Share

Bab 46

Author: Author92
last update publish date: 2026-05-07 15:31:03

Hari-hari berlalu, dan penderitaan Delisa semakin menjadi-jadi. Clarisa bukan hanya sekadar hadir, tapi dia mulai bermain peran dengan sangat licik. Dia tahu betul cara memanipulasi Dirga.

Setiap kali ada kesempatan, Clarisa akan mengeluh sakit, atau merasa terancam, dan selalu menyalahkan Delisa secara halus.

"Mas... tadi aku bertemu Delisa di lift. Dia menatapku dengan tatapan begitu tajam, aku jadi takut. Aku takut dia melakukan sesuatu padaku dan anak kita," rengek Clarisa d

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Gairah Cinta Sang CEO   Bab 49

    Kesadaran Delisa perlahan kembali, namun ia berharap seolah-olah ia tidak perlu bangun sama sekali. Saat matanya terbuka, yang ia lihat hanyalah langit-langit kamar rumah sakit yang putih dan dingin. Udara di sekitarnya terasa menusuk tulang, sama dinginnya dengan suasana di dalam dadanya yang kini telah membeku.Suara langkah kaki dokter dan perawat terdengar samar, namun setiap kata yang terucap begitu jelas menusuk gendang telinganya."Kondisi Ibu sudah stabil, tapi Ibu mengalami pendarahan yang cukup hebat saat kejadian. Kami sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi janinnya tidak bisa tertolong. Ibu mengalami keguguran, Bu."Kalimat itu terlontar begitu saja, ringan namun beratnya menghancurkan dunia.Namun, anehnya... Delisa tidak menangis.Tidak ada setetes air mata pun yang jatuh membasahi pipinya yang tirus dan pucat. Matanya kering, menatap lurus ke atas dengan tatapan kosong melompong. Hanya ada kehampaan yang menganga lebar di dalam dada

  • Gairah Cinta Sang CEO   Bab 48

    Delisa benar-benar telah berada di titik nadir, di dasar jurang keputusasaan yang paling dalam. Fisiknya semakin menyusut dan lemah, bukan hanya karena beban kehamilan, tapi juga karena stres yang menggerogoti nyawanya hari demi hari. Batinnya hancur lebur tak bersisa, terkikis habis oleh hinaan, caci maki, dan cercaan yang tak pernah henti keluar dari mulut suaminya sendiri.Ia merasa begitu sendirian di dunia ini. Keluarga dan orang-orang yang menyayanginya berada jauh di sana, tak tahu apa yang menimpa putri mereka. Dan satu-satunya orang yang seharusnya menjadi pelindung, justru menjadi sumber rasa sakit terbesar dalam hidupnya.Setiap malam adalah siksaan. Ia menangis hingga matanya bengkak, hingga air mata itu habis, hingga akhirnya ia tertidur dalam kelelahan. Dalam doa-doa panjangnya, Delisa hanya memohon pada Tuhan. Ia meminta kekuatan untuk bertahan, atau... terkadang ia berharap agar saja ia tidak perlu bangun lagi esok pagi, agar rasa sakit in

  • Gairah Cinta Sang CEO   Bab 47

    Rumah megah yang berdiri kokoh itu kini terasa bagaikan neraka bagi Delisa. Dinding-dinding yang tinggi seolah semakin menekan, membuat napasnya terasa sesak setiap saat. Ironis sekali, di bawah satu atap yang sama, terdapat dua wanita yang sama-sama sedang mengandung kehidupan baru, namun takdir dan perlakuan yang mereka terima sungguh kontras dan menyedihkan.Clarisa hidup bak seorang permaisuri. Segala kemauannya dipenuhi seketika tanpa perlu menunggu lama. Dirga tak pernah ragu membelikan apa pun yang diinginkan wanita itu, mulai dari makanan termahal yang diimpor dari luar negeri hingga perhiasan berkilau yang harganya selangit. Pria itu menjaganya dengan sangat ketat, seolah Clarisa adalah harta paling berharga di dunia yang tak boleh tersentuh sedikitpun. Setiap kali Clarisa mengeluh sedikit saja, sekadar pusing atau mual, Dirga akan panik bukan main, membentak pelayan, dan melayani Clarisa dengan penuh perhatian dan kasih sayang yang tulus—atau setidaknya itulah yan

