Accueil / Romansa / Gadis Simpanan Sang Miliarder / BAB 36. ROMANTIC GETAWAY (+21)

Partager

BAB 36. ROMANTIC GETAWAY (+21)

Auteur: MARIWINA
last update Date de publication: 2026-04-19 22:20:17
Suara kicauan burung membangunkan Diandra. Ingin menggeliatkan tubuhnya mencari sumber suara burung tapi tubuhnya tidak bisa bergerak karena tangan yang kuat memeluknya erat.

,Oh,kami sedang liburan di villa,'batinnya, berusaha menyingkirkan tangan yang memeluknya.

"Mau kemana?"suara parau bariton Feliks .

"Aku mendengar kicauan burung yang tidak pernah kudengar saat tinggal di apartemen."

"Tetap berbaring, jangan kemana-mana."Ujar Feliks lebih memperat pelukannya.Kita morning ..."

"Kamu ini t
MARIWINA

Hai bestiku. Terima kasih bersedia membaca novelku ini, terutama yang setia membaca dari bab 1 sampai bab 36. Pelukan hangat buat kalian yang setia. Please jangan lupa gemnya. Aku sangat membutuhkan gemnya.

| J'aime
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé

Dernier chapitre

  • Gadis Simpanan Sang Miliarder   BAB 114. KALAU KASIAN, NIKAHIN DIA

    Diandra tidak mampu bergerak, mundur tidak mungkin Diandra terjebak antara dinding dan tubuh Feliks ,sedikit saja dia bergerak tubuhnya dan tubuh Feliks bisa bersentuhan. Diandra tahu apa yang akan terjadi. Hanya mampu menatap sepasang mata Feliks yang menatapnya penuh rindu,"Aku merindukan mu," bisik Feliks lirih disertai nafasnya berembus di telinga Diandra. Diandra mengepalkan tangannya kuat-kuat,"Aku... tidak merindukanmu,"bisik Diandra tepat di wajah Feliks. Feliks tersenyum kecil melihat tingkah Diandra.Tanpa disadarinya Diandra dengan kekuatan penuh mendorong dirinya, Feliks sedikit goyah ,para bodyguard langsung berjaga di belakang tubuh Feliks. Feliks mengangkat satu tangannya seolah-olah mengatakan tidak apa-apa dan tanpa Diandra sadari Feliks mengangkat tubuh Diandra langsung menggendongnya ala bridal style masuk ke dalam kamar yang langsung tertutup. "Jangan ambil mommy ku !" teriak baby boy langsung berlari -lari ke arah pintu menggedor-gedor dan menendang kaki

  • Gadis Simpanan Sang Miliarder   BAB 113. ANDAIKAN KAU DATANG KEMBALI

    Sambil makan burger dan cream sup, pikiran Diandra menerawang jauh,'Aku harus cari akal seandainya kami berpapasan dia tidak mengenal kami. ' Tiba-tiba Diandra teringat sesuatu, dibukanya tas jinjing, mencari, bernafas lega,'Ada,' batinnya dihitungnya sisa empat. 'Kalau baby boy dan mbak Kinasih mungkin mereka tidak kenal,tapi diriku? Hoody penyamar yang sempurna,'batin Diandra. "Mbak, tolong jaga baby boy ada yang ibu lupa, sebentar saja. Tunggu di sini jangan kemana-mana." "Baik Bu," "Baby, kamu jangan kemana-mana, dengar sama mbak Kinasih. Mama ada perlunya sebentar." Pesan Diandra wanti-wanti ke baby boy. Baby boy yang sibuk makan ayam goreng kesukaannya hanya mengangguk, Diandra tersenyum melihat gaya makannya, teringat seseorang yang tadi dilihatnya. Cepat-cepat meninggalkan gerai makanan kembali ke gerai pakaian. "Ada yang bisa dibantu ?"Sapa pramu dengan sapaan yang mungkin telah beribu-ribu kali diucapkan lalu memasang senyum profesionalnya. "Saya mencari switer

  • Gadis Simpanan Sang Miliarder   BAB 112. MENGAPA DIA ADA DISINI?

    Diandra terbangun, betapa kagetnya melihat dirinya ada di kursi cinta.'Hum, aku tertidur dengan tubuh telanjang, untung masih subuh,' batin Diandra. Mematikan lampu dan jakuzi , membungkus tubuhnya dengan handuk menuju ke kamar tidur. Seluruh tubuhnya, terpantul di keempat dinding bahkan di plafon, Diandra melepaskan handuknya menatap tubuhnya yang terlihat lebih montok , buah dadanya yang berdiri tegak, pinggulnya yang bulat, lalu menggeraikan rambut panjang ikalnya.Keseluruhan tubuh Diandra nampak menggoda di dinding kaca, Diandra mengagumi tubuhnya, 'Aku bangga akan tubuhku, baik Feliks dan Mike selalu mengagumi tubuhku,'bisiknya sambil memperagakan beberapa pose bagaikan model majalah dewasa, memasang senyum nakal di bibirnya yang kemerahan.Diandra mengganti senyum, tersenyum manis penuh kehangatan ,"Ini senyuman asliku, yang selama ini aku sembunyikan hanya Mike yang pernah melihatnya jika aku tersenyum penuh kepuasan. Hum... tidak! Feliks juga, tapi setelah menjadi Ferdy Mihard

  • Gadis Simpanan Sang Miliarder   BAB 111. AKU MENGINGINKANMU.

