Home / Male Adult / Hasrat Wanita Desa / Bab 97 Sebelum Verona Pergi++

Share

Bab 97 Sebelum Verona Pergi++

Author: Tristar
last update publish date: 2025-12-30 10:16:01

Erfan mengangguk sambil tersenyum, Tesa pun turun dari pelukan Erfan, lalu dia pergi bermain komputer, tanpa melirik Verona.

Verona tersenyum pahit, melihat sikap Tesa kepadanya.

"Sudah jangan dipikirkan!" ucap Erfan, saat melihat ekspresi pahit Verona.

Verona mengangguk, lalu duduk di pangkuan Erfan.

Mereka saling memandang, Verona mengambil inisiatif melumat bibir Erfan dengan ganas. Erfan menanggapi tidak kalah ganas.

Tangan Erfan masuk ke dalam bagian bawah dress Verona, lalu jarinya hingga
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 339 Di Gratiskan

    Setelah beberapa jam perjalanan, akhirnya mobil Erfan memasuki kawasan Kota Hua. Mereka tiba pada sore hari, terlihat dari cahaya senja yang mulai menyinari kota tersebut. Erfan menepikan mobilnya di sebuah cafe untuk menunggu bus rombongan yang masih tertinggal jauh di belakang. Sambil menunggu, mereka pun memutuskan untuk bersantai sejenak di cafe tersebut. Setelah memesan makanan dan minum yang mereka mau, mereka pun mengobrol santai. "Jadi, tujuan pertama ke mana?" tanya Erfan. "Ke pantai yang pernah kita kunjungi dulu!" balas Bu Susan. "Jadi mau berkunjung ke wisata malam di sana?" tanya Erfan dengan nada santai. Bu Susan mengangguk, membenarkan. "Eh iya," Bu Susan teringat sesuatu. "Kamu kan berinvestasi di wisata malam itu kan?" Erfan mengangguk. "Iya, emangnya kenapa?" "Sekarang, tempat itu sudah lebih bagus!" ucap Bu Susan memberitahu. "Kalau begitu, bocah Reza itu sangat mampu," ujar Erfan dengan nada puas. Perlu di ingat, Reza itu adalah Tuan Mu

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 338 Ide Tersembunyi Bu Dita

    Beberapa saat kemudian, seorang guru mengumumkan bahwa sudah waktunya untuk berangkat. Erfan dan para wanita itu pun masuk ke dalam mobil. Tak lama setelah bus lebih dulu melaju keluar, Erfan segera menyalakan mesin dan mengemudikan mobilnya mengikuti dari belakang.Setelah perjalanan memasuki area kota, Erfan menghentikan mobilnya di minimarket."Ayo beli makanan dulu!" ucap Erfan."Silakan Tuan Muda, kita udah bekal makanan dari rumah!" ucap Bu Dita, nadanya sedikit canggung."Ayo, beli lagi... jangan khawatir, aku yang bayar!" tegas Erfan sambil melirik Bu Dita."Ayo, jangan sungkan!" tambah Bu Susan.Pada akhirnya, Bu Dita dan Sita putrinya itu, ikut berbelanja makanan di minimarket.Saat berbelanja, Bu Dita dan Sita sempat ragu memilih makanan. Namun, berkat dorongan Erfan, mereka akhirnya tak sungkan lagi, meski tetap menahan diri agar tidak berlebihan.Setelah selesai berbelanja, mereka melanjut

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 337 Mendampingi Bu Susan Dan Cika

    Erfan dan Kak Gisel akhirnya kembali ke vila. Perjalanan yang mereka tempuh terasa singkat, hingga tak lama kemudian, keduanya tiba di vila. Para wanita yang ada di vila, dengan hangat menyambut kedatangan mereka. "Gimana Kak, apa sudah dapat lahan yang Kakak inginkan?" tanya Serina kepada Kak Gisel. "Sudah," balas Kak Gisel sambil tersenyum lembut, lalu dia menunjuk kepada Erfan. "Pria ini yang memilihkannya." "Kalau gitu, syukurlah," ucap Serina. Erfan duduk, lalu merebahkan kepalanya di pangkuan Serina. "Eh iya. Apa Tante Yurike sama Dewi, jadi pergi nyari tempat tinggal ~ untuk pegawai?" tanya Erfan. "Gak jadi. Dewi menyuruh karyawan perusahaan. Soalnya kebetulan karyawan perusahaan ada yang tinggal di dekat lokasi," balas Calista. "Terus, sekarang mereka di mana?" tanya Erfan. "Dewi di perusahaan, kalau Tante Yurike ada di kamarnya!" balas Calista. Erfan mengangguk mengerti. Tak lama kemudian, Kak Gisel pamit ~ pergi ke kamar. Erfan menatap punggung Kak Gisel yang m

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 336 Kenikmatan Di Bawah Air Terjun

