Home / Urban / GADIS NAKAL CEO / BAB 1 PLAYBOY

Share

GADIS NAKAL CEO
GADIS NAKAL CEO
Author: Jemyadam

BAB 1 PLAYBOY

Author: Jemyadam
last update publish date: 2021-04-27 01:44:52

BAB 1 PLAYBOY

Sky Adington dan Gerald Dawson sukses bekerjasama membangun sebuah perusahaan multi nasional bernilai triliunan dolar. Mereka memiliki 80% saham mutlak dari perusahaan yang telah berdiri lebih dari satu dekade.

Sudah hampir tujuh tahun Sky mengencani putri tunggal Gerald. Bukan tanpa pamrih, Sky juga tidak naif jika wanita itu akan sangat berguna untuk mengokohkan posisinya di perusahaan jika nanti Gerald pensiun di usia senja.

Tapi anehnya sampai saat ini Gerald belum juga memberinya restu untuk menikahi Celine Dawson. Kadang Sky merasa pria tua itu juga bisa sangat keras kepala dan menyusahkan. Meski demikian bukan berarti Sky tidak bisa tetap bersenang-senang dengan tubuh bergairah putri cantik Gerald.

"Oh, Sky... " wanita itu mulai mencengkeram buah dadanya sendiri yang bergumpal bulat kencang sembari terus bergerak menancapkan pinggul di atas tubuh lelakinya.

Sky berbaring dengan kaki terbuka meregang, mencengkram pinggang ramping Celine agar wanita itu terus bergerak naik turun mengikuti ritme yang dia inginkan.

"Ayo lebih keras Sayang. Aku hampir sampai."

Sky mendesak keras, menghantamkan  pinggul dari bawah sampai kemudian wanita itu memekik kaku hingga tulang punggungnya melengkung dan akhirnya roboh.

"Ooooh..."

Celine roboh di atas dada bidang Sky yang ikut sangat puas. Mereka sama-sama berkeringat panas dan  jantung berdebar.

"Sampai kapan kita akan seperti ini?"

"Sampai ayahmu memberiku restu untuk menikahi mu."

"Aku tidak tahu apa yang dia tunggu, kupikir dia juga sangat menyukaimu, Sky."

"Kita sama-sama tidak tahu, Sayang." Sky meraba tubuh Celine yang terkolek lembut tanpa terbalut apapun. "Mungkin dia akan sangat cemburu jika aku juga memilikimu. "

"Omong kosong!" Celine memalingkan wajah sedikit agak kesal. "Kupikir ayahku lebih menyukaimu dari pada aku, putrinya sendiri."

"Jangan bilang kali ini kau yang cemburu? "

Sky lanjut menggoda wanita yang baru berguling menjatuhkan diri di sampingnya.

"Aku memang pria paling beruntung di muka bumi ini karena bisa mendapatkan wanita seindah dirimu."

Sky sudah kembali menelusuri tubuh polos Celine dengan berbagai ciuman.

"Aku sudah bukan anak gadis lagi yang bisa kau rayu dengan gombalan macam itu, Sky. Aku juga ingin pernikahan."

Celine menatap ke mata Sky.

"Kau sudah mengambil banyak keuntungan seperti bajingan yang sangat curang karena tidak juga segera menikahi ku dengan berani."

"Sungguh itu bukan mauku. "

"Lihat bagaimana kau sudah menjadikanku wanita jalang tidak tahu malu seperti ini." Suara Celine sedikit meninggi. "Bahkan sekarang aku rela merangkak ke ranjangmu hanya untuk kau tiduri di sela kesibukanmu mengencani gadis-gadis pirang berdada besar!"

"Jangan cemburu," bujuk Sky yang sepertinya memang tidak pernah kehabisan akal untuk merayu wanita. Tangannya sudah kembali turun untuk menggoda puncak gairah wanitanya.

"Ingatkan pada wanita pelacurmu yang kurang ajar, jangan berani-berani lagi mengangkat teleponku apa lagi dengan memamerkan desahannya di atas tubuhmu!"

Celine merasa tidak selevel dengan wanita-wanita pirang yang sering di kencani Sky dari klub malam.

"Pelacur murahan akan besar kepala jika terlalu kau manja seperti tuan putri! "

Tiba-tiba justru Celine sendiri yang mendesah.

"Ah...."

Celine mulai kembali menggeliat gelisah merapatkan selah pinggulnya yang kembali diraba dengan sangat kotor.

