Home / Rumah Tangga / Sentuhan Panas Sahabat Suamiku / Bab 160. Sebuah Pengakuan

Share

Bab 160. Sebuah Pengakuan

Author: Kak Gojo
last update Huling Na-update: 2025-11-10 14:55:48
Itu adalah Valeria.

Valeria berdiri di ambang pintu, menunjuk Albert dengan jari gemetar, air mata membanjiri wajahnya.

Albert terpaku di kursinya, jantungnya seolah berhenti berdetak. Semua darah serasa ditarik dari kepalanya. Ia tidak menyangka Valeria, wanita yang ia buang dan ia ancam, berani melakukan hal gila ini.

Di meja utama, Howard langsung berdiri, wajahnya memerah padam menahan amarah yang meledak. Ia melihat sekeliling di mana semua kamera wartawan yang tadinya fokus pada Howard dan Tatiana kini berbalik dan memotret Albert dan Valeria secara gila-gilaan.

"Siapa yang mengizinkan wanita gila ini masuk?!" teriak Howard, suaranya menggelegar. “Penjaga! Bawa dia keluar!”

Tatiana, di samping Howard, menutup mulutnya dengan tangan, wajahnya langsung pucat pasi, bahkan riasan tebalnya tak mampu menutupi kepanikannya.

Valeria berjalan terhuyung, seolah didorong oleh keputusasaan, langsung menuju Albert.

"Kau berjanji akan menikahiku dan menjadikan aku ratumu! Tapi apa?! Kau tega m
Kak Gojo

Gimana gengs, lanjut besok jam 1 siang ya, kita tuntaskan semua aib Albert wkwkw

| 19
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter
Mga Comments (7)
goodnovel comment avatar
semi ati
mampus kau Albert
goodnovel comment avatar
Emak Chua Aya
author belum update kh
goodnovel comment avatar
Amazon amazon
gk bs up malam lagi kak, kurang bacanya
Tignan lahat ng Komento

Pinakabagong kabanata

  • Sentuhan Panas Sahabat Suamiku   Bab 328. Jatuh Sakit

    Pagi itu, Marina merasa cemas karena Elyssa sudah beberapa hari ini tidak memberi kabar. Padahal biasanya, Elyssa rutin mengirim pesan, bercerita tentang persiapan pernikahannya, mulai dari urusan dekorasi, gaun hingga cincin.Kecemasan Marina bertambah saat pihak studio foto memberi tahu bahwa Elyssa dan Sean belum datang untuk pemotretan pre-wedding dan tidak bisa dihubungi sampai sekarang.Marina melirik suaminya yang sedang menikmati sarapan. "Apa Elyssa ada mengirim pesan padamu?"Charlie menjawab santai, "Kenapa tanya aku? Dia kan lebih dekat denganmu, Ma.""Aduh, Pa. Sudah berhari-hari Elyssa gak ada kabar! Ponselnya juga gak aktif!" keluh Marina.Raut wajah Charlie seketika berubah tegang, terlihat panik. “Jadi bagaimana, Ma? Coba telpon Sean!”Marina menghela napas. “Sean-nya juga gak aktif, Pa! Tapi, nanti aku cek sendiri ke rumahnya.”Setibanya di mansion, pelayan memberi tahu bahwa Sean sudah tiga hari ini terbaring lemah di kamarnya.“Kalau Ibu mau menjenguk Tuan, biar sa

  • Sentuhan Panas Sahabat Suamiku   Bab 327. Tidak Sesuai Ekspetasi

    Malam harinya, bel pintu apartemen berbunyi.Selena yang sedang asik maskeran langsung melompat kegirangan. "Itu pasti Juan, Kak!" serunya sambil berlari membukakan pintu.Ternyata benar, Juan berdiri di sana membawa beberapa kantong plastik berisi makanan hangat.Selena menyambutnya dengan sangat antusias. Tadi Juan memang sempat mengirim pesan menanyakan apakah mereka sudah makan, dan Selena menjawab belum, dengan harapan pria itu akan datang."Wah, Kak Juan! Kamu beneran datang bawain aku makanan!" seru Selena riang sambil mengambil alih kantong makanan itu. "Masuk, Kak Juan, masuk!"Juan masuk dengan canggung. Matanya langsung mencari sosok Elyssa yang baru saja keluar dari kamar dengan pakaian santai."Aku beli nasi goreng seafood dan beberapa cemilan. Takutnya kalian malas keluar malam-malam," ucap Juan, berusaha terdengar biasa saja."Tau aja kalau aku lagi laper banget," sahut Selena manja.Ia segera menata makanan di atas meja mini bar, sengaja memilih posisi duduk yang palin

