Share

112. Hyper

Auteur: NARA
last update Dernière mise à jour: 2025-07-28 23:36:47

Meskipun kondisi Lili sudah lebih baik dan kini telah dipindahkan ke ruang perawatan VVIP, rasa bersalah dalam diri Lio belum juga mereda. Ia kini duduk di tepi ranjang perawatan sang istri, tangan Lio tak pernah lepas menggenggam tangan istrinya yang tampak lemah namun tetap tersenyum menenangkan.

"Maafkan aku, istriku," bisik Lio dengan suara serak, lalu mengecup punggung tangan Lili berkali-kali. "Ini semua karena aku. Kalau saja aku tidak memaksamu untuk tambah ronde, kamu pasti tidak akan sampai begini. Aku benar-benar sangat bersalah," kata Lio menyesali.

Lili tersenyum lembut, meskipun tubuhnya belum sepenuhnya pulih. Ia tahu Lio sangat mencintainya, dan semua yang terjadi bukanlah kesalahan suaminya semata. Dengan suara tenang, ia mencoba menenangkan Lio.

"Lio, semua sudah terjadi. Jangan menyalahkan dirimu terus menerus. Aku dan bayi kita baik-baik saja sekarang, itu yang penting." Kata Lili.

Namun, Lio tetap terlihat murung. Dengan perlahan, ia mengelus perut Lili yang masih
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé
Commentaires (2)
goodnovel comment avatar
Maryam Kalau
lio jaga lili baik baik, zian masih mengingin kan mantan istri nya.
goodnovel comment avatar
Juhaina R
tabok pukulin aja Lio si zi gak ad kapok kapoknya
VOIR TOUS LES COMMENTAIRES

Latest chapter

  • Gairah Sahabat Suamiku   291. Film-film?

    Lio dan juga Lili menyambut Damian dengan hangat, saat menantunya tersebut datang ke rumah.Lio yang duduk di samping Damian, menepuk punggungnya. "Selamat Damian, papa ikut bahagia." ucap Lio dengan senyum menghiasi bibirnya.Damian menoleh pada papa mertuanya tersebut, setelah mendengar apa yang dikatakannya. Tentu saja Damian bingung, dengan maksud perkataan Lio, sampai ia lupa tujuannya datang ke rumah mertuanya, yang ingin menanyakan sang istri."Apa maksud papa?" tanya Damian ingin tahu."Leo sudah menceritakan semuanya pada papa dan juga mama."Damian menautkan keningnya. "Cerita? Cerita apa maksudnya Pa?" tanya Damian lagi, tidak mungkin sang istri bercerita jika semalam ia tidak pulang. Karena wajah Lio dan juga Lili terlihat begitu senang."Cerita tentang perasaannya, jika istrimu itu ternyata sudah membuka hati untuk kamu." Lio memberitahu. "Dan papa ikut bahagia, jadi cintamu tidak lagi bertepuk sebelah tangan, selamat ya." Lio kembali menepuk punggung Damian.Damian menga

  • Gairah Sahabat Suamiku   290. Kekuatan

    Sepulangnya dari rumah orang tuanya, Leo memilih mencari keberadaan dari Damian. Karena ini hari weekend, tidak mungkin sang suami berada di kantor.Membuatnya memutuskan untuk pergi ke apartemen yang pernah ia tinggali dengan Damian, berharap suaminya memang berada disana.Tentu saja Leo tidak akan kecewa, jika nanti tidak mendapati Damian berada disana. Setelah mendapat petuah dari orang tuanya.Setelah tiba di depan pintu unit apartemen sang suami, Leo segera menekan bel pintu.Satu kali dua kali, hingga tiga kali. Tidak ada tanda-tanda jika pintu tersebut akan di buka.Leo menghela nafas panjang. "Harusnya tadi aku pergi ke rumah kayu itu. Pasti Damian berada disana, ngapain juga kesini." ucapnya, ia juga tadi memiliki opsi lain mencari keberadaan dari sang suami, yaitu rumah kayu. Tempat yang begitu nyaman untuk Leo. "Apa aku harus ke sana ya? Tapi jauh, aku belum berani membawa mobil jauh, dengan rute jalan yang begitu terjal."Leo terus menimbang apakah ia akan pergi ke rumah k