Sky memang playboy brengsek, ahli menjerat wanita untuk bersenang-senang.

"Ah..." Celine tidak kuasa menolak.

"Ayo Sayang, aku masih belum puas dengan tubuhmu."

Kali ini Sky yang langsung naik ke atas. Dia baru mulai membuka kaki ketika tiba-tiba suara ponselnya berdengung dari atas meja. Benda pilih persegi panjang itu, bergetar dengan nada panggilan.

Sky segera bangkit meraih ponselnya.

Dan seketika mata Sky melebar syok. Wajahnya membeku pucat.

Celine ikut mengerutkan dahi penasaran.

"Ada apa?"

"Ayahmu mengalami serangan jantung!"

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Comments (4)
goodnovel comment avatar
Haniubay
Wah aneh juga ya tuan Gerald,masak dia gak kasih restu untuk sky yg mau nikahin putrinya, apa yang kurang coba dari seorang sky, pasti ada alasannya tuh..
goodnovel comment avatar
Ati Husni
suka......
goodnovel comment avatar
Rani Hermansyah
mari mampir yang berkenan judul buku istri yang tak dirindukan
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • GADIS NAKAL CEO   BAB 82 ...

    "Selamat ulang tahun. " Di musim semi ulang tahun Lizie yang ke sembilan belas. Sky mengangkat Lizie untuk duduk di atas pangkuannya, mereka hanya berdua memandang ke luar dari jendela kaca besar yang menghadap langsung ke sisi pegunungan Alpen. "Aku ingin kita seperti ini dulu," bisik Sky ketika mempererat lengannya di pinggang Lizie dan menghirup puncak kepalanya dengan tarikan napas dalam. "Aku ingin memilikimu untuk diriku sendiri." Sky menyarukkan rahangnya yang terasa kasar dan menggelitik sisi leher gadis mudanya yang hangat dan lembut. "Aku adalah milikmu, kau boleh memilikiku sesuka hatimu." Sentuhan Sky adalah apa yang juga akan selalu Lizie inginkan.

  • GADIS NAKAL CEO   BAB 81 PULANG

    Walaupun tangan kirinya masih di perban tapi Sky bersikeras bisa menyetir sendiri untuk membawa lizie pulang bersamanya. Sky memang keras kepala, padahal Tobias sudah sengaja datang pagi-pagi untuk mengantarkan mereka pulang. Lizie terpaksa masuk ke dalam mobil Sky dan melambai pada Tobias Harlot untuk sekaligus minta maaf. Lizie benar-benar merasa tidak enak karena bagaimanapun selama ini Tobias sudah sangat baik pada mereka. "Tulangku hanya retak bukan cacat!" kata Sky setelah Lizie duduk di sampingnya. "Ya, aku percaya." Lizie pilih setuju saja dibanding harus berdebat karena dia tahu Sky tidak suka diremehkan dan hal itu sudah jadi sifat dasarnya yang sulit dirubah. Sky memang masih bisa mengemudi dengan baik, lengan kirinya j

  • GADIS NAKAL CEO   BAB 80 ...

    Tobias Harlot sudah coba menjelaskan dengan tenang tapi nyatanya air mata Lizie tetap merembas hangat dari masing-masing sudut matanya. Lizie meraba kembali perutnya yang sudah kembali rata dengan jemari tangannya yang agak kurus. Rasanya tetap pedih walaupun sudah tidak ada yang terasa perih lagi. "Jadi bayiku tidak selamat? " Tobias hanya berani mengangguk pelan. "Anak-anak akan berada di surga kau tidak perlu cemas." "Aku bahkan tidak sempat melihatnya." "Kau sudah berjuang dengan hebat, Sky pasti juga akan tetap bangga padamu." Lizie mulai menunduk dan terisak pelan.

  • GADIS NAKAL CEO   BAB 79 It Ain't Me

    Sky berjalan kembali ke mobilnya, berusaha mencengkram kemudinya dengan mantap untuk menguatkan langkahnya. Sky tidak boleh menyerah karena Lizie juga sudah berjuang dengan sangat keras. Sky menoleh pada buket bungan matahari di samping tempat duduknya dan kembali menghela napas dalam untuk memenuhi paru-parunya yang sesak. Sky sudah bersumpah pada Gerald untuk menjaga putrinya. Walaupun mungkin sahabatnya itu sudah lebur bersama tanah tapi sumpah Sky akan tetap berlaku untuknya. Sky tidak akan menyerah dia harus tetap hidup demi Lizie dan demi putri mereka yang sudah pergi tanpa sempat menangis. Sky berjalan melalui lorong dingin yang juga sudah dia lalui setiap hari tanpa pernah berubah. Semuanya masih sama, tidak ada perubahan berarti sejak dua bulan berlalu. Sky mengganti bunga matahari di dalam vas kaca dengan yang baru dia bawa,

