Faded Memories (Isle Esme Series #1)

Faded Memories (Isle Esme Series #1)

last updateTerakhir Diperbarui : 2022-06-09
Oleh:  MarieleímonTamat
Bahasa: Filipino
goodnovel16goodnovel
10
14 Peringkat. 14 Ulasan-ulasan
80Bab
4.4KDibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi

Sinopsis

Savannah Leigh Aragon is the youngest daughter of Aragon Grandé Hotel, who owns the most luxurious hotel in the Philippines. She's contented with her life. She has a beautiful family background, good friends, fame and happiness. Kuntento na siya sa buhay niya at mas lalong nakuntento ang buhay niya ng makilala si Blake Ivan Herrera. She didn't know she would fall in love for him. They started off as a fake couple who turned out to be a real one. She loves him so much that she will do everything for him. She will sacrifice everything for him. Mahal nila ang isa't-isa. Walang hadlang sa pagmamahalan nilang dalawa ni Blake. Alam niyang si Blake na ang para sa kanya. But accidents happened. She lost all of her memories with him, everything about him and their love story. Daily update: 7p

Lihat lebih banyak

Bab 1

PROLOGUE

Surat ke-95 dibakar di sebuah lelang.

Arsen menemani Nadine datang untuk memenangkan lelang barang peninggalan ibunya Nadine, yaitu kalung safir biru yang paling disukai almarhumah semasa hidup.

Akan tetapi, baru saja lelang dimulai, mata Arsen sudah menangkap sosok mahasiswi yang sedang bekerja paruh waktu di sana.

Gadis itu menatap kalung tersebut beberapa detik lebih lama dan Arsen langsung menaikkan harga tanpa batas. Dia memenangkan lelang dengan harga selangit, lalu menyodorkan kalung itu kepada si gadis di depan semua orang.

"Karena kelihatannya kamu suka, makanya aku beliin." Suaranya terdengar berat dan rendah. "Suka, 'kan?"

Gadis yang mengenakan seragam pelayan itu mendorong tangan Arsen dengan tegas. "Pak, saya sudah bilang, saya tidak tertarik sama orang kaya dan saya tidak mau jadi wanita simpanan Anda. Percuma beri saya hadiah apa pun. Tolong ambil lagi kalungnya dan jangan ganggu saya kerja."

Selesai bicara, dia berbalik dan pergi begitu saja sambil membawa tumpukan gelas kosong.

Alih-alih marah, Arsen malah terkekeh pelan, lalu meninggalkan semua orang di ruangan itu dan mengejarnya.

Jantung Nadine serasa diremas sakit. Dia terpaku selama dua detik, lalu ikut berlari keluar.

Di atas geladak yang diterpa angin laut menderu, Arsen masih saja merayu gadis itu. Melihat gadis itu benar-benar menolak menerimanya, Arsen menggerakkan tangannya asal-asalan ....

Dan kalung safir yang tak ternilai harganya itu dia lempar ke laut begitu saja, seolah tak berarti apa-apa.

"Kalau kamu nggak suka, ya sudah, nanti aku pilihin yang lain." Suaranya terdengar begitu lembut. "Aku bakal terus milih sampai kamu puas."

Setelah berkata demikian, dia mengikuti gadis itu pergi tanpa sekali pun menoleh, sama sekali tidak menyadari bahwa ....

Nadine sedang memanjat pagar pembatas, lalu melompat tanpa ragu ke dalam air laut yang gelap dan sedingin es.

Saat air laut mulai masuk ke rongga hidungnya, Nadine tiba-tiba teringat bahwa lima tahun lalu, ketika Arsen melamarnya, mereka juga berada di atas kapal pesiar seperti ini.

Waktu itu Arsen berkata, "Nadine, mulai sekarang, meski kamu minta bintang di langit, bakal aku ambilin buat kamu."

Akan tetapi, kini, dia bahkan tega membuang barang peninggalan ibunya Nadine ke laut begitu saja.

Butuh waktu semalaman penuh bagi Nadine untuk akhirnya bisa merangkak keluar dari air laut yang membekukan itu.

Kalung tersebut tergenggam erat di telapak tangannya, tampak berkilau setelah terendam air laut, tetapi jemari tangannya sendiri sudah mati rasa dan kaku.

Dalam perjalanan pulang, dia membuka media sosialnya dan melihat para pemuda kaya itu sedang ramai mengunggah status ....

[Arsen kali ini benaran bucin parah, ngejar pelayan sampai bikin geger seisi kota.]

[Dulu pas ngejar istrinya, kayaknya nggak sampai seheboh ini, deh?]

Jari Nadine seketika terhenti, jantungnya terasa seperti dijerat erat oleh seutas benang tipis yang tajam.

Benar juga. Dulu saat Arsen mengejarnya, pria itu menulis 99 surat cinta dan menyatakan cinta sebanyak 99 kali, baru setelah itu Nadine luluh dan mengangguk setuju.

Mereka mendayung bahtera cinta sejak masih mengenakan seragam sekolah hingga akhirnya bersanding di pelaminan. Setelah menikah pun, hubungan mereka sempat begitu hangat dan penuh kemesraan. Semua orang selalu bilang kalau Arsen sangat mencintainya.

Sampai akhirnya, pada tahun kelima pernikahan mereka, Arsen harus diinfus di rumah sakit dan bertemu dengan seorang mahasiswi magang yang ceroboh. Gadis itu berkali-kali salah menusukkan jarum suntik hingga punggung tangan Arsen memar keunguan. Bukannya marah, Arsen malah menatap wajah panik gadis itu sambil tersenyum.