    Setelah bermesraan selama beberapa saat, mereka memutuskan untuk pulang. Di perjalanan, mereka mampir ke lokasi air terjun dan gua, karena Kak Gisel ingin melihat lokasi lain yang nanti akan di jadikan tempat wisata. Kak Gisel sangat takjub, ketika melihat keunikan dan keindahan pemandangan di sana. "Kalau seindah ini, pasti gak akan kalah populer sama pantai yang tadi," ucap Kak Gisel. Erfan memeluk pinggang wanita itu, lalu dia berbisik pelan. "Kakak ipar, gimana... kalau kita mandi di sini." "Mandi? emang gak akan ada orang yang datang?" tanya Kak Gisel dengan nada ragu. "Gak akan, tenang saja!" balas Erfan, memastikan. "Ya sudah, ayo!" Akhirnya Kak Gisel setuju. Dia langsung saja menanggalkan pakaiannya di hadapan Erfan. Tak ada sedikitpun asa malu, setelah apa yang terjadi di antara dirinya dan Erfan. Erfan dengan cepat menanggalkan pakaiannya juga. Setelah pakaian mereka terlepas

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 335 Lebih Terampil Dari Kakaknya

    "Kalau sudah jadi wanitaku... kamu gak bisa bermain-main dengan pria lain! kalau sampai itu terjadi... kamu pasti akan menderita," ucap Erfan. Perkataannya itu terdengar mengancam.Bu Nana mengalungkan tangannya di leher Erfan."Kalau Tuan Muda mampu adil, dan membuatku nyaman menjadi wanitamu... untuk apa aku selingkuh," balas Bu Nana."Aku selalu adil, dan selalu berusaha membuat wanitaku nyaman dalam berbagai hal... tapi... masih ada saja wanitaku yang berselingkuh," ucap Erfan dengan serius."Gak semua wanita seperti itu! kalau ada wanita Tuan Muda seperti itu, anggap saja Tuan Muda lagi gak beruntung!" balas Bu Nana dengan penuh penegasan.Erfan berpikir sejenak, lalu dia mengangguk, tanda menyetujui ucapan wanita itu."Mau lanjut Tuan Muda?" tanya Bu Nana. Tangannya tampak mengelus batang Erfan."Tentu mau, dong!" balas Erfan."Aku di atas! Tuan Muda harus mencoba goyanganku," ucap Bu Nana dengan nada menggoda.

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 334 Bu Nana Keenakan

    Erfan kembali menekan tubuh wanita itu, sampai posisi batangnya menempel di apem wanita itu."Boleh aku mulai sekarang?" tanya Erfan dengan nada menggoda, sambil menggesekkan batangnya di apem wanita itu.Bu Nana mengangguk setuju.Tak membuang waktu, Erfan langsung mengambil posisi. Dia berlutut, menempatkan ujung batangnya di apem wanita itu, lalu menekannya masuk."Ahhh..." desahan merdu keluar dari mulut Bu Nana ketika dia merasakan batang besar itu menerobos masuk ke dalam apemnya.Erfan merasakan batangnya cukup sulit masuk, walau apem itu sudah sangat basah. "Vaginamu... masih sangat sempit!" ucap Erfan dengan suara berat. Tampak dia berusaha lebih keras untuk memasukkan batangnya ke apem wanita itu."Ahh... ahh... milik Tuan Muda terlalu besar! pelan-pelan, agak sakit!" balas Bu Nana.Erfan mendorong masuk perlahan, karena wanita itu yang tampaknya sedikit kesakitan."Kamu belum pernah melahirk

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 66 Mendapat Restu

    Erfan merebahkan Serina, menekannya di bawah tubuhnya. Tatapan Erfan sangat panas, terbakar api hasrat yang sangat membara. Serina menatap Erfan dengan tatapan genit, terus memprovokasi Erfan."Ayo sayang, aku siap! tiduri aku dengan keras!" pinta Serina dengan nada menggoda.Erfan tidak tahan lagi

    last updateLast Updated : 2026-03-20
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 65 Rencana Menikmati Bu Susan

    Erfan dan Anne sampai di kantor, Sebelum Anne kembali bekerja Erfan memanggilnya."Sayang sini!" Ucap Erfan.Anne langsung berjalan menuju meja kerja Erfan, lalu duduk di atas meja, dengan pose menggoda."Ada apa sayang? apa kamu mau aku?" tanya Anne, dengan nada menggoda."Hehehe, jika kamu mau, a

    last updateLast Updated : 2026-03-20
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 70 Serina Di Targetkan Pria

    Karena hari sudah cukup larut, Bu Resti pun pamit pergi dari vila. Sebelum pergi Erfan memberinya uang buat kebutuhannya dan juga hadiah berupa perhiasan. Wanita itu tidak menolaknya, karena dia tau, Erfan tidak bisa di tolak.Setelah Bu Resti pulang, Bu Evi mengajak Erfan berenang. Erfa

    last updateLast Updated : 2026-03-20
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 57 Deni Membawa Polisi

    Wajah komandan polisi itu, seketika memucat, saat mendengar suara marah di seberang telepon."Jenderal, saya saya tidak melakukan itu saya," komandan itu, sangat sulit untuk berbicara."Tidak tidak, tadi jenderal dari dari ibu kota langsung menelepon ku. Kau ingin menangkap tuan muda Erfan Purnama,

    last updateLast Updated : 2026-03-20
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status