  • GADIS NAKAL CEO   BAB 78 MUSIM DINGIN

    Sky menoleh kembali tempat tidur di sampingnya yang kosong dan dingin, hampir tiga bulan berlalu tapi rasanya masih sulit dipercaya ia harus menjalani hidup seperti ini. Ini adalah musim dingin paling beku di sepanjang hidupnya . Sky tidak pernah tahan tiap kali mulai memikirkannya, hidup tanpa Lizie dan tanpa bayi mereka. Sky masih tertelungkup di atas tempat tidurnya setelah semalam Tobias menyeretnya pulang dari kekacauan yang dia buat di klub. Tobias sampai harus memukul Sky karena Celine menemukanya mabuk di klub dan berkelahi. Ternyata bukan hanya kesendiriannya yang sulit untuk dijalani, tapi kewarasannya juga semakin sulit untuk dijaga belakangan ini. Sky benar-benar tidak sanggup menjalani hidup seperti ini. Seolah dia hanya berjalan dan bernapas tanpa pernah benar-benar bisa hidup lagi. Sky masih ingat di mana dia menyimpan senjata apinya yang selalu siap sedia untuk mengakhiri segala penderitaan, godaan itu semakin menggoda untuk dituruti dan akan segera menjadikannya pen

  • GADIS NAKAL CEO   BAB 77 GADISKU

    Selama Mark bicara dengan Lizie, Sky sudah membuat keributan. Sky mengancam akan menuntut pihak rumah sakit jika mereka tidak segera mengambil tindakan. Tapi pihak rumah sakit juga tidak bisa melakukan pembedahan paksa tanpa persetujuan pasien. Sky tahu Lizie memanggil Mark Walder untuk meminta pertolongannya dan Sky sudah benar-benar kehilangan akal karena sikap keras kepala Lizie. Begitu melihat Mark baru keluar dari kamar Lizie Sky langsung menghampiri pria itu dan memukulnya. Sky memukul cukup keras sampai sudut bibir Mark langsung berdarah. Mark tidak membalas pukulan Sky karena dia tahu pemuda itu sedang sinting. Mungkin dia pun juga akan demikian jika berada di posisi Sky sekarang. "Jangan pernah merasa kau bisa menjadi pahlawan untuk Lizie ku!" ancam Sky sambil menunjuk Mar

  • GADIS NAKAL CEO   BAB 4 ALIZIA MORIS

    BAB 4 LIZIE Lizie nampak takjub ketika melihat ke sekeliling apartemen Sky yang memiliki balkon sangat luas. "Jadi ini tempat tinggal mu?" "Semoga kau suka, yang itu kamarmu!" Sky menunjuk kamar yang bersebelahan dengan pintu balkon. Lizie memutar badan, menghadap Sky yang sedang duduk di sof

  • GADIS NAKAL CEO   BAB 3 ALIZIA MORIS

    BAB 3 ALIZIA MORIS Tanpa sepengetahuan siapapun Sky terbang sendiri ke Seattle, dia berencana untuk mengambil Alizia Moris dari sekolah asramanya. Kedengarannya memang agak gila tapi jika memang anak itu yang sekarang menjadi kuncinya, maka Sky harus menguasai gadis itu, dan menyembunyikannya dari

  • GADIS NAKAL CEO   BAB 2 KEMATIAN GERALD DAWSON

    BAB 2 KEMATIAN GERALD DAWSON Gerald Dawson meninggal dunia beberapa jam setelah mengalami serangan jantung. Kabar itu membuat Sky terpaku cukup lama di dalam jet pribadinya. Sulit dipercaya... Pria yang selama ini menjadi partner bisnis, mentor, sekaligus orang tua kedua baginya, kini telah tiada.

  • GADIS NAKAL CEO   BAB 6

    BAB 6 Sky sudah tertidur ketika Lizie Merangkak naik ke atas ranjangnya dan menggoyang-goyang tubuhnya. "Sky, aku tidak bisa tidur." Sky yang terkejut langsung kembali terbangun, menyalakan lampu di samping ranjang. Sky masih seperti bermimpi ketika melihat Lizie sudah duduk bersimpuh di atas

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status