    Menjelang subuh mereka masuk kota Jakarta Selatan langsung menuju ke hotel disambut oleh bell boy mengurus barang bawaan Diandra yang langsung menuju ke counter resepsionis menunjukkan ponselnya. "Miss Diandra Putri Fiona, silahkan ke kamar 2202," Ujar resepsionis pria memberikan kartu . "Kartu kamar dan lift."Ujar nya sambil tersenyum. "Terima kasih," Diandra masuk kedalam, membuka pintu penghubung,"Mbak Kinasih tidur sama baby boy disini ya. Ibu tidur di kamar satunya. Ibu ingin sendiri." Mbak Kinasih mengangguk. "Kalau mau minum atau Snack buka saja kulkas,"ujar Diandra lalu menunjuk ke arah kulkas kecil. "Kamu istirahat, tidak perlu bangun pagi-pagi, nanti sarapan nya ibu minta di antar ke kamar," "Baik Bu,ibu juga istirahat,ibu terlihat capek banget." Diandra tersenyum mendengar ucapan tulus dari mbak Kinasih, "Terima kasih, selamat beristirahat." Diandra menuju ke pintu penghubung, menutup dengan perlahan-lahan , meletakkan tas jinjing di sofa langsung membaringkan tub

  • Gadis Simpanan Sang Miliarder   BAB 110. MENGAPA KEMBALI ?

    Selama perjalanan ponsel Diandra berdering terus, Rieke menelponnya beberapa kali. Akhirnya Diandra tidak sampai hati, mengangkat ponselnya,"Hallo," Rieke: ["Kamu jahat, kenapa kamu resign mendadak?]" Diandra:["Aku capek menghadapi pak Mihardo."] Rieke: ["Aku pernah katakan kalau kamu resign saya juga akan resign."] Diandra: ["Ini masalahku,aku tidak ingin melibatkan kamu untuk resign. Kamu...."] Rieke:["Kamu sekarang dimana?"] Diandra:["Aku dalam perjalanan ke Jakarta"] Rieke:["Apa?Kamu memang jahat!Kamu biarkan aku sendiri disini."] Diandra:[" Ini kesempatan terbaik untuk kamu sebagai desainer perhiasan. Tunjukkan dirimu kamu bisa, jangan hanya jadi bayangan aku. Apa yang aku buat,kemana aku pergi kamu selalu jadi bayangan aku. Jadilah dirimu!"] Rieke:["Aku tidak ingin jadi partner Gracela, bisa -bisa aku dijadikan tumbalnya." Diandra:["Mumpung Gracela sedang cuti,kamu tunjukkan dirimu kepada pak Mihardo,kamu desainer yang bisa diandalkan."] Rieke:['Lalu. kalau

  • Gadis Simpanan Sang Miliarder   BAB 109.RESIGN

    Diandra menunduk, sebagian wajahnya tertutup masker,memperhatikan mas Priyanto yang sibuk menyolder liontin sepasang angsa. "Mbak , sudah menempel sempurna tanpa celah." Diandra membungkukkan badannya, mengambil jepitan melihat keseluruhan,"Sudah lebih bagus nempel nya dari pada tadi malam." ujar Diandra sambil meneliti liontin sepasang angsa membayangkan jika sudah selesai diberi batu permata kecil dimata sepasang angsa." "Bisakah saya ampelas sambungannya?" tanya mas Priyanto. "Silahkan, saya ingin melihat hasilnya." Dengan lembut mas Priyanto mulai mengempelas liontin sepasang angsa , Diandra menegakkan tubuhnya,"Saya ke ruang kerja, nanti saya balik." bisik Diandra lalu membalikkan tubuhnya. Di depan pintu berdiri pak Mihardo menatap ke arah Diandra, wajahnya terlihat menahan amarah. "Apa yang kalian lakukan?" tanyanya . Suara bariton pak Mihardo terdengar dengan nada tinggi. Diandra tidak merespons, malah akan melewati pak Mihardo. Mas Priyanto yang sedang sibuk m

  • Gadis Simpanan Sang Miliarder   BAB 5. "WAKTUMU BELUM TIBA."

    “Wouww, tinggi banget!”Teriak Diandra begitu melihat bangunan apartemen yang terbentang di hadapan mereka ketika memasuki halaman bangunan bertingkat yang menjulang tinggi ke angkasa. “Mbak Elvi, ini namanya apartemen? Di sini kita tinggal? Kakiku bisa pegal kalau kita tinggal di atas.” Seru Diand

  • Gadis Simpanan Sang Miliarder   BAB 4. “KENALKAN AKU ELVIRA, ASISTEN PRIBADIMU.”

    Kembali ke kamar tidurnya, Diandra tidak mampu tidur. Kejadian di ruang tamu menayang indah di pelupuk matanya , dipejamkan matanya kuat-kuat malah frekwensinya semakin tinggi. “Aku bisa gila.”Bisik Diandra, berbaring ke kanan, ke kiri , terlentang bahkan tertelungkup , lalu kembali berbaring terl

  • Gadis Simpanan Sang Miliarder   BAB 3. PERSAHABATAN ANEH?

    "Bagaimana? Kamu suka steak nya?" tanya pria itu sambil menatap Diandra memasukkan irisan steak ke mulut nya. "Hmm... enak. Diandra baru pertama makan daging sapi yang lumer di mulut," Tante Dessy dan pria itu tersenyum melihat gaya Diandra , menurut mereka lucu melihat ekspresi wajahnya menguy

  • Gadis Simpanan Sang Miliarder   BAB 2. SIAPAKAH PRIA ITU?

    Tinggal di rumah tante Deasy , Diandra benar-benar dimanjakan. Pagi hari biasanya menyiapkan sarapan untuk dirinya, tidak berlaku sejak Diandra diterima di rumah tante Deasy. Diandra tinggal di rumah induk yang besar dan mewah, tidak seperti di rumahnya , rumah subsidi yang hanya terdiri dari dua ka

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status