Home / Romansa / Gadis Simpanan Sang Miliarder / BAB 30. PETARUNG HEBAT.

Share

BAB 30. PETARUNG HEBAT.

Author: MARIWINA
last update publish date: 2026-04-11 00:35:55
Diandra membuat Feliks tidak hentinya menggeram , tubuhnya menghentak liar, ketika bibir Diandra tak henti mengulum, menghisap dengan rakus membuat suasana kamar panas mengalahkan hawa dingin AC delapan belas derajat.

Diandra tahu pikiran Feliks lagi kacau , setiap pulang kantor meskipun memamerkan senyumnya ketika Diandra menyambutnya dengan pelukan hangat, wajahnya menyiratkan kelelahan menyimpan beban berat.Melihat Feliks masuk dengan langkah gonta , wajah lesu, kesal bercampur lelah,Diandra
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Gadis Simpanan Sang Miliarder   BAB 122. MY NEXT OBSESSION (+21)

    Diandra tidak menoleh sedikitpun ke belakang, dia tahu tatapan mata Mike Kaiser, tatapan rindu penuh gairah,'Aku harus tegas pada diriku jangan mengikuti hasratku, kalau aku lemah aku bisa kembali ke pelukannya. Aku tahu bukan sekedar bertemu dan berbicara, Mike ingin lebih dari itu.' batin Diandra lalu masuk ke dalam lift. Dalam lift ,rasa bersalahnya karena mengatakan hal yang menyakitkan hati Mike hilang sudah berganti dengan rasa lega berani mendengarkan suara batinnya yang terpatri dibenaknya yang terdalam. 'Kalau aku lemah,aku hanya menjadi simpanannya.Apakah hidupku hanya menjadi simpanan pria kaya? Pertama, gadis simpanan Feliks dan selanjutnya menjadi wanita simpanan Mike Kaiser yang mungkin setahun sekali ia bisa memenuhi kebutuhan libidoku.' batin Diandra.'Aku tidak bisa egois,ada baby boy. Aku harus memberinya rasa aman dan nyaman dalam pelukan figur seorang ayah, bukan ayah sambung tapi ayah biologisnya.' 'Aku ingin hidup bahagia, tawaran Feliks nyata membuat aku baha

  • Gadis Simpanan Sang Miliarder   BAB 121. SEBUAH PENGAKUAN

    Acara gala dinner diakhiri dengan santap malam bersama setelah keluarga toxic dan Deasy diamankan oleh para pengawal pribadi Feliks. Ballroom hotel Mulya dipenuhi dengan suara sendok,garpu dan pisau,menu makan malam adalah menu andalan hotel Mulya,bebek Peking tersaji utuh di atas meja bundar bertaplak merah. Bebek panggang tradisional asal Tiongkok yang terkenal dengan kulitnya yang sangat garing, tipis, dan renyah serta dagingnya yang lembut dan berjus adalah makanan favorit ibu Jelita founder PT . Mentari Jaya Grup. Bebek Peking disajikan dengan irisan daun bawang, mentimun, saus hoisin, dan dibungkus dengan panekuk tipis, tentunya menggugah selera Meja Jasmine dikelilingi oleh Diandra, Feliks,Fiona,Feliknor, Mike Kaiser dan isterinya wanita cantik yang tidak bisa berbahasa Indonesia, kadang-kadang Mike berbisik di telinga nya, mungkin menterjemahkan percakapan mereka. Diandra tiba-tiba rindu akan baby boy, ingin menyampaikan perasaan rindunya pada baby boy, dbukanya clut

  • Gadis Simpanan Sang Miliarder   BAN 120. GEBRAKAN FELIKS

    Manajer dan asisten Event organizeer menatap Diandra yang kebingungan melihat gaunnya sobek memperlihatkan kedua pahanya,'Feliks akan marah jika aku pakai gaun ini,'batinnya. "Apakah ada butik di hotel ini?"tanya Diandra. "Ada bu," "Bisakah salah satu dari kalian mendampingi saya?" tanya Diandra. Staf EO langsung mengajukan dirinya, mengantar Diandra ke lift . Kedatangan Diandra disambut ramah oleh pramuniaga yang menatap tidak percaya ke arah Diandra,"Bukankah gaun ini tadi dipesan oleh Tuan Feliks Kartamihardo?" tanyanya. "Benar, saya ... isterinya,gaun ini dirobek oleh perempuan gila yang tidak suka melihat aku memakai gaun ini." "Astaga, gaun ini limited edition,mengapa bisa sobek, eh..kelihatannya digunting paksa."Ujar pramuniaga lalu menatap Diandra dengan tatapan penuh tanda tanya. "Bisakah mbak jahit yang sobek, saya harus pakai gaun ini karena ini pilihan suami saya. Tolong diperbaiki,kalau bisa sesuai dengan aslinya, kalau tidak mendekatilah. Saya akan bayar ber

  • Gadis Simpanan Sang Miliarder   BAB 119. BERTEMU GRACELA.