  • Gairah Cinta Sang CEO   Bab 46

    Hari-hari berlalu, dan penderitaan Delisa semakin menjadi-jadi. Clarisa bukan hanya sekadar hadir, tapi dia mulai bermain peran dengan sangat licik. Dia tahu betul cara memanipulasi Dirga.Setiap kali ada kesempatan, Clarisa akan mengeluh sakit, atau merasa terancam, dan selalu menyalahkan Delisa secara halus."Mas... tadi aku bertemu Delisa di lift. Dia menatapku dengan tatapan begitu tajam, aku jadi takut. Aku takut dia melakukan sesuatu padaku dan anak kita," rengek Clarisa dengan wajah memelas saat mereka bertiga berada di ruangan yang sama.Seketika itu juga, wajah Dirga berubah murka. Ia menatap Delisa dengan tatapan membunuh."Kau melakukan apa padanya?!" bentak Dirga.Delisa terkejut dan menggeleng cepat. "Tidak, Pak! Saya tidak melakukan apa-apa. Saya hanya menyapa biasa.""Berhenti berbohong!" hardik Dirga, ia melangkah mendekat dan mencengkeram bahu Delisa dengan kasar. "Clarisa sedang mengandung anakku! Jangan kau sentuh dia sedi

  • Gairah Cinta Sang CEO   Bab 45

    Hari-hari yang berlalu bagaikan siksaan batin yang tiada henti bagi Delisa. Setiap detik yang ia lewati terasa begitu berat, seolah ada beban batu yang menimpa dadanya. Dirga seolah-olah memiliki rencana jahat untuk menghancurkan pertahanan wanita itu, mempertontonkan kedekatannya dengan Clarisa secara terang-terangan, tepat di depan mata Delisa.Di setiap acara kantor, rapat penting, atau sekadar jam makan siang, Dirga selalu menyisihkan waktu khusus untuk Clarisa. Pria itu melayani wanita itu dengan perhatian yang begitu lembut dan hangat perhatian yang bahkan tidak pernah Dirga berikan sepersepuluhnya pun kepada Delisa selama mereka bersama. Tatapan yang dulu dingin kini berubah menjadi hangat, senyuman yang dulu langka kini terukir mudah, semuanya hanya untuk wanita yang ia anggap membawa "anaknya".Dan Clarisa? Wanita itu semakin menjadi-jadi. Dengan wajah polos namun penuh tipu daya, ia sering datang ke kantor dengan alasan ingin memeriksakan kandungan atau sekad

  • Gairah Cinta Sang CEO   Bab 44

    Sore itu, cahaya matahari mulai meredup, menyisakan semburat jingga yang perlahan berubah menjadi kelabu. Namun, keindahan langit senja itu sama sekali tak mampu menarik perhatian Delisa. Ia berdiri kaku di balik kaca bening jendela besar ruangannya, jari-jarinya mengepal kuat hingga buku-buku jarinya memutih.Matanya tak lepas memandang lobi gedung di bawah sana. Dunia seakan berhenti berputar saat sosok yang begitu ia kenal muncul di pandangannya.Dirga.Suaminya itu berdiri gagah di samping mobil hitam mewah mereka. Dengan gerakan yang begitu lembut, Dirga membukakan pintu penumpang untuk seseorang. Sosok wanita itu keluar, dan hati Delisa serasa diremas hingga hancur berkeping-keping saat menyadari siapa orang itu.Clarisa.Mereka terlihat begitu serasi, begitu mesra. Delisa bisa melihat jelas dari ketinggian ini bagaimana sudut bibir Dirga terangkat membentuk sebuah senyuman. Senyum yang hangat, tulus, dan penuh kasih sayang.

  • Gairah Cinta Sang CEO   Bab 28

    Dirga melepaskan Delisa dengan kasar, membuatnya terhuyung ke belakang dan hampir terjatuh. Napas Delisa tersengal, jantungnya berdegup kencang. Ia merasa terkejut, bingung, dan sedikit takut."Maaf, Delisa," ucap Fredi dengan nada apologetik, menghampiri Delisa dan memastikan ia baik-baik sa

  • Gairah Cinta Sang CEO   Bab 27

    "Baiklah, Rio," jawab Delisa akhirnya, menghela napas panjang. "Aku akan menjemput Dirga."Rio merasa lega mendengar jawaban Delisa. "Terima kasih banyak, Delisa. Kau benar-benar penyelamatku," ucap Rio dengan nada tulus. "Aku akan mengirimkan alamat bar itu padamu sekarang. Hati-hati di jala

  • Gairah Cinta Sang CEO   Bab 17

    Sesampainya di kantor Jaya Sentosa, Delisa merasakan hawa dingin yang menusuk tulang, bukan karena AC, tapi karena tatapan mata yang mengarah padanya. Semua mata tertuju padanya saat ia berjalan di belakang Dirga memasuki lobi yang megah. Ia bisa merasakan tatapan penasaran, sinis, dan bahkan iri

  • Gairah Cinta Sang CEO   Bab 26

    Sesampainya di bar milik Fredi, Dirga langsung disambut dengan senyuman hangat dari sahabatnya itu. Aroma alkohol dan musik yang menghentak langsung menyergap indranya, namun kali ini tidak mampu menghibur hatinya yang sedang gundah."Dirga! Apa kabar, bro?" sapa Fredi dengan nada ceria, berusaha m

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status