  • Sentuhan Panas Sahabat Suamiku   Bab 326. PD Aja Dulu

    Juan tersenyum penuh arti. "Karena aku merasa kasihan melihat kalian yang harus berdesakan di tempat ini. Memang bersih, tapi tidak leluasa. Apalagi Selena masih kuliah, dia butuh tempat yang nyaman untuk belajar, kan? Kalau tinggal di apartemen, dia pasti bisa lebih fokus mengejar prestasi."Elyssa terdiam sejenak, lalu mengangguk pelan. "Iya juga, sih. Oke deh, nanti aku diskusikan dengan Selena.”****Sore itu, Selena kegirangan saat Elyssa menyampaikan tawaran dari Juan. Ia menggandeng tangan Elyssa dengan riang."Kak, menurutmu Juan udah suka sama aku gak, ya? Soalnya, akhir-akhir ini, Juan sering ngirimin aku chat! Dan sekarang dia malah bawain makanan dan nawarin kita pindah ke apartemennya!”Elyssa tersenyum bahagia melihat Selena sesemangat itu. "Baguslah kalau kalian makin dekat. Semoga cepat jadian. Jadi, kamu mau pindah?""Mau banget, Kak! Siapa yang bisa nolak coba?” seru Selena. Ia pun langsung bergegas mandi, memakai baju terbaik yang terlihat feminim, dan menyemprotkan

  • Sentuhan Panas Sahabat Suamiku   Bab 325. Tiba-tiba Datang

    Beberapa hari berlalu sejak kejadian memalukan di tempat karaoke. Elyssa tidak lagi membalas pesan dari Juan karena merasa tidak punya alasan untuk menghubungi pria itu lagi.Dan belakang ini, Elyssa hanya menikmati hidupnya yang sepi di kos Selena, sengaja menyembunyikan diri dari keramaian agar tidak ditemukan siapa pun.Tok tok tok!Elyssa bergegas membukakan pintu saat mendengar suara ketukan. Ia terkesiap saat melihat Juan sudah berdiri di depannya. Seketika, wajah Elyssa memerah panas karena menyadari Juan sedang memperhatikannya dari atas sampai bawah.Elyssa baru tersadar bahwa pagi ini ia hanya mengenakan tanktop dan hotpants yang ia pinjam dari Selena. Karena tubuh Selena lebih kecil, pakaian itu tampak sangat ketat, membuat tubuhnya tercetak lebih jelas.Dengan canggung, Elyssa menutupi area dadanya dengan tangan. “K-kamu kenapa ke sini? Dan... tau alamat ini dari mana?”Juan tersenyum santai lalu menyodorkan sebuah rantang . “Tadi aku nge-chat Selena, katanya kalian belum

  • Sentuhan Panas Sahabat Suamiku   Bab 324. Akhir dari Segalanya

    Olivia terbatuk, memuntahkan darah kental dari mulutnya yang luka. Rasa sakit di perut dan kepalanya seakan hilang, berganti menjadi amarah yang membakar sisa tenaganya. Ia lalu mendongak, menatap Howard bukan lagi dengan ketakutan, melainkan dengan kebencian mendalam."Pengecut?" Olivia tertawa parau, sebuah tawa kering yang terdengar menyeramkan di gudang itu. "Kau marah karena aku membuatnya mati sebagai pengecut? Kau salah, Pak Howard! Albert memang sudah lahir sebagai pengecut!"Howard terdiam, matanya berkilat murka mendengar mendiang putranya dihina."Kau membanggakan reputasi keluarga Han? Kau tidak tau apa yang dilakukan putra kesayanganmu di belakangmu!" teriak Olivia dengan suara serak yang memenuhi ruangan. "Dia menghamiliku! Dia menjanjikan pernikahan berkali-kali, bersumpah akan bertanggung jawab, tapi apa? Begitu melihat wanita yang lebih menguntungkan seperti Elyssa, dia membuangku seperti sampah!"Olivia meludah tepat ke arah kaki Howard. "Dia pengecut yang lari dari

  • Sentuhan Panas Sahabat Suamiku   Bab 323. Pembalasan

    Olivia langsung menjerit histeris. Awalnya ia berteriak karena terkejut melihat potongan tubuhnya jatuh ke lantai, namun sedetik kemudian, rasa sakit yang luar biasa hebat menjalar ke seluruh sarafnya. Ia meraung kesakitan sambil menatap nanar darah yang mulai mengucur deras."Bicara sekarang, maka telingamu yang satunya selamat," ancam Howard dingin.Olivia terus merintih, tubuhnya bergetar hebat. Para penjaga di sekelilingnya hanya menatap datar, seolah-olah pemandangan itu adalah hal yang biasa. Karena Olivia masih saja terisak tanpa menjawab, Howard kembali mengangkat kapaknya, siap menyayat daun telinga sebelahnya."AKHHH! H-HENTIKAN, KUMOHON!”"Makanya jawab, jalang!!! Tidak mungkin wanita selemah kau melakukannya sendirian! Siapa yang membantumu?!" Howard membentak, suaranya menggelegar memenuhi ruangan."Itu...” Dada Olivia naik-turun dengan cepat. Napasnya tersengal, tenggorokannya terasa tersumbat oleh isak tangis dan rasa sakit yang menyiksa. Ia ingin menjawab, namun trauma

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status