Home / Mafia / Gadis Tawanan Mafia / Bab 38. Rencana Marcus Yang Licik

Share

Bab 38. Rencana Marcus Yang Licik

Author: Ray Moon
last update publish date: 2026-08-21 21:10:44

Dor!

Suara tembakan itu memecah kesunyian, tetapi peluru Kevin tidak bersarang di kepala Adam. 

Peluru itu melesat melintasi telinga Adam dan menghantam dinding beton di belakangnya. Adam menjerit pasrah, mengira ajalnya telah tiba. Namun, tawa dingin tiba-tiba menggema dari arah pintu masuk Kurara yang hancur.

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Gadis Tawanan Mafia   Bab 38. Rencana Marcus Yang Licik

    Dor!Suara tembakan itu memecah kesunyian, tetapi peluru Kevin tidak bersarang di kepala Adam.Peluru itu melesat melintasi telinga Adam dan menghantam dinding beton di belakangnya. Adam menjerit pasrah, mengira ajalnya telah tiba. Namun, tawa dingin tiba-tiba menggema dari arah pintu masuk Kurara yang hancur.Prok! Prok! Prok!"Adegan yang dramatis, Kevin," sebuah suara yang familiar memecah ketegangan.Dari balik kegelapan Marcus melangkah masuk dengan santai.Di belakangnya, puluhan lampu senter taktis mendadak menyala serentak, menyilaukan seisi ruangan.Bukan lagi anak buah Kevin yang memegang k

  • Gadis Tawanan Mafia   Bab 37. Kevin Datang

    “Bisa-bisanya dia buat masalah di malam pertama dia kembali?!” geram Adam sambil meremas jemarinya.Adam dan Matilda menyaksikan kekacauan itu dari balkon VIP. Wajah Adam memucat karena ketakutan.Kurara yang ramai itu kini berubah menjadi medan perang dan jeritan para pengunjung tidak membuat mereka mendapatkan keuntungan melainkan membawa polisi ke depan pintunya.“Matilda! Hentikan mereka! Dia merusak segalanya!” teriak Adam panik sambil memegangi kepala.“A-aku akan coba, Adam! Tapi aku tidak tahu bagaimana caranya!”Tiba-tiba, dentuman keras terdengar dari pintu masuk Kurara. Musik berhenti dan lampu sorot mati total, hanya menyisakan kegelapan yang mencekam.

  • Gadis Tawanan Mafia   Bab 36. Petaka Di Malam Pertama

    Matilda terhenyak mendengar tekad bulat Lisa. Ia menatap nanar gadis yang dulu pernah ia anggap saingannya. “Lisa, kumohon... dengarkan aku. Adam tidak main-main. Dia bisa saja membunuhmu atau lebih buruk menyiksa Kevin jika kita tidak menuruti keinginannya. Aku terjepit, Lisa.”“Aku tidak peduli!” bentak Lisa. Tubuhnya bergetar hebat, bukan karena takut, melainkan karena kemarahan yang meluap. “Kau menjualku, Matilda. Kau dan Adam sama saja! Binatang!”Isak tangis Lisa berubah menjadi seringai dingin. “Dan kau bilang Kevin akan disiksa? Kau salah besar. Kevin adalah seorang mafia. Dia akan meratakan Kurara dengan tanah begitu dia tahu aku diculik. Saat itu terjadi, aku akan tertawa di atas penderitaan kalian semua.”Perdebatan mereka terhenti ketika pintu kamar terbuk

  • Gadis Tawanan Mafia   Bab 35. Lisa Kembali

    “Tuan! Tuan!” Teriakan Eleanora memecah keheningan sebelum fajar menyingsing.Adam yang sedang terlelap seketika tersentak. Ia duduk di tepi ranjang, berusaha mengumpulkan kesadarannya yang masih berkabut. ‘Kenapa nenek tua itu harus berteriak-teriak di pagi buta begini? Menyebalkan sekali!’ batinnya geram.“Tuan!”Tok! Tok! Tok!“Apa?!” teriak Adam sekencang-kencangnya. Ia paling tidak suka diganggu saat sedang tidur. “Masuk!”Pintu terbuka. “Maaf membangunkanmu, Tuan,” ucap Eleanora dengan suara bergetar. Ia sadar betul tuannya sangat terganggu. “Nona L

  • Gadis Tawanan Mafia   Bab 34. Merebut Lisa

    “Baiklah. Aku akan mengikuti permainanmu, Nona. Aku harap kita bisa bekerja sama dengan baik,” ucap Marcus dengan wajahnya yang licik.Matilda meninggikan cuping bibirnya merasa jijik dengan pria yang diajaknya bernegosiasi. Tapi bagaimanapun dia tetap butuh pria ini hingga dia akhirnya tetap tersenyum sampai Marcus hilang dari pandangannya.Malam makin larut ketika langkah berat Marcus menggema di lantai Klub Kurara.Adam yang sudah bersiap untuk kedatangan sekutu barunya itu segera memberi isyarat.Tanpa membuang waktu, ia mengajak Marcus ke ruang kerja pribadinya di lantai atas agar percakapan rahasia mereka tidak bocor ke telinga para pengunjung.Begitu pintu tertutup rapat, Adam langsung membuka suara.

  • Gadis Tawanan Mafia   Bab 33. Penawaran Marcus

    “Oh, memangnya berapa bayaran yang kau minta?”Marcus menyandarkan tubuh tambunnya ke kursi, lalu berbisik, “Paling tidak, Adam harus menyerahkan dua puluh persen dari total keuntungan Kurara setiap malamnya.”“Hah?! Sebanyak itu?” Matilda terperangah. Detik itu juga, nyalinya menciut. Ia mendadak tidak yakin Adam akan sudi menerima bantuan dari pria menyebalkan di hadapannya ini.“Kenapa kamu menatapku begitu?” tanya Marcus lalu terkekeh licik. “Tenang saja, itu masih harga yang bisa dinegosiasikan.”Matilda menghela napas, mencoba mengatur siasat. “Ya, aku tahu Adam sangat membutuhkan Lisa. Tapi, mungkin jumlahnya bisa Anda pertimbangkan lagi, Tuan. Jika sebanyak itu, Anda sendiri tahu, kan, bagaimana kondisi kami? Kami masih harus menyuap pejabat kepolisian, politisi korup, dan beberapa pengusaha kejam hanya untuk bertahan hidup di bisnis ini. Jadi, kalau bisa, kurangilah jumlahnya.”Marcus menyandarkan punggungnya ke kursi. “Ah, aku sepertinya sangat paham posisi Adam saat ini.”

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status