Share

bab 86

Penulis: Ariess_an
last update Tanggal publikasi: 2025-11-30 21:16:07

Ana memutuskan belanja ke supermarket membeli bwbrwoa bahan masakan. Setelah kembali dari Bandung, dirinya belum sempat mengisi kembali kulkas yang sempat dia kosongkan. Tiga hari ini saja dia hanya memakan telur ceplok saja karena memang itu isi kulkas yang ada.

Dia dorong stroler belanja ke bagian sayuran. Disini dia hanya ambil beberapa yang dia suka saja karena Jeffreyan sama sekali tidak suka makan sayur. Ketika dia berpindah di bagian protein, Ana memasukkan banyak daging berkualitas supe
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (3)
goodnovel comment avatar
Amelya lau
Bab nya ini ngulang cerita
goodnovel comment avatar
Alan Nasution
ini bab diulang , trus yg sblum sblumnya typo kah ? tpi gak , critanya beda bnget
goodnovel comment avatar
Aerum
ini bab 86 kok ulang lagi? perasaan udah di puluhan bab sebelumnya kan?
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • HASRAT DAN GAIRAH MEMBARA CEO KEJAM   Bab 125

    Ana masih terisak. Memeluk perutnya erat. Dia merasakan ada rasa tidak nyaman di bawah perutnya. "Tolong lepaskan saya." Pintanya. Dia tidak sebegitu berharga sampai Jeffreyan menukar perusahaan dengan nyawanya. Meski begitu, Ana masih berharap bekas kasih setidaknya keselamatan nyawa bayinya. "Hidup dan matimu saat ini ada ditangan Tuan Jeffreyan, satu keputusan yang dia ambil akan menjadi pedal kematian atau justru penyelamatan." Jeffreyan menatap Ana. Wanita itu tampak kecil. Rapuh. Tapi sedang membawa bagian dari dirinya. Padahal tidak ada yang sulit dari pilihan yang ditawarkan. Tujuannya membuat Ana menderita, dan mungkin tercapai melalui Davin . Tapi rasanya ada yang mengganjal dihatinya memikirkan bayi itu ikut terseret. Davin menyeringai tipis. “Anda selalu bilang semua orang punya harga.” Ia menatap tajam kearah Jeffreyan. “Sekarang giliran Anda membuktikan… seberapa mahal harga anak anda.” Srettt... "akh... " Ana meringis perih ketika ujung pisau

  • HASRAT DAN GAIRAH MEMBARA CEO KEJAM   Bab 124

    Gudang itu tidak besar. Bau oli dan besi tua menyengat di udara. Ana tidak tahu persisnya mereka ada dimana. Semalam di nyeri di perutnya teras amat menyiksa sampai Ana hilang kesadaran. Bangun bangun dirinya sudah berada di sini dengan posisi berbaring di sofa usang. Belum sempat sadar sepenuhnya, suara Davin kembali terdengar. "Berdiri." Ana yang tadinya duduk di kursi besi, dipaksa berdiri, lalu tanganya diikat dengan posisi berdiri membelakangi tiang. "Kalau mau adikmu selamat, jangan macam-macam." Peringat Davin. Ana tidak menjawab, mulutnya masih terkunci rapat. Masih shok dengan fakta bahwa ternyata ibu yang dia panggil Buk Sri selama 3 bulan ini nyatanya adalah wanita yang melahirkan nya lalu meninggalkan dia bersama sang Ayah. Dan Pria yang dia kenal sebagai salah seorang tekan bisnis Jeffreyan ini ternyata anak sambung ibunya. Netra Ana berpendar, melihat lebih jelas. Dia tidka tau mendeskripsikan tempat ini. Yang jelas didepanya ada pintu besar. Dan merupa

  • HASRAT DAN GAIRAH MEMBARA CEO KEJAM   Bab 123

    Tubuh Jelita gemetar. CCTV dengan jelas merekam detik-detik ketika Ana dibawa pergi. Ana terlihat berjalan dengan sukarela tanpa paksaan. Namun, bukan itu yang menjadi fokus Jelita. Melainkan pria yang berjalan di depan Ana. Ana sangat kenal. Dan netranya semakin lebar ketika dengan jelas CCTV area parkir menangkap nomor plat mobil yang membawa Ana pergi. Tubuh Jelita nyaris roboh untuk kedua kalinya kalau saja Maya tidak bersiaga memegang. "Rekaman ini akan kami analisis sebagai barang bukti..." Ucapan seorang pria berseragam aparat negara membuat pikiran Jelita semakin semraut. Meski saat ini para polisi belum tahu siapa sosok pria di video, tapi Jelita paling kenal sosok pria memaki hoody itu. Pria itu Davin. Putra sambungnya dari pernikahan dengan Mas Harun. Tapi kenapa Davin menculik Ana, putra sambungnya menculik putri kandungnya. "Setelah selesai dianalisis selanjutnya nanti ibu akan dimintai keterangan-' "Pak, sepertinya ini bukan kasus penculikan."