Setelah itu, Arsen mulai menghamburkan uang, menghadiahi mobil, hingga membelikan rumah mewah demi menjadikan gadis itu simpanannya. Namun, dengan raut wajah penuh harga diri, gadis itu menolaknya mentah-mentah.

"Pak Arsen, saya tidak tertarik dengan dunia orang kaya. Tolong jaga sikap Anda."

Bahkan, gadis itu sampai mendatangi Nadine dan berkata, "Tolong urus suami Anda dengan baik. Jangan biarkan dia mengganggu saya lagi."

Jika itu dilakukan oleh orang lain, Arsen pasti sudah mengamuk sejak lama.

Akan tetapi, kepada gadis itu, dia sama sekali tidak marah. Sebaliknya, dia justru makin gencar mengejarnya.

Saat Nadine pergi menanyainya, Arsen hanya menanggapi dengan sikap acuh tak acuh.

"Dia itu menarik. Aku cuma mau main-main aja. Nanti kalau sudah bosan, aku juga bakal pulang."

"Nadine, aku cinta banget sama kamu. Tapi, seumur hidup cuma cinta sama satu orang itu susah banget. Kamu harus kasih aku kesempatan buat mampir sekejap ke hati yang lain."

Nadine merasa hancur bukan main, tetapi dia tidak sanggup meninggalkan pria itu.

Oleh karena itu, dia mengeluarkan kembali 99 surat cinta tersebut dan memutuskan untuk memberi Arsen 99 kesempatan.

Setiap kali Arsen menyakitinya, dia akan membakar satu lembar surat.

Saat semua surat cinta itu habis terbakar, di hari itulah dia akan benar-benar merelakan pria itu pergi.

Detik ini, dia menyalakan pemantik api dan membakar surat cinta yang ke-95.

Ketika kobaran api melahap kertas tersebut, dia bergumam dalam hati, 'Kesempatan pria itu sekarang tinggal empat kali lagi.'

Begitu mobil tiba di vila, Nadine baru saja melangkah masuk ke dalam rumah ketika dia melihat Arsen sudah berdiri di atas tangga, sedang menunduk menatap ke arahnya.

"Udah pulang? Ada yang mau aku omongin."

Nadine mengangguk, lalu menapaki anak tangga tanpa sedikit pun rasa waswas, persis seperti yang dia lakukan berkali-kali sebelumnya.

Akan tetapi, siapa sangka. Baru saja dia tiba di hadapan pria itu, sang pria tiba-tiba mengulurkan tangan dan mendorongnya dengan keras!

"Ah!"

Tubuh Nadine terhempas keras menuruni tangga. Bagian belakang kepalanya membentur ujung anak tangga dan darah hangat mengucur dari pelipisnya, membuat pandangannya kabur.

Dia gemetar menahan sakit, menatap Arsen dengan tatapan tak percaya.

Akan tetapi, pria itu justru turun perlahan, berjongkok di hadapannya, lalu mengusap darah yang membasahi wajahnya.

"Nadine, tahan sebentar, ya."

"Dia akhir-akhir ini lagi cari kerjaan jadi perawat. Kalau kamu terluka, aku bisa punya alasan buat ngebolehin dia tinggal di sini."

Tampilkan Lebih Banyak
Bab Selanjutnya
Unduh

Bab terbaru

Bab Lainnya

To Readers

Maligayang pagdating sa aming mundo ng katha - Goodnovel. Kung gusto mo ang nobelang ito o ikaw ay isang idealista,nais tuklasin ang isang perpektong mundo, at gusto mo ring maging isang  manunulat ng nobela online upang kumita, maaari kang sumali sa aming pamilya upang magbasa o lumikha ng iba't ibang uri ng mga libro, tulad ng romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel at iba pa. Kung ikaw ay isang mambabasa, ang mga magandang nobela ay maaaring mapili dito. Kung ikaw ay isang may-akda, maaari kang makakuha ng higit na inspirasyon mula sa iba para makalikha ng mas makikinang na mga gawa, at higit pa, ang iyong mga gawa sa aming platform ay mas maraming pansin at makakakuha ng higit na paghanga mula sa mga mambabasa.


Ulasan-ulasanLebih banyak

Lor'z Nabor
Lor'z Nabor
ang ganda.
2026-06-04 11:08:54
0
0
Dimple
Dimple
ang galing ng transition! 1000 plus points
2022-05-31 23:41:35
2
0
eyes_on_you
eyes_on_you
Teka langfl Author! Hindi ko kinaya yung time lapse ng story! Ang bilis parang last chapter college sila tapos ngayon sampung taon na ang nakalipas! Sobrang galing ng narration at smooth transition ng story magugulat ka paglutang ka nagbasa. Keep it up author.
2022-05-31 19:21:16
5
1
Lovely
Lovely
Ngaun k lang nbsa 'to sobrng gnda pla.... mhal k na rn si blake.... psensya na Beau hahahaha wla k png update eh
2022-05-25 22:50:13
1
0
Marieleímon
Marieleímon
malapit na po ma-change ang lock chapter kaya wait na lang natin ang SE ko para mabago at mababasa na hanggang chapter 10 ang story nila Blake at Ava
2022-05-06 15:01:32
1
0
80 Bab
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status