatikan wajah Siera lalu membuka mulutnya.“Di mana Zelka?”Siera sedikit mengangkat alis. Ia sama sekali tidak menduga Erick datang ke kastil hanya untuk mencari gadis itu. “Bukankah dia orang Anda sendiri?” balas Siera tenang. “Kalau begitu, mengapa Anda datang ke sini untuk menanyakannya kepadaku?”“Karena dia bertemu denganmu dan Kaisar.”Siera menatap Erick, “Memang benar kami pernah bertemu. Namun, apakah itu berarti dia sekarang berada bersamaku?”Erick tidak menjawab. Tatapannya menjadi lebih tajam, seolah ia berusaha mencari tanda kebohongan dari wajah gadis di hadapannya. Namun, Siera membalas tatapannya dengan tenang. Ia tidak memiliki alasan untuk menj

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   587. Lebih dalam dan gelap dari cinta.

    Siera tertegun mendengar perkataan Zelka. Ia memandang dengan tatapan bingung, berusaha memahami maksud dari kalimat yang baru saja diucapkan gadis itu.Selama ini, ia selalu menganggap bahwa ayahnya masih mencintai ibunya meskipun wanita itu telah meninggal bertahun-tahun lalu. Karena itulah, mendengar Zelka menyebutnya sebagai keterikatan membuat Siera merasa asing sekaligus tidak nyaman.“Apa maksudmu keterikatan?” tanyanya.Zelka perlahan mengalihkan pandangan dari potret Yelena.“Itu sesuatu yang lebih dalam dan lebih gelap daripada cinta.”Siera terdiam. Ia tidak mengerti mengapa Zelka menggunakan kata-kata seperti itu untuk menjelaskan perasaan ayahnya. Keterikatan terdengar seperti sesuatu yang buruk, sesuatu yang seharusnya dihindari. Padahal, selama ini Dregory tidak pernah menunjukkan sikap yang membuatnya berpikir bahwa cinta pria itu kepada Yelena merupakan sesuatu yang keliru.“Aku tidak mengerti,” gumam Siera.Zelka kembali menatap potret wanita berambut merah muda itu

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   586. Keterikatan

    Zelka langsung terdiam. Kali ini, ia tidak segera membantah. Pandangannya beralih ke arah lain, sementara Siera yang memperhatikan reaksinya justru semakin yakin bahwa ia telah menemukan sesuatu yang menarik.Siera terkekeh kecil.“Aku hanya bertanya. Kau tidak perlu terlihat begitu terkejut.”“Aku tidak terkejut,” jawab Zelka, meskipun ia masih belum menatap Siera.Siera tidak melanjutkan godaannya. Ia hanya tersenyum sambil kembali berjalan menyusuri lorong, membiarkan Zelka mengikuti di belakangnya. “Kalau memang begitu, kau harus mempertimbangkannya baik-baik. Ayahku bukan orang yang mudah didekati.”Zelka mengangkat pandangan kepadanya.“Dia dingin, keras kepala, dan kadang-kadang terlalu menakutkan. Bahkan Kak Yelian saja sering kesulitan menghadapi sikapnya.” Siera berhenti sebentar, seolah mengingat sesuatu, sebelum melanjutkan, “Tapi Ayah selalu melindungi keluarga kami. Jadi, kalau kau ingin mengenalnya lebih jauh, setidaknya kau harus memahami sifatnya terlebih dahulu.”Ze

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   585. Apa kau menyukainya?

    Siera akhirnya bernapas lega. Sejak tadi tubuhnya terasa tegang karena tidak tahu bagaimana reaksi ayahnya terhadap semua yang disampaikan Zelka. “Baik, Ayah.”Dregory mengangguk pelan.Kemudian pandangannya beralih kepada Zelka yang masih berdiri tidak jauh dari Siera. “Aku mengizinkannya tinggal.”Zelka sedikit tertegun. Siera juga menoleh kepada ayahnya dengan mata yang langsung terlihat lebih lega.Dregory tidak menambahkan apa pun. Ia hanya memandang Zelka sekali lagi, kemudian berbalik dan berjalan meninggalkan ruangan. Tangannya langsung meraih lengan Yelian dan menyeret putranya yang sejak tadi masih ingin bertanya.“Ayah, tunggu!”Yelian bahkan belum sempat mengucapkan selamat tinggal ketika Dregory sudah membawanya keluar.Di belakang mereka, Siera justru tersenyum kecil. Ia segera mendekati Zelka dan memberi isyarat agar gadis itu mengikutinya.“Ayo.”Zelka mengangguk dan berjalan bersama Siera menuju sisi lain kastil.Sementara itu, Dregory terus berjalan di sepanjang lo

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   584. Aku percaya padamu.

    Keheningan langsung memenuhi seluruh ruangan.Tidak ada satu pun dari mereka yang berbicara. Dregory menatap Zelka lebih tajam dari sebelumnya, kewaspadaan terlihat jelas di matanya. Ia bukan pria yang mudah terkejut, terlebih hanya karena satu kalimat dari seorang gadis yang baru dikenalnya, itu bukanlah sesuatu yang bisa ia abaikan begitu saja.“Hukum sebab akibat?” ulang Dregory.Zelka perlahan menurunkan tangannya. Wajahnya tetap tenang, tetapi sorot matanya menunjukkan bahwa ia tahu persis apa yang telah dilihatnya.“Apa maksudmu hukum sebab akibat?” Suara Dregory terdengar tegas.“Itu adalah sesuatu yang terlarang yang pernah kau lakukan.” Balas Zelka.Suasana menjadi semakin aneh. Yelian yang sejak tadi berdiri dengan kedua tangan terlipat langsung membuka matanya sedikit lebih lebar. Siera juga menatap Zelka dengan wajah bingung sebelum beralih kepada ayahnya.“Apa yang sudah Ayah lakukan?” tanya Yelian.Dregory tidak menjawab.“Ayah melakukan sesuatu yang terlarang?” Tanya S

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   4. Pernikahan atau pembunuhan

    Siera tahu bukan hanya Erick, Dregory, dan semua orang yang berada di ruangan itu tertegun mendengar ucapan Siera yang tiba-tiba.“Apa… yang kau katakan?” suara Erick terdengar tertahan, seolah tidak percaya dengan apa yang baru saja ia dengar. Ia bahkan bangkit dari posisinya.Siera sempat menoleh

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   3. Bagaimana jika batal menikah?

    Suara ketukan pintu membuat Siera tersentak. Ia menoleh ke arah pintu ketika daun pintu terbuka perlahan, dan seorang gadis masuk dengan langkah hati-hati.“Nona…”Siera menatapnya.“Mia…”Wajah Mia terlihat lega, bahkan sedikit senang. “Yang Mulia Duke benar… Anda sudah bangun.”Siera menatap gadis

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   2. Mengapa harus kembali?

    Siera membuka mulut, tetapi kata-kata terasa sulit keluar. Tenggorokannya kering, pikirannya masih kacau oleh apa yang baru saja ia alami.“A-aku…”“Apa karena Putra Mahkota Erick?” potong Dregory tiba-tiba.Nada suaranya rendah, namun justru terasa lebih menekan. Tidak ada kemarahan yang meledak, t

  • Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!   1. Kembali hidup

    “Hah… hah…”Napas Siera memburu setelah berlari tanpa henti. Keringat mengalir di pelipisnya, sementara tangannya mencengkeram pinggir pintu balkon untuk menahan tubuhnya tetap berdiri.Sang ratu kekaisaran itu berusaha memahami apa yang baru saja terjadi. Semuanya terasa begitu cepat… begitu kacau

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status