  • Gairah Sahabat Suamiku   289. Siklus Percintaan

    Leo memutuskan untuk pergi ke rumah orang tuanya. Tentu saja dengan perasaan kesal.Lili dan juga Lio yang mendapati putrinya datang dengan wajah cemberut, langsung menginterogasinya."Sayang, ada apa? Datang wajah di tekuk gitu." Tanya Lio pada sang putri, saat mereka duduk di ruang keluarga.Sedangkan Lili, memeluk tubuh putrinya dari samping. "Berantem dengan Damian?" tanyanya."Nanti juga berantem di atas kasur," sahut Lio dari tempatnya."Sayang jangan ngomong begitu." protes Lili."Itu sudah siklus percintaan, sayang. Dari benci nanti jadi bucin akut. Lihat saja nanti," ujar Lio yang masih mengira hubungan sang putri dengan suaminya masih belum selayaknya suami istri yang penuh cinta.Lili kembali fokus pada putrinya. "Kamu ada masalah dengan Damian sayang?" Tanyanya ingin tahu.Leo menggelengkan kepalanya. "Tidak."Mendengar jawaban dari sang putri, membuat Lio langsung menatapnya. "Tidak?" tanyanya penasaran. "Terus apa yang membuat kamu murung seperti ini?""Semalam Damian ti

  • Gairah Sahabat Suamiku   288. Buah Simalakama

    Jam menunjukkan pukul sebelas malam, tapi Damian belum kunjung pulang. Hal itu membuat Leo merasa cemas, karena suaminya itu tidak memberitahu akan pulang terlambat seperti biasanya."Kenapa Damian belum pulang ya?" tanya Leo sambil menatap layar ponselnya yang ada ditangannya. Tidak ada pesan masuk, atau panggilan dari Damian seperti biasa.Meskipun begitu, Leo tidak ingin menghubungi sang suami lebih dulu. Karena ia ingin memberi kejutan pada Damian.Dari sore Leo sibuk mempelajari beberapa resep masakan, sampai akhirnya ia memanggil salah satu asisten rumah tangga orang tuanya untuk datang ke rumah, dan mengajarinya memasak.Hingga akhirnya beberapa menu masakan yang menggugah selera tersaji di atas meja makan. Itulah kejutan yang akan ia persembahan untuk sang suami, memasak sendiri menu makan malam.Dalam kecemasan, Leo kembali menatap makanan yang ada di atas meja makan. "Aku yakin, Damian akan menyukai semua ini." ucapnya, dan tersenyum untuk menetralisir rasa cemas yang melan

  • Gairah Sahabat Suamiku   287. Balas Budi

    "Apa dengan kamu menghabisi dirimu sendiri, kamu bisa menyelamatkan mereka, tidak!" Luna tersenyum mengejek ketika Damian mengarahkan pisau pada lehernya sendiri. Damian terdiam mendengar apa yang Luna katakan, kemudian ia melempar pisau yang ada ditangannya, benar apa yang Luna katakan. Percuma ia mengakhiri diri sendiri, toh semua akan sama saja, sang istri tercinta dalam bahaya."Dan aku ingatkan padamu, jangan pernah katakan semua ini pada kedua mertua kamu, paham!" ujar Luna.Membuat Damian segera menatap wanita yang ia kira baik, karena telah menjadikannya seperti sekarang. Tapi ternyata wanita tersebut begitu jahat. Dan Damian merasa menjadi orang yang paling bodoh karena pernah mengiyakan keinginan Luna."Dengar, aku Damian! Kamu tidak boleh mengatakan semua pada orang tua Isrti kamu." Luna mengingatkan Damian kembali.Namun, Damian memilih diam. Ia yang dulu hanya di suruh menghabisi Leo tanpa ada penjelasan. Jadi penasaran kenapa Luna menginginkan Leo mati. "Berikan alasan

  • Gairah Sahabat Suamiku   286. Biar Aku Yang Mati

    Damian terdiam cukup lama setelah mendengar usulan Diana. Otaknya bekerja keras, menimbang risiko dari setiap keputusan yang akan ia ambil. Wajahnya terlihat tegang, rahangnya mengeras, sementara jemarinya mengepal di sisi tubuh."Sebelum semuanya terlambat, cepat temui kedua orang tua Leo, Damian," pinta Diana lagi, suaranya terdengar lebih mendesak. Ia mengenal sepupunya itu dengan baik. Jika Damian sudah seperti ini, berarti masalahnya jauh lebih besar dari yang terlihat."Tidak sekarang," jawab Damian akhirnya, datar namun tegas. Keputusan itu keluar begitu saja dari mulutnya, meski hatinya sendiri bergejolak."Damian, jangan bercanda. Ini masalah besar," Diana memperingatkan. Ia melangkah mendekat, mencoba menatap mata Damian agar sepupunya itu sadar.Damian menoleh perlahan. Tatapannya penuh konflik dan penyesalan. "Diana, ini bukan saatnya mereka tahu. Kamu tidak mengerti, sebelum aku mencintai Leo seperti sekarang, aku pernah berniat menghabisinya." Suaranya melemah di akhir

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status