Share

bab 186

Author: Addarayuli
last update Petsa ng paglalathala: 2026-03-28 20:03:55

Clarissa duduk di depan meja rias hanya mengunakan handuk yang melilit di tubuhnya, dia mengambil concealer kemudian mulai mengaplikasikan ke bagian leher dan beberapa titik didadanya yang terdapat bekas kemerahan.

Dengan telaten Clarissa mulai menutupi bekas kissmark akibat ulah mantan kekasihnya. Sambil menggeram kesal, dia terus menepuk-nepuk spons ke lehernya.

"Drake sialan." Clarissa.

Selesai menutupi bekas kemerahan di lehernya, Clarissa segera berdiri dari duduknya

Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter
Mga Comments (3)
goodnovel comment avatar
Henny Mariani
kapan si kebusukan clarisa terbongkar udah muak bgt sma ni cewe dia yg gatel tpi selalu nuduh ojel yg gatel dihhh
goodnovel comment avatar
Bu Tina
sehat selalu dan cia yiou...kak.
goodnovel comment avatar
Red Girl
Liam jan mau dikadalin Clarissot lagi donk. Punya harga diri dikit. Ayo, Liam, celap celup Clarissot lagi, tapi ga jadi bobok bareng gegara liat bekas kissmark Drake di leher & dada Clarissot. Harus marah liat bekas2 cupang dari Drake. Ntar luluh lagi kena air mata buaya Clarissot. Capek deh..
Tignan lahat ng Komento

Pinakabagong kabanata

  • Gairah Sahabatku   Note!

    Halo semua pembaca setia novel Gairah Sahabatku, gimana kabarnya hari ini? Semoga selalu sehat ya.Buat teman-teman yang sudah mendukung novel ini, author mau ucapin banyak terima kasih buat kalian. Dan maaf kalau novel dan endingnya nggak sesuai sama selera atau keinginan kalian.Oh iya, disini author juga mau kasih tahu sesuatu nih, setelah novel ini tamat bakal ada novel selanjutnya yang nggak kalah seru loh dari cerita Nozela dan William. "Pengasuh Polos untuk CEO Dingin"Jadi tetap stay tune ya.Terima kasih.....

  • Gairah Sahabatku   Extra Chapter

    Bruk!Nozela menatap tumpukan kertas pada mejanya, dia menghela nafas panajang sambil menatap sekretarisnya dengan datar."Maafkan saya nona, ini dari tuan Andito."Ctak!Nozela meletakan pulpennya dengan kasar ke meja kerjanya, dia melepaskan kacamatanya kemudian menyandarkan tubuhnya ke kursi. Seharian ini dia sangat tak bisa menikamati waktunya karena terus berkerja, bahkan untuk makan siang saja dia berada diruanganya karena saking banyaknya pekerjaan.Ana, sekretaris Nozela merasa kasihan pada bosnya yang terus-terusan bekerja tanpa henti selama seminggu ini. Mereka bahkan sampai lembur karena harus segera menyelesaikan berkas yang harus diberikan pada Andito."Nona mau saya belikan kopi?" tanya Ana.Nozela menggelengkan kepalanya, dia memejamkan matanya sebentar lalu menghela nafasnya kasar dan berdiri dari duduknya."Anda mau kemana nona?""Jangan halangi aku Ana, aku mau menghadap tuan Andito yang terhormat itu." jawab Nozela sambil berjalan keluar dari ruanganya."Tapi nona, t

  • Gairah Sahabatku   bab 250

    1 Tahun kemudian..."Enghh."Nozela membuka matanya, dia terkejut dan seketika bangkit dari tidurnya. Dia menatap jam di ponselnya yang sudah menunjukkan hampir jam tujuh pagi. Nozel membelakan matanya, dia lekas menyingkap selimutnya kemudian turun dari ranjang dan masuk ke kamar mandi.Nozela mandi dengan cepat lalu masuk ke walk-in closet lalu memakai baju yang sudah dari semalam dia siapkan. Nozela memakainya dengan cepat lalu segera keluar dari ruangan itu dan mulai mengeringkan rambutnya. Dia melakukan semuanya dengan buru-buru karena waktu terus berjalan, di tak ingin terlambat di acara penting ini.Selesai mengeringkan rabutnya, Nozela kemudian merias wajahnya dan mencatok rambutnya yang sudah panjang. Selesai merias wajahnya dia tersenyum menatap pantulan wajahnya yang di depan cermin, Nozela berdiri dari duduknya kemudian berputar-butar untuk mengecek penampilannya."Selesai."Nozela tampak cantik dengan balutan d

  • Gairah Sahabatku   bab 249

    "Selamat sore Nozela, gimana perasaan kamu hari ini?""Sore dok, saya seharian ini agak nggak mood dok." jawab Nozela."Loh, kenapa? Ada sesuatu yang menganggu kamu?"Nozela melemahkan bahunya. "Saya pengen kuliah lagi dok, saya jenuh dan bosen di rumah terus. Saya kangen main sama temen-temen, padahal saya udah baik-baik aja dok saya juga udah bisa bersentuhan lagi sama orang-orang." jelas Nozela.Dokter perempuan yang memiliki name tag bernama Teresa itu tersenyum, dia pun tiba-tiba menyentuh tangan Nozela membuat Nozela menoleh ke arahnya."Bagaimana ketika saya menyentuh kamu tiba-tiba?"Nozela menggelengkan kepalanya. "Saya tidak merasakan apa-apa lagi dok.""Benarkah?" tanya dokter dengan senyum merekah."Iya dok, itu berarti saya sudah sembuh kan dok?"Dokter melepaskan cekalan tangannya dari tangan Nozela, dia merasa senang karena salah satu pasiennya sudah sembuh. Dia pun segera menuliskan resep o

  • Gairah Sahabatku   bab 248

    "Menyatakan terdakwa, saudara Drake Alexander dan saudari Naomi Clarissa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pelecehan seksual berencana sebagaimana dalam dakwaan primair."Tok!Tok!Tok!Palu diketuk tiga kali setelah putusan hakim selesai diucapkan, sidang dinyatakan selesai.Cleo, Marisa dan Fahmi segera menghampiri Clarissa yang sedang m

  • Gairah Sahabatku   bab 247

    "Hari ini sidang putusan atas kasus Nozela akan dilaksanakan, apa kamu mau datang?" tanya Jimmy pada putranya.William mengelengkan kepalanya pelan. "Tidak, selesai kualiah nanti Liam mau nemenin Ojel terapi, kebetulan hari ini jadwal dia terapi.""Baiklah, nanti biar Robi yang urus semuanya."William menganggukkan kepalanya, alasan dia tak mau hadir disana adalah tak ingin melihat para pelaku yang sudah menyebabkan Nozela trauma. Dia takut kehilangan kendali saat melihat mereka apa lagi ada Clarissa juga disana.Meski Clarissa sudah melakukan kesalahan yang fatal, namun mereka sudah bersama cukup lama hingga tak mudah begitu saja dia melupakan kenangan itu. Masih ada sedikit rasa iba dihati William jika dia melihat Clarissa di persidangan, dan itu bisa membuatnya ragu.Sambil menghabiskan makanannya, Jimmy melihat wajah putaranya yang tampak murung, dia melirik istrinya yang juga saat ini sedang menatap ke arahnya."Mau tambah lagi?"

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status