    Diandra bangun dari tidur lelapnya. Udara dingin AC menyergap tubuhnya selimut yang seharusnya menyelimuti tubuh nya terjuntai ke lantai. 'Hum..bukankah aku berbaring di sofa? ' batinnya Diandra mengumpulkan pikirannya , 'Aku minta pernikahan kami diumumkan,lalu meninggalkan Feliks yang masih berlutut menyatakan penyesalannya ,ke kamar membaringkan diriku di sofa,mengirim pesan ke Rieke dan mbak Kinasih.' batin Diandra. "Aku kecapekan setelah bercinta dengan Feliks,dia tetap perkasa dan...mmm... membuatku liar di bawah Kungkungan Feliks,"bisik Diandra lalu membelai lembut pahanya. "Kamu puas semalam?" bisiknya pada dirinya sendiri,membelai lembut gundukan di bawah perutnya. "Tugasmu selanjutnya membuatnya puas, agar hanya aku yang ada di pikiran dan hatinya. Aku harus jadi pusat perhatiannya. " bisiknya lirih. Diandra menoleh ke sampingnya , buket mawar merah terhampar di sampingnya ,aroma wangi menyergap hidungnya. Diandra meraih buket ,mencium aromanya, sebuah kartu te

  • Gadis Simpanan Sang Miliarder   BAB 118. TAK TERTAKLUKKAN (+21)

    Feliks memeluk pinggang Diandra dari belakang,membelai dengan lembut, tangan kekar bergerak liar ke atas membelai kedua bukit milik Diandra. "Baby.... sweety..." "Humm.... "Milikmu masih enak, membuat aku ketagihan," Diandra menggelinjang ketika jemari Feliks mempermainkan kedua p**"ng nya, merapatkan kakinya ketika gelenjar nikmat berdenyut -denyut di miliknya. Diandra memejamkan matanya, merasakan jemari Feliks bermain di kedua bukit dan pucuknya,setiap jemari Feliks seakan menyimpan listrik yang membuatnya menggelinjang membawa gelombang di bawah sana merayap perlahan-lahan ke pusat perutnya. "Akhhh..." "Beb, aku masih ingin," bisik Feliks sambil menekan tubuhnya ke tubuh Diandra. Diandra merasakan sesuatu yang keras di antara pahanya, berdenyut-denyut bersamaan dengan denyut di miliknya yang meronta ingin dimasuki. Diandra membalikkan tubuhnya, menatap Feliks. Tatapan mereka bertemu, tatapan penuh hasrat dan gairah. "Kamu semakin cantik jika sedang bergairah,"bis

  • Gadis Simpanan Sang Miliarder   BAB 117. KAU MILIKKU DAN AKU MILIKMU(21+)

    "Lepaskan tanganmu!" Teriak Diandra berusaha melepaskan dirinya dari pelukan Feliks. "Harum tubuhmu menggodaku," "Aku katakan lepaskan !" Feliks melepaskan kedua tangannya dari pinggang Diandra yang langsung menyelinap keluar dari ruang kerja Feliks sambil menahan tangisnya, jantungnya berdetak kencang, dibawah perutnya berdenyut denyut menuntut hak nya, membuat Diandra tidak fokus. Mencari ponselnya, ingin menghubungi taksi online ,Diandra berdiri tegak,'Oh ,tasku tertinggal,' batinnya lalu membalikkan badannya berlari kecil kembali ke ruang kerja Feliks. Tanpa mengetuk pintu dibukanya pintu dilihatnya Feliks duduk dengan santai di sofa tunggal,"Ini yang kamu cari?" tanyanya sambil menggoyang -goyangkan tas jinjing di tangannya. Tergopoh -gopoh Diandra akan mengambilnya tanpa melihat ke bawah, sepatu high heels nya kembali tersangkut di karpet. UPS! Diandra sempoyongan hampir terjatuh. Sekali lagi tangan kekar Feliks menyelamatkannya , memegang tubuh Diandra, menariknya deng

  • Gadis Simpanan Sang Miliarder   BAB 7. "APAKAH AKU SUDAH DEWASA?"

    Dua tahun di Jerman, Diandra berusaha menyimpan luka di hatinya, luka meninggalkan mamanya yang tidak peduli dirinya setelah tiga tahun meninggalkan rumah. Tidak pernah mamanya mencarinya atau sekedar menanyakan dirinya ke tante Deasy ,'Aku anak yang tidak diharapkan kehadirannya.Kalau aku tidak dih

  • Gadis Simpanan Sang Miliarder   BAB 6. MENCINTAI DAN DICINTAI.

    Dua tahun kemudian. Diandra berdiri tegak di tengah kerumunan orang yang berseliweran di bandara Soetta,rambut panjang yang hitam dibiarkan terurai di punggung, fitur tubuh yang menawan beralaskan kulitnya putih dipadukan dress ungu panjang semakin nampak mempesona.Diandra telah bermetamorfosis da

  • Gadis Simpanan Sang Miliarder   BAB 5. "WAKTUMU BELUM TIBA."

    “Wouww, tinggi banget!”Teriak Diandra begitu melihat bangunan apartemen yang terbentang di hadapan mereka ketika memasuki halaman bangunan bertingkat yang menjulang tinggi ke angkasa. “Mbak Elvi, ini namanya apartemen? Di sini kita tinggal? Kakiku bisa pegal kalau kita tinggal di atas.” Seru Diand

  • Gadis Simpanan Sang Miliarder   BAB 4. “KENALKAN AKU ELVIRA, ASISTEN PRIBADIMU.”

    Kembali ke kamar tidurnya, Diandra tidak mampu tidur. Kejadian di ruang tamu menayang indah di pelupuk matanya , dipejamkan matanya kuat-kuat malah frekwensinya semakin tinggi. “Aku bisa gila.”Bisik Diandra, berbaring ke kanan, ke kiri , terlentang bahkan tertelungkup , lalu kembali berbaring terl

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status