  • HASRAT DAN GAIRAH MEMBARA CEO KEJAM   Bab 122

    “Lihat? Ini dia pria yang dua kali gagal menikah!” Sorakan Rangga menggema di antara denting gelas dan musik jazz yang mengalun pelan. Lampu temaram bar membuat bayangan wajahnya terlihat lebih liar dari biasanya. Jeffreyan tahu ia tak seharusnya menanggapi ocehan pria setengah mabuk itu. Namun kalimat barusan cukup menyentil egonya. “Setidaknya gue nggak menikah setelah viral dipermalukan seorang wanita,” ucapnya pelan, sarkasnya tajam seperti silet. Rangga mendengus. Well, dia kehabisan kata membantah. Jeffreyan memang dua kali gagal bertunangan. Tapi belum pernah sampai ke pelaminan. Belum pernah dipaksa bertanggung jawab seperti dirinya. . “Ah, sialan! Semua orang jadi tahu gadis itu hamil gara-gara mulut bocornya. ” Rangga menjatuhkan tubuhnya di sofa sebelah Jeffreyan. Bukan rahasia lagi. Pernikahan kilat Rangga terjadi karena benihnya sudah lebih dulu bersemayam di perut sekretarisnya-Friska. Lebih dramatis lagi—wanita yang awalnya dipaksa menggugurkan kandungan it

  • HASRAT DAN GAIRAH MEMBARA CEO KEJAM   Bab 121

    Deg! “Apa maksudnya hilang?” suara Maya berubah tegang. Naluri dokternya langsung mengambil alih. “Pasien di bed 3 nggak ada di kamar, Dok. Infusnya tercabut… kami kira ke kamar mandi, tapi kosong, Dok,” jelas salah seorang perawat dengan napas terengah. “Apa sudah kalian cari ke sekeliling? Siapa tahu pasien dijenguk keluarga?” tanya Maya cepat. Kejadian seperti itu memang jarang, tapi bukan tak mungkin. Beberapa ibu hamil yang menunggu persalinan kadang memilih berjalan-jalan meski sudah larut malam. Perawat itu menggeleng lemah. “Tadinya saya pikir begitu, Dok. Tapi pasien tidak kunjung kembali. Sudah lebih dari setengah jam.” Maya mengangguk singkat. “Tenang. Kita cek dulu.” Ia segera berbalik menghampiri Jelita yang memandangnya heran. “Tante, aku tinggal sebentar nggak apa-apa?” Tanpa menunggu jawaban, Maya sudah bersiap keluar. “Nanti aku ke sini lagi.” “Ada apa, May?” tanya Jelita, menangkap kepanikan di wajahnya. “Salah satu pasien nggak ada di bed. Mungkin

  • HASRAT DAN GAIRAH MEMBARA CEO KEJAM   Bab 120

    sebelum baca bab ini baca dulu bab 119 yaa. ~~~&&~~~ Seorang suster memperbaiki cairan infus Ana yang sempat balik, setelah selesai dia tersenyum ramah. "kalau mau ke kamar mandi minta ditemani saja ya buk." Ana mengangguk sebelum naik ke ranjang dengan infus yang sudah kembali terpasang di tangannya. Di sampingnya, Buk Sri menaikkan selimut hingga menutupi tubuh Ana sampai ke dada. "Nanti klau infus nya sudah habis bisa panggil saya atau tekan tombol ini ya buk." ucap perawat pada Buk Sri sebelum berlaku keluar dari kamar inap. Ya, Ana jadinya menginap satu malam. Tubuhnya terlalu lemas dan kekurangan cairan. “Sudah lebih baik?” Ana mengangguk pelan. Perutnya menang sudah lebih baik setelah mengkonsumsi beberapa vitamin yang diberikan Dokter. Namun beberapa bagian tubuhnya masih tidak nyaman. “Perutnya masih sakit?” Ana menggeleng. Tatapan matanya masih dipenuhi kecemasan. “Tapi setelah ini kita langsung pulang, kan, Buk?” Kini giliran Buk Sri yang mengangguk.

  • HASRAT DAN GAIRAH MEMBARA CEO KEJAM   Bab 96

    "Saya tidak bisa!"Suara Alvian meletup, lebih keras daripada yang ia maksudkan. Habis sudah topeng tenang yang sejak tadi coba ia pertahankan. Pernikahan dipercepat? Apa-apaan ini.Alvian sudah digunakan kedua menaiki tangga ketika suara Papa mencegatnya naik. "Kita perlu bicara!"Disinilah merek

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-31
  • HASRAT DAN GAIRAH MEMBARA CEO KEJAM   Bab 95

    Rapat berlangsung panjang. Pihak Jeffreyan cukup dominan pada setiap pembahasan. Khas pria itu sekali. Dan Alvian bisa membuktikan sendiri gaya berbisnis sang pangeran Wicaksana yang dikenal kejam memang berbeda. Kendati Alvian sama sekali tidak bisa fokus pada rapat. Pikirannya sedang memikir

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-31
  • HASRAT DAN GAIRAH MEMBARA CEO KEJAM   Bab 94

    Jelita meremas kedua jemari di atas pangkuan. Ia nekat kembali menjumpai Gunawan lagi. Para detektif swasta yang dia sewa gagal mendapatkan informasi keberadaan putrinya itu. Bahkan adikya, Adri juga masih berusaha mencari, walau sampai saat ini belum mendapat informasi apa-apa. Keluarga Wi

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-31
  • HASRAT DAN GAIRAH MEMBARA CEO KEJAM   Bab 97

    Kondisi Ana menurun. Kulitnya pucat. Lingkaran hitam semakin pekat di bawah mata. Rambutnya kusut—rontok, menempel di bantal. Dengan berat badan yang terus turun. Tidak ada yang tahu Ana sering pingsan. Kadang karena terlalu lama digagahi. Kadang karena terlalu panik mendengar langkah kaki p

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-31
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status